Can I Love You?? ~ 2

Title : Can I Love You??  ~ 2

 

Author :  Monfish86

 

Main cast : Kim Chaeryl (OC), Lee Hyuk Jae, Lee Donghae, Jang Yunhi (OC)

 

Support cast : Kim Heechul, Lee Sungmin, Kim Minjie (OC), Shin Hyorin (OC)

 

Genre : Marriage life

 

Length : On writing

 

Rating : PG-15

Author POV

Chaeryl melangkahkan kakinya memasukki gedung yang akan menjadi saksi pernikahannya, dengan langkah berat chaeryl digiring ahjummanya menuju ruang rias pengantin yang berada tak jauh dari ballroom utama tempatnya menikah.

Entah sudah berapa lama dia duduk diruangan ini seakan-akan dia tak memperdulikan waktu yang terus berjalan.

“Agassi lihatlah dirimu dicermin” kata seorang wanita yang sedari tadi mendandaninya dengan telaten dan penuh kesabaran. Wanita itu membantunya berdiri untuk menghadap kecermin besar yang ada disudut ruangan ini.

“Ne??” Chaeryl bingung saat wanita itu membantunya berdiri,karena sedari tadi dia hanya diam dan melamun

“Aigo neomu yeoppo kau sangat anggun Agassi, beruntung sekali keluarga Lee memiliki menantu secantik dirimu” Pujinya sambil berdecak kagum melihat Chaeryl yang kini tengah berdiri dihadapan cerimin sambil sesekali merapikan gaun Chaeryl dengan sangat hati-hati.

Chaeryl hanya diam tak percaya bahwa wanita cantik yang ada dipantulan cermin adalah dirinya, wanita yang sangat anggun berbalutkan gaun straplees pengantin berwarna putih tulang, dengan gaun I line yang menampakkan jelas lekuk tubuhnya dipadu ornament bunga mawar putih dibeberapa bagian gaunnya yang menambah kesan manis dan memancarkan kulitnya yang putih pucat. Rambutnya ditata rapi membentuk sebuah sanggul minimalis dan dibelakangnya disisipkan sebuah mahkota kecil yang sederhana dan bertahtakan berlian. Wanita dalam cermin itulah nantinya yang akan mengucapkan janji suci pernikahan dengan seorang namja dihadapan pendeta.

Meskipun berbalutkan keindahan diseluruh tubuhnya, namun bagi Chaeryl itu adalah sebuah topeng, lagipula dia menjalani ini semua karena sebuah ‘kecelakaan’ tak ada rasa bahagia dalam dirinya yang dirasakan layaknya pengantin pada umumnya.

Chaeryl POV

“Agassi, tugas saya sudah selesai,saya pamit keluar dulu” kata perias wanita itu yang membuyarkan lamunanku yang sedari tadi hanya diam menatap bayangan diriku dicermin

“Ne ghamsahamnida” Jawabku sambil tersenyum dan wanita itu berjalan keluar, kini hanya ada aku di dalam ruangan ini.

Aku terus menatap diriku didalam cermin,benarkah itu aku? Tidak pernah aku melihat diriku yang seperti ini, dan tiba-tiba ada sekelebat ingatan tentang eomma dan appaku yang sudah tiada. Aku sangat merindukan mereka aku sedikit mengingat bagaimana dulu eomaku mendandaniku menjadi seorang putri kecil yang cantik, caranya menyisir rambutku semuanya aku sangat merindukan perlakuannya padaku meskipun itu mungkin sudah bertahun-tahun lamanya, mungkin saat itu usiaku masih 5 atau 6 tahun, dan setelah eomaku mendandaniku appa akan selalu berkata

“Aigoo pengantin kecil appa cantik sekali, tapi siapa yang menjadi pangerannya??yang pasti pangerannya akan sangat beruntung” kemudian appa akan menggendongku dan mengajakku berputar-putar dalam gendongannya dan aku akan tertawa jika appa melakuka itu.

“Yaa yeobo nanti kau bisa merusak hasil karyaku” eomma pasti akan marah kalau appa mengajakku berputar-putar dalam gendonganya, karena takut appa akan merusak dandananku.

“Tidak akan yeobo,meskipun dandannya rusak,, boneka kecil appa ini akan tetap terlihat cantik” kata apa sambil menjawil hidungku.

Aku memejamkan mata dengan mengingat kembali kenangan-kenanganku dulu bersama orang tuaku meskipun tidak semuanya aku ingat, hingga kecelakaan maut itu merebut segalanya dari hidupku, merebut eomma dan appaku

“Chaeryl~ah kau baik baik saja?” Tiba-tiba aku mendengar suara ahjummaku dan kulihat kini ia telah berdiri dibelakangku dengan memakai gaun panjang hingga mata kaki berwarna pastel yang serasi dengan warna kulitnya yang putih bersih. Rambutnya ditata rapi keatas membentuk seperti sanggul, cantik sekali.

