It Started By A Game Last Part

Title      :: It Started By A Game Part 5

Casts    :: Cho Kyuhyun, Lee Ang Hyeon, Song Joongki, Lee Joon, Seungri, and other casts

Genre   :: Humor, Romance

Length :: Chapter

Rating :: General

Note     :: Ada yang kangen aku? (Nggaaaaakkk!!) *huhuhu ngadu ama Yunho* Maaph ya lama update nya. Habis begitulah klo kebanyakan utang ff. Kemaren nyelesaiin Blind Date Part 3 dulu trus Voice Of Love Part 4 trus Fake Fiacee Part 2. (^^<)v Uda gitu belakangan ini kerjaan lagi banyak (pamer yang udah kerja…kekeke jadi berasa tua diantara anak sekolahan yg disini…padahal aku kan 91 lines…ga tua2 amat kan ya?kekeke)… =.= Yah, semoga yang udah penasaran ama kelanjutan SM Absolute Model Competition puas ama part ini yaah…

Part 1    Part 2    Part 3    Part 4

Ia berjalan kearah pintu dan membukanya.

“Hyeon. Bogoshiposo…” namja itu langsung menarik Hyeon ke dalam pelukannya.

“Joongki oppa?”

 

Part 5

Joongki memeluk Hyeon sangat lama sampai mendengar Lee Joon berteriak dari balik laptopnya,”Nugu Hyeon-ah?”

Joongki melepaskan pelukannya dan Hyeon menutupi kecanggungannya dengan berteriak kepada Joon,”Joongki oppa datang oppa,” katanya sambil mempersilakan Joongki masuk ke apartemen dan menutup pintu dibelakangnya.

Lee Joon menoleh dan melihat Joongki berdiri dan melambai di depan pintu.

“Joon-ah! Oraenmaniya!” sapa Joongki bersemangat.

“Hyung! Oraenmanieyo!” Joon menghampiri Joongki dan memeluknya singkat.

Mereka berjalan masuk dan duduk bersama di ruang tamu. Joon menutup laptopnya dan memandang Joongki ragu. Kenapa tiba-tiba dia datang kesini? Sementara itu Hyeon sibuk menyiapkan minuman untuk Joongki.

“Hyung tidak sedang sibuk syuting? Bukankah hyung kini menjadi actor terkenal?” tanya Lee Joon sambil nyengir.

Joongki menggeleng,“Hari ini jadwalku malam. Ngomong-ngomong kemarin aku bertemu dengan Hyeon di Absolute Model Copetition. Jujur saja, aku terkejut saat melihat Hyeon. Dia tampak sangat…. berbeda,” kata Joongki pada Lee Joon.

“Memang. Ada seseorang yang berhasil mengubahnya,” ujar Joon sambil tersenyum kecil.

Ekspresi Joongki berubah,”Nugu?” tanyanya penasaran. Apakah itu seorang yeoja? Atau namja?

“Ah, aniyo. Sebenarnya kemarin aku juga melihat audisi Hyeon,” papar Joon.

“Benarkah? Jadi kau melihatku juga?”

Lee Joon mengangguk saat Hyeon datang membawa tiga gelas jus jeruk.

“Oppa, aku lolos ke tahap selanjutnya,” kata Hyeon memberitahu Joongki dengan bersemangat. Ia berusaha bersikap seperti dulu saat mereka masih di London. Ia berusaha mencairkan suasana diantara mereka, kalau tidak maka suasana akan menjadi sangat canggung karena mereka memang sudah lama tidak bertemu.

“Chukae,” Joongki memamerkan senyumannya yang dulu selalu membuat Hyeon terpana.

“Kau bekerja dimana Joon-ah?” tanya Joongki sambil mengambil jus nya, menunggu Joon menjawab sambil meminum jus jeruk itu.

“Saat ini aku bekerja di Jerman. Hanya saja aku sedang pulang untuk menjenguknya,” jawab Lee Joon sambil mengendikkan kepalanya pada Hyeon.

“Apa kau tidak khawatir meninggalkannya sendiri?” tanya Joongki, merasa aneh karena biasanya Lee Joon begitu protektif pada dongsaengnya itu.

“Oppa! Aku ini sudah besar!” kata Hyeon merajuk membuat Joon dan Joongki tertawa.

“Ah, ne. Kau sudah dua puluh satu. Aku masih saja beranggapan kau ini lima belas tahun,” jawaban Joongki semakin membuat Hyeon meniup poninya lalu cemberut.

“Justru karena aku khawatir makanya aku pulang hyung. Dia baru beberapa bulan disini tapi aku terpaksa harus meninggalkannya,” kata Lee Joon sambil mengacak rambut dongsaengnya itu.

“Yah, begitulah, kekhawatiran berlebihan. Aku baik-baik saja kok disini. Bahkan saat aku sakit ada…”

“Hyeon-ah, boleh aku berbicara dengan Joongki hyung sebentar? Kau pergilah ke kamar dulu,” potong Lee Joon, menghentikan Hyeon yang sedang berbicara tentang Kyuhyun.

Hyeon mengernyit penasaran,”Wae oppa?”

“Masalah lelaki,” kata Lee Joon sambil mengedip pada dongsaengnya itu dan nyengir kearah Lee Joon.

Joongki hanya tersenyum geli dan menganggukkan kepalanya pada Hyeon. Setelah Hyeon pergi, ekspresi Lee Joon mulai serius. Ia menatap Joongki dengan tajam.

“Apa yang hyung lakukan kesini?” tanyanya frontal.

Joongki terlihat bingung dengan perubahan sikap Lee Joon. Lee Joon yang ia kenal selalu menyambutnya dengan baik, senang bercanda dan tidak pernah serius. Tapi, Joongki merasa ini ada hubungannya dengan Hyeon. Pasti ada sesuatu yang terjadi pada Hyeon sampai Joon bisa seserius ini.

“Aku ingin bertemu dengan Hyeon. Wae?”

“Tidak apa hyung. Aku hanya tidak ingin Hyeon terluka lagi,” ujar Lee Joon protektif, seperti biasanya berusaha melindungi dongsaengnya dari segala sesuatu yang ia rasa akan menyakiti dongsaengnya. Tapi Joongki tidak mengerti. Selama ini ia sering melihat sikap protektif Lee Joon yang ditujukan kepada setiap namja yang mendekati dongsaengnya tapi Lee Joon tidak pernah bersikap seperti ini padanya. Apakah sekarang ia termasuk kategori namja yang berpotensi menyakiti Hyeon menurut Lee Joon?

