YY COUPLE : MY ‘OLD’ HUSBAND PART 7 (ENDING)

 

Cheolyong POV

Aku membawanya pulang ke rumah. Setelah sampai dan turun dari mobil, lagi-lagi aku menyeret tangannya untuk masuk ke dalam rumah. Aku terus menarik tangannya hingga sampai didalam kamar lalu aku menghempaskan tangannya begitu saja. Aku tidak tahu kenapa aku menjadi seperti ini, mungkin ini efek alcohol yang aku minum semalam.

“ lee yeonji.”

“ kenapa kau menyebalkan sekali? Apa kau pantas disebut orang yang sedang sakit?”

“ lee yeonji, apa kau bahagia dengan keadaan seperti ini?”

Dia hanya diam saja tidak menjawab pertanyaanku.

“ lee yeonji, jawab pertanyaanku !”

Dia masih saja diam, hanya aku melihat matanya yang mengeluarkan air mata. Kasihan? Tidak sama sekali. Aku tidak peduli dengannya saat ini, aku tidak peduli !! aku mulai mendekat kearahnya dan menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang yang sudah berbulan-bulan tidak kami tempati.

“ yong~a, apa yang kau lakukan?”

Kini posisi aku berada diatas tubuhnya, aku mulai mendekatkan wajahku ke wajahnya. Dia terus berontak di bawahku. Tanpa menunggu lama lagi, aku segera mencium bibirnya dan melumatnya dalam. Terus seperti itu, hingga aku merasakan dia semakin memberontak dan memukuli tubuhku. Dengan berat hati aku melepaskan ciuman panasku.

“ apa yang kau lakukan yong~a? kita sudah bercerai? Tidak pantas melakukan hal ini.” Ucapnya.

“ kau pikir aku peduli?”

Setelah itu aku kembali menciumnya, dia terus berontak tapi semakin lama dia akhirnya tenang. Mungkin menikmati ciumanku? Tapi dia tidak membalas ciumanku sama sekali, aku terus menciumnya hingga aku merasa rasa asin yang aku rasakan. Aku menghentikan ciumanku dan aku melihat bibirnya berdarah dan aku tidak peduli.

Sekarang aku beralih ke daerah lehernya dan aku semakin jauh melakukannya. Sungguh, aku tidak bisa menghentikan hal ini. Aku terlalu merindukannya dan marah kepadanya. Aku yakin malam ini akan menjadi malam panjang bagiku dan bagi Yeonji.

*SKIP*

Lee Yeonji POV

Aku bangun dari tidurku dengan selimut putih yang menutup tubuh polosku. Ya, semalam kami melakukannya. Aku sudah mencoba untuk menghentikannya tapi itu sia-sia, dia tidak mendengar ucapanku sama sekali. Ntah kenapa aku merasa dia bukan ban cheolyong yang kekanak-kanakkan. Aku sempat mendengar disela-sela pekerjaannya, dia mengucapkan bahwa dia membenciku. Terluka? Sepertinya kalian sudah tahu itu.

Aku melihatnya masih tidur disampingku dengan keadaan yang jauh lebih manusiawi dibanding aku. Aku memperhatikan wajah pucatnya.

“ Yong~a, kau tahu kau itu jelek sekali dan menyebalkan. Setelah ini jika aku hamil, awas saja kau tidak mau bertanggung jawab.”

Baru saja aku akan turun dari ranjang, tapi aku teringat bahwa cheolyong sedang sakit. Langsung saja aku menempelkan tanganku di dahinya. Mungkin dia hanya demam saja. Kemudian aku turun dari ranjang dan menuju ke kamar mandi.

Setelah membersihkan tubuhku, aku membuatkannya bubur dan mengompres dahinya. Lalu setelah itu aku pergi lagi dari dirumah. Sebenarnya aku inging merawatnya tapi mendengar kenyataan bahwa dia membenciku, ah ntahlah. Memang dia itu menyebalkan sekali dan sering membuatku khawatir dan menangis. Kurang ajar sekali bukan?

***

Setelah malam panjang itu, aku tidak pernah bertatap muka lagi dengan cheolyong selama satu bulan terakhir. Keadaanku masih sama, bekerja di tempat jongwoon oppa dan masih aktif kuliah. Hari ini aku bangun sedikit terlambat, aku segera menuju kamar mandi dan segera pergi kuliah.

