cute boy or bad boy?? {11.C part}

Title : cute boy or bad boy ??

author : suviLs

genre : family, friendship, romance, sad, angst

rating : PG 16 (maybe)

main cast pairing:

  • kim raemi_kim kibum/key
  • choi jewoo_lee taemin
  • park hyeshi_lee jinki
  • lee soori_kim jonghyun

other cast:

  • choi minho
  • raeyeon umma
  • kim minjung

backsound::  hana’s eyes by maksim, saranghajimayo by ft.island, tha name i love by onew, like a rose by a1, don’t cry my lover by TVXQ, i love you by taemin, this i promise you by N’SYNC

PART 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10A,10B,11A,11B

baca juga esA,esB

#####

“nunna, aku pernah berpikir mungkinkah kita ini saudara? Habis kau benar-benar mirip dengan umma”

aku tersentak kaget dengan ucapan key

“ehm… Aku juga berpikir seperti itu saat melihat foto ummamu”

“ada sebuah instrumen yg ingin ku perdegarkan untukmu nunna” ucap key tersenyum, aku hanya mengangguk mengiyakan, dan ia mulai memainkan pianonya

setiap dentingan yg mengalun ku dengarkan dengan seksama, tanpa melepas pandangan dari sosok key, kata-katanya tadi tergiang kembali dibenakku

“nunna, aku pernah berpikir mungkinkah kita ini saudara? Habis kau benar-benar mirip dengan umma”

pikiranku pun melayang pada foto lusuh itu, foto yeoja yg ternyata ummanya key… oh Tuhan ! bagaimana mungkin aku dan dia begitu mirip??? ini sulit di percaya!

sementara key masih terus memainkan pianonya dengan menghayati, tanpa ia sadari   lantunan musik itu malah mambuat hatiku tersayat! aku menangis dalam diam,,, masih tidak melepaskan pandanganku dari key

aku mengutuk diriku sendiri, kenapa aku begitu bodoh! jati diriku sendiri saja aku tidak tau…

aku?? siapa aku sebenarnya? adakah yang bisa manjawabnya untukku? sebenarnya aku ini apa?

######

>>>>>>>part 11C<<<<<<<

-RAEMI POV-
kutajamkan penglihatanku ke arah ruang pribadi key, apa aku salah lihat?? Kenapa soori eonni ada di dalam sana? Dan bersama key!?

Merasa tidak yakin dengan apa yg kulihat. Aku keluar dari kamarku, dan berjalan menuju taman untuk melihat lebih jelas

sesampainya di sana, ku dapati jonghyun oppa ada di sana, tatapannya terpaku melihat ke depan! Tempat di mana ruang pribadi key berada.

Aku berjalan mendekatinya dan mengambil posisi berdiri di sampingnya. Dan ku ikuti arah pandangnya. entah apa yg kurasakan saat ini,,, sesak!

Kupegang dadaku dan berusaha mengatur nafasku yg tertahan.

Perasaan sedih juga menyeruak di hatiku saat kulihat wajah damai key saat bersama soori eonni

sekelumit pertanyaan berkelebat dibenakku, kenapa key membawa soori eonni masuk ke sana? Bukankah itu ruang pribadinya?

Kutengokkan kepalaku ke arah jonghyun oppa, namja itu diam dalam posisinya, jelas terlihat pancaran kecewa di matanya, guratan wajahnya menggambarkan kesedihan

Aku tau jonghyun oppa juga pasti menanyakan hal yg sama di benaknya.

Kenapa?
Kenapa key membawa soori eonni masuk ke ruang pribadinya yg selama ini sangat ia jaga??

#####

-ONEW POV-
“Neo! Kenapa kau bisa ada disini!?”

hyeshi berteriak kaget ketika mendapatiku berdiri di depan pintu rumahnya

“ingin mengajakmu pergi, waktu itu kan aku sudah bilang ada yg mau ku bicarakan denganmu” jawabku enteng

“haish tapi kan kau bisa mengabariku dulu!”

aku menjawab ocehannya dengan senyumku

“hah~ baiklah tunggu di sini 5 menit” ujarnya lalu tiba-tiba menutup kembali pintu rumahnya

eh? Aku kan tamu? Dia tidak menyuruhku masuk, ckck

aku menggerutu kesal karena di acuhkan di teras rumahnya. Tapi benar saja, belum 5 menit hyeshi sudah keluar dari rumahnya

