Mr.Simple (Part 13/13)

mi

Mr.Simple (Part 13/13)

Title : Mr.Simple

Author: KyuMa

Genre : Funny, romance

Cast:

Dong hae, Kyuhyun, Heechul, and Eunhyuk : Personil Mr.Simple

Rae In

Support cast:

Leeteuk : appanya Rae In ‘n manajer Mr.simple

Hwa mi : adiknya Rae In

Yoona

 

 

Rae In POV

Rasanya kakiku tak mampu lagi menopang tubuhku. Kupegang meja kecil yang berada di dekatku agar aku tak terjatuh. Pandanganku telah mengabur karena air mataku dari tadi tak pernah berhenti jatuh membasahi pipiku dan untuk saat ini aku benar-benar tak bisa menahannya. Rasanya hatiku dan jantungku seperti… mau meledak… sangat sakit.

“ I… ini semua…. salahku…” Ucap Donghae oppa di sela tangisnya.

Aku hanya bisa memandanginya, tak mampu menenangkan Donghae oppa seperti biasa. Karena saat ini, aku bahkan tak bisa menguasai diriku sendiri. Berita itu, benar-benar membuatku sangat lemah.

“ Tenanglah, Donghae” Kata appa karena baik aku, Eunhyuk, maupun Hwa mi tak ada yang bisa bergerak sedikit pun.

Kulihat appa jongkok di dekat Donghae oppa sambil memegang bahunya yang terguncang karena tangisnya yang tak bisa berhenti.

“ Coba ceritakan apa yang terjadi? Apa Kyuhyun bilang, hari ini ia kembali ke korea?” Tanya appa hati-hati setelah Donghae oppa sedikit tenang.

Donghae oppa hanya mengangguk, tak mampu mengucapkan sepatah kata pun.

“ Kau yakin dia naik pesawat itu?” Tanya appa

“ Ne… Dia sendiri yang menelponku sebelum naik pesawat…”

“ Kau pasti bohong!!! Donghae hyung, berhentilah bercanda. Ini tidak lucu lagi!!” Teriak Eunhyuk oppa frustasi sambil menangis.

Aku terdiam memandangi Eunhyuk oppa yang juga terlihat sangat kacau. Matanya telah memerah karena menangis. Dan lagi-lagi aku juga tak bisa menenangkannya, karena kakiku terasa sangat berat. Bahkan aku juga tak bisa menenangkan Hwa mi yang dari tadi terisak.

Kini aku memandangi Donghae oppa. seperti Eunhyuk oppa, aku juga berharap saat ini Donghae oppa sedang bercanda. Walaupun candaannya kali ini sangat tidak lucu. Tapi itu lebih baik dari pada menerima kenyataan pahit ini. aku berharap Donghae oppa akan tertawa bahagia karena berhasil mengerjai kami. Tapi reaksinya sama sekali jauh dari yang kami harapkan.

“ Mianhe” Ucap Donghae oppa yang kembali tertunduk. Menangis.

Aku menutup mulutku dan air mataku kembali jatuh.

 

Author POV

“ Tenanglah Donghae… Belum tentu kan Kyuhyun ada di pesawat itu. Kita harus cari tahu dulu” Kata Leeteuk yang tampak lebih tenang dari pada ke empat orang yang ada di ruangan tersebut. Walaupun ia sendiri merasa sangat sedih dan ingin menangis, tapi ia tak bisa menunjukkannya karena hanya ia satu-satunya yang bisa menenangkan keadaan sekarang ini.

“ Tapi hyung…” Kata Donghae sambil menatap Leeteuk dengan mata sendunya yang kini berair.

“ Kita harus pastikan dulu. Dan yang sekarang harus kita lakukan adalah mempercayai sebuah kemungkinan bahwa Kyuhyun tidak ada di pesawat itu. kita harus percaya Kyuhyun pasti baik-baik saja” Kata Leeteuk sambil memandangi Donghae, Eunhyuk, Hwa mi, dan Rae In yang hanya terdiam.

“ Ne… Kyuhyun… si Evil itu akan baik-baik saja. Pasti” Kata Eunhyuk sambil menghapus air matanya.

“ Ne… Kyuhyun oppa pasti baik-baik saja” Kata Hwa mi

Leeteuk tersenyum melihat Eunhyuk dan Hwa mi yang kini terlihat lebih tenang begitu pun juga Donghae yang kini tengah menghapus air matanya. Tapi tidak, saat melihat keadaan Rae In, walaupun Rae In dari tadi tidak sehisteris yang lainnya. Tapi ia tahu betul tentang anaknya tersebut. Walau Rae In hanya terdiam dan kini tak menangis lagi, tapi Leeteuk tahu betul, bahwa saat ini keadaan Rae In yang lebih mengkhawatirkan. Karena selama ini, Rae In tak pernah terlihat selemah itu apalagi saat ini tatapannya yang jelas-jelas menampakkan kesedihan yang mendalam.

“ Kau baik-baik saja, Rae In-ah?” Kata Leeteuk sambil menatap Rae In dengan khawatir.

Semua mata langsung tertuju pada Rae In. Rae In yang dari tadi hanya diam sedikit tersentak dengan pertanyaan yang ditujukkan padanya seolah menunjukkan bahwa keadaannya saat ini yang lebih mengkhawatirkan.

“ Ne… appa. Aku… baik-baik saja” Ucap Rae In. walaupun hatinya jelas-jelas menolak pernyataan itu. baik-baik saja? bagaimana ia bisa baik-baik saja sedang orang yang ia sukai tak tahu keadaannya seperti apa sekarang ini? tapi, Rae In tak ingin membuat orang-orang di sekitarnya khawatir sehingga ia pun terpaksa berbohong.

Donghae memandangi Rae In. Ia sangat tahu dengan jelas bahwa Rae In… saat ini pasti sangat sedih dan terluka. Mungkin… hatinya lebih sakit dari apa yang ia rasakan. Melihat Rae In seperti itu, Donghae pun merasa sangat bersalah terlebih lagi bahwa ia tidak bisa melakukan apa-apa pun untuk membuat yeoja tersebut tak merasa sedih lagi.