“Apa maksudmu?” Joongki mulai menanggapi Joon dengan serius. Penasaran kenapa ia bisa masuk ke dalam blacklist Lee Joon. Pasti ada sesuatu yang tidak ia mengerti dalam situasi ini.

“Apa kau tau kalau dulu Hyeon menyukaimu?”

Pertanyaan blak-blakan itu membuat hati Joongki tertusuk. Ia terkejut setengah mati. Jadi? Hyeon pernah menyukainya tanpa ia sadari? Dulu? Lalu saat ini? Apakah Hyeon sudah melupakannya?

“Jangan bercanda,” Joongki menjawab tidak percaya.

“Apa wajahku terlihat bercanda hyung? Hyeon pernah menyukaimu dan dia selalu berharap banyak padamu. Tidak masalah bagiku waktu itu karena aku tau hyung adalah orang yang baik. Tapi, mendadak hyung mengatakan padanya kalau kau sudah punya yeojachingu, bagaimana menurutmu perasaannya? Ia hancur hyung. Terutama karena hyung lah satu-satunya namja yang pernah ia sukai dan dekat dengannya. Ia begitu memercayai kalau hyung akan datang padanya dan ia selalu menunggu. Sekarang ini dia sudah mulai bangkit dan memperoleh kepercayaan dirinya lagi. Ia sudah hampir menemukan orang lain hyung, kumohon, jangan menyakitinya,” papar Lee Joon terang-terangan.

Joongki terlihat mencerna perkataan Lee Joon baik-baik. Apa yang sudah ia lakukan? Ia menerima yeoja yang tidak ia cintai sama sekali karena ia takut perasaan Hyeon terhadapnya hanyalah perasaan sayang yeosaeng pada oppanya. Ia bahkan mengatakan sendiri pada Hyeon kalau ia sudah punya yeojachingu padahal Hyeon saat itu sedang menunggunya? Babo! Ia membuang kesempatannya sendiri untuk bahagia karena sikap pengecutnya. Dan…Hyeon sudah hampir menemukan orang lain? Andwae! Ia tidak boleh bersikap bodoh untuk kedua kalinya.

“Aku juga mencintainya Joon-ah,” pernyataan Joongki membuat Lee Joon kaget.

“Hyung, jangan bercanda. Aku tau Hyeon tampak sangat cantik sekarang tapi…”

“Aku sudah menyukainya sejak kita di London. Bahkan sebelum aku mempunyai yeojachingu,” kata Joongki pelan sambil menatap lantai dengan menyesal.

“What? Dan kau hanya diam saja selama ini? Membiarkan Hyeon putus asa dan sakit hati?” tukas Lee Joon kesal. Ia menatap Joongki dengan tidak percaya.

“Waktu itu aku yakin kalau Hyeon hanya menyayangiku sebagai seorang kakak. Aku tidak mau membuatnya merasa terbebani. Aku takut ia menolakku lalu hubungan kami menjadi jauh atau canggung dan memang begitulah yang terjadi setelahnya. It was my fault,” jawab Joongki ironis.

“Sikap pengecutmu itu telah membuatnya tersiksa hyung,” vonis Lee Joon tajam.

Joongki mengacak rambutnya frustrasi, menyesali kebodohannya dulu. Semakin ia pikirkan semakin ia merasa bodoh. Ia bisa melihat dengan jelas sekarang, setiap ekspresi wajah Hyeon, tingkah laku Hyeon dulu menyatakan kalau Hyeon juga menyukainya, tapi ia seakan buta. Ia menyangkalnya karena ketidakpercayaan dirinya yang bodoh. Bodoh, hanya itu kata yang bisa menggambarkan sikapnya saat itu.

“Aku akan berusaha memperbaikinya Joon-ah. Hubunganku dengan Jennifer hanya bertahan sebentar karena aku memang tidak memiliki perasaan apapun padanya. Aku menerima Jen karena kupikir dengan begitu aku akan bisa melupakan Hyeon atau setidaknya memperjelas hubungan oppa dongsaeng diantara kami. Tapi aku menyesal Joon-ah. Aku ingin mendapatkan cinta Hyeon lagi,” kata Joongki sambil menatap Lee Joon mantap.

“Dia sudah hampir menemukan orang lain hyung. Apa yang akan kau lakukan?”

“Apa kau bisa mempercayai orang lain itu seperti kau mempercayai aku?” tanya Joongki.

“Aku sedang berusaha melakukannya hyung. Jujur saja tingkat kepercayaanku padamu sudah turun sejak saat itu.”

Joongki memandang sedih pada Lee Joon yang sudah dianggapnya seperti dongsaengnya sendiri itu. “Beri aku satu kesempatan lagi Joon-ah. Aku tidak akan membuat Hyeon sakit hati lagi,” pinta Joongki sungguh-sungguh.

Lee Joon menghela napasnya berat. Di satu sisi ia tau kehadiran Kyuhyun telah mengubah Hyeon menjadi lebih ceria dan percaya diri, tapi di sisi lain ia tidak yakin Hyeon sudah melupakan Joongki 100%.

“Baik. Aku akan memberimu ijin untuk mendekatinya lagi. Aku tidak bisa mengawasi kalian karena tiga hari lagi aku harus kembali ke Jerman. Biarkan Hyeon memilih sendiri dan menetapkan perasaannya hyung. Kau harus menerima apapun keputusannya,” putus Lee Joon akhirnya.

“Arraseo. Jadi bolehkah sekarang aku mengajak Hyeon pergi sebentar? Aku harus menjelaskan semuanya sekarang juga.”

***000***

“Kita akan pergi kemana oppa?” tanya Hyeon saat Joongki mengajaknya pergi. Ia heran Lee Joon mengijinkan Joongki untuk mengajaknya pergi padahal oppanya itu tau kalau ia pernah sakit hati karena Joongki. Mungkin oppanya punya pertimbangan sendiri.

“Aku ingin mengajakmu jalan-jalan ke Myungdong,” sahut Joongki tenang masih konsentrasi pada kemudi mobilnya.

“Aaahhh…sounds fun,” Hyeon mengangguk lalu tiba-tiba memutar kepalanya menghadap Joongki, “Oppa, apa yang tadi oppa bicarakan dengan Joonie oppa?” tanyanya penasaran.

Joongki tertawa kecil mendengar pertanyaan Hyeon. Khas Hyeon, tingkat keingintahuannya begitu tinggi.

“Tidak ada apa-apa,” jawab Joongki, tau kalau Hyeon tidak akan begitu saja percaya pada jawabannya.

“Jinjja? Kotjimal. Kenapa aku harus ke kamar kalau memang tidak ada apa-apa?” Hyeon melipat tangannya dan mengerucutkan bibirnya dengan tampang kesal, membuat Joongki ingin mencubit pipinya atau yang lebih ekstrim, mencium bibir cemberut itu.