“kajja” ajaknya

aku mengamatinya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Fuh~ sungguh yeoja satu ini sangat cuek soal penampilan! Lihat, bahkan pakaiannya masih sama seperti tadi

Setauku jika ada namja yg mengajak pergi seorang yeoja, pasti sang yeoja akan berdandan agar terlihat cantik. Tapi yeoja di hadapanku sekarang ini sepertinya tidak menghiraukan masalah itu

“wae?” tanyanya bingung

“ani, kajja” ajakku sambil menyerahkan helm pada hyeshi yg langsung di pakainya

“kita mau ke mana?” tanya hyeshi saat ia sudah duduk di motorku

“kau akan tau nanti” jawabku dan langsung melajukan motorku

#####

-HYESHI POV-
“kau lelah?”

“ne”

“menyenangkan bukan?”

“ne sangat menyenangkan onew!”

saat ini aku dan onew sedang berada di salah satu cafe pinggiran di taman ria

yah, ternyata onew membawaku ke taman ria. Tadi kami baru saja mencoba semua wahana yg ada di sini. Sungguh menyenangkan!

“kau sudah tidak menghindariku lagi hyeshi?”

ukhh! Aku tersedak minumanku ketika mendengar pertanyaan onew

“apa maksudmu?”

“syukurlah kau sudah kembali menjadi hyeshi yg kukenal”

aku hanya tersenyum menanggapi. Setelah itu, entah kenapa suasana menjadi tegang

Tiba-tiba onew menyodorkan sebuah foto yeoja padaku

“menurutmu bagaimana yeoja yg ada di foto ini?”

aku sempat bingung dengan pertanyaan onew, namun aku menjawab

“hmm. . . Yeppeo, kurasa dia tipikal yeoja baik hati dan ceria”

onew terkekeh pelan

“dia adalah yeoja yg kucintai, cinta pertamaku”

DEG!

“oh. . .” aku hanya ber-oh ria dan mengalihkan pandangan ke arah lain

“namanya hwang jyeni, dia juga teman masa kecilku dan jewoo”

“dia itu sangat mirip denganmu hyeshi, senyum kalian, tawa kalian, tingkah kalian, semuanya sama. Hanya. . . Mungkin yg berbeda dia sedikit cengeng”

kulihat onew bercerita dengan antusias, sedangkan hatiku panas mendengar ceritanya itu

“benarkah? Hmm. . . Lalu di mana dia sekarang? Aku ingin melihat semirip apa dia denganku”

onew tersenyum getir

“kurasa kalian tidak akan pernah bertemu”

“wae, apa dia ada di luar negeri”

“ani, dia ada di tempat yg lebih jauh lagi”

“odi???”

“di surga”

DEG!!

Aku langsung menghentikan aktivitas mengaduk-mengaduk minumanku, dan memandang onew tak percaya

“ma…maksudmu?”

“ne, dia sudah meninggal, karena kecelakaan pesawat 2 tahun yg lalu saat ia hendak pulang ke korea untuk menghabiskan masa liburan sekolahnya”

wajah onew berubah menjadi suram dan ia menunduk

“mianhae. Aku tidak tau. .”

“gwenchana”

hening~
suasana canggung semakin terasa di antara kami. Entah apa yg onew pikirkan sekarang, ia hanya diam dan masih menundukkan wajahnya

“aku belum bisa melupakannya hyeshi… Mianhae~”

“mian? Untuk apa? kau ini sedang membicarakan apa onew?”

onew mendongak dan menatap lurus mataku

“berhentilah berpura-pura hyeshi, aku tau perasaanmu padaku, dan aku tau karena masalah perasaanmu itulah kau akhir-akhir ini menghindariku”

aku terdiam kaget, ingin memalingkan wajahku tapi tatapan onew membuatku tak berkutik

jadi selama ini dia tau perasaanku?

“bukan maksudku seakan-akan tidak tau perasaanmu hyeshi, aku hanya bingung… Kita ini sahabat, lagipula aku belum siap untuk memulai cinta baru”

“aku takut, takut jika aku menemukan cintaku, ia akan pergi seperti jyeni, dan aku tidak sanggup jika harus kehilangan untuk ke dua kalinya”

“jujur aku merasakan hal yg aneh jika berada di dekatmu, kau sangat mirip dengan jyeni, aku nyaman di dekatmu, tapi bayangan jyeni selalu ku lihat ada padamu, kau selalu mengingatkanku padanya, ingat akan rasa cintaku padanya. Yg entah apa karena perasaan itu atau bukan. Aku selalu merasa ingin melindungimu, tidak mau melihatmu menangis ataupun terluka”

“hah~ aku sendiri bingung dengan perasaanku hyeshi, naega. . .-” onew tidak menyelesaikan kalimatnya dan kembali menunduk sambil mengacak rambutnya

aku menghela nafas mendengar penjelasannya. Sebisa mungkin ku tahan air mata yg hendak turun membasahi pipiku ini

Jadi maksudnya selama ini dia melihatku hanya sebagai bayangan dari jyeni!
Hatiku sungguh sakit mendengarnya!