“ Tentang pertunjukkan dramamu, apa kau bisa pergi?” Tanya Leeteuk yang masih khawatir dengan Rae In.

Rae In terdiam. Ia hampir saja lupa tentang drama tersebut seandainya Leeteuk tidak memberitahunya. Tapi, seandainya bisa ia ingin sekali keluar dari drama itu karena ia tahu pasti, sulit baginya untuk memerankan perannya nanti mengingat saat ini ia dalam keadaan yang sangat buruk. Tapi ia juga tidak bisa lari dari drama itu, ada banyak orang yang telah bekerja keras dengan drama tersebut dan ia juga tidak ingin membuat appanya dan yang lainnya tambah khawatir lagi jika ia tidak pergi.

“ Ne appa” Ucap Rae In terdengar lemah.

“ Aku mungkin tidak bisa mengantarmu. Eunhyuk, bisa kau mengantar Rae In?” Kata Leeteuk sambil melihat kea rah Eunhyuk.

Eunhyuk hanya mengangguk. Sebenarnya jika harus memilih, ia akan lebih memilih bersama Leeteuk dan Donghae mencari tahu tentang Kyuhyun. Tapi melihat keadaan Rae In yang terlihat sangat mengkhawatirkan, Eunhyuk akhirnya memutuskan untuk menemani Rae In.

Akhirnya Rae In, Eunhyuk, dan Hwa mi pergi ke sebuah theater tempat Rae In akan melakukan pertunjukkan dramanya. Dan kini tinggal Leeteuk dan Donghae. Saat Donghae ingin menghubungi Siwon mencari tahu tentang Kyuhyun, tiba-tiba ponselnya berdering.

“ Siwon-ah?”

@@@

Rae In tampak tidak tenang di tempat duduknya. Dari tadi, ia memegang Hp-nya menunggu telepon dari Appanya maupun Donghae. Eunhyuk, Hwa mi, dan Yoona yang melihatnya merasa kasihan. Mereka saling pandang, bingung bagaimana cara menenangkan Rae In. hingga akhirnya, Yoona berdiri dan mendekati Rae In.

“ Rae In… kamu tidak apa-apa?” Tanya Yoona lembut.

“… ne, onnie”

“ Kau tenang saja. Aku yakin kok evil seperti Kyuhyun tidak akan bisa meninggal secepat itu”

Rae In tersenyum geli mendengar kata-kata Yoona. Ya, dalam hati ia juga berharap EvilKyu akan kembali dengan utuh.

“ Rae In-shi… kamu siap-siap, sebentar lagi waktumu tampil” Ucap guru seni Rae In.

Rae In mengangguk sambil tersenyum. Dan sebelum ia naik ke panggung, ia berjalan menghampiri Eunhyuk.

“ Oppa… kalo ada berita tentang Kyuhyun oppa, beritahu aku ya”

“ Ne. Fighting ya, Rae In”

“ Chayo, onnie”

“ Semoga berhasil, Rae In”

“ Gomawo, semuanya”

@@@

Rae In telah berdiri di depan panggung. Ia mendapatkan peran sebagai peri dengan balutan gaun berwarna putih membuatnya terlihat sangat cantik. Drama yang Rae In dan teman-temannya bawakan adalah sebuah cerita yang sangat terkenal yaitu Cinderella. Dengan Taemin sebagai pangerannya dan Sunny sebagai Cinderella. Walaupun sulit untuk focus pada perannya karena saat ini pikirannya terus pada Kyuhyun, tapi Rae In berusaha melakukan yang terbaik.

Melihat kedekatan Sunny dan Taemin, Eunhyuk terlihat sangat kesal apalagi saat Taemin memegang tangan Sunny, ingin rasanya ia menarik pergi Sunny. Tapi untung saja ia berusaha menahan rasa cemburunya. Lagipula ia juga bukan apa-apanya Sunny. Eunhyuk hanya bisa menggembungkanm pipinya karena kesal saat Taemin mencium tangan Sunny.

Tepukan tangan yang sangat meriah mengakhiri pertunjukkan drama tersebut. Senyum kebanggaan dan kelegaan terlihat jelas dari para pemain drama karena bisa menyelesaikan drama mereka dengan baik.

@@@

Rae In POV

Akhirnya drama kami berakhir dengan baik. kami saling berpelukan senang, kami merasa sangat lega karena berhasil menyelesaikan drama tersebut apalagi melihat reaksi penonton yang sepertinya menyukai pertunjukkan kami. Setelah melepas kebahagian dengan para pemain, kami masing-masing menghampiri keluarga kami. Aku mengedarkan pandangannku mencari Eunhyuk oppa dan yang lainnya tapi mereka tidak terlihat sama sekali.

Tiba-tiba aku melihat sekumpulan yeoja sedang memegang sebuah majalah yang halamannya menampilkan sosok yang membuatku merasa sesak. Sosok empat namja, namun aku hanya focus pada satu namja yang saat ini tak kutahu bagaimana keadaannya. Dalam majalah itu, terlihat ia sedang tersenyum bahagia dengan anggota Mr.Simple lainnya. Kemarin aku sudah membacanya, halaman yang memberitakan bahwa sebentar lagi Mr.Simple akan comeback.

Tanpa sadar air mataku telah turun, dengan cepat aku menghapus air mataku lalu tersenyum samar.

“ Kuharap aku masih bisa melihat senyum bahagiamu, oppa” Gumamku.

Kemudian aku berbalik saat mendengar seseorang memanggilku yang suaranya sangat tidak asing bagiku. Saat aku berbalik, kulihat sesosok namja yang memakai kaos biru dengan jas hitam model terbaru ditambah dengan topi dan masker di wajahnya.

“ Oppa?!!” Ucapku kaget.

“ Aku tadi sempat melihat sedikit pertunjukkanmu. Kau hebat dan sangat cantik Rae In-ah”

“ Gomawo. Oppa… apa ada berita tentang Kyuhyun oppa? terus… yang lainnya mana? Eunhyuk oppa, Hwa mi, dan appa mana?” Ucapku khawatir.

“ Mereka sudah pergi duluan”

“ Pergi? Pergi kemana oppa?”