“Aku tidak mau keluar dari mobil ini atau bicara dengan oppa kalau oppa tidak mau bilang,” rajuk Hyeon lagi. Tidak mau menyerah untuk mendapatkan informasi dari Joongki.

Joongki tertawa. Bukannya panik tapi ia malah melihat sikap Hyeon ini sangat imut.

“Jinjja? Kalau begitu lebih baik aku tidak usah mengatakan apapun agar kau tetap ada disini bersamaku,” goda Joongki.

Hyeon sengaja tidak menjawab dan memalingkan wajahnya kearah jendela mobil, pura-pura kesal.

“Ini mengenai kau,” jawab Joongki terus terang, memutuskan untuk tidak menggoda Hyeon lebih lama.

“Aku? Kenapa denganku?” tanya Hyeon, memalingkan wajahnya menatap wajah imut Joongki karena penasaran dengan pengakuan Joongki.

Joongki menepikan mobilnya di pinggir jalan yang cukup lengang. Ia mematikan mesin mobilnya lalu menatap Hyeon yang masih melihatnya dengan tatapan penasaran. Matanya membulat dan bibirnya mengerut lucu membuat Joongki gemas, tapi ia menatap wajahnya dengan sungguh-sungguh.

“Joon menceritakan padaku tentang perasaanmu di London dulu,” Joongki memerhatikan wajah Hyeon perlahan menjadi merah dan Hyeon cepat-cepat mengalihkan pandangannya ke jalan di depan mobil.

“Aku…itu sudah berlalu oppa,” kata Hyeon cepat, gugup karena informasi itu. Kenapa oppanya harus mengatakan itu pada Joongki? Lee Joon oppa benar-benar sudah gila.

Joongki mengikuti aksi Hyeon melihat kearah jalan,”Justru karena itu. Aku akui aku memang bodoh dan pengecut tapi sebenarnya dulu aku juga mencintaimu. Hanya saja aku terlalu takut kau akan menolakku karena hanya menganggapku sebagai kakakmu. Aku tidak mencintai Jen. Hubungan kami hanya bertahan selama satu bulan. Aku hanya menerimanya karena aku tidak mau mengakui perasaanku padamu. Hatiku hancur saat kau tersenyum dan memberi selamat pada hubungan kami, kukira kau benar-benar senang. Lalu aku pulang ke Korea karena aku ingin melupakanmu,” Joongki kembali memutar posisi tubuhnya menghadap kearah Hyeon.

Hyeon diam. Bimbang dengan perasaannya. Di satu sisi ia merasa senang karena Joongki ternyata menyukainya. Disisi lain ia merasa kecewa dengan sikap Joongki dulu.

Ia mengambil tangan Hyeon membuat Hyeon menatap balik padanya,“Dan kemarin saat aku melihatmu lagi, semua perasaan yang dulu kukubur perlahan muncul. Aku benar-benar merindukanmu Hyeon-ah. Maukah kau memberiku kesempatan untuk memperbaiki kesalahanku dulu?”

Hyeon berbalik dan menatap Joongki lekat. Perlahan senyumnya mengembang,”Aku memang sangat menyukai oppa..”

***000***

Kyuhyun’s POV

Aku menekan bel apartemen. Tidak sampai dua menit pintu apartemen terbuka dan menampakkan namja yang kukenal belakangan ini.

“Lee Joon-ssi,” sapaku sambil tersenyum.

“Ah, Kyuhyun-ssi, silahkan masuk,” ujar Lee Joon lalu memberi jalan padaku untuk masuk ke dalam apartemennya.

“Apakah Hyeon ada?” tanyaku.

“Ia sedang pergi dengan Joongki hyung,”

Mwo? Hyeon pergi dengan namja itu? Apa yang terjadi? Jadi tadi dia menutup teleponku karena itu? Bukan karena ingin menelepon teman audisinya yang disukai Yesung hyung itu?

“Tadi Joongki hyung datang dan mengajak Hyeon pergi. Duduklah Kyuhyun-ssi. We are same age right? How about dropping the honorifics?”

Aku mengangguk setuju. Toh kami memang seumuran. Pikiranku kembali lagi ke perkataan Lee Joon yang kudengar tadi? Princess Kitana pergi bersama Joongki hyung?

“Aku ingin bertanya padamu tentang Hyeon,” Lee Joon menatapku dengan wajah serius. “Sebagai oppanya, aku harus melindunginya baik-baik dan memastikan kalau ia mendapatkan seseorang yang bisa aku percaya untuk menjaganya disini. Terlepas dari baru beberapa minggu kau mengenalnya, apa kau benar-benar menyukainya?”

***000***

Author’s POV

Kyuhyun masuk ke dalam lift dari lantai 17. Pikirannya sibuk dengan berbagai kemungkinan atas apa yang diceritakan Lee Joon tadi. Ia terus berpikir sampai tidak menyadari orang yang masuk ke dalam lift saat itu.

“Kyu!”

Kyuhyun tersentak kaget melihat sahabatnya nyengir.

“Changmin-ah! Darimana kau?” tanya Kyuhyun.

“Aku baru saja membeli cemilan lalu ingin mengajakmu main game, hehehe…Kau sendiri mau kemana?”

“Aku baru akan kembali ke dorm. Kau membeli cemilan dimana sih? Bukannya minimarket terdekat itu ada di dekat lobby?” tanya Kyuhyun.

“Memang tadi aku dari lobby,” ujar Changmin.

Kyuhyun bengong. Jadi tadi ia tidak sadar melewati lantai 11, turun sampai ke lobby lalu tetap di lift sampai lift naik lagi? Otaknya benar-benar sudah mulai aneh.

Mereka berdua turun di lantai 11 lalu masuk ke dalam dorm dan mulai memasang peralatan Nintendo Wii yang ada di dorm Super Junior. Sepuluh menit kemudian mereka mulai autis dengan game yang ada.

“Aaaaarrrggghhh!!! Mati kau Changmin!!” jeritan Kyuhyun membahana di seluruh dorm.

“Tidak semudah itu Tuan Cho!! Kau yang akan mati!” balas Changmin dengan suara opera yang melengking (?).

Changmin mengalahkan Kyuhyun berkali-kali sampai Kyuhyun mengacak rambutnya frustrasi dan mencekik leher Changmin karena kesal.

“Hahahaha…ada apa denganmu hari ini Kyunnie? Kenapa kau tidak sekalipun bisa mengalahkanku?” ejek Changmin bangga.

“Diam!” Kyuhyun melotot kearah Changmin yang hanya menanggapinya dengan tertawa girang melihat kegusaran sahabatnya itu.

