This Love is HURT!

This Love is HURT!

Author : Heechulliee

Rating: PG-13

Genre :Angst

Length : Oneshot

Cast : Lee Hyukjae (Super Junior), Baek Eun Na (OCs)

Disclaimer : This story is truly mine.

Annyeong semuanya, ini FF pertamaku disini. FF ini udah pernah aku kirim di salah satu website FF tapi aku ga tahu udah di publish atau belum T.T

FF ini bener-bener 100% punya aku, karena aku pernah mengalami atau bisa dibilang pengalaman pribadi aku *muter2 amat dah ngomongnya* #plak

Berhubung ini adalah pengalaman pribadi aku, jadi Point Of View-nya semuanya dari aku ada OC-nya, karena aku kan ga tahu bagaimana Point Of View dari pihak namja-nya, jadi mian kl FF ini mungkin bakal membosankan *deep bow*

Okelah, happy reading semuaaa ^^

 

Eun Na POV

Hai semua, namaku Baek Eun Na. Usiaku sekarang 22 tahun.Aku adalah mahasiswa di salah satu Universitas di Seoul. Karena orang tuaku jauh dari pusat kota, akhirnya aku memutuskan untuk menyewa apartemen tidak begitu jauh dari kampusku. Kehidupan ku di kampus awalnya cukup menyenangkan karena aku mempunyai namjachingu yang baik dan pengertian. Tapi itu tidak bertahan lama setelah……

Eun Na POV End

 

FLASHBACK ON

Author POV

“chagiya, aku pasti akan sangat merindukanmu disana. Kau juga selama liburan jangan nakal.Sering-seringlah mengabariku, eo?” celoteh seorang namja pada yeoja-nya.Yeoja itu hanya tersenyum simpul mendengar ucapan dari namjachingu-nya itu.

“Mm, arasso Oppa, tapi kau juga harus sering mengabariku.Ingat, jangan lirik sana-sini. Mungkin aku akan sering mengirimimu pesan daripada menelponmu. Biayanya mahal!” ujar yeoja itu sambil mengerucutkan bibirnya.Namja itu tersenyum sambil menggerakan tangannya menuju puncak kepala yeoja-nya dan mengacaknya pelan.Kemudian namja itu mendekatkan tubuhnya dengan tubuh yeoja-nya sambil berbisik.

“Ne, nae yeppo yeoja, aku tidak akan macam-macam disana.Aku cuma mencintaimu sekarang dan selamanya. Kau percaya padaku kan?” yeoja itu tersenyum dan menganggukan kepalanya dalam pelukan namja itu.Kemudian namja itu mengecup puncak kepalanya dan tersenyum.

Author POV END

.

.

Eun Na POV

Haah, ini adalah hari kelima liburanku bersama kedua orang tuaku dan kakakku. Tidak terasa sebentar lagi masa liburanku akan selesai dan itu artinya aku akan bertemu dia, namja-ku, Lee Hyukjae.

Selama liburan Hyukjae Oppa selalu menghubungiku duluan.Dia bilang dia tidak rela harus membuatku mengeluarkan biaya untuk menelponnya yang sedang di luar negeri.Hehehe, pengertian sekali Oppa-ku itu.Tak kusadari aku sudah senyum-senyum sendiri mengingatnya.

Sekarang aku berada di Bali, Indonesia. Appa mendapatkan voucher liburan dari perusahaan tempat ia bekerja. Kebetulan sekali aku belum pernah kesini. Kumanfaatkan sisa liburanku disini, tidak akan ku sia-siakan.

Eun Na POV End

 

Author POV

3 hari kemudian.

Sore ini bandara tidak terlalu ramai, Eun Na berjalan sambil membawa barang-barangnya bersama kedua orang tuanya dan kakaknya. Sore ini ia telah sampai di Seoul setelah liburan panjangnya. Dan hari ini juga adalah hari yang sangat ditunggunya, karena sebentar lagi ia akan bertemu dengan namja-nya, Hyukjae.

Selama diperjalanan dari bandara menuju apartemennya, Eun Na tak henti-hentinya tersenyum dan mengirimi pesan pada namjachingu-nya.Tetapi tidak ada balasan.

“Apa pesawatnya belum mendarat?” batin Eun Na. Segala perkiraan yang berkelebat dikepalanya segera ditampiknya. Mungkin saja memang ia belum sampai, pikirnya.

