Can I Love You?? ~ 5

Can i love you (cover pic)Title : [FREELANCE] Can I Love You??  ~ 5

 

Author :  Monfish86

 

Main cast : Kim Chaeryl (OC), Lee Hyuk Jae, Lee Donghae, Jang Yunhi (OC)

 

Support cast : Kim Heechul, Lee Sungmin, Kim Minjie (OC), Shin Hyorin (OC)

 

Genre : Marriage life

 

Length : On writing

 

Rating : PG-17

Author POV

Arhhhh..kenapa rasa mual ini masih..euhkk..” Entah sudah berapa kali Chaeryl keluar masuk kamar mandi dan rasa mual itu masih saja terus membuatnya pusing

“Ini benar-benar mengganggu, apa aku harus mengunjungi dokter?? tapi aku benci sekali dengan rumah sakit, suasananya, bau obat-obatan dan ..euhhkkk..” Ia menatap dirinya dari balik cermin kamar mandi dan lagi-lagi rasa mual itu kembali mampir ke tenggorokannya.

Entah apa yang membuatnya sangat terkejut selang beberapa detik kemudian, ia memandang dirinya sendiri dalam kaca besar, kedua matanya membulat sempurna, sedangkan kedua tangannya menutup mulut mulutnya, bukan karena rasa mual itu datang lagi, namun….

ANDWEEEE..” Teriakkan itu cukup kencang meskipun terhalang oleh kedua tangan yang membekap mulutnya, dan kini wajahnya terlihat lebih pucat lagi..

“Tidak mungkin, apa bisa secepat itu?” Pertanyaan-pertanyaan yang ditakutinya itu muncul dengan sendirinya…”Seingatku aku dan dia…sekali…ya hanya sekali, jadi apa yang diartikan Hyorin itu salah, ya dia hanya sok tahu, apa dia sudah gila mengira aku hamil, bodoh..Hyorin bodoh..ya dia sangat bodoh” Chaeryl berusaha menenangkan dirinya sendiri ditengah kepanikannya, ia teringat percakapannya dengan Hyorin tempo hari lalu, saat ia bercerita tentang keanehan yang dialaminya beberapa akhir ini.

“Chaeryl~ah bukan tidak mungkin kalau mual yang kau alami adalah pertanda kau…hamil” Kalimat milik Hyorin itu mampir kembali dalam ingatannya

“Sekarang jawab pertanyaanku, apa saat..waktu..euhm maksudku..aishh kenapa susah sekali menjelaskanya..begini saja, apa Hyukjae mengeluarkannya di dalam??” Pertanyaan Hyorin yang ini saat itu membuat Chaeryl bingung menjawabnya, bingung karena ia tak bisa menangkap apa maksud sahabatnya itu.

“Kau ini terlalu polos atau benar-benar bodoh? Akan kuperjelas, saat kalian melakukan hubungan itu apa Hyukjae mengeluarkan cairan sperma itu ke dalam tubuhmu?dan apa saat itu adalah masa suburmu?” Seketika itu Chaeryl paham apa maksud Hyorin

“Mana aku tahu?apa bisa dirasakan?? Dan bagaimana cara menghitung masa subur? Tamuku selalu datang tidak tentu…aisshhhh..pabo..pabo..pabo..Kim Chaeryl kenapa kau bodoh sekali..eothokae?” Chaeryl menotok jidatnya dengan buku-buku jarinya, raut wajah bingung saat ini tercetak jelas diseluruh bingkai wajahnya, semua yang dikatakan Hyorin semakin membuatnya pusing.

“Apa sebaiknya aku bertanya pada monyet idiot itu? Tapi bagaimana caranya??..ahni..ahni…ahni itu memalukan” Ia terus bergumam dengan keraguan dirinya dan entah dorongan apa yang membuat tangannya untuk meraba kebagian tengah tubuhnya, dipegangnya perut datarnya itu, seolah-olah merasakan apa yang ada didalamnya, pikiranya terus bertanya-tanya diantara dua sisi keraguan ‘ya’ dan ‘tidak’ hamil.

“Aku bisa gila”

Author POV End

Lee Hyukjae POV

“Hyuki~ah, hari ini antar jemput istrimu ke kampus ya, Yoon ahjussi sedang sakit” Seru eomma padaku saat kami semua tengah memakan sarapan pagi dimeja makan, sesaat aku berhenti mengunyah roti yang ada dimulutku mendengar perintah eomma

“Annio eomeonim aku bisa berangkat sendiri” Belum sempat aku menyela, ternyata yeoja labil itu memiliki daya tangkap yang lumayan bagus, jadi aku tidak perlu repot-repot membantah perintah eomma

“Chaeryl~ah, apa salahnya berangkat ke kampus diantar suami? Lagipula arah kantor dengan kampus kan searah” Tskk..eomma dia kan sudah menolak kenapa masih dipaksa, aku hanya menggeram dalam tenggorokkan

Euhmm..nanti dia bisa terlambat kekantor dan Chaeryl sudah lama tidak naik subway, jadi Chaeryl bisa berangkat sendiri, eomeonim tidak perlu khawatir”  Elaknya lagi, sudut mataku tak sengaja melihatnya yang tengah duduk disampingku dan begitu semangat untuk menolak tawaran eomma, bukankah itu bagus?

Eomma, biarkan saja dia naik subway, lagipula pagi ini aku ada rapat dan Chaeryl juga sudah terbiasa dengan itu, bukan begitu Chaeryl?” Sedikit kupaksakan senyum saat aku menengok ke arahnya dan dengan antusias dia mengaggukkan kepalanya.

