My Mine Girl is Hyori ~ Part 1

 

INTRODUCE

Title : My Mine Girl is Hyori

Author : Gyu407

Genre   : Romance, Comedy, Family, Friendship.

Rating   : PG 16

Lenght  : Chaptered

Main Cast :

–          Park Hyori

–          Cho Kyuhyun

–          Choi Siwon

–          And other cast in FF

^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^-^^

Happy reading… gomawo~

~^^~

Author P.O.V

12 years Last

*FLASHBACK*

“ya VilBo~ah jangan sampai lupakan aku, arra! Jangan lihat-lihat wanita lain. Jika sampai kau melupakanku, dan bermain dengan wanita lain!! akan kupatahkan lehermu” teriakan seorang yeoja dibandara kepada seorang namja yang sambil melambaikan tangan kirinya, karna tangan kanannya sedang dipegang ibunya. Namja itu sambil tersenyum yah yang terlihat dipaksakan menahan tangis melihat yeoja yang meneriakinya itu

~FLASHBACK END

\^^/

Hyori POV

Kring kringgggg……..

Jam wekerku berbunyi, argh sambil malas aku mematikan jam wekerku, ku ambil jam weker itu dan sambil melihatnya dengan mataku yang masih 5 watt, sekarang jam 06.05 a.m

masih pagi,sebentar lagi masih ada waktu untukku memejamkan mata

“hyoriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii bangun” aaaaaaaaaa pasti itu ibuku, aaaaaaaaahhh aku malas

“ne, eomma sebentar lagi” jawabku sambil menutupi wajahku degan bantal, aku masih malas kan masih pagi, bahkan terlalu pagi menurutku

“hyoriiiiiiiiiiiiiiiiiiii bangun” grrrrrrrrrrrrrrrrrrr sebentar lagi, arghhhhhhh

“sudah jam 06.30, bukankah hari ini hari pengumuman kelulusan sekolahmu” ne? apa yang eomma katakan? Hah benarkah ? skarang jam berapa ? astaga benar aku lupa. Pabo!

Aku pun melempar bantal sembarang, melempar selimut yang melekat ditubuh, segera mengambil handuk dan segera mandi………..

Brrrrrrrrrrrr dingin sekali, aku pun selesai mandi. Menyiapkan peralatan memakai baju sekolah dan keluar kamar.

“eomma kenapa aku tidak dibangunkan” sambil berjalan berteriak-teriak dengan kesal.

“bukankah eomma suah membangunkan mu dari tadi, eomma lebih dari 10 kali memanggilmu. Sudahlah, Ayo duduk sarapan dulu, baru kita pergi. Appa mu sekarang sedang siap-siap” ucap eomma ku lembut

“ne, arraseo” ucapku lemah, lalu duduk dan sambil memakan roti.

Aku Hyori anak tunggal dari keluarga Park. Ayahku bernama Park Yoochun dan ibuku bernama Park Hana

Ayahku adalah seorang pengusaha bisnis terkenal memiliki banyak anak cabang diberbagai kota diberbagai daerah dan sekarang aku tinggal di Amerika.

Oh ya  ibuku adalah seorang pengusaha butik, satu-satunya wanita yang paling cantik di dunia. Tidak ada orang lain yang bisa menandinginya

Sebenarnya kami orang Korea. Tapi karena ayahku dipindahkan kerja, maka ketika Sekolah Menengah Pertama aku dipindahkan sekolah mengikuti ayahku. Sebenarnya jika dibandingkan kau lebih suka tingggal dimana Hyori ? pasti aku akan menjawab, aku lebih senang tinggal dikorea, mau tau kenapa ?

“Hyori, cepat habiskan makananmu, jangan melamun terus, sebentar lagi kita berangkat. Appa mu sudah menunggu diluar”

“ne arraso”

Aku pun memasang sepatu dan segera bergegas masuk kedalam mobil

~^^~

Mobil ayah sudah melewati pagar sekolah, dan masuk dengan kecepatan yang lambat, memarkir mobil disudut parkiran. aku keluar dari mobil duluan meninggalkan ayah dan ibuku.