Kalian tahu, sudah 3 hari terakhir aku selalu muntah dan nafsu makanku berkurang. Aku pikir aku hanya masuk angina biasa, tapi ternyata aku hamil. Ya, aku hamil anak cheolyong. Aku sangat gembira mendengar hal ini karena aku sudah tahu bahwa akhirnya aku akan hamil menginggat waktu itu aku dan dia tidak memakai alat pencegah kehamilan.

Sebenarnya aku sangat malam melakukan hal apapun, tapi jika aku tidak bekerja bagaimana aku bisa menghidupi diriku dan calon bayiku. Tidak ada yang tahu mengenai kehamilanku, aku memang merahasiakannya dari siapapun.

Aku segera masuk kelas untuk menerima materi dari dosen tampan sekaligus teman dekatku. Hahaha .. aku berharap nantinya anakku akan sepintar Lee Jinki tapi tidak dengan hobinya yang makan ayam, dan imutnya seperti jongwoon oppa, dan terakhir aku berharap dia seperti cheolyong J

Seperti biasa, setelah kuliah aku akan bekerja. Aku sudah berada di restaurant dan sialnya aku muntah untuk yang pertama kalinya di luar dari kamarku. Aku bahkan tidak mengeluarkan apapun, hanya perasaan yang ingin muntah saja dan itu melelahkan.

“ yeonji, gwenchana ?”

Aku hanya mengangguk-anggukkan kepalaku saat temanku bertanya padaku. Setelah 15 menit aku berkutat dengan mualku, akhirnya aku bisa menghentikan dan melayani pengunjung dengan baik. Tapi masalah terjadi saat jam istrihat berlangsung, aku kembali merasa mual dan kepalaku sakit sekali. Sekilas aku melihat Jongwoon oppa yang mendekat kearahku setelah itu aku tidak tahu apa lagi yang terjadi.

Cheolyong POV

Hari ini aku sedang latihan dengan semua member MBLAQ lainnya. Aku latihan dengan serius tak mempedulikan bahwa semua hyung sedang beristirahat. Tapi tiba-tiba seungho hyung memanggilku.

“ chelyong, istirahatlah.”

“ ani”

“ Yeonji masuk rumah sakit.” Ucap seungho hyung mengangetkan aku.

Aku segera mendekat kearahnya, dan sedetik kemudian aku sudah berlari keluar untuk menemui yeonji. Setelah kurang lebih setengah jam perjalanan, aku sampai di rumah sakit dimana yeonji sedang dirawat.

Setelah bertanya dan menemukan kamar inap yeonji. Akhirnya aku menemukannya. Aku melihat dia sendirian dan aku segera masuk. Tapi aku melihat ada seorang namja yang aku ingat bernama jongwoon.

“ kenapa kau disini?” tanyaku.

“ aku yang membawanya kesini.”

“ pergilah, sekarang sudah ada aku.” Usirku.

“ kau mengusirku? Cisss .. sikapmu membuatku muak.”

“ apa maksudmu hah?”

“ sudahlah, istrimu sedang hamil. Semoga kau bertanggung jawab atas kehamilannya.” Ucapnya setelah itu keluar dari kamar.

Jantungku seakan berhenti berdetak, yeonji hamil ? benarkah? Ya aku ingat malam itu, malam dimana kami melakukannya karena aku yang sedang hilang kendali. Aku tidak tau aku harus bagaimana? Senang, iya. Bingung, juga iya. Ya Tuhan …

Tidak lama kemudian aku melihat Yeonji membuka matanya.

“ yong~a …”

“ kau mengandung anakku, tapi bahkan kau tidak memberitahu sama sekali” ucapku.

“ lalu kau akan mencampakkan aku? Aku tidak mau.”

“ apa aku pernah mengatakan bahwa aku tidak ingin mempunyai anak bersamamu?”

“ aku hanya tidak yakin denganmu.”

“ itu terserah kau, aku tidak peduli. Mulai sekarang kau kembali ke rumah dan jangan coba-coba untuk bekerja di restaurant itu. kau tidak membisa membantah karena di dalam tubuhmu ada calon anakku.”

Dia hanya bisa diam dan kembali menutup mata tidak mempedulikan aku.