Abeoji sudah mengcancel rapat pagi ini dan sekeretaris abeoji akan mengatur agenda baru untuk rapat selanjutnya” Bagus..seketika senyum diwajahku luntur…Arrrhhh abeoji kenapa harus dicancel….aisssh

Baiklah hari ini aku tidak akan berdebat panjang lebar, lagipula hanya memberi tumpangan saja pada yeoja aneh ini, tidak masalah

Anni..”

Arasso, kaja kita berangkat sekarang” Kulihat ia hendak protes, namun segera kupotong kalimatnya, tidak akan ada akhirnya kalau seperti ini terus

Aku bangkit dari kursi meja makan dan beranjak pergi, dan sekilas mendengar dia berpamitan dengan eomma dan abeoji

“eomeonim, abonim Chaeryl berangkat dulu”

Ne, hati-hati, Hyuki~ah hati-hati bawa mobilnya” Seru eomma

***

Saat didalam mobil aku hanya konsentrasi pada kemudiku, dan kulihat dia duduk disampingku dengan buku dihadapannya, serius sekali sepertinya

TEK

Wae??apa yang kau lakukan pada musiknya?”

Yaa.. aku sedang menghafalkan materi ujian, dan suara musikmu itu menggangguku”

Aishhh jinja..seenaknya saja dia mematikan musik

“Dasar pemalas, kalau memang niat belajar seharusnya kau sudah siap untuk ujian”

“Itu bukan urusanmu” Bantahnya sambil melotot kearahku

“Itu urusanku, karena kau berada disini maka semua yang ada disini menjadi urusanku, seperti ini”

TEK” Kunyalakan kembali musik yang dimatikannya tadi dan menambah tingkat volumenya

Kulihat dari sudut mataku wajahnya sangat kesal, dan dia kembali fokus pada bukunya, dasar yeoja bodoh mana mungkin bisa masuk apa yang dipelajarinya saat ini.

Untuk beberapa saat hanya suara musik yang terdengar disini, jari-jari tanganku mengetukkan irama musik di setir kemudi yang sudah sedikit bosan dengan lalu lintas yang mulai padat, hingga pada akhirnya telingaku menangkap suara seseorang yang tengah duduk di kursi penumpang.

“Ya..kau..aku..aku ingin menanyakan sesuatu padamu” Aku hanya melihatnya dari sudut mataku, ditutupnya buku yang sedari tadi dibacanya dan sedikit menengok kearahku, apalagi yang akan diperdebatkannya kali ini?

“Apalagi sekarang?” Aku hanya tetap fokus kearah arah jalanan dihadapanku saat ini, untuk beberapa saat dia hanya diam,  1 menit berlalu, 2 menit berlalu dan dia masih diam, sebenarnya apa maksud yeoja ini?

Baiklah kuanggap dia sedang stress menghadapi ujian dan bodohnya dia tidak belajar sama sekali, dan mungkin tadi ia ingin menanyakan padaku tentang materi ujian atau bagaimana cara mendapat nilai bagus, mengingat aku adalah salah satu lulusan terbaik dari Universitas ternama di London, yeoja labil ini sudah mutlak tahu tentang hal itu.

“Soal..eungg..kejadian..” Dia benar-benar mengganggu konsentrasiku, tiba-tiba langsung berbicara dengan kalimat yang terputus-putus. Apa susahnya bicara dengan jelas.

Diam. Setelah bicara terbata-bata dan tidak jelas, yeoja labil ini kembali membisu, apa dia mengerjaiku?

“Ya, apa sebenarnya yang ingin kau bicarakan? Jika tidak ada, hanya diam dan kembali baca bukumu itu”

“Aku hanya bingung bagaimana cara menanyakannya…hhh” Aku menegerutkan kening mendengar jawabannya, memang apa yang ada diotaknya saat ini?

Tskk…kau jangan membuatku pusing dengan ocehanmu yang tak jelas itu”

Lagi-lagi kulihat dia dari sudut mataku, sepertinya memejamkan mata, menarik nafas lalu menghembuskannya, sebelum akhirnya..

“Baiklah, tapi kau harus janji jangan menganggapku bodoh tentang hal ini, diam dan jangan memotong kata-kataku sebelum aku berhenti, arraseo!!!”  Aku kembali mengerutkan kening dan berfikir, apa dia sedang memerintahku?

Yakk..Hyukjae~ssi kau mengerti kan?”

“Memang hal apa yang ingin kau tanyakan hingga kau takut ku anggap bodoh?” Aku tersenyum mengejek dan tak menghiraukan perintahnya

Telingaku mendengar suaranya yang bergumam tak jelas, mungkin karena reaksiku yang dianggapnya menyebalkan, aku tak peduli.

“Terserah. Hanya jawab pertanyaanku karena ini penting bagiku, saat..saat kejadian buruk malam itu..apa..apa..kau mengeluarkan sp…” Sejenak ia menggantungkan kalimatnya yang terpotong-potong itu lalu bergumam tak jelas, namun telingaku masih bisa menangkapnya “Tskk..bagaimana cara menjelaskannya-..”

Yeoja ini benar-benar membuatku seperti orang bodoh yang hanya diam dan mendengar ucapan-ucapannya yang sama sekali tak aku mengerti apa maksudnya.

“Sebenarnya waktu kejadian malam itu….apa kau melakukannya dan mengeluarkan semuanya di dalam?” Aku mendengar jelas apa yang diucapkannya meskipun suaranya hanya seperti sebuah bisikkan

Mworago?” Kali ini aku benar-benar memutar kepalaku dan menoleh kearahnya, dia pun melakukan hal yang sama, wajahnya seakan menunggu jawaban dariku dengan menggigit bibir bawahnya, aku pun hanya diam dan mencerna kembali pertanyaannya tadi

‘Drrrtt…drrrtttt’

Seketika pikiranku tentang pertanyannya yang membingungkan itu pecah saat melihat nama penelpon yang tertera dilayar handphone ku. Raut bingung diwajahku tergantikan dengan lengkungan senyum dikedua sudut bibirku

Yeoboseo..”