“Minnie!” sapa Sungmin yang keluar dari kamar karena tidurnya terganggu oleh keberisikan kedua makhluk evil itu.

“Minnie Hyung…apa kabar? Apa hari ini kau dan eomma memasak sesuatu?” tanya Changmin penuh harap. Kedua Minnie kesayangan Kyuhyun itu berpelukan singkat.

Sungmin memamerkan senyum gigi kelincinya yang imut,”Belum. Wookie sedang belanja ke mini market. Mungkin sebentar lagi dia pulang lalu memasak.”

“Aahh..aku lapar,” rajuk Changmin manja.

“Ya! Bukankah kau tadi menghabiskan tiga potong roti dan lima bungkus keripik kentang sambil main game?” kata Kyuhyun.

“Itu kan hanya cemilan,” jawab Changmin enteng.

Ceklek! Pintu dorm terbuka menampakkan sesosok namja imut yang menenteng kantong belanjaan bersama dengan monyet dan ikan pengiringnya.

Ryeowook memang harus membeli banyak bahan saat berbelanja mengingat banyaknya member yang harus diberi makan dan kapasitas tampungan mereka yang di atas rata-rata manusia normal.

“Hyuuuunnngggg….” Changmin berteriak heboh lalu memeluk Wookie erat.

“Ne..ne..ne aku akan memasak untukmu juga. Sudah lama kau tidak kesini jadi aku akan membuatkan sesuatu yang special untukmu,” jawab Ryeowook datar, tau akan maksud pelukan Changmin.

“Yaaayyy!!! Ayo main lagi Kyu…hari ini aku akan menghajarmu,” ujar Changmin menantang Kyuhyun dengan percaya diri.

“Cish tidak semudah itu tuan Shim. Aku akan membalasmu dengan lebih kejam!” tekad Kyuhyun.

“Hah? Kau mengalahkan Kyuhyun, Minnie?” tanya Donghae dengan mata melotot dan mulut mengaga takjub.

“Geurom! Aku sedang hebat hari ini!” tukas Changmin bangga menyombongkan kehebatannya pada semua hyung yang ada disitu.

“Enak saja! Itu karena aku sedang tidak konsentrasi! Aku masih memikirkan perkataan Lee Joon tentang Princess Kitana yang…” tiba-tiba Kyuhyun menghentikan sanggahannya.

“Wae? Ada apa dengan Princess Kitana?” tanya Eunhyuk penasaran.

“Wae?”

“Wae?”

“Wae?”

“Ada apa dengan Kitana?”

“Apa Hyeon baik-baik saja?”

“Waegurae?”

Kyuhyun terbengong melihat kemunculan hyungdeulnya yang mendadak memenuhi ruang tamu dimana ia dan Changmin main game. (bayangin orang-orang yang muncul tiba-tiba kaya yang ada di scene Hana Kimi)

“Kenapa kalian semua tiba-tiba datang kesini?” kata Kyuhyun frustrasi.

“Kami kan penasaran…” tukas Shindong enteng sambil mengambil bungkusan snack keenam Changmin yang masih tersisa separuh.

“Princess Kitana nugu?” tanya Changmin bingung. Ia mengedarkan pandangan bertanya ke seluruh hyungnya tapi tidak ada satupun yang menjawabnya. Semua tatapan hyungnya tertuju dengan penasaran pada Kyuhyun.

“Apa aku melewatkan sesuatu?” tanya Changmin lagi, merasa sebagai satu-satunya yang ketinggalan berita disini.

“Yeoja yang disukai Kyuhyun, Lee Ang Hyeon atau biasa kami sebut dengan sebutan Princess Kitana,” akhirnya Siwon berbaik hati menjelaskan kepada Changmin. Biasanya ia lebih sering bepergian ke luar negeri atau diam di rumahnya tapi entah mengapa disaat seperti ini bahkan ia yang jarang ada di dorm pun tau setiap perkembangan mengenai Princess Kitana. Kyuhyun jadi curiga setiap kali ia tidak ada di dorm hyung-deulnya menggosip tentang ia dan Hyeon.

“Jinjja? Kyunnie menyukai seseorang? Jadi kita akan dilupakan hyung,” ujar Changmin cemberut sambil memeluk Sungmin sementara yang dipeluk hanya tersenyum mengiyakan.

“Apa yang Joon ceritakan padamu Kyu?” tanya Yesung dengan pandangan mata ke arah Kyuhyun tapi tangannya mengelus cangkang Ddangkoma dengan sayang (?) di pangkuannya. Padahal kan kura-kura itu tidak akan bisa merasakan elusan di cangkangnya yang kelewat keras itu. Kenapa dia tidak mengelus kepalanya saja? Tentu saja karena kepala Ddangkoma bersembunyi dibalik cangkangnya. Mungkin ia bisa merasakan aura makhluk-makhluk evil seperti Kyuhyun dan Changmin yang ia rasa akan mengancam eksistensinya.

“Apakah aku harus mengatakan pada kalian semua?” tanya Kyuhyun galak.

“Geurom. Kami kan sudah menerima Hyeon menjadi adik ipar kami, tentu saja kami tidak boleh melewatkan setiap perkembangan kalian,” Eunhyuk menimpali.

“Itu kan tetap saja urusan pribadiku dengan Princess Kitana.”

“Ya sudah beri kami gambaran besar saja,” ujar Wookie.

“Song Joongki juga mencintai Kitana dan mungkin sekarang sedang menyatakan cintanya pada Kitana dan aku tidak tau bagaimana reaksinya jika itu benar-benar terjadi,” jawab Kyuhyun akhirnya.

“Mwo? Song Joongki hyung? Cinta Pertama Hyeon?” Leeteuk menyambar.

“Eoh.”

***000***

Three days later

“Oppa…apa oppa harus pulang sekarang? Di hari ulang tahun oppa?” tanya Hyeon sedih saat mengantar Oppanya ke Incheon International Airport.

“Geurae Joon-ah, apa kau harus pergi hari ini? Aku bahkan belum sempat memberi kado untukmu,” ujar Joongki yang ikut mengantar Lee Joon ke bandara.

“Aniyo, gwaenchanayo hyung. Kau mau menjaga dongsaengku dengan baik disini sudah cukup untukku,” jawab Lee Joon lalu memeluk Joongki singkat sebelum ia check in.