“Ne gwaenchana” Jawabku dengan berusaha tersenyum, memang keadaanya saat ini aku sedang tidak baik-baik saja, karena kebodohanku aku harus mengalami hal ini, menikah dengan namja yang baru kukenal 2 minggu lalu

“Chaeryl~ah, ahjumma tau bagaimana perasaanmu, menikah di usia muda memang tidak mudah bagimu, tapi bagi kekasihmu Hyukjae di usianya saat ini mungkin sudah matang untuk menikah,  dan pernikahan ini sudah menjadi keputusan keluarga, demi kebaikanmu, nama baikmu dan nama baik keluarga kita, pernikahan ini terjadi bukan tanpa alasan, perbuatanmu dengan Hyukjae waktu itu harus dipertanggung jawabkan, kalian sudah dewasa sayang, kalian harus berani bertanggung jawab atas perbuatan itu, bukankah kalian berdua saling mencintai..hmm?”.

Entah sudah berapa kali ahjumma mengatakan hal itu, aku hanya tersenyum tipis menanggapinya, ‘saling mencintai’? bahkan membayangkannya pun tidak, lalu ahjumma membalikkan badanku untuk menghadapnya lalu memegang bahuku

“Dengar, jangan pernah beranggapan bahwa ahjumma ini tega atau jahat denganmu,kau sudah  kuanggap seperti anak ahjumma sendiri,ahjumma sangat menyayangimu, dari kecil ahjumma yang merawatmu, sesungguhnya ahjumma berat akan melepasmu untuk menikah tapi pada saatnya ahjumma juga akan melepasmu,dan ahjumma ingin melepasmu dengan senyuman yang paling indah dari bibirmu, dengan begitu ahjumma akan tenang”

Lanjutnya sambil membelai kedua pipiku akupun memeluknya, dia sudah aku anggap seperti eommaku sendiri, dia yang merawat dan menjagaku saat aku kehilangan semuanya, saat aku takut menghadapi diriku sendiri waktu kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tuaku, aku sangat menyayanginya walaupun terkadang dia sedikit tegas dalam mendidikku,tapi aku tahu itu semua untuk kebaikanku.

“Ne ahjumma, aku juga sangat sayang padamu, ahjumma sudah seperti eommaku sendiri, aku berjanji, aku akan tersenyum untuk ahjumma” Balasku pelan, mungkin aku harus berpura-pura bahagia hari ini dan aku merasakan sesuatu yang hangat mengalir dipipiku. Ahjumma juga membalas pelukanku, pelukan yang sangat hangat dan akupun mulai terisak.

“Sssstt…uljima sayang..uljima” Katanya sambil mengelus pelan punggungku dan akupun melepas pelukanku, aku menatap wajahnya juga sudah hampir mengeluarkan air mata

“Kau akan merusak wajah cantikmu ini,lihat riasanmu akan luntur” Sambil menyeka airmataku, akupun ikut menyeka airmatanya yang hampir jatuh itu.

“Chaeryl~ah tersenyumlah, ini adalah hari bahagiamu kau lupa barusan kau berjanji akan tersenyum untuk ahjumma hmm.?” Kata ahjumma sambil mengelus pelan pipiku, akupun hanya mengangguk pelan dan tersenyum.

“Kau tahu,kau sangat cantik hari ini, pantas saja Hyukjae mencuri start terlebih dahulu” Aku sedikit tercengang mendengar ucapan ahjuma barusan, hhhh kenapa ahjumma harus membahas kejadian itu, aku sedikit risih jika teringat kejadian bodoh waktu itu, jika saja ahjumma tahu bagaimana hubunganku yang sebenarnya dengan namja idiot itu.

“Ahjumma tidak menyangka, kalau selama ini kau sudah memiliki kekasih, ahjumma kira kau tidak akan pernah jatuh cinta, tapi ahjumma salah saat tiba-tiba kelurga Lee datang untuk memintamu menjadi menantunya” Lanjutnya lagi, ahjumma jika saja kau tahu namja yang akan menikah denganku adalah namja yang baru kukenal minggu lalu, hingga secara tidak sengaja kecelakaan itu terjadi, Soora eonni benar-benar bisa meyakinkan ahjumma bahwa aku dan namja idiot itu sudah menjalin hubungan sejak lama, kalau ahjumma tahu tentang hal yang sebenarnya, mungkin dia akan memutilasiku.

“Chaeryl, mengenai foto-foto itu kau tidak perlu kihawatir lagi, Ny Lee bilang kalau foto kalian berdua saat..saat kejadian kau dan Hyukjae itu tidak akan menyebar luas dan mereka bilang pelakunya hanyalah seseorang yang ingin menjatuhkan Hyukjae dan dia sudah diamankan” Aku sedikit bisa bernafas lega saat mendengar ini, aku membayangkan bagaimana jika nantinya foto-foto menjijikkan itu sampai menjadi konsumsi publik.