Tidak terasa sudah 3 Tahun aku sekolah disini

“ya!” seseorang memegang pundakku dari belakang

“omonaaaaaaaaaaaa…..” aku reflex memegang dadaku, aku melihat kebelakang. Mencari seseorang yang sebentar lagi ingin ku mutilasi, aku memandangnya tajam

“ya! Yuraaaaaaaaaaaa…. Kau suka sekali mengagetkanku hah. Yak kau menyuruhku mati muda” aku meneriakinya

“hahahaha” yura Cuma tertawa melihat ekpresiku yang seperti kompor mau meledak

“hei hyori kecilkan suaramu, kau ini kebiasaan” jaehe menegurku dengan suaranya yang agak berat

“itu dengar kata-kata jaehe hyori, kau ini!” jieun menimpali

Astaga tidak adakah malaikat yang membelaku hah ucapku dalam hati

“kenapa kalian tiba-tiba muncul, aku sudah berputar sekolah mencari kalian. Dan tiba-tiba kalian ada dibelakangku, bagaimana aku tidak terkejut dan aku berteriak seperti ini”

“sudah, kau itu terlalu banyak protes. Lebih baik kita melihat-lihat ruang aula atau berfoto bersama dengan guru-guru. Kajja!” usul jaehe

Mereka adalah teman-teman terbaikku, Yura, Jieun & Jaehe ?  kami telah berteman sejak lama, dan kebetulan sekali meraka juga berasal dari Korea sama sepertiku.

“bagaimana? Kau tidak lupa janjimu bukan Hyori, kita ber-4 termasuk kau akan melanjutkan kuliah di Hanbok Doctor Faculty bukan ?” tiba-tiba jaehe bertanya kepadaku

“ne, itu pasti” dengan langsung sambil memeluk mereka, apa kalian tahu, kalian itu sangat berharga dari pada apapun.

~^^~

“omona tidak terasa sebentar lagi aku menjadi mahasiswi” kurebahkan badanku dengan pandangan mata ke langit-langit kamar. Dan tersenyum membayangkannya “Kyu-na bogoshippo” sontak aku langsung bangun, ya! Aku belum meminta izin resmi untuk kuliah di Seoul =,= ais

Ngomong-ngomong  ayah ibu kemana yah semoga tidak pergi

Aku keluar kamar sambil mencari-cari ayah ibuku, seperti anak tersesat saja =,= padahal dirumah sendiri

“eomma… appa….” Aku berteriak memanggil mereka, hoah ternyata mereka duduk santai di halaman belakang. ayahku sedang asik membaca majalah dan ibuku duduk disampingnya dengan ikut memperhatikan majalah ditangan ayah.

“ne waeyo Hyori ?” ucap ayahku, melihatku sekilas dan kembali berkutat dengan majalahnya

Aku pun mendekat dengan duduk berseberangan dengan mereka

“appa…” dengan nadaku yang kuusahakan selembut mungkin

“waeyo, ada apa ? jika kau bernada seperti ini pasti ada maunya”

“aniyoo” bantahku, bisa sekali ayahku ini. Ku kembungkan pipiku, lalu melanjutkan perkataan ku yang sudah ku siapkan agar tidak salah ketika mengucapkan “aku mau kuliah ke korea seperti rencana asal” ucapku dengan nada agak takut

“kenapa ingin jauh-jauh”

“aniyo, aku hanya rindu korea, bukankah aku lahir disana dan rumah kita dulu tidak dijual, biarkan aku tinggal disana dengan bibi sodam dan paman han supir kita appa” ucapku memelas

“andweyo” ayahku tegas

“bukankah kalian sudah janji, ayolah aku tidak akan macam-macam disana” ucapku lagi

“mau kuliah jurusan apa ?” ucap ibuku

Bagus, jika sudah ditanya seperti ini, ini berarti lampu hijau untukku

“aku ingin sekolah Hanbok Doctor Faculty”

“ini salah appa, kenapa mau berjanji kepadamu. Argh baiklah kalau begitu, tapi satu, apa kau bisa berjanji tidak akan macam-macam disana ?” ayahku menimpali

“ne, aku janji” aku memajukan kelingkingku

“baiklah, jika kau bisa jaga diri, tapi ingat sering-seringah pulang kasian ibu mu nanti tengah-tengah malam menangisimu karena merindukanmu, kau tau tu sangat tidak lucu” ucap ayahku dengan suara yang rada dimarahkan padahal aku tau itu adalah bentuk perhatiannya

“arra!”

\^^/

Seoul, South Korea

Hanbok Doctor Faculty

Kyuhyun POV

Ah buku ini berat sekali lama-lama tanganku berotot jika setiap hari membawa barang seperti ini

“anyeonghaseyo” sapa kerumunan remaja, aku pura-pura tidak mendengarnya

“oppa mau aku bantu” cih sok imut sekali, setiap hari setiap gadis tidak tahu siapa selalu menyapaku. Arra! Aku tau aku tampan, tapi tidak usah seperti ini. Membuat mual saja. Aku tidak menghiraukannya dan ku teruskan berjalan

“ya~kyuhyun”

“adaw! Ya sakit, kau ini tidak lihat aku membawa banyak barang” bocah ini

“sini biar ku bantu” dia mengambil setengah buku yang ada ditanganku, tumben kau baik hati Minwo

“Yongjae dan Junsu kemana ? dari tadi pagi aku tidak melihat mereka ?”