“……………….”

arraseo, akan kujemput nanti”

“……………”

ne….”

“……………”

nado

“…………….”

annyeong

“Klik”  Kumatikan sambungan telephone singkat dari seseorang

Detik kemudian aku kembali teringat tentang pertanyaannya tadi, mungkin aku menganggapnya adalah sebuah pertanyaan aneh, namun saat melihat kerumitan diwajahnya tadi membuatku berfikir ulang, apa itu benar-benar penting?tapi aku benar-benar tak bisa menangkap apa arti pertanyaanya tentang ‘melakukan’ dan ‘mengeluarkan’ dua kalimat aneh darinya yang sukses memaksa otakku untuk berfikir..aishhh

“Apa bisa kau menjabarkan pertanyanmu itu dengan bahasa yang bisa kumengerti?”

“Lupakan”

“Kau sudah membuatku berfikir tentang pertanyaan aneh darimu, dan sekarang kau menyuruhku untuk melupakannya?lalu kenapa kau menyuruhku berjanji tadi?”

“Aku tak menyuruhmu untuk berfikir, aku hanya memintamu menjawab pertanyaan ‘aneh’ dariku tadi, tapi sekarang aku tak butuh jawabanmu, jadi lupakan” Dia kembali membuka buku yang ada dipangkuannya

Sebenarnya ada apa dengan yeoja ini? sekarang baru aku tahu sifat labilnya benar-benar kumat..aishh aku tak peduli.

Omo..yaak..yaaak…arrrhhh..neo jinja..kau tahu lokasi kampus Inha atau tidak sih??”  Astaga yeoja ini benar-benar membuatku gila, hampir saja aku kehilangan kendali kemudi saat dia berteriak dan memukul lenganku dengan buku di tangannya.

“Kau…apalagi sekarang?dan bisakah kau tidak berteriak didalam mobilku?”

“Yaak tuan monyet itu kampusku sudah tertinggal jauh dibelakang..isshhhh

Heii..yang kuliah itu kan kau, seharusnya kau yang tahu dimana lokasi kampusmu” Bantahku, sekilas kulihat tikungan terakhir Kampus Inha dibelakangku melalui kaca spion

Mwo??heiii..kau yang menyetir dan apa kau tak lihat, ini aku sedang membaca” Belanya sambil mengangkat bukunya di hadapanku

Tskkk..lalu? apa maksudmu itu aku harus berputar arah dan kembali kesana? Itu tidak mungkin”

Mworagoo??yaa…aku bisa telat ujian gara-gara kebodohanmu dan hentikan mobilnya, kau semakin membuatnya tambah jauh pabo

Aku pinggirkan mobilku disebelah jalan raya, dan dengan segera ia turun dari mobil tanpa berterimakasih padaku yeoja gila ini malah membanting pintu mobil dengan keras

‘BRAAKKK’

Yaaak…kau bisa merusak pintu mobilku” Aisshhh dia tidak menghiraukanku,dan kulihat dia dari balik kaca spion

Apa dia sudah gila?? Dia berlari kearah kampusnya,bodoh!! itu akan membuatnya semakin telat,dia kan bisa naik bus. Dasar yeoja aneh

Lee Hyukjae POV end

Kim Chaery POV

“YAAAA…MONYET IDIOT MENYEBALKAN…ARRRGGGGHHH..” Teriakku dijalan raya, kini aku tengah berlari menuju kampusku, entah sudah berapa lama aku berlari dan tak kupedulikan tatapan orang-orang dijalan raya, mungkin menganggap aku sudah gila, berlari-lari dan berteriak

Lebih baik tadi aku naik bus atau subway saja, kalau tahu begini jadinya…sial.

Ayo Kim Chaeryl sedikit lagi, itu sudah terlihat gerbang kampusnya, saat aku hendak menyebrang untuk memasuki gerbang kampus tanpa menoleh kanan dan kiri tiba-tiba

TINNNNN…CCCiiittt’ Kulihat mobil sedan merah melaju kearahku

Entah kenapa seakan kakiku mati rasa dan tak dapat bergerak walau hanya sesenti pun, yang bisa kulakukan hanya diam dan memejamkan mata. Desiran darahku seakan mengalir dengan cepat, kelebatan kecelakan beberapa tahun lalu muncul dengan tiba-tiba seperti sebuah roll film yang berjalan di kepalaku, eomma…appa..dan detak jantungku seakan berpacu diluar kendali saat tiba-tiba mobil kami terbalik…

“Chaeryllll…pegang tanganku..jangan takut”

“Oppaaa…Chaeryl takut..eomma..eomma bangun…appa bangun”

“Andwee..Chaeryl..mobilnya terbakar..cepat kemari”

“Aaaaa….oppa..kenapa gelap…aku tidak bisa melihat..oppaaa”

Dadaku terasa sesak, meskipun aku sudah bersusah payah menghirup oksigen disekitar dimana aku berpijak saat ini, aku tak tahu semuanya masih terasa gelap dan menyakitkan…aku melihat mobil itu terbakar…dan seorang anak laki-laki yang bersamaku saat itu

“Agassi..gwenchanna??” Aku menangkap sebuah suara yang begitu dekat denganku, tapi aku masih tak bisa melihat apapun, gelap.