Setelah sampai apartemennya, kedua orang tua Eun Na hanya mengantarkannya saja tanpa masuk ke apartemennya, karena mereka masih harus menempuh perjalanan jauh.Eun Na segera masuk apartemennya.

Author POV End

 

Eun Na POV

“Huaah, apartemenkuuuu!!!Aku merindukan kasurku!” teriakku sambil berlari menuju kamarku dan menjatuhkan diri ke tempat tidur. Ah, akhirnya selesai juga liburanku.

Drrrtt…Drrttt…

Eo, ada pesan masuk. Segera ku baca pesan itu.

From: Nae Hyukie Oppa©

Chagiya, bisakah kau menemui temanku?Dia ingin menitipkan sesuatu padaku, tapi karena aku belum pulang jadi aku minta ia menitipkan padamu. Dia sudah ada di taman dekat apartemenmu. Tolong ya, chagiya?

I miss you, putri kodok ©

***

To: Nae Hyukie Oppa©

Mm, arasso Oppa, aku segera kesana.

Miss you to, pangeran monyet©

Aku segera mengambil jaketku dan turun menuju taman. Untung aku belum mengganti pakaianku dengan piyama.

Aku berlari menuju taman karena takut membuatnya menunggu. Setelah sampai taman, aku segera melemparkan pandanganku ke penjuru taman, tapi tidak ada siapapun yang menungguku disana.

“Eh, mana orangnya?Kok tidak ada?Apa karena aku kelamaan makanya dia sudah pergi? Haish, eotteohke?” gerutuku sambil mengeluarkan telepon genggamku dan mengetik pesan untuk Hyukjae Oppa.Baru saja mengetik beberapa kata tiba-tiba ada sepasang tangan menutup kedua mataku.Aku yang terkejut membalikkan badanku menghadapnya.

Seluruh saraf ku seakan kaku dan darahku berdesir, Hyukjae Oppa! Dia ada didepanku saat ini.

“Miss me, putri kodok?” ucapnya sambil merentangkan tangannya siap memelukku.Aku segera menghambur dalam pelukannya.

“Mm, jeongmal bogosipo, Oppa.” Ucapku dalam pelukannya.Aku sangat merindukannya.1 minggu tanpanya benar-benar sepi.Tak terasa tiba-tiba air mataku turun, ah, aku sampai menangis.

“hei, uljima chagiya, nanti jelek!” ledeknya sambil mencubit hidungku dan tersenyum. Aku hanya tersenyum dan menghapus air mataku. Hyukjae Oppa menggenggam tanganku dan menariknya menuju mobilnya yang tak jauh dari tempat kami berdiri.

“Eo, kita mau kemana, Oppa?”

“Aku mau menghabiskan hari ini denganmu, chagiya.Aku mau jalan-jalan denganmu.”

“Eh? Tapi aku tidak membawa dompet dan tasku, Oppa.”

“Kan ada aku.Aku tidak mau menunggu kau kembali ke apartemen dulu, lamaa!” ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya. Ah, dia lucu sekali. Aku benar-benar bahagia memilikinya.

Eun Na POV End

.

.

Author POV

Selang beberapa minggu, Eun Na sudah memulai aktifitasnya di kampus.Tetapi hubungannya dengan Hyukjae mulai memburuk.Kadang mereka akur, kadang mereka bertengkar.Eun Na selalu berpikir kalau mungkin saja Hyukjae terlalu lelah dengan pekerjaannya, sehingga Eun Na tidak memperpanjang masalah.Tapi Hyukjae makin berubah. Sikapnya mudah berubah-ubah, kadang hangat, kadang dingin.Sampai suatu hari, Hyukjae mendatangi apartemen Eun Na. Wajah Hyukjae tampak begitu lelah.

“Eo, Oppa? Ada apa?” Tanya Eun Na sesaat setelah Hyukjae memasuki apartemennya.

“Tidak apa-apa, Na-ya, aku hanya lelah.Aku boleh kan tidur sebentar disini?” ucapnya sambil melepas dasi yang melekat di kemejanya.

“Tentu saja boleh, Oppa, lebih baik kau tidur dikamar saja biar lebih nyaman.” Hyukjae lantas berjalan menuju kamar Eun Na dan tertidur.Setelah itu Eun Na segera ke dapur dan membuat teh hangat dan cemilan untuk Hyukjae.