“Lagipula kalian ini ceroboh sekali, sampai-sampai ada orang yang bisa merekam kejadian saat…”

“Ahjumma..a…a..aku..aku haus…ohhh kenapa panas sekali disini” Aku mengibaskan kedua tanganku disekitar wajahku, sial kenapa tiba-tiba ahjumma membahas lagi kejadian waktu itu, apa dia tidak tahu aku malu sekaligus benci sekali jika teringat  hari itu

“Aigoo, kenapa wajahmu memerah hmmm? Arraseo, ahjumma tidak akan membahas lagi tentang hal itu, asal kau tahu ahjumma hampir kena serangan jantung saat melihat foto kalian yang seperti itu, jangan diulangi lagi, ahhh… kalau kalian sudah resmi menikah itu terserah kalian” Lanjutnya lagi, kini aku merasa wajahku benar-benar sudah semerah tomat.

“Ahjummaaaa..jangan diteruskan”

Namun dia hanya tersenyum melihat reaksiku

” Eommamu pasti akan sangat bahagia melihat putrinya akan menikah.” Lanjut ahjumma, akupun tersenyum mendengarnya, eomma benarkah kau akan bahagia jika putrimu ini menikah dengan namja yang sama sekali tidak aku cintai?

“Omo..Chaeryl, ini benar-benar kau?? Neomu yeoppo” Suara cempreng seorang gadis membuatku dan ahjumma kaget, entah sejak kapan si biang satu itu nyelonong masuk. Tapi dibalik itu semua aku sangat rindu padanya,hanya dia satu-satunya orang yang mengerti perasaanku saat ini, dia sahabatku Shin Hyorin.

“Yaak..kau tidak tahu apa gunanya pintu di depan..huh???suaramu itu membuatku hampir terkena serangan jantung” Cerocosku padanya dan dia hanya cengar cengir

“Mianhe, tapi apa kau lupa aku disini diundang sebagai tamu VIP dari mempelai perempuan, jadi aku bisa bebas masuk diruang rias pengantin ini” Balasnya sambil menjawil hidungku.

“Ohh ahjumma, annyeonghasseyo” Tambahnya sambil membungkukkan badan saat melihat  ahjummaku.

“Ne Hyorin, kau cantik sekali hari ini dan gaun itu cocok untukmu” Kata ahjumma memuji Hyorin

“Ah..ghamsahamnida ahjumma, gaun inikan yang memilihkan juga ahjumma dan ahjumma juga tidak kalah cantik” Puji hyorin balik pada ahjumma, aku melihat gaun yang Hyorin pakai, gaun itu dibeli seminggu yang lalu untuk acara pernikahan ini.

“Ya sudah ahjumma keluar dulu, Chaeryl ahjumma tunggu diluar ya, sebentar lagi acaranya akan dimulai” Sambil memelukku sekilas ahjumma keluar menuju pintu.

“Ne ahjumma” jawabku pelan

“Aigoo..aigoo…sepertinya habis turun hujan ya diruangan ini, apa hujan itu berasal dari matamu huh?” Kata hyorin sambil memegang daguku,aku menepis tangannya dan memeluknya

“Hyorin~ ah, katakan padaku ini hanya mimpi” Aku benar-benar berharap ini adalah sebuah mimpi, pernikahan ini hanyalah sebuah mimpi dan aku berharap Hyorin akan mengatakan ‘tentu saja ini sebuah mimpi dan bukalah matamu’.

Hyorin balas memelukku dan mengusap punggungku pelan

“Kim chaeryl ini bukan mimpi sayang,ini kenyataan, kau berada disini dan kau nyata semua yang ada pada dirimu saat ini nyata”  Sambil melepas pelukanku, dia memandang mataku dan memegang wajahku dengan kedua tangannya, benarkah ini nyata?

“Aku tahu ini semua berat bagimu, tapi kau tahu kau tak bisa menghindari ini semua dan sebagai sahabatmu aku benar-benar minta maaf aku tidak bisa melakukan banyak hal dalam masalah ini, yang bisa aku lakukan hanya berada disampingmu dan selalu mendukungmu” Lanjutnya lagi sambil memegang kedua pipiku, menyeka air mataku yang kembali lagi jatuh. Dan aku hanya tersenyum mendengar jawabannya, Hyorin benar ini memang berat, tapi aku juga tidak bisa menghindar, ini semua gara-gara namja idiot itu, dia mengambil milikku yang paling berharga, sebagai seorang wanita aku benar-benar bodoh, sangat bodoh.

“Hyorin~ ah, gomawo sudah mau menjadi sahabatku, hanya kau yang tahu bagaimana aku,kau yang selalu ada disampingku selama ini, menjadi orang yang mau mendengar semua keluh kesalku ”

‘Pletak’  tiba-tiba dia menyentil jidatku “Yaa memangnya sudah berapa lama kita bersahabat Kim Chaery? aku sudah menjadi sahabatmu selama 10 tahun lebih, menjadi sahabat seorang Kim Chaeryl yang pabo, ceroboh, tidak peka, dan satu lagi lemot”  Cerocosnya panjang lebar, aku hanya tersenyum mendengarnya

“Hyorin~ah berarti kau juga pabo, karena mau berteman dengan yeoja pabo sepertiku”

“Kau ini, kalau bukan karena kau sudah berdandan cantik seperti ini aku akan menyeretmu kelapangan” decaknya kesal

“Chakamman” Tiba-tiba dia berjalan ke arah meja rias dan mengambil benda bulat putih dan mulai megoleskannya di sekitar pipiku dan lingkaran mataku

“Yaa..yaa pa yang kau lakukan?” Aku berusaha menghindar namun dia malah melototikku dan membentakku

“Yaa kim chaeryl aku hanya mau merapikan make up mu, kau tidak lihat apa ada bekas aliran sungai Han dipipimu, diam dan jangan  bergerak !!!” Perintahnya padaku, akupun hanya menurut.