“mereka sedang latihan basket dengan Univrsitas sebelah”

“pantas saja, Minwo bantu aku membawa ini ke mobil hm” senyum ku yang palng manis ku kembangkan menghadap kearahnya

“tidak usah memasang wajah seperti itu” ucapnya sinis=,= “aku normal”

“yak kau ini” aku memukul pundaknya pelan

“haha, kau langsung pulang ?” tambahnya

“ani” aku menoleh kepadanya “nanti malam, aku ada kegiatan diundang keacara interview KBS secara LIVE” ucapku sambil terus berjalan.

Bisa kuperhatikan, yeoja disekitar kami sangat terpana melihat kami. Dengan tatapan penuh nafsu, apakah tampangku ini menggairahkan ~

\^^/

Author POV

@KBS Talk Show

”anyeong uri Super Junior” ucap seorang laki-laki jangkung, yang bernama Leeteuk itu sesuai aba-aba mereka (members lain) akan menjawab dengan tangan dibuka seperti ingin mendorong orang dan menjawab “ha!” dan itu sudah seperti menjadi tradisi

Tepuk tangan penonton pun sumringah

“yak silahkan duduk kalian” ucap MC sambil mempersilahkan Super Junior semua untuk duduk “sebelum masuk sesi petanyaan ada baiknya kalian memperkenalkan diri masing-masing”

“baiklah” sahut leeteuk sopan sambil tersenyum dengan menunjukan giginya yang putih dan rata

“anyeonghaseyo.. Leeteuk ibnida, leader dari sub-group Super Junior” leeteuk sopan sambil membungkukan badan

Dan members lain pun bergantian, dan terakhir mengenalkan diri adalah Kyuhyun

“anyeonghaseyo, Cho Kyuhyun ibnida kalian bisa memanggilku Kyuhyun. Adalah magnae di Super Junior dengan umur dibawah rata-rata” ucapnya lantang

Lantas saja members yang lain menatap Kyuhyun dengan tatapan aneh dan tertawa, sedangkan Kyuhyun hanya menunjukan ekpresi foolish =___=

\^^/

Kyuhyun POV

Ryewook sudah memperkenalkan dirinya tinggal aku saja yang belum memperkenalkan diri, huh kenapa aku harus menjadi yang terakhir

“ya Cho Kyuhyun silahkan perkenalkan dirimu” eh? Astaga MC itu mengagetkanku saja

“ne” anggukku sambil berdiri “anyeonghaseyo, Cho Kyuhyun ibnida kalian bisa memanggilku Kyuhyun. Adalah magnae di Super Junior dengan umur dibawah rata-rata” ucapku polos, dan tiba-tiba saja MC, Penonton dan members langsung tertawa, aku pun bingung. Waeyo apa ada yang salah

“oke baiklah Cho Kyuhyun sang magnae silahkan duduk” hei MC ini menghina atau mengejekku hah

Hoam sumpah aku ngantuk sekali, tempat ini nyaman sekali kursi empuk ac panas dan yang duduk disebelahku adalah Shindong hyung. Pas sekali!

Masuklah ke acara sesi terakhir kami perform dengan single terbaru kami Mr. Simple

Acara pun selesai, akhirnyaaaaa~ Aku mau segera pulang.

aku pun berpamitan dengan hyung-hyung semua, aku bilang aku tidak kedorm, aku lagi rindu rumah, tepatnya adalah tempat tidurku…..

ku lajukan mobil ku setengah jam kemudian sampailah dirumahku, rumah yang penuh kenangan, padahal ayahku ingin menjual rumah ini. Tapi aku bersikeras mempertahankannya aku rela tidak makan tiga hari supaya ayahku tidak menjual rumah ini. Dan tara~ ketika kuliah aku yang tinggal disini, ayahku tetap tinggal dijepang dengan ibu karena pekerjaan nya yang tidak bisa ditinggalkan. Jika kalian ingin bertanya,  Apa kau tidak takut dengan Fans mu akan datang kesini Kyu ? aniyo, dahulu sangat beda dengan sekarang, banyak perubahan yang terjadi dengan rumah tempat tinggal ku. sekarang dijadikan jutawan sebagai komplek perumahan. Dengan keamanan yang ketat. Jadi tidak sembarang orang bisa masuk ke sini.