“ Lebih baik kita juga pergi” Ucap Donghae oppa yang sama sekali tak menggubris pertanyaanku.

Aku sama sekali tak bisa berbuat apa-apa saat tangan Donghae oppa menarik tanganku dan setengah menyeret ia membawaku ke samping mobilnya. Ia terus memegang tanganku dan menarikku pergi, ia bahkan sama sekali tak berbalik melihatku seolah menyembunyikan raut wajahnya saat ini.

Dan saat berada di samping mobil Donghae opppa. Donghae oppa membukakanku pintu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Aku masuk ke dalam mobil. Sebenarnya aku ingin sekali menanyakan tentang Kyuhyun oppa, tapi aku yakin Donghae oppa pasti tidak akan menjawab pertanyaanku.  Aku hanya bisa berharap dia baik-baik saja tidak kurang satu pun.

Saat Donghae oppa masuk ke dalam mobil, aku melihat kea rah lain. Saat ini, aku benar-benar tak bisa memperlihatkan kelemahanku padanya.

“ Rae In-ah”

Aku mengarahkan pandanganku kea rah Donghae oppa. kulihat ia sedang menatapku dengan tatapan lembutnya sambil tersenyum padaku dengan senyuman hangatnya.

“ Mianhe… aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu. Tapi aku hanya bisa bilang… aku akan membawamu ke suatu tempat… setelah itu berjanjilah kau akan bahagia” Kata Donghae oppa. aku hanya diam tak mampu berkata apa-apa. Bahagia? Baik-baik saja? Rasanya saat ini semua itu sangat sulit untukku.

“ Aku benar-benar tak ingin lagi melihatmu menangis, aku harap kau bisa bahagia seperti dulu menjadi Rae In yang kuat”

Aku hanya tersenyum pada Donghae oppa. kemudian aku mengarahkan pandanganku keluar mobil. Setelah itu kurasakan mobil Donghae oppa berjalan. Ya… semoga aku dan… Kyuhyun oppa baik-baik saja.

@@@

Mobil Donghae oppa telah melewati jalan ke rumah kami bahkan melewati jalan menuju bandara. Hal itu membuatku sangat heran. Tapi aku sama sekali tak bertanya karena aku yakin, Donghae oppa pasti tak akan menjawabnya.

“ Kita sudah sampai” Kata Donghae oppa sambil memberhentikan mobilnya.

Donghae oppa turun dari mobil, aku pun juga turun. Aku menatap heran tempat kami berhenti sekarang. Sebuah tempat yang bisa dibilang jauh dari yang namanya kebisingan kota Seoul. Tempat ini berada di daerah perbukitan. Aku tidak mengerti kenapa malam-malam begini Donghae oppa membawaku ke tempat seperti ini.

Tiba-tiba perasaanku menjadi takut. Takut jika tempat ini adalah… sebuah pemakaman…

“ Rae In-ah… kau baik-baik saja?” Kata Donghae oppa terdengar sangat khawatir.

“ Oppa… bisakah… kita pulang?” Tanyaku dengan suara gemetar. Air mataku kini mulai menggenang di pelupuk mataku.

“ Tapi…”

“ Oppa… kumohon!” Ucapku dan kurasakan kini pipiku mulai basah oleh air mataku sendiri.

Donghae oppa tampak terkejut. Mungkin karena kali ini aku benar-benar menunjukkan kelemahanku padanya. Perlahan Donghae oppa berjalan mendekatiku, aku hanya diam menatapnya dengan memohon. Dan tiba-tiba saja, kurasakan tubuhku menghangat. Aku terpaku di tempat.

“ Semuanya akan baik-baik saja… kau… aku… dan Kyuhyun. Percayalah kita akan baik-baik saja” Kata Donghae oppa yang terdengar seperti bisikan.

Aku sama sekali tak bisa berkata apa-apa bahkan membalas pelukan Donghae oppa pun tidak. Kemudian perlahan Donghae oppa melepas pelukannya dan perbuatannya selanjutnya membuatku membulatkan mataku. Ia mengecup keningku. Cukup lama. setelah itu ia menatapku dengan tatapannya yang penuh kehangatan tapi entah kenapa aku bisa melihat kesedihan di matanya.

“ Kau akan bahagia… saat ini kau hanya perlu berjalan ke sana. Setelah itu, aku yakin kita akan kembali seperti dulu lagi”

Aku memandang Donghae oppa dan arah yang ditunjuk oppa secara bergantian. Walaupun aku masih heran dengan perkataan Donghae oppa. aku tetap berjalan menuju sebuah bukit kecil tersebut dan meninggalkan Donghae oppa.

Aku terus berjalan dan sesekali memandangi Donghae oppa yang semakin jauh dariku. Kupandangi tempatku berada sekarang. Sepi dan sedikit menyeramkan membuatku  takut. Dan tiba-tiba saja kudengar suara mobil Donghae oppa. saat aku berbalik mobil Donghae oppa telah pergi. Aku pun tambah panik, saat aku ingin melangkahkan kakiku pergi. Tiba-tiba lampu-lampu kecil yang berada di pohon-pohom sekitarku menyala yang tadinya tidak kuketahui keberadaannya.

Aku memandangi di sekitarku dengan tatapan heran dan takjub, tempat yang begitu menyeramkan tadi berubah menjadi tempat yang begitu… romantis. Ada beribu-ribu lampu kecil berwarna putih di pohon-pohon yang berada di taman ini. ya… aku baru sadar tempat ini adalah sebuah taman. Di sebelah kiriku tak jauh dari tempatku terdapat kolam kecil yang ditengahnya terdapat dua patung burung yang mengeluarkan air dari mulutnya. Dan ada sebuah kursi panjang berwarna putih di depan kolam tersebut, di kursi tersebut terdapat serangkai bunga lili. Bunga kesukaanku. Perlahan aku berjalan kea rah kursi tersebut lalu mengambil bunga tersebut, baunya yang harum langsung menusuk di hidungku  dan itu cukup membuktikan bahwa bunga ini masih segar.

“ Apa kau suka?”