“Taraaaaa….perfect” Girang sekali dia seolah-olah dia yang telah meriasku dari awal tadi .

“Neomu yeppuda, apakah ini benar-benar dongsaeng babiku huh??” Suara seorang namja yang berdiri di depan pintu  membuatku menoleh kearahnya, siapa lagi kalau bukan Kim Hechuul dia terlihat tampan dengan setelan tuxedo jas berwarna hitam dengan rambut yang tertata rapi kebelakang.

“Yaa oppa ,berhenti memanggilku babi !!!mana ada babi yang secantik diriku hhuh??” Dia selalu memanggilku seperti itu, jarang sekali dia memanggil namaku, dasar menyebalkan

“Ada, kau buktinya hhahaha…” Balasnya dengan senyum setan khas darinya iissshh….

“Chaeryl~ah aku tunggu di luar ya..ingat jangan merusak make up lagi dengan aliran sungai yang lain” Bisiknya pelan padaku

“Ne ara”  Balasku

“Oppa aku tunggu diluar ya dan bawa ke luar adik babimu itu kedepan altar” Bisik hyorin pelan pada Heechul oppa sambil terkekeh, tapi telingaku masih berfungsi dengan baik untuk mendengarnya

“Yaaa Shin Hyorin kau memanggilku apa??” Teriakku padanya tapi dia malah terkekeh dan berlari keluar dan kulihat oppa ku hanya terkekeh mendengrnya

“Lihat, dia ikut-ikut memanggilku babi, ini semua gara-gara kau, menyebalkan”

“Omo, ternyata seperti ini ya jika babi sedang cemberut, jelek sekali” Aku hanya diam tidak menanggapi lelucon bodohnya itu.

Tapi kenapa suasananya jadi hening begini, dan kenapa Heechul oppa menatapku seperti itu, matanya menatapku teduh, dan aura setan yang melekat didirinya tiba-tiba menghilang jika dia seperti ini.

Dia melangkahkan kakinya mendekat kearahku dan tangannya terulur kebahuku lalu mendekapnya dalam sebuah pelukan, aku sedikit tersentak melihat perlakuannya ini, dia jarang sekali memperlakukanku seperti ini, dan jika sudah begini pasti dia akan serius

“ Chaeryl~ah, oppa pernah memikirkan bagaimana datangnya hari ini, hari dimana kau akan memakain gaun membawa sebuket bunga lalu berjalan di altar menghampiri seorang namja yang akan menjadi orang baru dikehidupanmu, dan setelah itu kalian mengucapkan sebuah janji dan pada saat itulah oppa akan merasa benar-benar kehilanganmu, kehilangan seorang yeodongsaeng yang selama ini selalu hidup disampingku, dan kau tahu aku takut sekali memikirkan hal itu, tapi ada saatnya nanti aku harus melepasmu. Dan inilah harinya”

Aku mendengar dengan jelas apa yang dia ucapkan barusan, dan entahlah kenapa aku jadi ingin menangis lagi, oppa sesungguhnya aku tidak ingin kau melepasku hari ini, aku masih ingin menjadi seorang Chaeryl tanpa ada status baru yang melekat padaku nantinya.

“Berusahalah bahagia hari ini, meskipun pada kenyataanya tidak tapi keadaanlah yang memaksamu untuk tetap menjalani ini semua, dia harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya padamu”

Aku tahu keadaanlah yang memaksaku untuk tetap menjalani ini semua, jika saja aku bisa mengembalikan semuanya mungkin aku tidak akan melewati hari ini.

“Namja itu, namja yang kau sebut namja idiot Lee Hyukjae, mau tidak mau dia harus bisa menjagamu dengan baik jika tidak oppa akan benar-benar membuatnya menjadi idiot”

Aku hanya diam dan tersenyum kecil mendengar kalimatnya yang terakhir, Heechul oppa memang mengetahui bagaimana hubunganku yang sebenarnya dengan Hyukjae, aku jadi teringat betapa menakutkannya saat melihatnya marah dan  mengetahui kejadian itu, terlebih lagi saat foto-foto sialan itu sampai ditangannya.