\^^/

Hyori POV

20 hari setelah kelulusan sekolah menengah petama, aku hanya tinggal dirumah karena teman-temanku ? mereka sudah pergi meninggalkan terband ke Seoul. Dan aku ? ibuku menyuruhku pergi ketika akan hampir hari pertama masuk Kuliahnya saja, ya baiklah kuturuti apa maunya

Penasarankah sekarang aku sedang apa ?

Sekarang aku sedang duduk santai dihalaman belakang rumah, sambil membaca majalah. Ayah ibu ? mereka sedang pergi mengurusi keberangkatan ku nanti

You are my everything
Nothing your love won’t bring
My life is yours alone
The only love I’ve ever known

“aisss siapa yang menelpon ketika sore-sore begini hah, mengganggu saja” ku ambil hapeku dengan tangan kananku dengan malas, bersyukur aku meletakkan hapeku tidak jauh dari badanku.

Ku buka plip hape tertulis jelas nama Kontak “Jaehe NaeChingu” jangan berikiran macam-macam itu dia sendiri yang menulisnya sendiri -_____________-

“ne, waeyo”

“heiiii”

“yak kau jaehe, bisa tidak berteriak hah”

“hahaha, tidak berubah. Ya! Babo na bogoshippo”

“hei, kau! Jika fans mu tau kau sedang merayu ku begini, aku akan di sate mereka arra” ku buat nadaku yg seolah marah.

berani mereka menyentuhmu, langkahi dulu mayatku”

“ya! Kau mengigau, atau apa badanmu panas ?” ucapku khawatir

“kau ini, hei kapan ke Seoul. Aku sudah meihat-lihat sekolahannya dengan Yura”

“jinja? Terus bagaimana?”

“ne, sekolahannya lebih bagus dibanding fakultas-fakultas di Amerika”

“baguslah, jaehe ? apa banyak lelaki tampan disana ?” dan bagus benar kuduga dia menjawabku dengan teriakan

“ya! Kau. Mau belajar atau apa hah” kujauhkan sedikit hapeku dari telingaku

“jaehe! Kau mau merusak pendengaraku hah” bentakku tak kalah nyaring, sengaja mendekatkan mulutku dengan speaker hapeku, biar kau tau rasa.

“ya sudah, aku tidak mau berdebat denganmu, aku mau pergi. Jjalyo”

“ne” tuutttttttttttttttt dan telpon terputus

Kebiasaan, belum aku menjawab dia selalu duluan menutup seperti ini, arg tidak sopan. Sukur ditelpon jika kau dihadapanku sudah ku pukul kepalamu Jaehe!

\^^/

3 Hari Kemudian~

Barang-barang sudah siap, tape recorder ? sudah siap. boneka Cho ku ? sudah beres, dan kupeluk sekilas  Cho ku dan ku letakkan didalam tas, jangan sampai ktinggaln. Jika sampai ktinggalan ? tidak perduli aku sudah sampai dikorea, aku akan kembali lagi mengambilnya

 

@Bandara

10.00 PM

“eomma, apppa, aku pergi”

“jaga diri baik-baik hm” ucap appaku “dan ini” ayahku mengeluarkan sebuah kertas dari balik jas nya, padahal aku berharap ayahku mengeluarkan uang untukku, eh ternyata malah kertas =,= ku ambil dan membacanya “ige mwoya?” aku pun bertanya, bingung dengan apa ini ? “ini alamat rumah, jika kau nanti sampai langsung naik taxi dan berikan kertas ini. Arra”

“ne, arraso” aku sambil melambai-lambaikan tangan kepada appa dan eomma “jangan khawatir aku akan sering pulang” aku mengucapkannya sambil memeluk ibu dan ayah secara bergantian

\^^/

14.00 PM

“anyeong nuna” hah? Siapa ya? Seperti suara perempuan =,= ah tidak perduli aku masih ngantuk

“nuna” ah apa ibuku ?

“sebentar lagi eomma”

“nuna, kita sudah sampai’ eh apa katanya ? sampai? Hah? O_O

Dengan pelan aku membuka mata, astaga aku lupa bukankah aku dipesawat, kenapa aku bisa menghayalkan ada ibuku, membahas tentang ibuku, aaaaaaaaaaa aku sudah rindu dengannya T.T

“ah ne, mianhaeyo” aku pun berdiri, dan mengambil tasku

\^^/

@Bandara Incheon, SEOUL  SOUTH KOREA

Aku pun melangkah kan kakiku, ku hirup udara banyak-banyak dan melihat pemandangan sekitar. Aa inikah Korea ? lama sekali aku tidak kesini, ingin rasanya aku berteriak “KOREAAAAAAAAAAA! I’M COMING”

