Arsip Tag: t-ara

Another Story of Happiness – KyuYoung Version

alohaaaaa~~ ada yang ingat aku? atau mungkin rindu sama aku? secara kan aku udah lama banget nggak nongol di sini, kekeke. apa kabar Roommates sayang? masih semangat baca fanfict? 😀 aku comeback *heleh* bawa fanfict after story-nya HAPPINESS nih. yang ini khusus KyuYoung alias nyeritain pas mereka udah nikah, ehehe
silakan dinikmati yaaaa 😀

 

 

@dianeyeye

Main casts : Cho Kyuhyun and Choi Soo Young

Supporting cast : Park Jiyeon

 

Soo Young melirik jam mungil yang melingkari pergelangan tangannya sekali lagi. Sudah satu jam dua puluh tiga menit berlalu sejak jam yang dijanjikan Kyuhyun padanya. Lanjutkan membaca Another Story of Happiness – KyuYoung Version

[Twoshoot / Round 1] A Prince From The White Clock : The Scarlet Eyes

FF comeback ku dari hiatus~ ^^ tadinya mau publish awal April, seperti janji, tapi … net bermasalah, belum lagi sibuk, belum lagi tergoda sama video (?) SHINee jadi kelupaan … terus design request yang harus diberesin.. mianhaeyo ceritanya mengecewakan ._______.v 

Title : [Round 1] A Prince From The White Clock
Author : Van-MinKeyCode (@vanflaminkey91 on Twitter)
Genre : AU, romance, fantasy, angst, thriller, adventure (?)
Length : dwilogy
Rating : PG
Main cast :

  • Park Jiyeon T-ARA as Park Jiyeon / Airen
  • Lee Jinki SHINee as Onew / Chase
  • Choi Minho SHINee as Elias

Support cast :

  • Kim Kibum (SHINee) as Key / Aiden
  • Choi Jinri f(x) as Sulli
  • Jung Soo Jung f(x) as Krystal
  • Kim Myungsoo Infinite as L
  • Lee Taemin SHINee as Nikky
  •  Kim Jonghyun SHINee as Ty

Other cast : FIND BY YOURSELF!
Disclaimer : the story, its cover, ARE MINE!
Author’s Note : Twoshoot full fantasy author yang pertama xD. Ini full version status FF page Facebook PJYFF yang aku janjikan, dan benar-benar berbeda dengan yang ada di page alias aku remake penuh! Dan ini Cuma FF fantasy absurd yang gak layak, jadi yang baca ini harus sudah memantapkan hati (?)
WARNING :  typo, fantasy payah yang ga masuk akal, beberapa nama makhluk adalah NYATA (dalam mitos) sementara beberapa lagi KHAYALAN asli author.

Huruf bercetak miring bercampur tebal  adalah FLASHBACK.

***

Kabut tipis menyelimuti hampir seluruh dataran di sekelilingnya. Matanya terus menatap ke sana dan kemari dengan nyalang.

Di mana aku? Tiga kata itu mungkin yang terus bergentayangan dalam otaknya. Berputar-putar bagaikan sebuah fantasi yang akut. Bahkan telinganya mulai menangkap suara-suara meraung di kejauhan. A scary moan.

Uh, apa dia mengidap schizophrenia – penyakit kejiwaan yang menyebabkan kita seolah-olah mendengar suara di kepala kita? Tentu saja tidak! Dia masih normal, bahkan sangat sadar bahwa dirinya ada di tempat yang sangat aneh.

Matanya menyusuri setiap batang pohon yang lebarnya tidak lebih besar dari tubuh gadis itu. Mereka di mana-mana, menambah suasana mistis di sini. Di sekitarnya.

“Tuhan, aku ada di mana?” gumamnya setengah berbisik kepada diri sendiri. Tangannya memegang kepala yang terasa berat. Tubuhnya juga agak sakit. Ia benar-benar takut sekarang.

Ia berusaha mengingat dengan keras apa penyebab ia bisa ada di hutan yang bahkan tidak ia ketahui ada di negara apa. Tapi, sekeras apapun sel-sel otaknya bekerja, ia sama sekali tak mengingat apapun kecuali tawa canda teman-teman sekolahnya.