“Kim Chaeryl apa kau siap?” Aku tersentak saat tiba-tiba dia melepaskan pelukannya dan kulihat dia mengulurkan tanganya kearahku, itu artinya waktunya sudah tiba, dia yang akan menjadi waliku menggantikan appaku. Aku terdiam sejenak dengan debaran jantungku yang tak beraturan dan beberapa saat kemudian aku mengulurkn tanganku dan heechul oppa mengapit lenganku ditangannya dan kami pun berjalan keluar menuju altar

AUTHOR POV

Chaeryl semakin merapatkan tanganya pada lengan oppanya itu ketika ia berjalan menuju altar, tangannya sangat dingin, dan wajahnya terlihat sangat gugup, disekitarnya puluhan orang menatapnya dengan penuh decak kegakuman.

Dia berjalan lurus menuju altar dengan kepala yang menunduk dan berulang kali memejamkan matanya berharap ketika membuka matanya semua yang ada disini akan lenyap seketika.

Heechul yang merasakan kegelisahan dongsaengnya itu mengelus pelan punggung tangan Chaeryl yang melingkar dilengannya, Chaeryl menatapnya dan seulas senyum terukir dibibir Heechul yang seakan-akan berbicara ‘tenanglah’.

Chaeryl perlahan mendongakkan kepalanya dan dilihatlah namja itu berdiri di ujung altar dengan setelan tuxedo yang sewarna dengan gaun yang ia kenakan, namja itu Lee Hyuk Jae, yang kini tengah menatap Chaeryl berjalan menghampirinya dengan seulas senyum yang terukir dibibirnya, sumpah demi apapun baru saat ini dia melihat Hyukjae tersenyum kearahnya, dan itu membuat Chaeryl semakin gugup, dalam batin Chaeryl berkata, ‘bisa-bisanya namja idiot itu tersenyum dengan bodohnya mengingat semua ini hanyalah keterpaksaan.’ Tapi Chaeryl tahu senyuman itu sepertinya hanya topeng.

Lee Hyuk Jae mengulurkan tangannya ketika Chaeryl dan Heechul sudah berdiri dihadapannya, Heechul pun mengulurkan tangan Chaeryl dan menyerahkannya pada Hyukjae sembari berkata

“Jaga dia baik-baik atau selanjutnya kau yang akan menyesal” Heechul menekankan setiap kalimat itu dengan jelas, meskipun hanya sebuah bisikkan.

Hyukjae membantu Chaeryl naik keatas altar dan menghadap kearah pendeta yang sudah berada didepan mereka, semua undangan menyimak apa yang dibacakan pendeta itu lalu pada saatnya beliau meminta Hyukjae terlebih dahulu mengucapkan janji suci, tanpa menoleh ke arah Chaeryl Hyukajae mengucapkan janji sucinya itu dihadapan pendeta dan puluhan tamu yang hadir dengan nada suara yang serak dan berat.

“Ne saya bersedia”

Tiba saat Chaeryl akan mengucapkan janji suci itu mendadak lidahnya kelu, dia mengigit bibir bawahnya dan memejamkan matanya, Hyukjae hanya menatap lurus kearah pendeta dan tidak berniat sekali menatap kerahnya dan didengarnya suara bisik-bisik dari arah tamu undangan, hingga akhirnya pendeta pun mengulang kembali pertannyaannya, Chaeryl menarik napasnya dalam dan tiga kata itupun terucap dari bibirnya. “N…ne saya bersedia

Kemudian mereka saling bertukar cincin yang melambangkan bahwa mereka sudah terikat satu sama lain, namun bukan hati mereka yang terikat.

“Kini kalian berdua sudah sah sebagai suami istri dimata agama dan negara, semoga pernikahan ini mendapat berkah dari Tuhan” Ucap sang pendeta

“Sekarang tuan Lee Hyuk Jae, anda dipersilahkan untuk mencium pengantin perempuan yang saat ini telah menjadi istri anda” Sambungnya

Hyukjae menghadap Chaeryl di lihatnya Chaeryl dengan wajah yang tegang dan gugup serta tangan tak henti-hentinya meremas-remas jemari tangannya, hal yang biasa terjadi ketika dia sedang gugup.

“Ishhh…kenapa harus ada ritual mencium seperti ini sih?” Ingin rasanya Chaeryl memprotes tapi kalimat itu hanya tertahan dalam tenggorokannya saja

Perlahan Hyukjae mendekatkan wajahnya ke wajah Chaeryl, Chaeryl yang tahu akan hal itu dia memejamkan matanya kuat-kuat ingin rasanya dia menggaruk-garuk wajah Hyukjae dengan kuku tangannya.

Tapi itu hanya berada dalam mimpinya, dan Chaeryl merasakan sesuatu mengecup keningnya dengan lembut dan cepat,dia lega karena Hyukjae tidak mencium dibagian yang lainnya.

Dan para undangan pun bersorak dan bertepuk tangan. Chaeryl melihat ahjummanya tersenyum bahagia begitu juga dengan oppanya, dan juga terlihat orang tua dan nuna Hyukjae, Tuan Lee dan Ny. Lee serta Lee Soora  tersenyum haru dan bahagia. Kemudian mereka menghampiri Chaeryl dan Hyukjae memberi pelukan serta ucapan selamat.