“Agassi, tolong buka matamu? Apa kau baik-baik saja?” Kali ini aku tidak hanya mendengar suara yang sama, namun aku merasakan ada yang mengguncang tubuhku, naluriku menuruti apa yang dikatakannya, perlahan aku membuka mata dan hal pertama yang kulihat adalah seseorang yang kini tengah berdiri dihadapanku

“Kau baik-baik saja kan? kau tidak terluka?” Aku hanya diam dan berusaha mensinkronkan mataku dengan keadaan sekitar,  dan aku berdiri tepat digerbang kampus Inha. Aku rasa aku telah kembali dari kejadian kecelakaan mengerikan mungkin 10 atau 15 tahun yang lalu, tapi kenapa hanya ingatan itu yang bisa kuingat dan sebenarnya siapa bocah laki-laki itu? Aku rasa aku mengenalnya, tapi ingatanku masih saja kabur.

Agassii..hei..kau tidak terluka kan?” Aku kembali tersadar akan seseorang yang ada dihadapanku,namun entah kenapa mulutku susah sekali menjawab pertanyannya, ya aku baik-baik saja aku tak merasakan sakit secara fisik, namun kejadian ini seakan menguras seluruh tenagaku, rasanya aku baru saja melakukan lari marathon dengan nafas yang masih tersengal-sengal dari mulutku, kenapa?kenapa ingatan mengerikan itu harus mncul  kembali? Ini sudah yang ke tiga kalinya.

Agassi kumohon jangan diam seperti ini, kau membuatku takut, katakan kau baik-baik saja” Aku tersadar dari lamunanaku dan menyadari raut wajah khawatir yang kentara sekali dari namja dihadapanku ini.

Oh..ne..ne..gwenchana” Jawabku terbata-bata dan berusaha mengatur nafasku yang tersengal-sengal dan menghapus keringat yang kurasakan di dahiku

Mianhae tadi hampir saja aku menabrakmu, tapi syukurlah kau tidak apa-apa, kau membuatku takut, sungguh kau tidak apa-apa?” Entah sudah berapa kali dia menanyakan hal ini padaku, dan raut wajahnya menunjukkan rasa khawatir yang mendalam, dan aku merasakan tangannya menyentuh sisi kiri wajahku. Entah aku tidak tahu mungkin ini hanya perasaanku saja tapi namja ini menatap wajahku dengan ekspresi yang tak bisa kutebak, matanya seolah-olah menuntutku untuk menatapnya kembali dan hal ini membuatku lupa tentang bagaimana cara untuk bernafas.

Jika aku harus jujur dia memiliki wajah tampan diatas rata-rata, mungkin gadis lain akan merasakan hal yang sama denganku jika mereka bisa sedekat ini dengan namja serupawan dirinya.

“Kau masih…..” Aku tersadar dari imajinasiku saat mendengarnya bergumam, namun aku tak bisa mendengar dengan jelas apa yang baru saja dikatakannya.

“Oh…m..mianhae mungkin aku yang salah menyebrang tidak melihat sekeliling” Melihatku tersadar, dengan cepat ia menurunkan tangannya dari wajahku dan kini wajah khawatirnya tergantikan dengan sebuah senyuman.

Sungguh jika kalian melihatnya tersenyum mungkin kau akan merasa tidak berpijak diatas bumi lagi, apa dia seorang manusia?bolehkah aku menyebutnya malaikat?

“Kim Chaeryl, kau sedang apa? Kau ingin Han Seogsangnim melarangmu ikut ujian lagi gara-gara kau terlambat? Kajja”  Aku tersentak kaget dari khayalan sintingku saat melihat temanku berteriak memanggilku dari ujung gerbang, oh sial 2 menit lagi, mati aku.

Mianhae aku harus masuk, eung..sekali lagi maaf soal tadi” Aku beranjak pergi dari tempatku berdiri dan meninggalkannya yang mungkin masih diam dibelakangku, dan sialnya aku tak melihat keadaan sekelilingku saat hendak berlari

SREGGGG…Greunnnggg

Aaaaaa” Seketika rasanya tubuhku seperti ditarik oleh seseorang

Agassi..gwenchana??” Rasanya ada yang mendekapku, dan kudongakkan wajahku, namja ini..

Deg..deg..deg itu yang kurasakan, entah karena shock atau hal yang lain

“Kau tidak apa-apa?sepertinya kau harus lebih berhati-hati, tadi mobilku hampir saja menabrakmu, dan baru saja sepeda motor itu hampir menyerempetmu(?) juga”

Seketika aku melepaskan dekapan namja itu..aigoo Kim Chaeryl kenapa kau selalu ceroboh?

Oh..mianhamnida” Kataku dengan sedikit tegang, mungkin nyawaku akan melayang kalau bukan karena dia

Agassi, wajahmu terlihat pucat, gwenchanna?” Seketika aku memegang kedua pipiku

Ehmm..ne gwenchana jeongmal ghamsahamnida, sudah menyelamtkanku, ghamsahamnida

Ne cheonmaneyo, kau harus lebih berhati-hati” Balasnya dan lagi-lagi senyuman itu muncul diwajahnya

“Ya kau benar, ghamsahamnida” kataku padanya sambil membungkuk dan berjalan menjauh

Agassi,apa perlu kuantar? kau kuliah disini kan?” tawarnya padaku

“Ah..tidak perlu ghamsahamnida” Tolakku halus padanya, dan berjalan cepat memasuki halaman kampus

Ya Tuhan kenapa jantungku berdetak tidak karuan seperti ini, ah iya wajar Kim Chaeryl tadi kau habis berlari, kemudain hampir tertabrak dua kali dan namja itu,,ahhh untung ada dia, kalau tidak? Andweeee…aku tidak mau berpikir hal yang mengerikan.

