THE LAST HOPE Part 1

The Last Hope

Author            : Moy Ji Won aka Amoy

Cast                : SS501 Kim Hyun Joong dan Park Jung Min

                                  Designer Lie Sang Bong Brand : Song Jung Wan

Designer : Lee Ju Young Brand : Resurection

Aku ( Readers )

Rate                : T

Genre             : Romance

Disclaimer      : Annyeohaseyo,ini adalah FF pertama yang saya publish . Saya hanya meminjam nama tokohnya saja. buat readers yang baik, saya sangat mengharapkan komentar,saran,kritik,pujian,cacian,dan makian dari readers semua. Semoga ff ini bisa berlanjut yah untuk hal – hal yang mencengangkan di edisi selanjutnya.

Selamat menikmati ^_^

 

Gelap tidak membuatku mengurangi kecepatan, aku sudah bertekad tidak mau kehilangan Hyun Joong untuk kedua kalinya. Aku melihat kecepatanku sudah mencapai 110km/jam hingga tanpa sadar didepan mobilku melintas truk besar yang membuat mobil yang kubawa terpelanting dan berguling – guling. Aku hanya memejamkan mata dan tidak kuasa melihat apa yang telah kualami. Aku merasakan berat untuk membuka mataku sendiri hingga aku tersadar aku berada dibawah kasur dan menyadari bahwa ini semua hanya mimpi.

Aku terkaget saat melihat jam dinding dikamarku sudah menunjukkan pukul 8 pagi, matahari sudah menerangi kamarku yang membuat mataku sulit untuk terbuka. Badanku tidak bisa sepenuhnya kukuasai karena ada dua keinginan dari otakku. Badan sebelah kananku yang berkeinginan untuk kembali tidur masih tertutup selimut dan memeluk guling dengan erat, namun badan sebelah kiriku yang mengharuskan untuk bekerja sudah terlepas dari selimut dan mencoba menarik turun dari kasur yang selalu memberikan kenyamanan tersendiri bagiku. Ketika aku sedang bergelut dengan pikiran anehku terdengar suara bunyi yang tidak asing yaitu ringtone angry bird yang khusus menandakan bahwa itu telepon dari Jung Min.

 

 

Tanpa fikir panjang aku langsung mengambil kaos pac man dan celana katun cokelat panjang karena aku menemakan hari ini dengan tema casual dan menyiapkan bahan presentasi di tempatku melamar kerja. Setelah selesai melakukan ritual di kamar mandi aku langsung menelepon Jung Min tanpa rasa bersalah dan mengatakan bahwa aku sedang dijalan jadi tidak terdengar bunyi hpnya meskipun dia sudah mengetahui kebohonganku karena aku selalu melakukan hal yang sama setiap harinya. Meskipun begitu Jung Min termasuk orang yang sabar dan cukup keren menurutku hanya saja dia kurang berkeinginan untuk mencari wanita.

Akhirnya aku sampai diperusahaan tempat aku akan melamar sebagai fashion designer di perusahaan yang bernama  “Fashion Stars” milik Lee Sang Bong yang merupakan perusahaan fashion ternama di korea yang memiliki brand “Song Jung Wan“ yang sudah banyak digunakan oleh artis – artis maupun model papan atas di korea. Aku melihat Jung Min menggunakan kaos polos putih yang dibalut jas hitam dan celana katun hitam panjang yang terlihat matching dengan jas yang digunakan ada dipintu masuk perusahaan tersebut sambil mencari – cari seperti orang kebingungan. Aku melambaikan tanganku sambil berlari menuju tempatnya berada. Tanpa fikir panjang Jung Min langsung menarikku masuk dan memberi wajah penuh harap kepadaku agar aku berhasil pada presentasi hari ini. Aku pun menunjukkan wajah semangatku padanya yang menandakan bahwa aku pasti bekerja keras pada presentasi hari ini.

“Kamu sudah membawa semuanya kan?” Tanya Jung Min dengan nada tegas

“Sudah….” jawabku dengan nada bimbang

“Laptop, bahan presentasi, contoh design…” Sahutnya sambil merebut tasku dan memeriksanya sendiri  karena Jung Min tau sifatku yang ceroboh

“Sudah Jung Min…..” dengan nada merajuk sambil mengambil tasku kembali.

“Ayo ikuti …! “ Kata Jung Min sambil mengangkat tangannya

Aza aza fighting..!” sambil menyuruhku mengulanginya sambil menggerakan tanganku dan mimik wajah yang harus semangat.

Akupun langsung mengikuti hal yang dilakukan oleh Jung Min sambil melihat ke kiri dan ke kanan takut ada orang yang melihat karena aku fikir ini perlakuan yang sangat memalukan dan kekanak-kanakan.

“Aza aza fighting..!” Teriaku dengan perlahan namun dengan wajah yang semangat agar Jung Min percaya bahwa aku akan berusaha sebaik mungkin pada presentasi kali ini.