Chaeryl  POV

“Chaeryl mulai saat ini panggil aku eomeonim, karena kau sudah menjadi anak sekaligus menantu dirumah ini” Kata Ny.Lee saat kami sudah sampai dirumah mereka

“Nn..ne eomeonim” Rasanya masih canggung

“Dan juga Abeonim” Kata Tn.Lee menambahi

“Saeng~ah sekarang kau tidak hanya punya oppa, kau punya seorang eonni yang cantik juga” Kata Soora eonni sambil menjawil hidungku.

Aku hanya tersenyum,entahlah ini senyuman bahagia atau tidak, disatu sisi aku menikah dengan seorang pria yang tidak aku cintai begitu juga sebaliknya, tapi disisi lain aku merasa sedikit bahagia berada ditengah-tengah keluarga baruku ini, mereka sedikit mengingatkanku pada eomma dan appa.

“Eomma, abboji, nuna aku naik dulu” Aku melihatnya berjalan mendahului kami.

Selama perjalanan pulang tadi dia hanya diam saja dengan memasang tampang yang dingin, dan seakan-akan acuh tak acuh terhadapku..cissshh memangnya dia saja yang bisa begitu.

Seakan-akan penyebab pernikahan ini adalah salahku, memangnya siapa yang memulainya duluan argghh…stop Kim Chaeryl lupakan kejadian bodoh itu.

Sebenarnya aku juga malas dengan semua ini, kalau bukan karena keluarganya yang sangat hangat kepadaku aku tidak akan berlama-lama untuk tersenyum.

“Yaa Hyukie, ajak istrimu sekalian” teriak eomeonim namun sepertinya dia tidak menghiraukannya, memangnya aku peduli apa

“Aigoo, anak itu benar-benar, mungkin dia lelah, kalau begitu Chaeryl ayo eomeonim  antar kamu ke kamar”  Lanjutnya sambil merangkul pinggangku.

Omo..andwe..andwe..aku tidak mau ke kamar, pasti yang dimaksud eomeonim adalah kamar dimana disitu ada si namja idiot itu.

“Engghhh.. eomeonim nanti saja, aku mau kekamar Soora eonni dulu” Kataku menghindar

“Yaa..kamar pengantin kalian ada dikamar Hyukjae, bukan di kamarku Chaeryl” Sahut Soora eonni

“Err…a..a..aku hanya ingin melihat kamar kakak iparku,apa itu tidak boleh eonni?” Aku menggigit lidahku saat alasan yang kukeluarkan mungkin terdengar aneh.

Sejenak dia hanya diam dan menatapku curiga, lalu aku melihat dia tersenyum dan menarik lenganku

“Baiklah kajja”

“Soora~ya jangan terlarut malam, biarkan Chaeryl istirahat” Tambah eomeonim saat kami berjalan menjauh

“Arraseo eomma”

***

Sesampainya dikamar Soora eonni kami hanya duduk dan mengobrol satu sama lain, dia termasuk orang yang sangat menyenangkan tak jarang aku tertawa saat dia menceritakan hal-hal lucu padaku

“Chaeryl~ah apa sebelumnya kau pernah memiliki namjachingu?” Pembicaraan kami berubah saat beberapa saat sebelumnya kami hanya diam

“Aku tidak pernah berpacaran sebelumya, tapi kenapa eonni menanyakan hal ini?”

Apa ada yang salah dengan jawabanku? Kenapa dia malah tertawa seperti itu, lalu perlahan dia menggeser duduknya lebih dekat denganku

“Itu berarti  kau baru pertamakali melakukan hal itu dengan Hyukjae hmm?” Dia menyenggol bahuku dengan lengannya

“Ne? melakukan apa?” Aku tidak mengerti maksudnya

Dia mendengus frustasi mendengar jawabanku, lalu aku melihat tangannya mengulurkan sebuah kertas foto dihadapanku, dan aku tercekat melihat foto apa yang ada ditangannya itu, foto itu..foto..andweeee

“Eonniiii..k..kkenapa kau masih menyimpan foto itu” Aku berusaha mengambil fotonya, tapi dengan cekatan dia menyembunyikannya dibalik punggungnya

“Sekarang kau tahu kan maksudku? Tenang saja foto itu akan menjadi arsip pribadi” Dengan menahan rasa malu aku berusaha bersikap biasa

“T..tapi apa hubungannya dengan pertanyaanmu itu? Eonni jebal bakar saja foto itu” Kulihat dia hanya tertawa kecil sambil mecubit pipiku

“Kau ini polos sekali, kau belum pernah berpacaran itu menandakan bahwa kau memang ditakdirkan untuk dongsaengku, meskipun pernikahan kalian terjadi karena sebuah kecelakaan, tapi hal itulah yang membuat kalian berada disini saat ini”  Aku tidak tahu harus menanggapi seperti apa ucapan Soora eonni saat ini, jika ini semua takdir, itu berarti takdir memang kejam.