Tunggu, dia mulai bisa merangkai potongan gambar-gambar yang berkelebat cepat di otaknya. Sampai akhirnya ia menarik satu kesimpulan. Tadi, ia sedang duduk-duduk di bawah sebuah pohon ek di halaman belakang sekolah, sampai seorang pria dengan wajah tampan – walau ekspresinya dingin sedingin es – datang mengusiknya.

…dan pria itu… bersayap hitam!

“Siapapun! Kumohon, bawa aku kembali!” teriaknya frustasi. Percuma. Hanya terdengar bunyi gema suaranya dan suara burung yang terbang tinggi di atas. Ia melihat ke bawah, ke tubuhnya sendiri.

Hatinya mencelos saat menemukan dirinya masih berbalut pakaian sekolah. Bahkan gelang berwarna pink kesayangannya yang selalu ia pakai sebagai outfit wajib ke sekolah, masih menggelung diam di pergelangan tangannya.

Srek! Terdengar sebuah suara di belakangnya, yang langsung membuat bulu romanya meremang.

“Kau jangan takut, Park Jiyeon.” Mendengar namanya diucapkan dengan nada yang sedikit, hmm, menakutkan – Jiyeon tertegun sejenak. Perlahan, ia mulai menoleh dan mendapati seorang pria berdiri lima meter di belakangnya.

Pria yang sama seperti pria yang tadi.

“Siapa kau?!”

Pria itu tertawa kecil, “Tch, tak perlu kau tahu siapa diriku! Selamat tidur, Putri Airen!” serunya dengan suara bariton yang dipenuhi rasa percaya diri. Jiyeon tak mampu mendengar apapun setelahnya, karena pandangannya sudah gelap. Tubuhnya ambruk ke tanah. Lanjutkan membaca [Twoshoot / Round 1] A Prince From The White Clock : The Scarlet Eyes

Let You Go (Another Story of Happiness)

Dibuat karena banyak yang benci Jiyeon eonni setelah baca Happiness. Aku jadi serem sendiri, takut diapa-apain sama fans-nya Jiyeon eonni, nyehehe. Seperti yang udah aku bilang, Jiyeon eonni itu sebenernya nggak jahat. Dia bersikap seperti itu karena merasa apa yang menjadi miliknya diganggu. Mungkin memang caranya salah, tapi toh kita nggak bisa nyalahin perasaan sukanya ke Kyuhyun kan? <— berasa kejadian beneran -___-“

Eh, ya sudahlah. Malah jadi ngomongin yang nggak perlu. Pokoknya di sini kita bakal tahu apa aja yang dialami Jiyeon eonni ketika akhirnya dia mutusin untuk ngelepas Kyuhyun.

Oiya, ini juga sebagai salah bentuk permintaan maafku buat fans-nya Jiyeon eonni 😀

Satu lagi, maaf kalo ada yang nggak suka sama pairingnya. Entah kenapa aku pengen bikin tokoh cowoknya si monyet, huehehe #diburuJewels

Enjoy reading 😀

 

 

@dianeyeye

Main casts : Park Jiyeon and Lee Hyuk Jae

Supporting casts : Cho Kyuhyun, Choi Soo Young, Lee Ahn Jeong ahjussi, Eomma Jiyeon

 

Rolling… tears are flowing, rolling, rolling
Like the silent pain hasn’t won
Trembling… fingertips are trembling, trembling, trembling
I must be thinking about the happy, warm times
                                Jiyeon – “Tteoreureu” Lanjutkan membaca Let You Go (Another Story of Happiness)

Happiness (Part 16)

Main casts : Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Choi Soo Young, and Park Jiyeon

Supporting casts : Kim I Rang ahjumma (OC), Park Hoon ahjussi (OC), Shin Inna (OC)

Kyuhyun menyerngit melihat nomor tidak dikenal yang muncul di layar ponselnya. Ponsel dengan kode nomor Jepang di depannya. Segera ia menekan tombol hijau dan mendekatkan ponselnya ke telinga. “Hello?” sapanya dalam bahasa Inggris.

Jeda sejenak sebelum lawan bicaranya bersuara, “Yeoboseyo, Oppa?”