***

“Ya Tuhan..Chaeryl~ah kau benar-benar kelaparan ya?” Heran Hyorin padaku saat aku tengah memakan dengan sedikit rakus bibimbab dikantin kampus

Sehabis ujian untuk 3 mata kuliah plus praktek, rasanya tenaga dan pikiranku terkuras habis, tak kupedulikan Hyorin yang terus menatapku melahap semua makanan yang ada didepanku

Yaa Kim Chaeryl kau tidak makan berapa hari?aigoo lihat cara makanmu itu”

Ehmmm..masigetta….hhhooooikk”  Dengan segera aku menutup mulutku saat suara sendawa itu tanpa permisi melewati tenggorokanku

Aigoo  bocah ini…yaak pelankan suara sendawamu”

Mian Hyorin~ah aku kenyang sekali..aahhh perutku” Rasanya perutku sangat penuh sehabis memakan 2 porsi bibimbab.

“Jangan sampai kau bilang masih lapar” Cibirnya padaku

“Tadi kenapa kau telat masuk huh?hampir saja kau tidak diperbolehkan masuk oleh Han seongsangnim” Tanya Hyorin padaku

“Itu semua gara-gara namja idiot itu”

“Hyukjae?waeyo?”

Kuceritakan semua kejadian tadi pagi yang membuatku terlambat datang kekampus pada Hyorin, dan dia malah menertawaiku

Hhahaa..hhahaa..Chaeryl~ah kalian berdua benar-benar pasangan yang sangat serasi…kkekeke

“Serasi??yaak jangan membuat gossip mengerikan itu, aku tidak akan pernah serasi dengan monyet idiot itu” dengusku

Aiyaaa..hati-hati kalau bicara, bisa-bisa kau jatuh cinta pada suamimu” Ledeknya padaku

“Tapi siapa namja yang menyelamatkanmu tadi”? Aku sempat bercerita padanya saat kami menyelesaikan materi ujian jam pertama.

Ah dia? molla,aku belum pernah melihatnya sebelumnya. Hyorin~ah jika kau melihat namja tadi..aigoo dia benar-benar tampan, wajahnya..senyumnya dan..”

‘PLETAKKK’

Yaa..ishhh kenapa memukul kepalaku??” Gerutuku saat dia memukul kepalaku dengan sendok

“Hei ingat kau sudah menikah Ny. Lee”  Seketika aku menajamkan tatapan mataku kearahnya saat mendengar ia meneyebutku lagi dengan sebutan itu

“Shin Hyorin hentikan memanggilku dengan sebutan itu, ini semua tak ada hubungannya dengan statusku”

Ne..ne.. arraseo nae Kim Chaeryl, tapi kelakuanmu jangan seperti seorang istri yang diam-diam selingkuh dibelakang suaminya”

‘PLETAKKK’

Kini giliranku yang menjitak kepalanya dengan sendok

Yaak..appo” Gerutunya sambil mengusap-usap kepalanya dengan tangan

“Pikiranmu jauh sekali, memangnya siapa bilang aku selingkuh?dan aku selingkuh dibelakang siapa huh??”

“Selingkuh dibelakang Hyukjae” Tambahnya lagi yang masih mengusap-usap kepalanya

Pabo, itu namanya bukan selingkuh, kalaupun iya aku akan menunjukkan secara terang-terangan dihadapan monyet itu..isshhh

“Pernikahan kalian sungguh mengerikan” Gidiknya padaku

‘Drrrtt…drrtttt…drrttt’

Obrolan kami terhenti saat mendengar ponselku berbunyi, kulihat nama penelpon yang menari-nari dilayar handphone, mood ku seketika langsung droop, siapa lagi kalau bukan namja idiot itu

‘Drrrrrt..drrrtttdrrrt’

Yeoboseyo” Jawabku datar

“Nanti aku tidak bisa menjemputmu dari kampus, kau bisa pulang sendiri kan?”

“Apa aku menyuruhmu menjemputku?”

“Aku hanya memberitahu”

‘KLIK’

Aigoo…orang macam apa dia mematikan telephone seenaknya,tau begitu tidak aku angkat.

Waeyo siapa yang menelepon?” Tanya Hyorin padaku

“Tidak penting, Hyorin~ah aku ikut pulang denganmu ya”

“Kau bilang si Hyukjae yang akan menjemputmu”

Molla, dia bilang dia tidak bisa”

Arraseo…kaja.” Ajaknya namun ia kembali duduk dan menatapku aneh, kenapa dengan yeoja ini?

“Chakaman..apa kau sudah memeriksakan diri ke dokter?” Aku sudah bisa menebak pasti dia akan menyakan hal ini, bahkan ide untuk menanyakan langsung pada Hyukjae tadi saat dimobil adalah ulahnya juga

“Untuk apa? Lagipula perkiraanmu itu salah, kau mengira seseorang yang mual itu pertanda dia sedang hamil?  kau terlalu banyak melihat drama”

“Mworago?Chaeryl~ah apa salahnya jika diperiksa dulu, kemungkinan itu sangat besar.  Apa kau sudah menanyakan pada Hyukjae soal itu?” Aku tahu apa maksud ucapannya

Aku hanya mengangkat bahu sebagai jawaban, tapi jika benar aku hamil bagaimana? Entahlah aku takut sekali jika hal itu terjadi padaku. Jujur aku belum siap untuk hamil jika melihat kondisi pernikahan seperti ini, apa reaksi Hyukjae jika hal itu benar-benar terjadi? Akankah dia bisa menerimanya?

‘Hoekkk..empffff’ Sial kenapa mual ini kambuh lagi, aku berlari meninggalkan kantin dan menghindari tatapan aneh dari beberapa mahasiwa lainnya, tak ku gubris teriakan Hyorin yang terus memanggilku.