Sedari tadi hanya diam mendengarkan, aku mulai membuka mulutku

“seberapa miripnya aku dengan jyeni. Aku adalah aku onew… Aku bukan jyeni yg kau cintai. Jadi seharusnya kau tidak terbawa dengan rasa cintamu itu saat bersamaku. Aku PARK HYESHI, bukan HWANG JYENI”

onew kembali mendongak dan mentatapku

“mian hyeshi aku tidak bermaksud menggangapmu jyeni”

“ne arayo, aku mengerti keadaanmu onew”

“bisakah kau menungguku hyeshi?”

“mwo!?”

#####

-AUTHOR POV-
“bisakah kau menungguku hyeshi?”

“mwo!?”

“aku hanya butuh waktu untuk meyakinkan hatiku”

tawa hyeshi tiba-tiba meledak begitu mendengar ucapan onew. Onew memandang hyeshi heran

“jangan memaksakan hatimu onew, aku tidak mau perasaanku menjadi beban untukmu”

“bukan begitu, aku hanya…-”

“johahe”

belum sempat onew menyelesaikan kalimatnya, hyeshi mengatakan sesuatu yg sama sekali tidak onew duga

“aku sangat menyukaimu Lee Jinki”

onew terdiam kaget di tempatnya, tawa hyeshi kembali meledak begitu melihat ekspresi onew

“jangan memasang tampang seperti itu, tadi aku hanya bermaksud mengatakan perasaanku, anggap saja aku tidak pernah mengatakannya dan kau tidak pernah mendengarnya”

“hah tapi sungguh, aku merasa lega setelah mengatakan langsung pada orangnya, haha” hyeshi tersenyum bahagia dalam ucapannya

“bagaimana mungkin aku menggangap tidak pernah mendengarnya”

“eoh?”

“aku serius hyeshi, mau kah kau menungguku?”

hyeshi menghentikan tawanya

“apa perlu ku buktikan bahwa aku serius?”

onew tiba-tiba berdiri dan berjalan meninggalkan hyeshi

“hei kau mau ke mana?” hyeshi ikut berdiri dan mengejar onew

ternyata onew berjalan ke arah pertunjukan musik jalanan yg tidak jauh dari tempat mereka duduk tadi

ia terlihat berbisik pada para pemain musik itu, hyeshi melihat onew dengan bingung

Tidak lama setelah itu onew mengambil mike

“apa dia mau bernyanyi?” pikir hyeshi dalam hati

onew tersenyum ke arah hyeshi dan mulai berbicara

“aku akan menyanyikan sebuah lagu, lagu ini ku persembahkan untuk seorang yeoja yg mungkin sudah tersakiti olehku, ku harap setelah mendengar lagu ini, dia percaya padaku dan mau menungguku”
When the visions around you,
Bring tears to your eyes
And all that surround you,
Are secrets and lies

Onew mulai menyanyikan lagu this i promise you dari N’sync. Sambil terus menatap hyeshi, onew melantunkan lirik demi lirik dengan penuh penghayatan

I’ll be your strength,
I’ll give you hope,
Keeping your faith when it’s gone
The one you should call,
Was standing here all along..

And I will take
You in my arms
And hold you right where you belong
Till the day my life is through
This I promise you
This I promise you

Hyeshi balik memandang onew dari tempatnya berdiri, tak terasa air matanya jatuh karena terharu. Para pengunjung taman ria itu mulai berdatangan dan membentuk lingkaran, mereka semua berdecak kagum saat mendengar suara merdu milik onew

I’ve loved you forever,
In lifetimes before
And I promise you never…
Will you hurt anymore
I give you my word
I give you my heart (give you my heart)
This is a battle we’ve won
And with this vow,
Forever has now begun…

Just close your eyes (close your eyes)
Each loving day (each loving day)
I know this feeling won’t go away (no..)
Till the day my life is through
This I promise you..
This I promise you..