Tubuhku tiba-tiba menegang saat mendengar suara seseorang. Perlahan kubalikkan tubuhku. Dan badanku seolah terkunci tak mampu bergerak saat kulihat seorang namja berdiri tak jauh dariku. Namja tersebut memakai celana warna putih dan memakai kemeja putih modern yang warna kerahnya berwarna hitam. Namja tersebut melambai ringan ke arahku sambil memamerkan senyumnya yang sangat kurindukan begitu pun dengan sorot mata yang tajam namun penuh kehangatan. Ini…ini seperti nyata. Dan kuharap ini memang kenyataan bukan lagi khayalanku.

Aku masih berdiri di tempatku. Tak mampu bergerak dan tak ingin bergerak, aku tak ingin saat aku melangkah mendekatinya, ia akan menghilang.

@@@

Author POV

“ Aku tahu aku ini sangat tampan, Rae In-ah. Tapi… bisakah kau berhenti menatapku seperti itu?” Ucap Kyuhyun karena Rae In-ah sama sekali tak berhenti melihatnya seperti hantu.

“ Kyu…hyun oppa?” Kata Rae In-ah yang terlihat masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

Melihat tatapan Rae In yang melihatnya seperti hantu, Kyuhyun terang-terangan menghembuskan nafasnya dengan kesal.

“ Ne. Aku Kyuhyun Mr.Simple yang terlahir berwajah tampan, ber IQ tinggi, memiliki suara merdu, dan ditakdirkan sangat mencintai PSP” Ucap Kyuhyun dengan nada kesal namun penuh kenarsisan.

“ Oppa… benarkah itu oppa?” Kata Rae In dengan suara bergetar.

Kyuhyun telah menarik nafas panjang ingin memarahi Rae In. tapi saat melihat tetesan air jatuh dari mata Rae In. Tiba-tiba saja amarah itu menghilang begitu saja. Dengan langkah ringan, Kyuhyun berjalan kea rah Rae In yang tertunduk sambil terisak. Saat merasakan keberadaan Kyuhyun tepat di depannya, Rae In pun menengadahkan kepalanya karena tinggi Kyuhyun tak sebanding dengannya.

“ Mianhe… telah membuatmu khawatir” Kata Kyuhyun dengan lembut.

Dengan lembut jemari-jemari Kyuhyun menghapus bulir-bulir air mata Rae In. Lagi-lagi Rae In hanya terdiam menatap Kyuhyun.

“ Oppa… baik-baik saja kan?” Ucap Rae In yang kini terlihat sudah mempercayai bahwa saat ini Kyuhyun yang di depannya bukan sebatas khayalannya karena ia sendiri bisa merasakan tangan dingin Kyuhyun mengusap pipinya.

“ Seperti yang kau liat… aku masih tampan seperti dulu” Kata Kyuhyun dengan nada bercanda membuat Rae In tersenyum geli dan hal itu justru membuat jantung Kyuhyun berdetak tak normal.

“ Tapi… bagaimana bisa oppa ada di sini? Maksudku… kata Donghae oppa, oppa mengalami kecelakaan?” Tanya Rae In tampak penasaran.

Wajah riang Kyuhyun langsung berubah aneh mendengar pertanyaan Rae In. Kyuhyun tampak tak tenang di tempatnya bahkan ia mengacak rambutnya gusar membuat Rae In tambah kebingungan.

“ Aits!!! Apa harus kujawab?” Kyuhyun balik bertanya masih dengan wajah frustasinya. Dengan wajah penuh kebingungan dan kepolosan, Rae In mengangguk.

“ Ah… begini ceritanya. Saat aku berada di bandara tiba-tiba seseorang mengambil tas ranselku dan dalam tas itu semuanya barang berhargaku berada termasuk PSPku hm… maksudku… tiket pesawat. Dan akhirnya, aku terpaksa mengemis-ngemis untuk meminjam Hp. Memalukan sekali. Seandainya ahjumma itu liat ketampananku yang tertutupi masker dan topi ini, ia pasti tak akan memukulku dan menuduhku teroris. Setelah itu aku menelpon Siwon hyung untuk membelikanku tiket” Kata Kyuhyun dengan wajah cemberut.

“ Sekarang… kalo kau mau tertawa… tertawa saja. Eunhyuk si monyet itu bahkan tak berhenti tertawa mendengar ceritaku dan harga diriku benar-benar jatuh dengan kejadian memalukan itu. jadi… sekarang tertawa saja kalo kau…”

“ Ani, oppa. Aku tidak akan tertawa dengan cerita oppa. justru aku sangat bersyukur karena kejadian itu oppa bisa kembali… tak kurang apa pun” Kata Rae In yang tanpa sadar memeluk Kyuhyun. Karena reaksi Rae In yang tiba-tiba tersebut, Kyuhyun tak mampu bergerak saking kagetnya.

“ Bagiku… oppa tetaplah oppa yang dulu. Kyuhyun oppa yang sangat kubanggakan”

Lama mereka masih seperti itu. Hingga kemudian Rae In tersadar, ia pun melepas pelukannya. Tapi sebelum ia benar-benar melepas tangannya dari tubuh Kyuhyun, Kyuhyun malah menarik Rae In, mendekapnya erat. Dan kali ini Rae In yang terkejut.

“ Oppa??” Rae In berusaha melepas pelukan Kyuhyun.

“ Biarkan seperti ini dulu” Kata Kyuhyun sambil meletakkan dagunya di atas kepala Rae In. Rae In pun akhirnya terdiam dalam pelukan hangat Kyuhyun.

“ Aku juga senang… bisa kembali dengan kalian semua. Aku sangat senang bisa berada lagi di dekatmu Rae In. Aku sangat senang akhirnya bisa melihatmu, mendengar suaramu bahkan memelukmu seperti ini. Semua itulah yang selama ini kurindukan saat aku berada di London” Rae In hanya terdiam mendengar kata-kata Kyuhyun.

“ Kata orang, London itu sangat indah begitu pun pikirku sebelum aku ke sana. Tapi… entah kenapa saat berada di sana aku sama sekali tak merasakan keindahannya sedikit pun malah kehampaan yang kudapatkan di tengah kebisingan Negara tersebut. Hingga akhirnya aku sadar bahwa keindahan bagiku ada di dirimu”

Perlahan Kyuhyun melepas pelukannya. Ia kini menatap Rae In yang yang juga menatapnya dengan tatapan penuh tanda Tanya.