***

Sudah satu bulan aku kembali ke rumah dan perutku juga semakin memperlihatkan bahwa kini aku sedang mengandung. Keadaanku dan cheolyong juga sedikit membaik, bagaimna tidak membaik. Dia selalu bertingkah seperti anak kecil didepanku dan itu sukses membuatku mencintainya semakin dalam. Hahahaha …

“ annyeong aegi~ya” sapanya tiba-tiba Kemudian dia duduk disampingku.

“ yong~a, kenapa kau sok kenal sekali sama bayiku?”

“ kau pikir itu hanya bayimu hah? Kau pikir kau bisa hamil seperti ini tanpa kerja kerasku hah?”

“ diamlah !”

“ liatlah, kenapa kau memiliki umma yang menyebalkan dan keras kepala sekali? Beruntung kau nantinya memiliki appa seperti aku yang baik dan manis.” Dia berbicara dengan perutku. Gezzzzzz … tidakkah dia seperti orang gila?

“ bicaramu itu terlalu kaku, dasar keledai !”

“ aku tidak berbicara denganmu. Diamlah.”

Sungguh, keadaan kami sangat baik. Tapi perlu diingat, ‘perceraian’ kami masih berlangsung. Tapi biarlah, aku tidak mau memikirkannya karena itu konyol. Hahahah

“ bagaimana syuting hello baby?”

“ aku tau kau ingin mengejekku dan aku tidak ingin mendengarnya.”

“Ji~a, kau pasti sudah muak dengan konflik konyol kita?”

“ rasanya aku aku akan mimisan saking bosennya yong~a.”

“ iya, mulai hari hari ini aku mengakhiri cerita konyol kita dengan akhir yang membahagiakan. Aku menikahimu lagi, aku akan berjanji setia dihadapan Tuhan untuk selalu bersamamu.”

“ aku juga yong~a. aku lelah dengan cerita konyol kita.”

“ iya, mari kita ucapkan terima kasih banyak untuk semua yang telah mengikuti cerita konyol kita ji~a.”

“ eeits .. kita tidak boleh melupakan author yang paling tampan dan mempesona yang telah berjasa mempertemukan kita dan membuatmu menghamili aku yong~a.”

Hahahahahah … tawa cheolyong#author tersenyum puas.

“ TERIMA KASIH UNTUK READERS YANG MENGIKUTI CERITA KAMI DARI AWAL DAN SAMPAI AKHIR YANG MEMBAHAGIAKAN INI. TERIMA KASIH BANYAK .. DOAKAN AGAR PERNIKAHAN KAMI SELALU ABADI(?) SELAMANYAJ” koor YY.

END J

 

Okey, akhhirnya ff konyol ini udah ending meskipun endingnya maksa dan semakin konyol. Aku mengucapkan terima kasih banyak untuk semua readers yg membaca ffku ini meskipun ff ini sepi readers. Hahahahah#miris tapi tetep bersyukur

Ini ff terakhir yang bisa aku post di obi. Hahaha#nggak ada yg tanya juga -___-

Jeongmal khamsahamnida, thank’s so much, arigataou, xie xie, danke, hatur nuhun, matur suwon. Selama aku menjadi author dan ngepost ff , kalian menerima ff ku dengan tangan terbuka. Sekali lagi terima kasih… bai bai readers#lambai3 di catwalk

 

15 thoughts on “YY COUPLE : MY ‘OLD’ HUSBAND PART 7 (ENDING)”

  1. aku kaget kalo authornya cowok.. soalnya baru kali ini aku temuin author namja,keren oppa😉
    kenapa ceritanya berhenti,padahal keren bgt,oppa hebat deh,namja namja tapi bisa bikin ff… oppa lanjutin dong
    jebal ..

  2. aigoo ternyata authorx cwo gak disangka2, aq bru sadar pas baca si yoonji blg authorx cwo tapi gak masalah coz ff buatan u bagus n keren meskipun td da keselip kata2 yg salah…

    FFx knpa tbc, pengenx da sequel pas yy couple pnya ank..hehehehe

  3. Tooorrr!!! Krg puas nih sama ending nyaaaa….. Sequel dong.. Pdhal sudah seruu nih yeonji udh hami.. Huaaa pkoknya sequel!!!! Ahh mireu jdi seorang appa! Haha

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s