beberapa anak kecil yg ada di sana meniup gelembung sabun, gelembung sabun itu berterbangan, menghalangi pandangan onew dan hyeshi yg saling bertatapan… Namun justru hal itu membuat suasana tentram diantaranya

Over and over I fall (over and over I fall)
When I hear you call
Without you in my life baby
I just wouldn’t be living at all…

And I will take (I will take you in my arms)
You in my arms
And hold you right where you belong (right where you belong)
Till the day my life is through
This I promise you baby

Just close your eyes
Each loving day (each loving day)
I know this feeling won’t go away (no..)
Every word I say is true
This I promise you

Every word I say is true
This I promise you
Ooh, I promise you…

Riuh tepuk tangan membahana ketika onew telah menyelesaikan lirik terakhir dari lagu itu

hyeshi menyeka sisa air mata di pipinya. Dan ketika onew berjalan menghampirinya dan tepat berdiri di depannya, hyeshi menggembangkan senyumnya sembari berkata

“i believe in you”

#####

-STILL AUTHOR POV-
Raemi terbangun dari tidurnya, ia melihat ke arah jam… Pukul 11:32 malam!

Raemi menghela nafas kecil dan mengacak rambutnya. Memang akhir-akhir ini dia sudah tidak bermimpi buruk lagi, tapi entah kenapa dia selalu terbangun tengah malam. Dan saat terbangun, yg raemi rasakan adalah gelisah

raemi sendiri tidak bisa mengklarifikasikan apa yg sedang terjadi dengannya sekarang, namun yg pasti keadaannya ini membuatnya susah

raemi beranjak dari ranjangnya, berjalan ke arah dapur untuk membuat segelas susu yg mungkin dapat menenangkan hatinya

setelah susu hangatnya selesai di buat. Raemi berjalan kembali ke kamarnya sambil membawa susu itu

di tengah jalan, tak sengaja raemi berpapasan dengan key yg sedang berjalan ke kamarnya. Pakaian key masih lengkap, khas seperti pakaian orang yg habis bersenang-senang… Dan melihat itu raemi menyimpulkan key baru saja pulang dari night club

Mereka berdua menghentikan langkah, dan saling menatap

“baru pulang?” ujar raemi datar, namun key tidak menjawab

raemi melanjutkan langkahnya dan berjalan melewati key

GREPP~

langkah raemi kembali terhenti saat ia merasakan sesuatu menahannya, sebuah tangan melingkar di pinggangnya, KEY!

raemi tersentak kaget saat menyadari key memeluknya dari belakang, hampir saja susu yg ia bawa terjatuh jika ia tidak memegangnya erat

“k…key?” panggil raemi, key diam. . .

Key menempatkan kepalanya tepat di bahu kanan raemi. Raemi bergidik geli ketika merasakan hembusan nafas key di tengkuknya

aroma minuman keras tercium oleh raemi, ia menolehkan kepalanya dan melihat mata key terpejam

“dia mabuk?” pikir raemi dalam hati. Secara perlahan raemi melepaskan kedua tangan key yg memeluknya

“aku antar kau ke kamar” ujar raemi dan menuntun tubuh ling-lung key menuju kamarnya

#####

-RAEMI POV-
kubaringkan tubuh key ke ranjangnya. Sejenak ku amati wajahnya… Hah~ aku tidak habis pikir, sebenarnya untuk apa dia mabuk-mabukan seperti ini?

Aku bermaksud kembali ke kamarku, namun tanpa di duga key menahan tanganku

“jangan pergi, tetaplah di sini…” ujar key lirih dan menatapku penuh harap. Perasaan tidak tega mendadak muncul di hatiku ketika melihat sorot mata key

“tapi aku harus kembali ke kamar key” tolakku halus, namun key seperti tidak menghiraukannya dan malah menarik tanganku sehingga aku terjatuh di ranjangnya

“temani aku tidur, aku takut bermimpi buruk, jebal. . .” ucap key dengan nada memohon dan membuatku tak berkutik

“ne” entah kenapa kata itu meluncur begitu saja dari mulutku

dengan ragu aku mulai menyusup ke balik selimut key

“mendekatlah” ujar key ketika melihatku menjaga jarak dengannya

belum sempat aku menjawab, tangan key terlebih dahulu meraih pinggangku dan menarik tubuhku mendekatinya

dan oh my God!! sekarang jarak tubuh kami sangat dekat!!!!
#####

TO BE CONTINUE

One thought on “cute boy or bad boy?? {11.C part}”

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s