“ Ne. Kau adalah keindahanku ani… tapi kurasa lebih dari itu. Karena saat berada jauh darimu, aku merasa hampa dan… sulit sekali untuk bernafas dan hidup dengan baik. seperti… sebagian nyawaku hilang. Mungkin terdengar aneh atau seperti gombalan… tapi itulah yang kurasakan selama di sana” Rae In membulatkan matanya mendengar kata-kata Kyuhyun yang diucapkannya dengan wajah polosnya.

Hening. Tak ada yang mengucapkan sepatah kata pun. Mereka terdiam, mengatur detakan jantung mereka yang kini berdetak jauh di atas normal. Rae In hanya tertunduk karena ia yakin wajahnya kini memerah mendengar kata-kata Kyuhyun yang menggambarkan betapa berartinya dirinya bagi Kyuhyun walaupun Rae In tidak yakin apa itu berarti Kyuhyun juga punya perasaan yang sama dengannya.

“ Ada yang ingin kukatakan padamu Rae In-ah selama ini” Kata Kyuhyun membuat Rae In kembali melihat Kyuhyun.

“ Aku pikir… aku tak akan bisa mengatakannya padamu. Tapi aku senang akhirnya aku bisa mengatakannya padamu. Saranghae… Saranghae Rae In-ah”

Rae In hanya mengerjap. Tak percaya dengan yang barusan ia dengar. Jantungnya yang sempat berhenti berdetak kini kembali berdetak dan dalam detakan yang sangat cepat kemudian perlahan air matanya kembali turun.

“ Rae In-ah??” Kyuhyun tampak khawatir dengan reaksi Rae In yang tak ia sangka-sangka.

“ Saranghae…nado… saranghae…oppa” Kata Rae In terdengan pelan namun dapat didengar oleh Kyuhyun.

Kyuhyun yang tadinya khawatir dengan keadaan Rae In langsung tersenyum, tersenyum bahagia dan lega seolah semua bebannya selama ini terangkat. Kemudian ia menarik Rae In ke dalam pelukannya. Ia mengecup kening Rae In sebentar dan kembali membenamkan wajah Rae In dalam pelukannya.

“ Saranghae… Rae In-ah” Ucap Kyuhyun dalam hati dan tersenyum.

Dari jarak yang cukup jauh, dua orang sedang mengamati Kyuhyun dan Rae In dari tadi. Mereka terlihat bahagia walaupun salah satu dari mereka masih merasakan sakit di hatinya.

“ Aku masih tidak menyangka evil dan angel bisa bersatu, ternyata itu bukan hanya ada di dunia fiksi. Dan aku lebih tidak percaya lagi, magnae setan itu mendahului kita semua pacaran” Gerutu Eunhyuk. Donghae hanya terdiam melihat Kyuhyun dan Rae In. walaupun saat ini hatinya sakit, tapi ia senang bisa membuat orang yang berarti dalam hidupnya bahagia.

“ Sabar ya, Donghae hyung. Aku yakin hyung pasti bisa dapat yang lebih baik” Ucap Eunhyuk sambil menepuk pundak Donghae. Donghae hanya tersenyum singkat.

“ Nah… kalo begitu ayo sekarang kita cari” Sahut Eunhyuk bersemangat

“ Cari apa?”

“ Ya… cari yeojalah hyung masa cari namja untuk dijadiin pacar”

“ Terus Sunny bagaimana?”

“ Jangan ungkit dia lagi, hyung. Hatiku sangat hancur jika mengingatnya”

“ Bukannya tiga hari yang lalu kau bilang akan menembaknya, memangnya hari itu kau tidak melakukan yang kusuruh”

“ Aku sudah melakukan semuanya, semuanya hyung…membuking sebuah meja di restorant mahal dan membuat meja itu tampak romantic. Dan aku bahkan sudah menyiapkan kejutan bunga dan pemusik terkenal untuknya seperti yang engkau katakan tapi ternyata ia yang malah membuatku terkejut. Hari itu hyung sebelum aku mengatakannya, Sunny malah dengan semangat mengatakan kalo ia baru saja jadian sama seniornya yang selama ini ia idolakan” Kata Eunhyuk dengan wajah cemberut.

Mendengar cerita Eunhyuk, Donghae langsung tertawa. hal itu membuat Eunhyuk tambah manyun.

“ Yaak!!! Hyung berhenti tertawa. Aku kan sedang patah hati dan lagi aku juga kehilangan banyak uang… BANYAK UANG” Teriak Eunhyuk frustasi.

“ Baiklah… kali ini aku akan mentraktirmu karena kau sudah membuatku tertawa” Ucap Donghae yang masih merasa geli dengan cerita Eunhyuk.

Donghae tahu betul bagaimana susahnya seorang Eunhyuk mengeluarkan uangnya, sebenarnya mendengar cerita Eunhyuk, Donghae juga merasa kasihan.

“ Jinja??? Baiklah… kalo begitu ayo kita pergi” Sahut Eunhyuk penuh semangat lalu masuk ke dalam mobil

“ Cih!!! Kalo gratisan, langsung semangat” Cibir Donghae dan ikutan masuk ke dalam mobil.

@@@

“ Minhyo noona ada-ada saja. Kenapa dia tidak menyebutkan nama artisnya? Sekarang bagaimana caraku cari artis itu? Masa aku harus nanya orang seperti ini… apa kalian lihat artis yang kucari… tapi aku tidak tahu namanya apalagi ciri-cirinya? Orang-orang pasti akan mengira aku ini gila” Gerutu Yoona kesal sambil duduk di salah satu kursi.

Yoona sekarang tengah berada di sebuah studio pemotretan. Dari tadi ia celingak-celinguk mencari seseorang yang sama sekali tak ia tahu. Ia hanya di beritahu untuk datang ke tempat itu dan ia pikir orang tersebut akan menghampirinya tapi dari tadi tak ada seorang pun yang mendatanginya.

“ Apa noona bernama Kim Yoona?” Tanya seorang cleaning service.