Ia melepaskan Joongki lalu beralih kepada Hyeon yang mulai menangis dalam diam,“Thanks for your surprise gift my lovely sister,” Lee Joon memeluk dongsaengnya erat dan mengusap bahunya untuk menenangkannya. Hyeon membangunkannya pada jam 12 malam dan memberinya kue ulang tahun dan kado berupa jaket dan scrab book kenangan mereka berdua sejak kecil. Setelah itu mereka menghabiskan waktu dengan berpelukan dan bercerita sampai pagi. Tau kalau hari itu akan menjadi hari terakhir sebelum mereka berpisah lagi untuk waktu yang cukup lama.

“Kau yakin dengan pilihanmu?” bisik Lee Joon saat memeluk Hyeon yang terisak pelan.

Hyeon mengangguk di dada Lee Joon,”Oppa percaya padaku?”

“Tentu saja. Aku mendukung setiap keputusanmu. Jangan menyesalinya lagi. Kau tau kalau itu memang yang terbaik dank au harus segera mengatakannya pada Kyuhyun bagaimanapun reaksinya. Maaf aku tidak bisa menonton audisi finalmu,”

“Jangan khawatir oppa. Aku yakin dengan keputusanku. Tentang audisi, oppa doakan saja aku dari sana,” Hyeon menatap Lee Joon yang mengendurkan pelukannya.

“Arraseo. Jaga dirimu. Telepon aku dan eomma sesering mungkin,” pesan Lee Joon sambil melepaskan pelukannya.

“Oppa juga. Jangan lupa mencari yeojachingu yang baik disana. Jangan sampai aku yang turun tangan. Semua yeoja yang oppa pilih harus lolos seleksi ku juga,” ujar Hyeon galak.

Lee Joon tertawa,”Arraseo. Hyung, jaga dia baik-baik. Aku percaya padamu,” kata Lee Joon lalu melambaikan tangannya pada mereka berdua dan berbalik untuk check in.

“Kajja,” Joongki merangkul Hyeon dan mengajaknya pulang.

***000***

SM Entertainment Absolute Model Final Round

“Hyung! Cepatlah! Kita harus tampil sepuluh menit lagi!” Wookie mengingatkan seluruh member super Junior kalau mereka harus segera bersiap-siap di backstage.

“Kajja,” Leeteuk sang leader mengiring (uda kaya bebek aja digiring) seluruh membernya ke backstage.

Seperti yang kita tau, ada 25 peserta terbaik yang tersisa disini dan kali ini SM Entertainment akan mengerucutkan jumlah mereka menjadi sepuluh orang berdasarkan pelajaran dua kategori penilaian. Catwalk dan  Photo Model. Jadi Mereka akan menari bersama dengan live performance dari Super Junior lalu berjalan bergantian ke depan juri. Selama mereka berjalan seperti model catwalk, foto dan profil mereka akan diperlihatkan di layar raksasa ini.” MC Lee Seung Gi menerangkan jalannya acara.

“Benar sekali Seung Gi-ssi. Para juri tentunya sangat sulit menentukan 10 finalist terbaik dari antara 25 orang ini. Baiklah, langsung saja, mari kita sambut Super Junior dan 25 finalist!” seru Luna f(x) yang menjadi pendamping Lee Seung Gi menjadi MC di acara final yang berlangsung dengan sangat meriah ini.

Pertama Super Junior muncul dan menampilkan lagu Mr. Simple sebagai pembuka. Lalu semua peserta muncul dengan mengenakan hot pants dan kaus berwarna-warni saat Ryeowook menyanyikan bagiannya sebelum reff pertama lalu menari bersama dengan Super Junior sampai lagu selesai.

Tepuk tangan membahana di seluruh gedung yang dipenuhi dengan elf dan pendukung peserta.

Lalu Super Junior menyanyikan lagu yang beat nya sedikit dibawah Mr. Simple yaitu Boom-Boom dan satu persatu peserta mulai berjalan sesuai dengan gilirannya memutari panggung. Semua foto sengaja diset dalam warna black n white yang seksi.

Jung Yuuri tampak percaya diri saat berjalan diiringi dengan foto di layar yang memperlihatkan profilnya.

Name : Jung Yuuri

Birth : Seoul, August 12, 1991

Height/Weight : 173cm/50kg

Hobbies & Specialities : Photograpy, Writing

Sementara itu Hye Bin pun tidak kalah mencoloknya. Ia berjalan dengan percaya diri menyusuri panggung saat tiba gilirannya.

Name : Jeon Hye Bin

Birth : January 2, 1991

Height/Weight : 163cm/45kg

Hobbies & Specialities : Modelling

Lalu akhirnya tiba giliran Hyeon. Ia berjalan dengan foto yang terpampang di layarnya.

Name : Lee Ang Hyeon

Birth : June 11, 1991

Height/Weight : 165 cm/49kg

Hobbies and Specialities : Playing Game, Singing

Dan semua peserta pun menyelesaikan sesi catwalk mereka seiring selesainya lagu Boom-Boom Super Junior.

Hyeon dan Yuuri segera berjalan bersama ke backstage setelah performance mereka selesai. Setelah ini mereka harus berganti pakaian ke dalam dress ringan lalu kembali ke panggung untuk pengumuman sepuluh besar. Dalam perjalanan ke ruang ganti, mereka berpapasan dengan Super Junior yang sedang berjalan menuju ruang tunggu mereka.

Hyeon dan Yuuri membungkuk memberi salam kepada semua member lalu semua member kecuali Yesung dan Kyuhyun pergi ke ruang ganti karena mereka semua harus berganti pakaian show. Nanti mereka akan menampilkan dua lagu lagi. Satu lagu Super Junior KRY dan satu lagi lagu Super Junior sebagai pemuncak acara.

“Liu Kang, ada yang ingin kubicarakan denganmu,” Hyeon menarik Kyuhyun pergi menjauh dan meninggalkan Yesung dan Yuuri yang saling menyapa dengan kikuk. Wajah Yuuri sudah merona karena berhadapan dengan artis yang sangat disukainya. Sementara Yesung yang sudah terpesona pada Yuuri sejak melihat audisi 50 besar pun hanya bisa menunduk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena gugup.

***000***

Kyuhyun’s POV

Kenapa dia tiba-tiba mengajakku kesini? Apa dia ingin mengatakan kalau kemarin saat dia pergi dengan Joongki hyung dia mendengar pernyataan cinta dari Joongki hyung seperti yang dikatakan oleh Lee Joon? Apakah ia akhirnya menerima Joongki kembali? Aargh! Padahal Lee Joon sudah kembali ke Jerman. Jadi aku harus bertanya pada siapa lagi?

“Ada apa?” tanyaku cemas. Cemas ia akan mengatakan hal yang kutakutkan.

“Tidak ada. Aku hanya ingin memberi kesempatan pada Yuuri dan Yesung oppa untuk lebih dekat…hehehe,” jawabnya dengan cengiran tengil yang entah kenapa membuatku lega. Yeoja ini…

“Apakah Lee Joon sudah sampai di Jerman?”