Sambil melihat pemandangan sekitar, dengan membawa koper kesana kemari tak tentu arah. Tunggu tak tentu arah ? mwo ? aku tersesat. Aku kan belum terlalu tau tentang daerah ini, dengan ingatan yang begitu miris, yak aku harus berjalan kemana ? HP ? yup aku harus menelpon jaehe

“mwo?” aku menggoyang-goyangkan hapeku “hah? Lowbat? Andwe, aaa sial bagaimana ini” aku membentak diriku sendiri, tanpa sadar padahal banyak orang yang memperhatikanku. Ah masa bodo yang penting bagaimana ini. Aaaa apa aku akan jadi gelandangan ? huaaa andweyo T.T

Oke, jika aku seperti ini terus, tidak akan ada hasil, ayo kita jalan Hyori, tenangkan dirimu pasti akam ada jalan keluar. Kucoba menenangkan diriku, tapi kuakui aku takut

Hah aku seperti orang bego membawa koper kesana kemari, sambil memperhatikan kertas yang ada ditanganku ini. Grrrrr~

BRUKKKKKKKKKKKKK

“argh” ya kurang ajar siapa yang menubrukku hah ? ah kakiku

“nuna apa kau tidak apa-apa ?” Tanya seseorang dengan suara berat, tanpa melihat pasti ini laki-laki. Aku pun mendongakkan kepalaku, hah? Inikah yang menabrakku, apaan ini tampang seperti teroris memakai kacamata dan topi , baju dan jaket berlapis-lapis dan syal memenuhi lehernya

“ya! Kau, apa kau punya mata hah!” emosi ku sekarang sedang memuncak, aku tersesat, sedang mencari-cari seperti ini ada saja yang mendobrakku.

“mianhaeyo” dia bangun dan menundukkan badannya, astaga tinggi sekali orang ini. Aku menaikkan dagu ku yang tadi sedkit menjadi banyak seperti  melihat langit-langit. Dan apa ini, dia mengulurkan tangannya ? hah? Tidak tau diri. Aku pun menepis tangannya

“andwe, aku bisa bangun sendiri” aku pun ingin berdiri dan “awwww” yak kenapa kakiku sakit, kan cuma didobrak sedikit. Seperti tertabrak dinding saja, badan laki-laki ini berisi sekali =_=

“hei nuna, apa kau baik-baik saja”tanyanya dengan nada khawatir

Kepala mu peyang, ini baik hah ?

“ya, kau melihatku seperti ini. Apa ini baik hah?” jawabku dengan nada sedikit berteriak tidak perduli lagi dengan orang-orang sekitar memperhatikan kami sambil bejalan. Persetan dengan mereka tapi tunggu kenapa mataku panas dan “huwaaaaaaaaaaaa” kok tiba-tiba aku menangis

“ya nuna, jangan menangis disini” lelaki teroris itu seperti ingin menenangkan, tetapi tetap saja itu tidak mempan

“apppa, umaa…. Huwaaaa”

“nuna, jebalyo, jangan menangis sperti ini”

\^^/

Siwon POV

@Bandara Incheon, SEOUL SOUTH KOREA

14.45 pm

Akhirnya aku sampai di Korea, lelah sekali rasanya pejalanan New York – Korea memakan waktu begitu lama, arra aku sudah sering bolak balik kesana tapi ini aku hanya satu malam menginap disana dan harus balik lagi ke Korea untuk memenuhi jadwal yang lain, beginilah tugasku harus professional sebagai seorang actor, model, singer dan soldier of light.

Kadang ada rasa kesepian, ingin rasanya punya seseorang yang bisa mengerti dan ada disaat dibutuhkan, ya! tapi Jangan berpikiran aku Gay, karena banyak wanita disampingku tetapi tidak satu pun yang kupilih

Hanya saja tidak ada yang bisa membuatku berdebar ketika didekatnya, tidak ada yang bisa membuatku ketika kami berpapasan, aku sampai  menoleh dua kali untuk melihatnya dan satu lagi membuat waktu serasa berhenti ketika dia tersenyum.