\Kim Chaery POV end

Author POV

Oppa,,kenapa mengajakku kesini?” Tanya Yunhi pada Hyukjae, saat namja itu memarkirkan mobilnya di pinggir sungai Han

Hyukjae menoleh kearah Yunhi dan tersenyum

“Kau tidak suka?” Katanya pelan

Ahni  hanya saja jarang sekali kau mengajakku ketempat seperti ini”

“Aku hanya ingin suasana berbeda” Kata Hyukjae dan menurunkan kaca mobil untuk menikmati hembusan angin malam

Ehmm…suasana sungai Han saat malam sangat indah” Yunhi pun mengikuti Hyuk dengan menurunkan kaca mobil disampingnya

Oppa bagaimana kau dengan…eung..Kim Chaeryl?” Tanya Yunhi sedikit ragu, karena sebenarnya ia ingin mengetahui bagaimana hubungan kekasihnya ini dengan yeoja itu

Hyukjae tersentak dengan pertanyaan Yunhi,seketika ia menoleh ke Yunhi, Yunhi balas menatapnya menanti jawaban dari Hyukjae

Ne?..apa maksud pertanyaanmu?” Jawab Hyuk bingung, meskipun ia tahu apa maksud yeoja ini.

Ahni,hanya saja aku ingin tahu, seperti apa hubungan yang kalian jalani saat ini,tentunya dengan status pernikahan”

“Yunhi~ya kita tidak perlu membahasnya saat kita berdua seperti ini” balas Hyukjae, ia tidak ingin membahas Chaeryl didepanya, karena takut akan membuat Yunhi sakit

“Tenang saja oppa, kau bilang kita harus saling terbuka, kau bilang aku kekasihmu,bukan begitu??” tegas Yunhi dengan santai

Hyukjae menghembuskan nafas panjang lalu dibukanya kap mobil atasnya agar udara yang masuk lebih banyak, dia menegagkan posisi duduknya dan menatap lagit malam kota Seoul

“Aku tidak memiliki gambaran tentang pernikahan ini, tak ada bedanya saat aku masih sendiri dulu” Jawab Hyukjae dan sekilas ia melirik cincin pernikahan di jarinya, Yunhi pun mengikuti arah mata Hyukjae yang melihat cincin tersebut

“Yang bebeda hanyalah statusku saja” Lanjut Hyuk dengan senyum sinis

Yunhi hanya diam mendengarkan, ia terus memperhatiakn Hyuk saat berbicara, dalam hatinya sedikit ada ketenangan saat namja itu mengatakan hal tersebut

“Pernikahan ini hanya sandiwara dibalik keluargaku dan keluarganya, ini semua karena aku harus memepertanggung jawabkan per..” Hyukjae tidak melanjutkan kata-katanya, ia takut Yunhi akan teringat pada peristiwa saat itu

“Yunhi~ya aku sudah menjawab pertanyaanmu, apa kau puas?dan aku tidak mau mendengar pertanyaan ini lagi” Lanjut Hyuk sambil membelai kepala yeoja itu dengan lembut

Dia mengangguk dalam diam, namun sisi hatinya masih ada sedikit kekhawatiran, bagaimanapun juga status Chaeryl adalah sebagai istri Hyukjae, lalu dirinya?

“Lalu jika pernikahanmu dengannya hanya status, bagaimana dengan diriku?” akhirnya pertanyaan itu terlontar dari mulut Yunhi

Hyukjae menatap Yunhi intens, jawaban seperti apa yang akan ia lontarkan untuk meyakinkan yeoja ini, bahwa saat ini yang ia cintai adalah dirinya

“Yunhi~ya statusmu masih sama seperti dulu, yaitu gadis yang di cintai oleh Lee Hyukjae”

Itulah jawban yang Hyukjae lontarkan, setidaknya Yunhi merasa cukup tenang untuk saat ini, namun ia tetap saja masih takut, bagaiman jika suatu saat perasaan Hyukjae pada dirinya akan berubah, bagaimana jika Hyukjae nanti akan meninggalkannya dan pertanyaan itu terus menghantui dirinya, namun ia segera menepis semua pikiran itu, ia yakin Hyukjae selamanya akan berada disisinya

Oppa,  lalu bagaimana dengan hubungan kita? aku masih merasa takut dan…” Yunhi menggantungkan kalimatnya

“Yunhi~ya mianhe kita harus menjalani hubungan diam-diam seperti ini, karena hanya dengan seperti ini kita masih bisa bersama” Kata Hyuk dan meraih pergelangan tangan yeoja itu

Ne arraseo, keadaanya sangat sulit, aku bisa mengerti” Yunhi tidak ingin mendesak Hyukjae dengan kekhawatiran dalam dirinya, ia harus bersabar jika ingin tetap memiliki Hyukjae.

“Untuk saat ini, jangan pikirkan hal macam-macam, kita jalani saja dan aku yakin pasti akan ada jalan keluarnya” Balas Hyuk

Yunhi menyandarkan kepalanya di bahu Hyukjae dan melingkarkan kedua tanganya dipinggang namja itu, seakan tidak mau lepas dan menandakan bahwa namja ini adalah miliknya dan akan selalu bersamanya.

Cukup lama Yunhi berada dalam posisi itu, hingga malam pun semakin larut

“Sudah malam, aku antar pulang”  Kata Hyukjae pelan, dan Yunhi pun mengangguk sembari melepas pelukannya

Gomawo oppa, sudah mengajakku ketempat indah seperti ini”

Hyukjae hanya tersenyum dan mengacak-acak pelan rambut Yunhi

Kaja..kita pulang” Jawab Hyuk semangat dan menyalakan mesin mobilnya meninggalkan tepian sungai Han.