Mendadak kupu-kupu di perut Kyuhyun yang tadi diam kini terbang dan membuat kegelian. Kyuhyun mendadak gugup. “Inna ya?” Ini untuk pertama kalinya ia mendengar suara Inna setelah kepergian yeoja itu. Sebelah hatinya merasa rindu, rindu pada adiknya.

“Kyuhyun oppa, apa kabar?” suara Inna tertahan. Kyuhyun mengira ia sedang menahan tangis.

“Aku baik. Kau… menangis?”

Terdengar suara berkeresek di seberang. “Ani, nan gwaenchanhi. Oppa, neol neomu bogoshippeosseo.” Lanjutkan membaca Happiness (Part 16)

Happiness (Part 15)

 

Main casts : Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Choi Soo Young, and Park Jiyeon

Supporting casts : Kim I Rang ahjumma (OC), Park Hoon ahjussi (OC)

 

“Oppa sedang sibuk?” Changmin tersenyum mendengar pertanyaan Soo Young. Yeoja itu sekarang sudah lebih ceria meskipun Changmin merasa ia tidak sama seperti dulu.

Changmin memindahkan ponselnya ke telinga kiri sebelum menjawab pertanyaan Soo Young, “Ani, aku hanya sedang me-review beberapa laporan pembangunan resort. Ada apa, Soo Young ah?”

“Em… apa Oppa mau menemaniku ke suatu tempat?”

Mata Changmin membulat. “Ke suatu tempat?”

“Eo, Oppa mau menemaniku?”

“Gurae,” sahut Changmin cepat. “Kau mau ke mana?”

Soo Young terdiam sejenak. “Nanti saja kuberi tahu. Oppa bisa menjemputku di apartemen?”

Changmin mengangguk dan ketika menyadari bahwa Soo Young tidak bisa melihat anggukannya, ia bergumam, “Tentu saja. Kapan?”

“Terserah Oppa saja. Kalau Oppa sudah tidak sibuk, datanglah. Aku tidak tergesa-gesa kok.”

Changmin tersenyum kecil. “Baiklah. Aku ke sana sekarang saja. Sampai jumpa.”

Tanpa menunggu jawaban Soo Young, Changmin menekan tombol merah untuk mengakhiri pembicaraan. Namja itu lalu segera meraih jasnya dan melesat keluar ruangan. Rasanya sudah tidak sabar untuk melihat Soo Young padahal baru dua hari yang lalu mereka bertemu. Lanjutkan membaca Happiness (Part 15)

Happiness (Part 14)

Main casts : Cho Kyuhyun, Shim Changmin, Choi Soo Young, and Park Jiyeon

Supporting casts : Kim I Rang ahjumma (OC) dan Park Hoon ahjussi (OC)

 

“Sebaiknya kita mengakhiri kebohongan ini.”

Sepanjang hari, Soo Young terus-terusan teringat kata-kata Kyuhyun itu. Apa maksudnya dengan kebohongan? Siapa yang berbohong? Soo Young tidak merasa membohongi Kyuhyun. Tapi kenapa namja itu berkata begitu padanya? Dan lagi, kenapa sikapnya tadi pagi dingin begitu? Biasanya dia suka sekali menjahili Soo Young.

Bahkan ketika pulang dari kantor dan Soo Young menyambutnya di depan, sikap dingin itupun belum hilang. Soo Young jadi curiga. Jangan-jangan dia sudah melakukan hal yang membuat namja itu marah atau kesal.

Akhirnya yeoja itu memberanikan diri untuk bertanya pada Kyuhyun. Ia mendatangi Kyuhyun yang  sedang duduk di bangku taman di bawah pohon sakura. Sekarang pohon sakura itu belum berbunga karena musim semi baru akan datang minggu depan.

“Kyuhyun ssi…” panggil Soo Young perlahan.

Kyuhyun tidak menoleh. Ia tetap lurus menatap ke depan, seolah ada hal menarik yang sedang dilihatnya. Pada kenyataannya, dia hanya memandangi tembok pembatas yang ditumbuhi tanaman merambat.

Soo Young tidak putus semangat. Ia lalu duduk di samping Kyuhyun. “Mianhaeyo,” ujarnya tulus.

“Untuk apa minta maaf?” tanya Kyuhyun datar tanpa mengalihkan perhatian awalnya. Lanjutkan membaca Happiness (Part 14)