Ia mengangguk,”Eoh. Aku dan Joongki oppa mengantarkannya ke bandara tepat di hari ulang tahunnya. Itu membuatku sedih sekali. Oiya tentang aku dan Joongki oppa, ada yang ingin kukatakan padamu, aku tidak tau kau akan berpikir bagaimana tentang ini tapi…,”

Dia…dengan Joongki hyung?

“Saranghae Princess Kitana,” entah darimana ide itu dan kapan otakku memerintahkan mulutku untuk mengatakan hal itu. Sepertinya otakku tidak pernah berfungsi dengan baik jika bersamanya. Semua tindakanku berubah menjadi tindakan impulsive. Atau mungkin aku terlalu takut mendengar pengakuannya tentang hubungannya dengan Joongki hyung?

Aku melihat wajahnya yang kaget dan merona merah lalu cepat menambahkan,”Tapi aku mengerti jika kau ingin kembali pada Joongki hyung. Aku hanya ingin kau tau kalau entah sejak kapan, aku benar-benar tidak bisa menghilangkanmu dari pikiranku. Kau ingat., aku bahkan menciummu dua kali dan itu semua bukan karena aku mencari kesempatan atau bermain-main. Aku tidak pernah secara impulsive mencium yeoja seperti itu. Aku harap kau melihat KRY menyanyi setelah ini dan itu akan menjadi lagu yang kunyanyikan untukmu.”

000***000

Hyeon’s POV

Aku pergi ke kamar ganti dengan gontai. Kyuhyun menyukaiku? Joongki oppa menyukaiku? Seungri menyukaiku? Astaga! Semua kejadian belakangan ini benar-benar di luar batas pemikiranku selama ini. Ikut audisi ini, bertemu Kyu, bertemu lagi dengan Joongki oppa, kepulangan Joon oppa, semuanya begitu rumit hanya gara-gara taruhanku dengan Seungri.

Setelah berganti baju, aku mendengar teriakan fans yang membahana di panggung dan memutuskan untuk menonton live performance itu dari TV yang ada di ruang tunggu.

Aku melihat Kyuhyun bernyanyi dengan sepenuh hati dan terpesona.

eonjebuteo yeohtneunji ijeosseoyo, naega wae ireoneunji nan moreujyo

Suara Wookie oppa yang khas kini terdengar

harun gilgiman hago ddeut-I eobneunde, eoddeohge ddo achimi oneun geonjinan moreujyo

Aku mendengar jeritan kecil saat Yesung oppa mulai menyanyi dan membuatku menoleh kesamping. Yuuri menatap layar TV dengan wajah berbinar.

 eojjeol soga eobseoyo, amugeotdo mothago, I deodin shiganeul jikyeobwahtjyo

eodi-e ihtneunji mu-eoseul haneunji, ojikhan saram maneul saenggakhago ihtgi-e

Aku kembali mendengar suaranya dan menikmatinya sebisa mungkin. Dia mengatakan ini untukku. Aku melihat kilasan wajah Joongki oppa yang tersenyum manis, wajah Seungri yang berubah dari senyum mengejak menjadi senyum menggoda, wajah Kyuhyun yang tengil. Sebisa mungkin, aku berusaha untuk tidak menyesali keputusan yang sudah kubuat. Aku meyakinkan diriku kalau ini memang yang terbaik untukku dan semua orang.

jae seoneun an doeneungeol nan arayo, saranghalsu eobdaneungeol algo ihtjyo

naui seotun gobaeki geudaereuldeo apeugehal ppuniraneungeol, nan arayo algo ihtjyo

“Hyeon-ah, kajja kita harus bersiap di backstage,” panggil Yuuri mengagetkanku. Aku segera berdiri dan mengikutinya.

Setelah lagu selesai kami pun dipanggil ke panggung untuk pengumuman 10 besar.

Kami sudah memegang daftar 10 besar finalis hasil pilihan juri kita,” kata MC Lee Seung Gi.

Benar sekali. Dan kami akan menyebutkan kesepuluh nama finalis itu dalam urutan acak,” sahut Luna

Dan kesepuluh finalis yang berhasil adalah…

Jung Yuuri!”

“Kang Hyewon!”

“Lee Shiyeon!”

“Jeon Hye Bin!”

“Kwon Yoonseul!”

“Lee Jang Eum!”

“Hwang Juri!”

“Kim Minri!”

“Choi Haejin dan..”

“Lee Ang Hyeon!”

Astaga! Tuhan begitu baik padaku! Aku bisa lolos ke babak ini bersama Yuu juga. Kami segera maju dan berbaris sedikit lebih di depan sementara peserta lain yang tidak lolos kembali ke backstage. Aku tau mereka pasti kecewa. Aku pun juga akan merasa kecewa walaupun aku ikut acara ini hanya untuk taruhan.

Pada babak ini kami akan memberikan tantangan bagi kesepuluh finalist untuk menunjukkan bakat mereka masing-masing di atas panggung.”

***000***

“Annyeong haseyo, Lee Ang Hyeon imnida. Bakat dan hobi saya adalah menyanyi, menulis dan main game. Saya pikir agak susah memperlihatkan kemampuan menulis ataupun main game saya bukan? Jadi saya akan menunjukkan kemampuan menyanyi saya.”

You tell me you’re in love with me, like you can’t take your pretty eyes away from me

It’s not that I don’t wanna stay, but everytime you come too close I moved away

I wanna believe in everything that you say, cause it sounds so good

But if you really want me move slow, there’re things about me you just have to know

Sometimes I run, sometimes I hide, sometimes I’m scared of you, but all I really want is to hold you tight

Treat you right, be with you day and night, baby all I need is time (Britney Spears – Sometimes)

***000***

Author’s POV

“Lihat Kyu! Hyeon menyanyi!”

Kyuhyun menoleh dengan malas ke arah layar TV yang ada di ruang tunggu Super Junior.

“Sudahlah, pasti lagu itu untuk Joongki hyung. Aku sudah menyerah,” kata Kyuhyun pahit.

Leeteuk mendatangi Kyuhyun dan menepuk bahunya agar sabar. Aksinya itu diikuti oleh member lain yang berusaha untuk memberi semangat bagi Kyuhyun.

***000***

“Whoa…ternyata banyak sekali bakat terpendam dari finalis sepuluh besar kita ini ya,” ujar Luna.

“Ne. Modelling, acting, menyanyi, dance, bahkan sampai ke karate. Para juri pasti sangat bingung menentukan pilihan 5 besar mereka.” Sahut Seung Gi.