Setelah siap, Eun Na beranjak ke kamarnya berniat untuk mengajak Hyukjae makan, tapi ia urungkan niatnya setelah melihat Hyukjae yang tertidur begitu tenangnya. Eun Na tersenyum dan menghampirinya.Diperhatikan wajah namjachingu-nya itu.Eun Na begitu merindukan wajah polos Hyukjae seperti ini, bukan wajah Hyukjae yang dingin. Bulir air mata terbendung disudut mata Eun Na dan ia segera menghapusnya. Ia pun beranjak untuk membereskan apartemennya. Saat Eun Na akan keluar dari kamar, tiba-tiba…

 

Drrrtt…Drrtt…

 

“Eh, handphone Oppa berdering.Sepertinya ada pesan masuk.Lebih baik aku buka saja, siapa tahu penting.”Eun Na segera mengambil handphone milik Hyukjae dan membuka pesan singkat.

Alangkah terkejutnya Eun Na setelah membaca pesan singkat yang ada di telepon genggam milik Hyukjae.

From: Nae Yeppo Yeoja©

Oppa, kau sekarang ada dimana?Aku ke kantormu tapi kau tidak ada.

Bogoshipooo ©©©

Kedua tangan Eun Na bergetar dan pandangannya kabur akibat air mata yang memenuhi matanya. Kakinya lemas dan ia pun jatuh terduduk karena tak kuat untuk menopang badannya. Namjachingu-nya yang ia cintai, yang selama ini ia kira setia padanya ternyata mengkhianatinya.

Dengan sisa tenaga yang ada, Eun Na membuka Sent Item yang ada di handphone-nya.

To: Nae Yeppo Yeoja©

Chagiya, neo eoddiga?Pekerjaanku sudah selesai.Bagaimana kalau kita makan malam?

Jeongmal bogoshipo.

 

To: Nae Yeppo Yeoja©

Chagiya, aku ke apartemenmu sekarang ya?Aku bosan di apartemen Eun Na. seperti biasa dia hanya membuatku lelah.

 

To: Nae Yeppo Yeoja©

Nado saranghae, chagiya.Aku mau ke apartemen Eun Na dulu, setelah itu aku ke apartemenmu.

 

Eun Na menghentikan kegiatannya membaca pesan singkat di telepon genggam milik Hyukjae.Hatinya sudah tidak kuat merasakan sakit yang lebih dalam. Eun Na segera beranjak menuju balkon dan menangis dalam diam. Ia tidak mengeluarkan suara tangisannya karena takut membangunkan Hyukjae.

15 menit berlalu dan Eun Na sudah menghentikan tangisannya.Dia tidak ingin berlarut dalam kesedihannya selama hyukjae masih ada disini.Eun Na berjalan menuju kamarnya dan membangunkan Hyukjae.

Author POV End

 

Eun Na POV

“Oppa, ppali ireona. Sudah jam segini, Oppa tidak kembali ke kantor?” ucapku lembut sambil menggerakkan bahunya pelan. Hyukjae Oppa tampak menggeliat sebentar dan membuka matanya perlahan.Kuberikan senyum terbaikku dengan mengalihkan sakit dihatiku.Hyukjae Oppa duduk sambil menguap dan segera bangun.Kutuntun dia ke meja makan dan mendudukkannya.

“Oppa, minumlah dulu teh-nya dan makanlah cemilannya.Kau pasti belum sempat makan siang tadi. Dan segeralah kembali ke kantor, kan repot kalau gajimu dipotong karena kau telat kembali ke kantor.Hehehe.” kekehku sebiasa mungkin, jangan sampai suaraku terdengar parau.Kuulaskan senyum untuknya.

“Mm, arasso. Aku pergi dulu.” Ucapnya setelah meminum teh dan segera beranjak tanpa melihatku lagi. Setelah ia benar-benar keluar dari apartemenku, air mataku kembali turun melewati pipiku. Kurengkuhkan kepalaku di antara kedua tangan ku yang terlipat diatas meja dan menangis sekeras aku bisa.Berharap semua rasa sakitku bisa hilang bersamaan dengan tangisanku.

.

Keesokan harinya, aku berangkat ke kampus dengan mata sembab dan terdapat lingkaran hitam di mataku.Kuhiraukan semua tatapan orang padaku.Yang kuinginkan sekarang adalah cepat menyelesaikan kuliahku hari ini dan pulang.