“ Ne, benar. Ada apa ya?” Tanya Yoona dengan wajah kebingungan.

“ Artis yang anda cari ada di dalam ruangan tersebut” Kata orang tersebut lalu pergi begitu saja sebelum Yoona membuka mulut.

Yoona melihat orang tersebut pergi dan ruangan yang ditunjuk orang tersebut secara bergantian. Ia bingung harus melakukan apa. Hingga akhirnya, ia memilih mengikuti kata-kata orang tersebut.

“ Yang jelas kalo terjadi apa-apa padaku Minhyo noona harus bertanggung jawab”

Kemudian Yoona melangkah menuju ruangan tersebut dengan ragu. Ia berdiam sebentar di depan pintu, setelah menarik nafas ia mengetuk pintu tersebut.

“ Masuk” Kata seseorang dalam ruangan tersebut.

Lagi-lagi Yoona menarik nafas sebelum akhirnya membuka pintu tersebut. Saat pintu terbuka ia melihat seseorang sedang duduk di depan kaca yang besar. Dari samping, Yoona dapat mengenali orang tersebut dan hal itu membuat tubuh Yoona langsung menegang.

“ Apa sekarang kau berubah jadi siput? Lama sekali baru sampai di sini. Kau tahu? Aku dari tadi menunggumu” Kata orang tersebut sambil memutar kursinya yang kini sekarang langsung menghadap ke Yoona dan memperlihatkan wajah tampan sekaligus cantiknya.

“ Apa aku setampan itu sampai-sampai kau terpesona begitu, Yoona noona?” Kata Heechul sambil menarik salah satu sudut bibirnya.

“ Ter…terpesona padamu? Yang benar saja?!! Aku bukan yeoja bodoh yang bisa terpesona padamu” Kata Yoona yang kini telah sadar dari lamunannya.

“ Oh ya? Tapi sepertinya tadi matamu tak berkedip melihatku” Kata Heechul membuat Yoona langsung salah tingkah.

“ Kenapa hanya berdiri di dekat pintu? Memangnya kau mau mewancaraiku dari jarak sejauh itu?”

Dengan memasang wajah cemberut Yoona melangkah mendekati Heechul, ia bahkan terang-terangan menghentakkan kakinya dengan keras. Heechul hanya menahan tawa melihat tingkah Yoona yang kekanak-kanakan.

“ Jadi… bagaimana kabarmu selama ini?” Tanya Heechul saat Yoona duduk di depannya.

“ Seperti yang kau liat… aku baik-baik saja… SANGAT BAIK” Jawab Yoona sok cuek.

“ Benarkah? Tapi sepertinya kau terlihat tambah kurus” Kata Heechul dengan nada serius.

“ Itu hanya perasaanmu saja. lagipula, sebenarnya siapa yang mau mewancara siapa yang mau diwawancara. Kenapa dari tadi kau terus yang bertanya?”

“ Sudah punya pacar?” Tanya Heechul tak menggubris Yoona yang terlihat kesal.

“ Itu bukan urusanmu!!”

“ Jadi tidak punya?”

“ Kenapa aku harus memberitahumu soal itu?”

“ Itu artinya kau tidak punya. Baiklah kalo begitu” Kata Heechul. Tidak terdengar sedikit pun nada kesal dari ucapannya itu dan hal itu sukses membuat Yoona melongo heran.

“ Menikahlah denganku” Kata Heechul santai sambil menatap Yoona lurus.

“ MWO????”

“ Tenang saja aku sudah membawa cincin” Kata Heechul sambil membuka kotak kecil yang berisi cincin emas putih yang sangat indah.

“ YAAAK!!! Kau sudah gila, ah?” Kata Yoona frustasi.

“ Seminggu setelah konser tunggal Mr.Simple, kita akan menikah. Aku, orang tuaku dan orang tuamu sudah menyiapkan semuanya. Kau hanya tinggal mengurus gaunmu saja. sebenarnya gaunmu sudah selesai tapi melihat badanmu yang tambah kurus sepertinya gaunmu harus di perbaiki lagi dan kurasa kau juga bisa mengubahnya seperti yang kau inginkan”

“ Yaak…yak… sepertinya kau benar-benar sudah gila” Yoona tampak frustasi dan bingung, ia bahkan tak sadar saat Heechul menarik tangannya dan memasangkan sebuah cincin di jari manisnya.

“ Baiklah… kurasa sudah selesai. Aku harus pergi dulu ya, chagi” Kata Heechul sambil mengecup pipi Yoona membuat semburat merah di wajah Yoona.

Yoona hanya terdiam di tempatnya saat Heechul melangkah pergi. Perlahan tangannya menyentuh pipinya yang dicium oleh Heechul. Sampai kemudian…

“ YAAAK!!! KIM HEECHUL… Kau bahkan tidak menanyaiku apa aku setuju atau tidak dengan pernikahan babo itu?” Teriak Yoona berbalik menatap tajam Heechul.

“ Sayang sekali, chagi. Apa pun jawabanmu tidak akan berpengaruh, karena mau atau tidak… pernikahan kita akan tetap berlangsung… ya … walaupun aku yakin kau juga sangat menginginkan pernikahan kita”

“ Oh iya… biasakanlah memanggilku chagi tapi kalo kau mau kau bisa memanggilku yeobo” Ucap Heechul sambil memasang wajah polosnya dan berbalik meninggalkan Yoona.

“ Yaak!!! Jangan harap aku akan…”

“ Oh iya aku lupa mengatakannya padamu” Kata Heechul yang kembali berbalik dan kali ini menatap Yoona dengan intens membuat Yoona tak bisa berkutik.

“ Aku sangat senang bisa mendengar suaramu dan melihat wajah manismu yang selalu kurindukan… noona” Kata Heechul sambil memperlihatkan senyuman manisnya.

Perkataan Heechul yang terakhir sukses membuat seorang Yoona melongo bahkan tak bisa berkutik. Ia bahkan tak sadar, Heechul telah menghilang dari pandangannya. Perkataan Heechul terlebih senyum manisnya membuat jantungnya berdetak sangat cepat tak seperti biasanya.