“Chaeryl, meskipun kalian berdua menikah tanpa adanya cinta, tapi Hyukjae adalah suamimu dan kau adalah istrinya dan bagaimanapun sumpah pernikahan itu bukan hanya sekedar ucapan saja, kau mengertikan maksudku” Aku menelan ludahku saat mengingat sumpah yang kami ucapkan di altar tadi, apa sumpah itu juga berlaku bagi kami yang menjalani ini dengan keterpaksaan.

“Kau bisa melaporkan padaku jika dia melakukan hal-hal yang bisa menyakitimu, dengan begitu aku akan merontokkan semua bulu ditubuhnya” Aku hanya tersenyum menaggapi candaanya, dia memang mengerti bagaimana keadaan kami yang sebenar-benarnya.

“Chaeryl~ah sampai kapan kau akan disini hhuh?? Apa kau tidak mau menikmati malam pertamamu??” goda Soora eonni padaku, lagi-lagi ia mengganti topik pembicaraan dengan senyum serta smiriknya, hhhh…dia mengingatkanku pada Heechul oppa.

“Mwo?? Eonni kau ada-ada saja, apa kau mengusirku?” Kataku kikuk sambil menggaruk rambutku yang tidak gatal.

Entah sudah berapa lama aku berada dikamar Soora eonni, yang pasti sepulang dari gedung pernikahan aku langsung dibawa pulang kerumah keluarga Hyukjae, karena appartement yang nantinya akan kutempati bersama Hyukjae masih dalam proses renovasi, jadi untuk sementara ini kami tinggal dirumah keluarganya.

“Aahhh…aku tahu kau pasti gugup ya saeng??..tidak usah gugup si monyet itu sudah jinak kok”

“Monyet??monyet siapa eonni??” Tanyaku padanya

“Siapa lagi kalau bukan suamimu, kau pikir kau akan melakukan malam pertama dengan monyet sungguhan??hhahaha” Jawabnya sambil tertawa, jadi si monyet itu adalah Hyukjae, cocok sekali batinku

“Yaa…yaa eonni kau mau apa??” Tiba-tiba Soora eonni menarik tanganku membawaku keluar dari kamarnya.

“Aigoo..Soora ya kau mau apakan menantu eomma??” seru eomeonim dari arah ruang tamu yang tidak sengaja melihatku dan Soora eonni.

“Sesuai janjiku tadi eomma aku akan memastikan dia akan beristirahat” Sahutnya sambil menunjukkan senyum misterius dan berlalu meninggalkan eomeonim yang hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Soora eonni

“Yaa eonni kau mau membawaku kemana?”

“Ke sungai Han, ya tentu saja ke kamarmu lah Chaeryl” Ahhh..andwe dan dia terus saja menarik tanganku

“Tt.. ta..tapi eonni” Kataku terbata-bata

“Sudahlah kau tidak usah gugup” Sahutnya sambil meraih ganggang pintu salah satu kamar.

Soora eonni mendorongku masuk kedalam kamar lalu secepat kilat mengambil kunci dari balik pintu kemudian menutupnya dan….

“Yaa eonni kenapa pintunya dikunci??eonni buka pintunya” Teriakku sambil menggedor-gedor pintu dari dalam kamar.

“Chaeryl~ah kau tidak usah takut, bukannya waktu itu kalian sudah pernah…”

“Yaa eonni buka pintunya sebentar, a..ak..aku mau ke kamar mandi” Kataku mencari alasan sekenanya untuk memotong kata-katanya yang akan mengingatkanku pada kejadian bodoh pada hari itu.

“Pabo~ya didalam kamar kalian kan ada kamar mandi, sudahlah aku mau tidur anyeong Chaeryl” Dan suaranya semakin menghilang

Tsskk…. Soora eonni benar-benar lebih menyebalkan dari Heechul oppa.

Kuedarkan pandanganku disekeliling kamar ini dan apa-apaan ini ada banyak kelopak bunga mawar bertebaran di lantai dan bunga-bunga menempel didinding sekeliling kamar ini beserta lilin-lilin di beberapa sudut kamar.

Aku masih diam terpaku ditempatku berdiri tadi, tak sejengkalpun kakiku untuk bergerak maju, hingga mataku menatap sebuah ranjang besar dan terdapat sosok manusia sedang tidur dengan tenang diatasnya, dia Lee Hyuk jae.

Omo..ottokhae??tiba-tiba kejadian waktu itu berputar kembali di otakku

Andwee…aku tidak mau mengingatnya lagi…tskk…rasanya aku ingin menghilang dari tempat ini sekarang juga

Ahjumma…aku mau pulang.

TBC

Gimana??gaje ya ceritanya…hhehe. Sebenarnya di part ini mau aku kasih flashback pas ‘kecelakaan’ antara Chaeryl ma Hyukjae, tapi gg jadi..itu ntr aku taruh di part 3’nya aja ya dan itu berarti next part bakalan ada NC hhahaha #PLAKKK…dan partx si monyet aka eunhyuk akan diperbanyak dipart selanjutnya juga. So,,kita ketemu di next part…pai paiJ mian kalau masih banyak typo bertebaran disana sini.