Masalah cinta ? aku percaya pada cinta pada pandangan pertama

Ehei! kenapa aku menjadi bebrbicara yang tidak-tidak, hm tinggal lilit syal ini lagi, hangatnya. Patta penyamaranku sudah selesai, semoga tidak ada yang mengenaliku

Dengan santai aku berjalan, melihat kiri kanan, depan belakang ? tidak ada yang memperhatikanku, haha sepertinya berhasil. Yesssssss ingin rasanya tertawa seperti super hero

BRUKKKKKKKKKKK

Aduh, ya! Babo Choi Siwon kau ini kenapa tertawa juga dengan mata tertutup hah, berjalan itu fokus

“argh” eh ada suara, siapa ? aku menundukan badanku kebawah, astaga aku menabrak perempuan. Ya tuhan, apa kau sedang mengirim bidadari kedunia ini hah ? yeoppona, rambut panjang tergerai, matanya bulat. Hei hei apa yang kupikirkan

“nuna apa kau tidak apa-apa ?” Tanyaku panik sambil menundukan badanku, dia langsung melihatku. Mata kami saling memandang. Dugdugdug ~ hei jantungku kenapa berdetak tak karuan seperti ini.

“ya! Kau, apa kau punya mata hah!” jawabnya dengan nada marah, hei dia marah seperti itu kenapa makin cantik. Ya otakku kenapa jadi tidak normal. Mana Choi Siwon prefessional

“mianhaeyo” ucapku, hanya itu yg bisa kukatakan, aku berdiri, mengulurkan tanganku untuk membantunya berdiri, tapi dia menepis tanganku, sepertinya dia marah sekali padaku

“andwe, aku bisa bangun sendiri” orang yang kusebut nuna itu berdiri sendiri tapi “awwww” dia seperti menahan sakit, tidak tega aku langsung bertanya lagi

“hei nuna, apa kau baik-baik saja” dia melotot kepadaku

“ya, kau melihatku seperti ini. Apa ini baik hah?” dan tiba-tiba setelah dia melihatku dia duduk lagi dan menangis seperti anak kecil, ya knapa ini! Aku tidak melakukan apa-apa kepadanya

“huwaaaaaaaaaaaa” teriaknya menjadi-jadi

“ya nuna, jangan menangis disini” aku makin gelabakan, kenapa wanita ini hah. Ya! aiss jinjayo, orang-orang sudah memperhatikan kami, ya aku seperti penjahat saja

“apppa, umaa…. Huwaaaa” teriaknya lagi, seperti anak kecil. Tapi makin kuperhatikan ya tingkahnya lucu sekali, babo apa yang kupikirkan, harusnya sekarang aku berpikir bagaimana supaya wanita ini diam. Ya aku malu diperhatikan banyak orang seperti ini.

“nuna, jebalyo, jangan menangis seperti ini” aku memohon lagi kepadanya “ku mohon jangan menangis, jika kau berhenti menangis, akan ku beri ice cream” O-O

“bodoh, dikira aku anak kecil” siwon bodoh, kenapa kau menawarinya ice cream hah =,= jika bisa, aku ingin menghilang dari sini seperti jin. ketika menghitung 1, 2, 3 dan menghilang cring~ ais tapi tak mungkin. Arg aku frustasi bersukur sekarang  aku memakai topi jika tidak pasti rambutku sudah hancur dan managerku pasti akan menegur. Eh ini belum saatnya bercerita tentang rambut-rambut an

“aku mau ice cream” eh, siapa bilang itu ? Eh bukankah itu suara yeoja yang menangis karena ku ? dia berhenti menangiskah ? benarkah ?

“nde” ucapku ulang, tidak salah dengarkan aku apa harus ke THT sepertinya pendengaranku rusak

“aku mau ice cream” ya jinjayo, dia berhenti menangis, wah berarti telingaku masih normal. Tapi?wmo? karna ice cream dia berhenti menangis ? omona yeoja aneh ==a

“chakamman, aku mencarikanya arra! Kau tunggu disini” dia mengangguk sambil terseyum, jleb ya kenapa aku tiba-tiba sesak napas, dunia seakan berhenti, manis sekali senyumannya

“chogi” ucapku kepadanya

“ah ne” jawabnya

“andwae, duduklah disini dan aku titip tasku nona dan ini” aku memberikannya sapu tanganku yang kemana-mana selalu kuletakkan dikantongku, tidak tau kenapa aku suka membawanya padahal aku tidak memakainya, mungkin karena ini jika melihat wanita menangis aku bisa memberikannya sapu tangan. Haha itulah cara jitu pria mendapatkan wanita aku membaca dibuku dan sekarang mungkin hampir terbukti

“tunggulah” aku pun pergi meninggalkannya mencarikan ice cream untuknya -_-

Setelah ber abad-abad lamanya memilih dan membandingkan, akhirnya aku membelikannya ice cream rasa coklat, dan aku pun rasa coklat juga (?)