“ Kurasa… aku harus memeriksakan jantungku ini… juga hatiku… kepalaku juga… ani… yang seharusnya ke rumah sakit itu adalah Kim Heechul. Dia seharusnya memeriksa otaknya yang mulai tak waras itu. Aits… kenapa aku harus berhadapan dengan orang aneh seperti dia”  Gerutu Yoona sambil mengacak rambutnya sendiri.

@@@

Seminggu kemudian…

Mr.Simple kini tengah berdiri di belakang panggung konser tunggal perdana mereka yang sedang berlangsung. Saat ini Super Junior sedang menyanyikan lagu mereka berjudul Sorry Sorry. Studio yang penuh karena banyak orang membuat member Mr.Simple dan yang lainnya tampak sangat senang.

“ Wah… aku tidak menyangka penontonnya sebanyak itu” Kata Donghae sambil mengintip di belakang panggung.

“ Benar hyung. Kurasa konser kita adalah konser terdahsyat di Korea” Celetuk Eunhyuk penuh semangat dibelakang Donghae.

“ Cih… jangan terlalu mengkhayal Eunhyuk. Kau seperti tidak pernah saja liat konser SUJU” Kata Kyuhyun yang berdiri di samping Rae In

“ Biar bagaimana pun kita juga harus bersyukur karena konser tunggal perdana kita banyak yang menonton” Ucap Heechul bijak membuat Yoona yang di dekatnya tersenyum senang dengan kedewasaan Heechul.

“ Itu… dengar kata-kata leader kita Kyuhyun. Kita harus bersyukur. BER..SYU…KUR” Kata Eunhyuk yang merasa menang.

“ Ne, Aku bersyukur. Sangat bersyukur” Kata Kyuhyun kesal.

“ Kalian harus siap-siap sebentar lagi giliran kalian” Kata salah satu staf.

“ Neeee” Ucap member Mr.Simple semangat.

“ Baiklah… kalian harus tenang… anggap saja ini seperti konser biasanya. Jangan pikirkan yang lain, yang penting… kalian…” Ucap Leeteuk yang terlihat panic.

“ Hyung… sepertinya yang tidak tenang itu adalah hyung sendiri” Kata Heechul menahan tawa dan member yang lain mengangguk sambil tersenyum geli.

“ Oh… baiklah. Kurasa aku harus minum sekarang” Ucap Leeteuk sambil memasukkan air dari botol minuman ke dalam mulutnya.

Para member mr.simple tertawa melihatnya begitu pun dengan Rae In, Yoona, dan Hwa mi.

Melihat member mr.simple yang terlihat tenang, Leeteuk merasa sangat senang. Sampai kemudian ia melihat Kyuhyun tampak gelisah.

“ Kyuhyun-ah… kau kenapa?” Tanya Leeteuk yang kembali panic.

“ Ne… dari tadi kau terlihat tenang. Apa kau gugup, Kyuhyun?” Goda Eunhyuk.

“ Cih!!! Aku tidak seperti Leeteuk hyung. Hanya saja…” Kata-kata Kyuhyun yang ia buat mengambang.

“ Hanya saja???” Tanya member mr.simple dan Leeteuk penasaran.

“ Bibirku kering. Apa kalian punya lipgloss?” Tanya Kyuhyun pelan dengan wajah polosnya membuat orang yang mendengarnya melongo. Di detik berikutnya, Rae In, Hwa mi dan Yoona tertawa.

“ Yaaak!!! Kau membuatku khawatir saja. kupikir ada apa” Teriak Heechul kesal.

“ Ini memang ada apa-apa hyung. Bibirku kering. Apa kalian punya lipgloss?” Kata Kyuhyun yang sama kesalnya.

“ Ada di ruang make up” Jawab Heechul masih dengan wajah kesal.

“ Itu terlalu jauh. Aku bertanya apa ada yang bawa sekarang?” Tanya Kyuhyun sambil melihat ke yang lainnya.

Para member mr.simple yang lain menggeleng begitu pun Leeteuk, Rae In dan yang lainnya. Kyuhyun pun menggurutu kesal. Sampai kemudian tatapannya tertuju pada Rae In. Rae In yang di tatap seperti itu terlihat heran.

“ Kenapa oppa melihatku seperti itu?” Tanya Rae In dengan wajah heran.

“ Rae In… sebenarnya aku tidak ingin melakukannya sekarang… ya walaupun sebenarnya dari dulu aku menginginkannya. Tapi… aku tahu ini bukan waktunya… hanya saja kau mengerti kan, sekarang keadaannya darurat” Kata Kyuhyun sambil menatap Rae In intens bahkan sekarang ia memegang pundak Rae In.

“ Apa maksud oppa?”

“ Mianhe… karena tempatnya tidak bagus” Kata Kyuhyun sambil memasang wajah bersalah.

Belum sempat Rae In mengeluarkan kata-katanya, Kyuhyun langsung membungkam Rae In dengan ciumannya. Perbuatan Kyuhyun refleks membuat orang yang melihatnya terkejut. Heechul dengan sigap menutup mata Hwa mi yang berdiri di dekatnya. Eunhyuk dan Donghae membuka mulut mereka lebar-lebar berbentuk O. Yoona, Leeteuk, dan para staf yang melihatnya membulatkan mata melihat tingkah maknae mr. simple.

Rae In masih membelalakan matanya tak percaya saat bibir Kyuhyun bergerak lembut di bibirnya. Ia masih terlihat terkejut setelah Kyuhyun menarik wajahnya sehingga memberi jarak pada mereka. Sedangkan Kyuhyun mengerjapkan (?) bibirnya yang kini tidak kering lagi karena lipgloss yang dipakai Rae In juga menempel di bibirnya.

“ YAAAAK!!! KYUHYUN APA YANG KAU LAKUKAN, AH????” Teriak Heechul geram setelah melepas tangannya dari mata Hwa mi.

“ Kyuhyun… aku tidak menyangka kau seberani itu” Celetuk Eunhyuk takjub.

“ Kyuhyun… apa yang kau lakukan? Kau tahu? Perbuatanmu ini akan menimbulkan masalah” Kata Leeteuk dengan wajah dinginnya.