 

Drrtt…Drrttt…

 

From: Nae Hyukie Oppa©

Na-ya, neo eoddiga?Aku ingin bertemu denganmu.Bogoshipo.Bagaimana kalau kita jalan-jalan?

 

Aku tersenyum miris membaca pesan singkat darinya. Ku masukkan kembali handphone-ku ke dalam tas yang kusampirkan tanpa membalasnya dan segera beranjak menuju kelasku.

Hari ini aku benar-benar tidak bisa konsentrasi.Rasanya kepalaku pusing dan ingin segera pulang.Setelah kuliah selesai, aku segera kembali ke apartemenku dengan berjalan terhuyung-huyung.Kepalaku pusing sekali.

Setelah sampai di apartemenku, segera kurebahkan tubuhku dan tertidur, masih dengan pakaian lengkap dan tas yang tersampir ditubuhku. Aku tak sanggup untuk bangun dan mengganti pakaianku.Aku ingin tidur dan berharap semua ini hanya mimpi.

.

.

.

Ting tong ting tong…

Terdengar suara bel apartemenku, nyaring sekali.Kukerjapkan kedua mataku.Gelap. Ini jam berapa? Kenapa gelap sekali? Kulirik jam yang ada di samping tempat tidurku. 8PM. Ternyata sudah malam.Apa aku sebegitu nyenyaknya sampai tertidur selama ini?

Ting tong ting tong…

Suara bel apartemenku kembali berbunyi kasar.Siapa sih malam-malam begini.Aku beranjak menuju intercom yang ada diruang tengah tanpa menghidupkan lampu apartemenku.

Hyukjae Oppa.

Untuk apa dia datang kesini? Khawatir, huh?Aku benar-benar tidak mau bertemu dengannya saat ini.Hatiku masih sakit mengingat perbuatannya padaku. Kubiarkan ia menunggu diluar. Segera kuraih handphone-ku dan mensilent-nya.Aku berjalan menuju balkonku dan terduduk.Aku menangis tanpa ada air mataku yang keluar.Benar-benar sakit.

Tak lama suara bel apartemenku tidak terdengar lagi.Mungkin dia sudah pergi, atau mungkin ke tempat yeoja itu.Mengingatnya membuat dadaku sesak.Aku kembali kekamar dan terdiam.Benar-benar tidak ingin melakukan apapun.Kulirik handphone-ku yang sedari tadi tidak kusentuh.

37 missed call.

4 messages.

Kubuka satu persatu notifikasi di handphone-ku.Hyukjae Oppa menelponku berkali-kali.Kemudian ku baca pesan singkat darinya.

From: Nae Hyukie Oppa©

Na-ya, kau dimana?Aku menjemputmu di kampus tapi teman-temanmu bilang kau sudah pulang.

 

From: Nae Hyukie Oppa©

Na-ya, apa kau tidak ada diapartemen? Aku ada didepan apartemenmu sekarang.

 

From: Nae Hyukie Oppa©

Baek Eun Na, kau dimana? Jangan membuatku khawatir! Semua telponku tidak kau angkat dan semua pesanku tidak kau balas.Kau dimana sekarang?Apa kau tidak apa-apa?

 

From: Nae Hyukie Oppa©

Haish, Na-ya! Kau ini kemana, hah? Kau benar-benar membuatku khawatir! Tolong balas pesanku setelah kau membacanya.

 

Aku terdiam membaca pesan darinya.Ingin rasanya aku menangis tapi aku tidak bisa, air mataku sudah tidak bisa keluar.Aku ingin pergi dari sini.Segera kutekan beberapa angka yang sudah ku hafal diluar kepalaku.

“Eomma, ini aku.”

“Eo, Na-ya. Waegeure?”

“Eomma, bolehkah aku pindah apartemen?”

“Pindah?Memang kenapa dengan apartemenmu?”

“Tidak apa-apa, eomma, hanya saja terlalu jauh dari kampusku.Lagipula aku lebih sering pulang malam karena banyak tugas yang harus kukerjakan dan apartemenku terlalu jauh.Bolehkah eomma?”

“Mm, arasso, nanti akan eomma bicarakan dengan appa-mu.”

“Ne, gomawo eomma.”