67 thoughts on “Can I Love You?? ~ 2”

  1. ahr’a dteng jg part slnjut’a
    sprti’a trsksa skali chaeryl
    ksian ksian ksian
    brarti ati2 ya sma hyukjae
    ngeri
    hehe…
    kpan donghae’a mncul??
    g sbar nih nunggu donghae..
    d’tnggu lnjutn’a ya…

    1. porsi donghae msi d bbrp chapt k dpan..donghae y ttp jdi donghae..hhehehhe
      iy diusahain part 3 bkal cpt
      gomawo bwt reviewx🙂

  2. Kasihan jg Chaeryl nya hrs menikah dgn Eunhyuk oppa akibat kejadian yg tdk disengaja itu… Mana Eunhyuk oppa nya cuek banget.. Untung Lee family baik banget sm Chaeryl. Ditunggu kisah selanjutnya author. Good story. Thanks

  3. Sejujurnya tor di awal2 agak membosankan terlalu bertele2, byk prcakapan yang gk trlalu pnting mnrut aku. Next part gak usah trlalu brtele2 ya tor, lgsung ke inti nya aja. Jgn kelamaan yaa. Keep writing torrr..

    1. iy nie ak jg ngerasa gtu,, mksudx di part ini ak maw ngejelasin gmn karakter Chaeryl, mungkin cra pnyampaianx yg kurg pas..hhehehe
      mksi bgt bwt reviewx ya, next part diusahain bkl lbih baik..:)

  4. huah seru, tp ko bsa sih ada foto mereka pas bgthu brti ada yg liat d0ng yah,, d part slanjutnya bnyakin pov si m0nkey dong mw tw sbnernya isi hati raja yad0ng ini ,wkwkwk
    sangat d tnggu next partnya ^^

  5. Karakter hyuk cool bnget *.*..
    Makin suka ama monyet jinak(?) yg atu ini #dilemparsendalamahyuk#
    Hahah..
    Next part jngan lama” yaa..

  6. Yah..si Hyukjae mana suaranya? Trus trus, Donghae kapan nongolnya? Penasaran mode on, nih. Next partnya ASAP ya🙂 #likethisstory

  7. mereka nikah karna kecelakaan..
    ya ammpun..

    tapi ko bisa ketawan ya..
    aku masih bingung chingu baca’nya..
    padahal udah baca dari part satu..
    di part ini hyukjae ga axis ya..
    dikit bener dialog’nya..

    di tunggu chingu lanjutan’nya..

  8. mereka nikah karna kecelakaan..
    ya ammpun..

    tapi ko bisa ketawan ya..
    aku masih bingung chingu baca’nya..
    padahal udah baca dari part satu..
    di part ini hyukjae ga axis ya..
    dikit bener dialog’nya..
    dah gitu dingin eeyyy kaya ess…

    di poster’nya ada gambar donghae tuh..
    kapan nongol’nya chingu..??

    di tunggu chingu lanjutan’nya..

  9. hwaaa,,, daebaak !! penasaran sama jalan cerita selanjutnya,, ^^
    btw tor,, pacarnya hyukjae yg di part 1 uda g ada kabarnya lgi, dy lgsung merelakan gitu si hyukjae nikah sama chaeryl?

  10. wuahaaaaa…akhirnyabudah nikah…
    hyukjae nya diem aja…gak dikasih dialog..saya kan penasaran sama pov hyukjae..
    foto??? penasaran…hahahahaa…
    ditunggu next partnya

  11. woahhhh di part ini udah nikahya >.< , yaampun soora jail banget yah sama Chaeryl sampe dikunciin dikamar buat malem pertama gitu hahahahha … Soora onnie , lagian mereka berdua kan sudah malem pertama duluan ._. kkkkkkk~

    disini kok hae nya belom muncul juga ya thor ?:( , di next chapter kah ??😀 , hope that ^^ .. see you in next chapter!!! Hwaitingggg ^o^b

  12. annyeong..
    reader baru di blog ini.
    suka ma critanya.
    pngen tau dari sudut pandangnya eunhyuk gimana…
    eh, di cast itu ada donghae jg kan? kok belum muncul sih,, ayo ditunggu next chapternya…

  13. hai chingu aku reader baru di sini, aku suka banget sama ff ini ceritanya bagus dan seru, tapi aku belum baca yang part 3 nya, aku boleh minta passwoardnya gak thor? kalo boleh kirim ke email ini ya yunistilawa@yahoo.co.id aku tunggu ya thor penasaran banget sama ceritanya

  14. soorq eonni jail bgt ya….
    mereka nikah juga deh tp penasaran ma apa yg ada dipikiran y hyukjae,,, kno dia cuek n dingin gt sikap y ke chaeryl padahalkan semua y krn kesalahan dia….

  15. Duuhh Heechul ternyata bisa jd oppa yg baik juga ya ;3
    Wkwkwk Soora manggil si Eunhyuk Monyet masa :v
    Yaampun Eunhyuk pls-__-” masa iya penganten baru tidur duluan-__-”
    Daebak daebak! Lanjut next chapter~

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s