“Tapi bagaimanapun juga, juri telah memutuskan berdasarkan nilai akumulatif peserta, ada lima orang yang dianggap paling menonjol untuk dijadikan SM Model. Dan ini dia keputusannya,”

“Finalis pertama yang lolos ke lima besar adalah……..Jeon Hye Bin yang tampil mengesankan dengan kemampuan modeling dan acting nya!” seru Luna

Hye Bin maju dan memamerkan senyum kemenangannya.

“Lalu finalis kedua yang lolos adalah…Jung Yuuri yang menampilkan bakat mengejutkan juri dalam karate,” ujar Seung Gi. (berasa nonton Miss Congeniality)

“Lalu finalis ketiga adalah…..Kwon Yoonseul yang tampir luar biasa dalam dance nya!” Luna mengumumkan lagi.

“Dan finalis keempat adalah…….Lee Ang Hyeon yang memperlihatkan kemampuan menyanyinya,” Seung Gi berseru.

“Kemudian finalis terakhir adalah Choi Haejin yang juga menampilkan kemampuan acting yang memukau,” kata Luna akhirnya.

“Semua finalis yang lolos ke babak 5 besar silahkan tinggal sementara finalis lainnya dipersilahkan beristirahat di dalam,”

“Dalam babak lima besar ini. Juri akan mengajukan pertanyaan yang sama untuk kalian semua. Dan pertanyaannya adalah, apakah alasan kalian mengikuti audisi ini dan mengapa kalian merasa pantas menjadi pemenang dalam Absolute Model Competition ini. Baik, kami berikan waktu satu menit untuk berpikir lalu kami akan menyebutkan nama kalian dalam urutan acak,”

Semua peserta tampak berpikir keras untuk memberikan jawaban yang terbaik. Semenit kemudian bel berbunyi.

“Baik waktu berpikir kalian habis dan kita akan mulai dari Jung Yuuri,” kata Luna.

Yuuri menerima mic dari Seung Gi lalu mulai menjawab,”Saya mengikuti audisi ini karena…..”

Yuuri menjelaskan dengan jawaban yang sangat bagus dan juri mengangguk menyetujui setiap perkataan yang keluar dari mulutnya. Ia terlihat percaya diri namun sama sekali tidak menampakkan kesan sombong.

Berikutnya…Jeon Hye Bin!”

“Saya mengikuti audisi ini karena saya ingin menjadi supermodel dan saya rasa saya memiliki semua kualifikasi yang disyaratkan untuk menjadi salah satu model seperti Tyra Banks atau Heidi Klum. Jadi saya yakin kalau saya bisa menjadi yang terbaik,”

Selanjutnya Lee Ang Hyeon

“Well, sebenarnya saya mengikuti audisi ini bukan karena keinginan saya. Saya bertaruh dengan seorang namja yang saat itu memandang remeh pada saya. Saya ingin membuktikan bahwa saya mampu jika saya mau dan saya cantik. Saya ingin menegaskan bahwa semua yeoja itu cantik dan tidak boleh diremehkan. Lalu saya bertemu dengan seseorang yang memberikan dukungan pada saya untuk lebih percaya diri dan membantu saya mempersiapkan ini semua. Dan ijinkan saya mengatakan ini. Liu Kang, terima kasih banyak karena sudah membantuku. Terima kasih juga untuk lagu yang kau berikan. Jika kau mendengarkan ini, lagu yang tadi kunyanyikan itu menggambarkan jawabanku. Kalau kau pintar maka kau akan mengerti apa maksudku,” ujar Hyeon berani. Ia dengan jujur mengungkapkan alasan sebenarnya dari ikutnya ia ke audisi itu. Dan ia secara tersembunyi mengirimkan pesan pada Kyuhyun tentang perasaannya.

Sementara itu dari balik panggung Kyuhyun tercengang mendengar pengakuan Hyeon. Jadi, Hyeon….menyukainya! Senyumnya perlahan muncul dan ia berseru girang membuat semua member memandangnya dengan pandangan apakah-kita-harus-membawanya-ke-psikiater-sekarang-juga?

“Hyung! Hyeon menyukaiku hyung!” katanya senang sambil memeluk Sungmin erat.

Lalu Kyuhyun melepaskan pelukan Sungmin dan menatap Sungmin dengan pandangan penuh cinta (=.=?)

“Aku ikut senang Kyu,” Sungmin memberikan senyuman tulus untuk Kyuhyun.

“Kajja, kita harus bersiap untuk penampilan terakhir kita hari ini,” ajak Leeteuk.

Mereka pun pergi ke backstage untuk bersiap-siap. Setelah sesi tanya jawab ini berakhir, para juri akan diberi waktu untuk memutuskan pemenang dari Absolute Model Competition ini dan sementara itu, penonton akan dihibur dengan aksi Super Junior – Superman.

Kyuhyun segera menemui Hyeon sebelum performance Super Junior itu.

Kyuhyun memegang lengan Hyeon dan menariknya ke dalam pelukannya,”Kupikir aku sudah terlambat. Kupikir kau akan memilih Joongki hyung,” ujarnya.

Hyeon tersenyum dan membalas pelukan Kyuhyun,”Ani. Perasaanku pada Joongki oppa sudah berlalu. Aku memang pernah menyukainya tapi aku sudah menegaskan padanya kalau perasaanku sudah berubah dan itu karena kau.”

Kyuhyun melepaskan pelukannya lalu tanpa mempedulikan orang-orang yang memandang mereka di backstage, ia mencium Hyeon.

***000***

Juara ketiga dari Absolute Model Competition adalah….Jeon Hye Bin!!!”

“Lalu juara kedua Abdolute Model Competition adalah Lee Ang Hyeon!!

Dan…pemenang Absolute Model Competition adalah………..JUNG YUURI!!!””

“Chukae Yuu….” Kata Hyeon sambil memeluk Yuuri erat di atas panggung.

***000***

“Yaah..sayang sekali kau tidak menang,” kata Leeteuk di belakang panggung.

“Gwaenchana oppa, dengan begitu aku tidak harus berurusan dengan Seungri lagi. Lagipula, ada seseorang yang harus mengabulkan permintaanku sekarang karena aku tidak menang,” ujar Hyeon sambil melirik Kyuhyun, merujuk pada perjanjian mereka.

“Lee Ang Hyeon! Aku tidak peduli kau menang atau tidak, apa kau mau jadi yeojachinguku?” teriak suara namja tiba-tiba membuat semua member super junior dan Hyeon menoleh.

Seungri.

“Ya! Kau cari mati hah?” teriak Kyu.

End.