Kumatikan handphone-ku setelah perbincangan singkatku dengan eomma.Aku benar-benar sudah tidak ingin ada disini.Kurebahkan kembali tubuhku di tempat tidur dan terlelap.Besok aku tidak ingin kemana-mana.Aku harus segera membereskan barang-barangku.

Eun Na POV End

 

FLASHBACK END

Author POV

3 hari setelah itu, Hyukjae dan Eun Na benar-benar hilang kontak.Tak ada yang memulai untuk menghubungi terlebih dahulu.Ditambah lagi dengan Eun Na yang sibuk membereskan barang-barangnya untuk pindah ke tempat yang baru.Ia harus memulai lagi hidupnya tanpa Hyukjae.

Setelah semua beres dan diangkut, Eun Na hendak meninggalkan apartemennya. Tetapi ia terhenti di depan pintu apartemennya dan mengeluarkan handphone-nya. Ia mengetik beberapa kata sebelum ia menghapus semuanya, semua memori tentangnya dan Hyukjae.

Author POV End

 

Eun Na POV

To: Lee Hyukjae

Oppa, maafkan aku sudah membuatmu lelah.Maafkan aku sudah membuatmu sering marah-marah. Aku sama sekali tidak pernah berniat untuk membuatmu kesal. Maafkan aku yang sudah menghilang darimu selama beberapa hari ini.Aku tidak bisa lagi bertemu denganmu, Oppa.Aku sudah tau semuanya. Mungkin selama aku tidak ada disampingmu ada yeoja lain yang lebih bisa memperhatikanmu. Tidak tahukah kau kalau aku sakit, Oppa?Hatiku sakit.Kukira selama ini hanya aku yang ada di hatimu.Tapi ternyata ucapanmu tidak bisa kupegang, Oppa.Aku selalu mencintaimu, Oppa, hanya kau.Tapi tidak denganmu.Selama ini aku mengira bahwa kehidupanku bersamamu begitu sempurna, tapi ternyata aku salah.Kesalahan terbesarku adalah mempercayai semua ucapanmu kalau kau hanya mencintaiku.

Mulai sekarang, akan ku hapus semua ingatanku tentangmu, tentang kita. Aku akan mengabulkan semua keinginanmu untuk menjauh dariku. Tidak ada lagi yang membuatmu lelah, Oppa.Tidak ada lagi aku yang selalu membuatmu jenuh.Akan kukubur semua harapan untuk selalu bersamamu selamanya. Aku berjanji tidak akanada lagi aku dikehidupanmu. Aku juga berjanji tidak akan pernah lagi mengingatmu. Aku tidak akan muncul lagi dihadapanmu, dan aku tidak akan mengganggumu lagi.Hiduplah bahagia sepeninggalnya aku.Jangan kau khianati lagi yeoja yg ada disampingmu.Belajarlah menghargai wanita yang mencintaimu.

Selamat tinggal, pangeran monyetku, nae Hyukie Oppa.

Saranghaeyo, Lee Hyukjae.

 

Sent.

 

Air mataku terjatuh tanpa ku perintah. Segera kuhapus air mataku. Kini air mataku lebih berharga daripada harus menangisinya.Segera kucabut baterai handphone-ku dan mengganti nomor teleponku dengan yang baru.Kututup pintu apartemenku dan kupandangi sejenak.Semua kenanganku dengannya sudah cukup sampai disini.Aku akan menepati janjiku, Oppa. Aku akan menepati janjiku untuk tidak mengingat dan mengganggumu lagi.

Saranghaeyo, Hyukjae Oppa.

 

-End-

 

Huwaah, akhirnya selesai jugaaa.Bener-bener nyesek sendiri nulisnya. Sebenernya ga semuanya sama persis dengan aslinya, hanya beberapa saja yang aku ubah. Seperti pekerjaan Hyukjae, kepindahan Eun Na. tapi sebagian besar begitulah adanya T_T

Dan maafkan diriku Jewels, aku bikin Hyukjae begene diceritaku *bow*

Gomawo udah mau baca ceritaku, comment please.

Kamsahamnidaaaa ^^

9 thoughts on “This Love is HURT!”

    1. Sequel yah?
      Sebenernya ff ini kan berdasarkan pengalaman pribadiku, naaah aku ga tau gimana dari sudut pandang yg eunhyuk-nya ㅠㅠ

      Tapiii gomawo udah mau baca ^^

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s