@Lee Hyukjae Home

Chaeryl berjalan menuju dapur untuk mengambil segelas air, sehabis pulang dari kampus ia langsung berkutat dengan materi ujian untuk besok.

Agassi, ada yang bisa saya bantu?” Tanya seorang pelayan rumah pada Chaeryl

Anniyo, aku hanya haus bibi” balas Chaeryl ramah

“Kalau begitu mau bibi buatkan sesuatu, susu hangat mungkin?” Tawarnya

“Susu??aku tidak bisa minum susu..hhehe” jawab Chaeryl dengan terkekeh

“Agassi tidak suka susu?”

Eh’em..mencium baunya saja aku bisa muntah, bibi istirahat saja aku hanya ingin minum air putih kok” balasnya dengan tersenyum

“Baiklah, bibikedalam dulu, selamat malam Agassi

Ne selamat malam”

Chaeryl mengambil gelas dan menuang air putih kedalamnya dan dilihatnya Soora eonni datang menghampirinya

“Chaeryl~ah apa Hyukjae  menjemputmu pulang dari kampus?” Tanya Soora pada adik iparnya itu

“Aku pulang bersama Hyorin, eonni

“Seharusnya dia yang menjemputmu…ttsskk monyet itu benar-benar”

“Sudahlah eonni, yang penting aku sudah ada dirumah kan”

“Apa kau sudah menghubunginya?kenapa jam segini dia belum pulang juga”

Chaeryl hanya menggeleng pelan, Soora tahu Chaeryl pasti tidak akan berani menghubungi suaminya itu.

“Chaeryl~ah jika Hyukjae melakukan sesuatu yang buruk padamu kau bisa melaporkannya padaku”

“Sesuatu yang buruk??”

Eo..eonni tahu kalian berdua masih belum bisa menerima pernikahan ini,pasti diantara kalian sering terjadi hal-hal yang membuat kalian jengkel satu sama lain”

‘Setiap hari dia membuatku jengkel’ batin Chaeryl

“Chaeryl~ah,..” panggil Soora dan menatap Chaeryl intens

W..wwaeyo eonni??”jawab Chaeryl tergagap kerena dipandangi seperti itu

Mianhae..minhae jika kau belum bisa bahagia dengan pernikahan kalian,tapi eonni yakin dan akan pastikan kalau suatu saat kalian akan bahagia dengan pernikahan ini” Jawab Soora,ia merasa bersalah atas sikap Hyukjae yang terkesan acuh pada gadis ini

Ne??eonni..aku,,” Jawab Chaeryl bingung

“Yang pasti aku sangat bahagia memiliki adik ipar sepertimu” Lanjut Soora dengan mata yang berbinar ia menjawil ujung hidung Chaeryl dengan telunjuk jarinya.

Soora berjalan mendekati Chaeryl dan memeluk gadis itu

“Kalian harus bersabar” Bisik Soora pelan

Chaeryl hanya diam dan sedikit bingung dengan sikap Eonni nya ini

Soora melepaskan pelukannya dan berjalan meninggalkan Chaeryl yang masih berdiri di tempatnya

“Selamat malam Chaeryl dan cepat kembali ke kamarmu” Panggil Soora dan mengagetkan Chaeryl

Ah..ne eonni selamat malam” jawabnya dan ia kembali menuju kamarnya

Chaeryl memasuki kamarnya dengan langkah gontai dan memikirkan semua perkataan Eonninya tadi, dia tahu maksud eonni nya, namun sampai kapan ia akan terus menjalani pernikah seperti ini??

Pernikahan kalian sungguh mengerikan’ ia teringat kata-kata Hyorin saat dikampus siang tadi.

“Pernikahan yang mengerikan??” Gumam Chaeryl pada dirinya sendiri

Dia menghembuskan nafasnya dengan berat dan menjatuhkan dirinya di atas sofa, ia kembali meraih buku mata pelajaran yang sedari tadi ia baca

“Fiuhhhh..kepalaku terasa penuh. Ini juga kenapa jadi susah menghafal kata kuncinya sih?” dengusnya dan meletakkan buku setebal kamus itu diatas meja

Saat ini pikirannya tak satupun berkonsentrasi pada materi-materi ujian yang akan dihadapinya besok, salah satu tangannya terangakat dan menggenggam sebuah benda yang menggantung dilehernya

“Eomma bogoshippo, apa kau bisa melihat aku saat ini?” Dilihatnya liontin itu dalam diam hingga akhirnya ia terlelap.

Author POV end

Lee Hyukjae POV

Aku melangkahkan kakiku menaiki tangga menuju kamar dan kulihat jam sudah bertengger diangka 11

Saat memasuki kamar kulihat yeoja itu sudah tertidur diatas sofa dengan buku-buku yang masih bergeletakkan di meja dan dipelukannya

Apa dia tidak capek tidur dengan posisi seperti itu??seharusnya dirapikan dulu baru tidur, dasar yeoja aneh

Aku berjalan menuju kamar mandi, namun lagi-lagi aku terhenti dan berbalik menghmpirinya yang sedang tertidur.

Sudah berapa lama ia tidur di sofa kecil ini??kulihat wajahnya yang sedang tidur seperti ini, benar-benar berbeda saat dia sudah membuka mata

Perlahan kutarik bukun yang berada dipelukannya dan meletakkan diatas meja, lalu perlahan  mengangkat dan menggendong tubuhnya, lalu menidurkannya di atas ranjang, ternyata yeoja ini cukup berat.

Tunggu…Lee Hyukjae apa yang kau lakukan?kenapa kau memindahkannya??biasanya kan dia juga tidur di sofa itu??