Sambil berjalan, aku sudah melihatnya dari kejauhan. Dia sendiri sedang melamun, dengan ekpresi menurutku sedang bingung, aku baru pertama kali ini melihatnya tapi ntah kenapa aku jadi ingin tahu banyak tentangnya dia berbeda dengan yang lainnya

Sambil pelan tapi pasti aku berjalan mendekatinya dan duduk disampingnya

“ige” aku memberikannya, dan dia langsung mengambilnya

“gomawo” ucapnya manis

“c…c..cheon..maneyo” kok tiba-tiba aku gagap “ya nuna……..” belum sempat aku berbicara dia sudah memotong duluan

“hei ahjushi jangan panggil aku nuna aku baru lulus SMA, jika kau panggil aku nuna aku seperti terlihat 5tahun lebih tua” mwo? Apa katanya ? ahjushi

“hei anak kecil, jangan panggil aku ahjushi aku punya nama dan aku pun masih muda”

“ya! Jangan panggil aku anak kecil juga” wanita ini suka berdebat ternyata

“baiklah, aku mengalah bagaimana jika kita berkenalan” ucapku sambil mengulurkan tanganku

“ne, anyeong Park Hyori ibnida. Dan no?” dan kami berjabat tangan, tangannya lembut. Haha, ngomong-ngomong dia bertanya namaku ? haruskah aku menyebutkan namaku =,=

“anyeong Choi ibnida”

“ne?” dia bertanya lagi

“kau bisa memanggilku Choi saja”

“baiklah” angguknya, manis sekali ><

“nuna, eh hyori-shi kau mau kemana ? apa ada seseorang yang kau tunggu atau kau mau berangkat” akhirnya aku berani bertanya, dari pada aku mati penasaran

“ige” dia seperti kelihatan bingung menjawab pertanyaanku “aku baru datang ke Korea” lanjutnya, mwo? Benarkah dia baru datang ke Korea kenapa bahasanya bagus sekali

“jinja? Kenapa bahasa mu bagus sekali” tanyaku dengan menaikan sebelah alis

“aku orang korea asli, tetapi karena ayahku dipindahkan bekerja maka dari itu aku pindah ke Amerika, tetapi ibuku jika dirumah sering menggunakan dua bahasa supaya aku masih mengingatnya” ucapnya panjang lebar

“dan sekarang?” tanyaku

“aku tersesat”  dia menundukan kepalanya “aku sendiri dsini, ayah ibuku sudah memesaniku agar jika datang langsung cari taksi dan berikan kertas ini” dia mengeluarkan sebuah kertas “tetapi aku lupa menggesekkan uangku di ATM, ingin menelpon teman ? tapi ternyata HP ku mati, ah sial sekali” dia menunduk lesu sambil menghentakkan kakinya

“memang kau mau kemana ? bisa aku melihat kertasnya ?” ku lembutkan suaraku dan dengan nada se sopan mungkin

“ige” dia memberikanku kertasnya, aku langsung mengambilnya, kuperhatikan dengan seksama. Ya! Aku tau daerah ini, inikan dekat dengan rumah Kyuhyun

“aku tau daerah ini, mau ku antar ?” tawarku

“jinja?” jawabnya bersemangat, matanya membulat dan tiba-tiba memelukkuO_o “YA!! Gomawoooooo” ya apa yang dia lakukan

“chogi, apa kau mau membunuhku, aku tidak bisa bernapas” diapun tertawa dan melepaskan pelukannya dariku, astaga jantungku.

akupun menelpon managerku untuk mengirimkan mobil kebandara

\^^/

Sekarang ? kami sudah berada didalam mobil, aku yang menyetir sendiri. aku sudah melepas syal kacamata dan topi. Tetapi herannya dia sama sekali tidak terpesona kepadaku.dia hanya menoleh melihatku melepas syal dan kacamata dan kembali melihat kedepan jalan. Masa dia tidak mengenaliku, arra dia baru datang ke korea setelah 12 tahun lamanya tapi ya! Aku kan artis internasional, apa dia tidak tahu aku, baiklah ku maklumi kalau dia tidak tahu siapa aku, tapi apa dia tidak merasa takjub melihat ketampananku, ais

Sepanjang perjalanan, dia selalu bertanya ini daerah mana ? itu apa ? ah lucu sekali begitu sangat bersemangat, terlalu polos tidak ada sama sekali sisi jaim didepan seorang lelaki tampan sepertiku huh =,=

20 menit aku menyetir, dan sekarang sudah sampai didepan rumahnya

Astaga persis sekali ternyata dia bertetangga dengan Cho Kyuhyun, rumahnya bersampingan dengan evil itu ya berarti jika aku ingin bertemu dengannya aku bisa pura-pura bertamu dirumah Kyuhyun. Brilian!