Jung Min menggenggam kedua tanganku dan memberikan tanda pada mimik wajahnya bahwa aku pasti bisa melewatinya karena dia sudah mengenalku sejak sma bahwa aku ber cita – cita untuk bekerja di sebuah perusahaan fashion. Aku pun berjalan menuju tempat presentasi di ruang interview sambil bergumam hal – hal yang akan aku presentasikan. Namun saat berjalan aku melihat sosok Kim Hyun Joong yang merupakan brand ambassador dari perusahaan fashion ternama milik Lie Ju Young dengan brand yang bernama “Resurection” melewat di depan wajahku dengan senyum yang manis dengan mata yang sipit namun bola matanya bersinar yang membuat tubuhku terasa lemas serta tubuh yang dibalut dengan design khas brand “Ressurection” yang senang beraksi kontras yang kali ini dengan padanan kaos abu – abu serta jaket hitam dan celana metalik biru langit dan rambut pirang yang lembut terurai sampai pipi membuat aku melakukan kebodohan yang tanpa sadar kulakukan yaitu mengatakan “Hyun Joong oppa” dengan nada yang manja sampai – sampai aku sendiripun jijik mendengarnya hingga dia membalikkan badannya dan melihat ke arahku sambil mengernyitkan dahinya heran karena dia sama sekali tidak mengenaliku.

Akupun terkaget saat Kim Hyun Joong melihatku. Dengan refleks yang cepat aku langsung berlari dengan cepat saking malunya tanpa sadar aku menabrak seseorang yang melintas didepanku dengan badan sedikit gemuk dengan jas berwarna hitam yang elegan dengan dasi “Giordano” yang tampak asli serta celana katun hitam dan sepatu pantofel “versace” yang tidak kalah mengkilat menutupi umurnya yang sudah terlihat tua. Akupun langsung tercengang karena ternyata dia Direktur Lee Sang Bong pemilik perusahaan ini. Akupun teriak saking kagetnya melihat Direktur Lee Sang Bong terjatuh karena tertabrak olehku.

“Kamu bekerja di perusahaan saya…?” Tanya Direktur Lee dengan nada yang sangat marah.

“Ma ma ..Maafkan aku Direktur Lee.” Aku belum bisa berkata – kata karena masih shock dengan apa yang aku lakukan sambil membungkukan tubuhku 90 derajat berulang kali.

Direktur Lee pun di bantu berdiri oleh assistennya yang selalu berada disampingnya kemanapun Direktur Lee berada.

“Aku pecat kamu sekarang juga…simpan surat pengunduran dirimu di meja saya..!” Teriak Direktur Lee tepat di depan wajahku.

“Aku baru mau melamar di perusahaan bapak hari ini..” Kataku sambil mencoba tegar dan menegapkan badanku.

“Kalau begitu simpan semua berkas lamaranmu di bagian HRD dan segera pergi dari sini..!”Teriak Manager Lee dengan wajah yang memerah karena emosinya yang meledak ledak.

“Tapi saya datang untuk interview hari ini di perusahaan Manajer Lee sebagai fashion designer.” Jawabku.

“Kenapa bisa orang yang sembrono dan tidak punya aturan bisa diterima di perusahaan saya.” Balas Manajer Lee dengan mimik wajah marah yang seakan tidak terima dengan keputusan bagian HRD perusahaanya karena memberi izin padaku untuk interview di perusahaanya.

“Maafkan saya Direktur Lee…” sambil menundukan kepala lagi dengan nada merajuk.

“Orang yang tidak punya aturan dan kemampuan sepertimu tidak mungkin saya terima bekerja disini..!” Teriak Direktur Lee didepan wajahku.

Semua orang berkerumun sambil melihat pertengkaran yang hebat antara aku dengan Direktur Lee. Jung Min pun terlihat di tengah kerumunan sambil memasang wajah lemas karena kecerobohanku. Akupun terkaget saat melihat kesebelah kiriku dekat pintu keluar perusahaan “Fashion Stars”, Kim Hyun Joong oppa melihat pertengkaran kita berdua dengan wajah penasaran namun tetap terlihat “unyu unyu”. Tanpa fikir panjang dan rasa tidak suka diremehkan aku langsung menegakkan badanku dan dengan lantang aku mengatakan sesuatu yang aku fikir ini hal yang paling fenomenal dalam sejarah hidupku selama 24 tahun didunia.

Aku memang wanita yang tidak memiliki aturan namun aku memiliki ide dan kemampuan yang mungkin bisa menggemparkan dunia fashion saat ini meskipun itu design handal sekelas Direktur Lee Sang Bong dan Lie Ju Young”  

Dengan posisi masih berhadapan aku membalas wajah marah Direktur Lee dengan tegar dalam arti siap menerima apapun yang terjadi. Aku melihat Jung Min yang terlemas melihat kelakuanku dihadapan Direktur Lee. Namun di sisi lain aku melihat Kim Hyun Joong oppa tersenyum simpul mendengar apa yang aku katakan.

Aku bergumam pada diriku sendiri

“ Aduh bodohnya aku… Apa yang harus aku lakukan???”

 

=> TO BE CONTINUED <=

Jika ingin author  lanjut fanfic ini, Comment or Critic  please!

One thought on “THE LAST HOPE Part 1”

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s