‘Tsskk’… aku mengacak rambutku bingung, baiklah hari ini biarkan dia tidur di ranjang dan aku yang akan di sofa itu.

Lagipula besok kami akan tinggal di appartement dan dia bisa mendapatkan kamarnya sendiri nanti.

‘Drrrttt…drrrrttt’

Kulihat ada satu pesan masuk di handphone ku

Sender: Jang Yunhi

‘Oppa,,gomawo untuk hari ini, cepat pergi tidur dan selamat malam. Saranghae’

Aku tersenyum membaca pesan darinya dan dengan singkat kubalas

TO: Jang Yunhi

‘Ne,cheonma ,kau juga cepat pergi tidur!! nado saranghae’

Lalu ku klik tombol send

Eungg..ehhhmmmm” Kulihat dia menggeliat dalam tidurnya, aku masih berdiri diam  disamping ranjang,kulihat wajahnya dan memikirkan pertanyaan Yunhi tadi

‘Lalu jika pernikahanmu dengannya hanya status, bagaimana dengan diriku?’

Seandainya masalah dapat diselesaikan semudah membalikkan telapak tangan, mungkin hidup tidak akan serumit yang kujalani ini.

Hanya status Lee Hyukjae, hanya status, tetaplah jalani hidupmu seperti biasa dan kau sudah bertanggung jawab dengan menikahinya, itu sajakan yang mereka mau?

Aku berharap, semoga waktu berjalan dengan cepat, dan semua ini bisa berakhir,lalu akhir seperti apa yang aku inginkan?? Tentu saja akhir yang bahagia, bahagia sesuai dengan keinginanaku.

TBC

Holla readersss maw numpang eksis bentar nih, aku cuma maw bilang mianhae kalau aku ngaret banget bwt nyelesaiin ni ff dari part satu ke part berikutnya, jeongmal mianhae (dikarenakan ada kesibukkan baru yg ckup mnyita waktu…hhehehe) tapi nie ff bkal tetep lanjut smpai FIN kug…dan bwt yg ud maw bca n’ komen makasiii bangeet..#dpt peluk cium dari eunhyuk. Ud gitu ajah…happy reading ^_^

32 thoughts on “Can I Love You?? ~ 5”

  1. Akhirnya ada lanjutannya jg^^ dah lma bgt tp q tetep nunggu^^ makin seru. mga nhnyuk nanti bner2 bsa ska ma cheryl ohya yg nolngin cheryl itu hae apa bukan????mkin penasaran next di tnggu^^

    1. iya akhirnya..hheehe🙂
      mian ya klo ud lama mnunggunya..aku jg bru tau klo ud dipublish sm adminya…
      yg nolongin Chaeryl??ntr di next part bklan ktauan..xixixixi
      gomawo bwt reviewnya ya🙂

  2. akhir’a ada lanjutan’a juga..
    sempet lpa sama jalan cerita’a..

    tapi inget dikit”..
    hehehehe…🙂

    cheril hamil kah..???
    apa yng hampir nabrak cheril itu donghae..????

    next ditunggu ..🙂

    1. waah mian kalau lama publisnya..#bow
      hamil? kayaknya hamil tapi kayakx engaak..#gimana sih authornya🙂
      aku yang ditabrak donghae ..#plakk
      btw gomawo ya eonni/chingu bwt reviewnya

  3. kasihan Chaeryl nya bingung dia blm siap kalau tiba2 ia hamil krn kondisi pernikahannya saat ini dgn Hyukjae oppa.. Apalagi sebenarnya Hyukjae oppa tdk mencintainya dan lebih mencintai kekasihnya Yunhi.. Ditunggu kelanjutannya author

    1. wahh ada yang kasian juga sm si chaeryl…#hikshikshiks ;(
      sbenaranya yang dicintai hyukjae itu…..author…#abaikan ya
      gomawo ya bwt reviewnya🙂

  4. huwaaa gregetan bgt ama hyukie&yunhi!!😦
    chaeryl better sama hae,biarin hyuk nyesel wkt sadar dy suka chaeryl. . *evil laugh*
    dtunggu next part nya chingu ^^

  5. Jiaaaaaaaahhh ..
    Cheryl HAMIL ? Jinjja Daebbak Hyukiiie😀 *plettaaaak
    Author yang baiik , aku sanagt suka FF mu yang satuu karena mengurass airmata ku , tawaku , senyum kuu , pokok nya semua nya !!
    Wajib di NEXT ! akuu bener bener penasaaran .
    Jangan biarkan akuu mati penasarang ne author yang baik hati dan tidaak sombong *apaan sih ?
    *plak
    *abaikan -_-

    Di tunggu NEXT nya🙂

  6. sekarang feel y ke hyukjae bawaan y kesel…. ntar klo dia dah cinta ma chaeryl aja biar tau rasa dia kena karma y jd jatuh cinta ma chaeryl pa lg klo beeran chaeryl hamil n hyukjae y tau ntr nyesel deh klo sesuatu terjadi…
    siapa yg hampir nabrak chaeryl,,,Donghae kah??? sial y Donghae y blm keluar2….
    n oppa yg ada di flasback ingatan y chaeryl yg disebut2 ma chaeryl siapa???

  7. Yaanpun, kayanya pernikahan mereka gk pernah akur yaa, berantem mulu kerjaannya tiap hari-___-”
    Duuh Yunhi, jangan maksa2 Hyuk terus dong, biarin dia bahagia aja sama Cheryl, lagian siapa suruh dulu sering selingkuh debelakang Hyuk hah?😐
    Wooaa, makin hari makin seru kak! Daebak!😀

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s