“hyori-shi, kita sudah sampai” aku berpaling, dan astaga dia tidur -___________- pantas ketika hampir sampai dirumahnya serasa sepi

“hyori-a ?” aku memanggil namanya lagi, dia tidak bangun. aku memperhatikannya, rambutnya menutupi wajahnya, tanpa sengaja tanganku secara reflek menyingkirkannya dari mukanya, dan patta! Kalian tahu posisi kami sekarang dekat sekali, ya dia tidur neoma kyeopta kenapa begitu imut seperti ini, dia cantik. Dengan tak sadar tanganku mengelus pipinya

“hoam” dia bergerak, aku langsung menjadi salah tingkah

“kita dimana?” tanyanya sambil menggosok-gosakkan matanya dengan tangan

“e.. emm.. kita sudah sampai”

“benarkah?” dia langsung keluar dari mobil, aku megikutinya, aku langsung kebagasi mobil belakang mengambilkan tasnya, aku menghampirinya dan memberikan tasnya

“ige” kataku

“gomawo” dia menundukan badannya, aku tersenyum melihatnya dan lalu masuk kemobil

“choi-shi sekali lagi terimakasih banyak, aku berhutang budi padamu” ucapnya ketika aku sudah menutup pintu mobil  dan menghidupkan mesin mobil “jika jodoh pasti akan bertemu lagi, anyeong” ucapnya lagi sambil melambaikan tangan

“aku pergi” ucapku, sambil memperhatikannya dari kaca spion dia masih melambai-lambaikan tangannya. Hah? Hari yang melelahkan, dan apa ucapnya tadi ? jika jodoh pasti bertemu, aku tersenyum memikirkannya

\^^/

Hyori POV

“ige” kata nya kepadaku dia memberikan koperku, ya dia ini malaikat atau apa ? baik hati sekali, mukanya juga yah ku akui dia tampan, bukan hanya kata tampan yang cocok melampiaskan wajahnya ini tapi dia sangat tampan

“gomawo” aku mengambil koperku dan setelah itu menundukan badanku, aku merasa berterimakasih sekali kepadanya, dia pun berjalan memasuki mobilnya ketika dia mau menyalakan mobilnya aku berteriak kepadanya “choi-shi sekali lagi terimakasih banyak, aku berhutang budi padamu” dia tersenyum kepadaku, wah tampannya “jika jodoh pasti akan bertemu lagi, anyeong”

“aku pergi” dia membalas kata-kataku, sambil menjalankan mobil, aku terus melambaikan tangan, sampai mobilnya menghilang

Aku membuka pagar rumah. Banyak hal yang berubah, tpi aku tetap merindukan tempat ini, tempat dimana aku dan Kyuhyun sering bersama. Aku menoleh ke rumah di samping kananku, apa ayah Kyuhyun menjual rumahnya ini ? Kyuhyun aku merindukanmu.

Hari semakin dingin saja, aku lelah. Dan akupun mendekat kepintu, kupencet bel rumah seseorang perempuan paruh baya membukakan pintu kepadaku

TO BE CONTINUED

Gimana Readers ? yang sudah baca jangan lupa Comment ya😀

Because Yours Comment  ? don’t you know made me Fight and Happy ^^

12 thoughts on “My Mine Girl is Hyori ~ Part 1”

  1. yabuuuuuuuuuuuuu!!! aq suka sekali cerita cinta masa kecil seperti ini..semoga saja si evil kyu masih inget ma hyori…*jadi inget temen masa kecil aq juga..bgmna yahhh kabarnya??~~malah curhat^^*
    segera post part selanjutnya yahhh…
    Anneyonggggggggg O__O

  2. siwon dpanggil ahjussi wkwkwk.hyori bnr2 g ada jaimnya sm sekali trus ms g knal dgn choi siwon ckckck apa dia g pernh lht tv ato bc mjlh ato koran.apa ini akn jd cerita cinta segitiga antr kyu, hyori, siwon.seru thor dtgu next partnya

  3. anyeong saya author dari FF ini😀
    gomawo yang sudah koment :*
    gimana ? kritik saran nya ditunggu, jangan jera baca FF saya ya. kalau banyak peminatnya next chapter pasti dipost lagi kok ^^~
    kontak person with my twitter http://twitter.com/NHrismah/ @NHrismah mention pasti saya follback
    sekali lagi gamsamhamnida *bug hug

  4. Wah yori itu teman lama nya Kyu oppa dan sepertinya Siwon oppa skrg menyukai nya.. Baru smp di korea Hyori sdh bertemu dgn org baik seperti siwon oppa

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s