“ Mianhe… hyung. Tapi aku melakukan ini demi kita semua juga. Aku tidak ingin membuat penampilanku dan mr.simple hancur karena bibir keringku ini. lagipula, hyung tenang saja dengan kecerdikan dan aura hitam yang dimiliki Yoona noona, semuanya pasti beres” Kata Kyuhyun sambil memasang baby facenya.

“ Yaak… apa maksudmu dengan aura hitam???” Teriak Yoona dengan geram.

“ Sudah saatnya kalian naik ke panggung” Kata salah satu staf yang akhirnya membuat Kyuhyun lolos dari semua orang yang sepertinya ingin menelannya bulat-bulat terutama Yoona.

@@@

Rae In POV

Aku berdiri di samping panggung dengan appa, Hwa mi, dan Yoona noona melihat pertunjukkan Heechul oppa dan yang lainnya bernyanyi di atas panggung.

Dari sini aku bisa melihat dengan jelas bagaimana semangatnya dan senangnya mereka bernyanyi di atas panggung dengan jutaan penonton yang melihat mereka. Melihat kebahagian mereka seperti itu membuatku sangat terharu mengingat bagaimana perjuangan mereka selama ini untuk berdiri di atas panggung tersebut. Aku masih dapat mengingat dengan jelas saat susahnya appa, Heechul oppa, Donghae oppa, Eunhyuk oppa, dan Kyuhyun  oppa memasuki dunia entertainment yang persaingannya cukup ketat hingga membuat mereka hampir berhenti. Air mata kesedihan dulu kini menjadi air mata kebahagian. Kurasakan tetesan air jatuh dari mataku melihat apa yang mereka capai saat ini setelah perjuangan keras mereka dulu.

Aku tersenyum saat melihat Kyuhyun oppa bernyanyi sambil menatapku saat mengatakan “bogohsippo… my love”. Kyuhyun oppa dan yang lainnya sedang menyanyikan lagu terbaru mereka yang berjudul “My Love”. Lagu yang ditulis oleh Kyuhyun oppa saat berada di London. Lagu yang katanya ia tulis karena sangat merindukanku. Wajahku kembali memerah mengingat saat Kyuhyun oppa memberitahuku tentang lagu itu. Dan hal itu ternyata diketahui Kyuhyun oppa, karena sebelum ia maju ke depan bersama yang lainnya, Kyuhyun oppa sempat-sempatnya tersenyum menahan tawa mengejekku.

Kini mereka berempat berada di depan sambil berangkulan sama lain. Senyum lebar  menghiasi wajah mereka. Dibalik popularitas yang mereka dapat saat ini yang terpenting adalah mereka semua bisa bersatu tak kurang satu pun. Kuharap mereka akan selamanya bersama. Aku sudah cukup trauma dengan kecelakaan yang hampir menimpa Kyuhyun oppa.

“ Baiklah… sebagai penutup. Kami akan menyanyikan lagu yang membuat kami bisa dikenal oleh kalian semua. Lagu ini kami persembahkan untuk kalian semua yang telah membantu kami hingga bisa berada di tempat ini dan terutama untuk THE SIMPLE…” Kata Heechul oppa membuat keadaan studio ini jadi tambah ramai oleh teriakan penonton.

“ MR.SIMPLE UNTUK KALIAN SEMUAAAAAAAA” Teriak Heechul, Donghae, Eunhyuk, dan Kyuhyun oppa membuat semua orang teriak histeris.

“ Selamat Heechul oppa… Donghae oppa… Eunhyuk oppa… dan Kyuhyun oppa. kalian telah berhasil, kalian kini bisa menggapai mimpi kalian dengan sayap-sayap kalian yang tak terlihat itu. semoga sayap-sayap itu bisa membuat kalian terbang jauh ke atas seperti yang kalian inginkan dan tak melupakan tempat kalian berasal. Tetaplah menjadi malaikat tak bersayap untukku, Hwa mi, appa, dan semuanya”

THE END

 

KYAAAAAAAAAAA!!! AKHIRNYA FF PANJANG INI BERAKHIR JUGA*teriak pake mic KyuPa(?).  HAH… Ini adalah ffku yang benar-benar membuatku pusing tujuh keliling gara-gara partnya banyak amat. Padahal awalnya nargetin partnya kurang dari 10 part lho. Tapi, biar bagaimana pun aku sangat bersyukur bisa menyelesaikannya.

Gomawo untuk ALLAH SWT yg msh memberiku umur dan kesehatan, orang tuaku dan kedua kakakku yg paling kusayangi di dunia ini, anggota suju yang lucu dan keren, member mr.simple yg super kocak, KYUPA inspirasi terbesarku dalm dunia ff, admin2 di obizienka, dan yang terpenting untuk READERS yang pernah baca ffku ataupun Cuma baca judulnya terlebih yg setia ama ff mr.simple thanks very much…. Tanpa kalian… aku tidak akan bisa selesain nih ff. semoga part terakhir ini tdk mengecewakan.

Dan bukannya sok penting… tapi…hehehe… bagi yg mau baca ffku. Silahkan mampir di blog org lain  (lho?). krn sy g punya blog utk ffku. Sy author yg cuma numpang aja di blog-blog ff lain (g modal bgt). Baiklah, sekian. khamsamnida*nunduk ala Jepang

4 thoughts on “Mr.Simple (Part 13/13)”

  1. wohho..
    Happy end..
    Yak! Kyuuu.. Orang udah galau ampe berdarah2 eh k-evil-nya masih ga berkurang..
    E…eh.. Chingu.. Skrg aku penasaran ama heechul-yoona.. Kkk..

  2. hahahaha
    KYU SUPER DUPER EVIL N NARSIS ABISSS *keinjek capslock#😀

    akhrx sekian lama aQ bca juga endingx,
    sukaaaaaa bangeeettt

    aQ ikutan shock pas dnger Kyu kcelakaan, aQ pikir Kyu mati trus RaeIn jadian sama Donghae#reader ngayal

    chukkae udah ending…

  3. Nice ending… In ad after story ato sekuelkah? Pgn tw lanjutan cerita dr yoona n heechul soalny kekekeke pst konyol abis.. Aaah pgn tw jg ap yg bkal trjadi ps nikahanny..

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s