Hehehe…

Ini last part serial ini. Maaf yah klo aneh…kekeke

Bakal ada afstornya sih…tapi ringan-ringan aja sih ceritanya. Berhubung sekarang aku jarang sempet online jadi aku harus mengakhiri serial ini dengan paksa…hehehe…

Komen yaa…

81 thoughts on “It Started By A Game Last Part”

  1. ahahahaha..

    enaknyaaa jd ang hyeon.
    hehehe..
    lucu lucu endingnya..
    suka klo kyu dibuat galau (?) bin babo gini..
    sekali” dia jgn jd org jenius sok cool melulu.
    hehehe..
    ah tp syg udah tamat yah..😦

    1. iya…udah tamat…
      tapi bakal ada afstornya kok
      hehe
      makasih ya udah komen
      emang sekali2 Kyu mesti dibikin babo…
      bosen aku ngeliat kyu yg sok jenius
      *emang jenius kali thor*
      hehehe

  2. chingu..
    sebenernya penasaran sama apa yang di obrolin hyeon sama joonki pas mereka di dalem mobil..
    terus yang bagian kyuhyun nyanyi dan hyeon juga nyanyi dan jujur pas jawab pertanyaan juri manis banget dah…

    di tunggu chingu after story’nya..

  3. aaaaaaaaa,,,,,lama bgt baru muncul,,ckckck,,untung ja ku masih ingat ma ne ff,,, suka dechhhh,, endingnya asoy euy,,, da after story ga ye,,,*ngarep*
    overall,, Daebaklah,,

  4. huwoo! Thor aku merindukanmu XD*author lari, lempar dispenser*
    ini part terakhir, huwaa! Aga ga rela sih.
    Tapi semua uda jelas disini. Perasa.an mereka masing2. Hohoho.
    Endingnya ‘gantung’
    sequel thor, yah yah. Harus ada sequel XD*maksa*
    johta😄

  5. bruakakakakkk…
    tanduk evilkyu dah mencuat tuh gara2 denger omongannya seungri,,,,wkwkwkkk
    keren kok chingu,,,
    smangat y buat next ff-nya,,, (^___^)v

  6. kyaaa…
    seneng deh liad kyuppa happy, .😀
    eh..gak nyangka ada lee seung gi jg, xixixi🙂

    eonnie….ada afstor nyaa kan?? coz rasanya gmn gt, kurang seru..kaya’ ada yg kuraang gt eon…
    tapii te2p critanya daebakk🙂

    hwaiting yya eon afstor nya😀

  7. Annyeong..
    ???? End..
    Tapi ada afstor nya yah.. Beklah..
    Deg2an.. Kira’in hyeon bakal pilih joongki..
    Pas dia bilang milih kyuuuu langsung jingkrak2.. Yeeeaaaaay.. * \(•^▿^•)/*

    1. ‎​•*˚*•(*) Îγα™ (*)•*˚*•‎​​​​​​‎​ end
      ‎​Hέ:)hέ:)hέ:)Hέ:)hέ:)hέ
      Ada kok
      Tapi ga tau kapan🙂
      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• yaa komennya

  8. wah daebak chingu…
    crita seru, lucu tp romantis…aq suka pas ang hyeon ngungkapin perasaanx lewat lagu yg bikin kyu galau dluan…
    lanjut chingu…pnsarn ama sekuelx…

  9. kyaaaaaaaaaaa~ aku menang! *cipok yeppa*😄
    tdnya kupikir aku juara 3 lho, trnyt dibikin juara 1. fufufu~ :3 *peluk hyeon*
    aku suka bgt endingnya, bikin gregetan sm kontesnya. klo joongki sih aku sabodo amat, cz aku yakin dy ditolak.😛
    yg bkn bete tuh seungri si muka badak! *dicakar vvip* msh pny muka aja tuh nembak hyeon, untg hyeon dgn sadar sesadar-sadarnya ‘n waras sewaras2nya milih kyu.😄
    eh disini byk yg kocak ya, aku lucu tuh pas bgn wookie yg plng belanja sm monyet ‘n ikan penggiringnya. gyahahhaha~ monyet sm ikan jd kompak klo urusannya sm makanan!😛 *dicakar jewels-fishies*
    dan minnie…. jeng jeng jeng~ tetep ya mampir ke rumah org ngerampok makanan,, untung maknya kyu a.k.a wookie mw ngasih dy asupan gizi. lol
    pkknya aku suka endingnya rach!😄

    1. Habis klo juara satu ntar ketebak
      ‎​Hέ:)hέ:)hέ:)Hέ:)hέ:)hέ
      Lagian lumayan kan aku nampang
      Yah begitulah seungri
      Ga pernah nyerah
      Kekeke
      Ntar di afstornya ada sungri moment loh

      Namanya jg changmin
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Emang pasangan eunhae itu

      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• fin
      Hehe

  10. KyAaaaaa qie” kanegn bg hug ({})

    Ending , ƪ(˘⌣˘)┐Ýëê ƪ(˘⌣˘)ʃ ÿēĕ¥ę┌(˘⌣˘)ʃ

    Keren suka ,

    Di tunggu afternya hahah😄

    Curhat*gravatar gambar wooyoung rusak (ʃ˘̩̩̩╭╮˘̩̩̩ƪ) enggak keluar , enggak nampak dong muka tampan yeobo qie (ʃ˘̩̩̩╭╮˘̩̩̩ƪ) *

  11. huwaaaaa….
    ff yg aq tunggu2 akhirnyaa publish juga…
    waoowww….yuhuuu suka bngt ama end nhaa…sesuaii harapann…😀
    weeyy…kaciann amat si seungrii😛
    gmnaa ama nasibb joongki nhaa??
    ayooo thorr…di tnggu aftor nha iaa..
    kereenn ff mu thorr^_^

  12. huwaaaaa….
    ff yg aq tunggu2 akhirnyaa publish juga…
    waoowww….yuhuuu suka bngt ama end nhaa…sesuaii harapann… kyuu bsa galaoo juga trnyataa wkwkwkw😀
    weeyy…kaciann amat si seungrii…tp biarkanlaahh…^^
    ayooo thorr…di tnggu aftor nha iaa..
    kereenn ff mu thorr^_^

  13. lucuu nih kyu nya , jelous ma joongki .. hehe
    untung dia nyampein perasaannya dulu ke ang hyeon🙂
    gak lucu kan kalo hyeon yg bilang duluan :p
    ditunggu after story nya segera yaaa🙂
    oyaa , yg blind date juga ditunggu loooh , hihihihi
    khamshaa ~~~

  14. Waw sdh ending, deg2an pas diawal Joongki oppa datang aku kira nanti Hyeon akan menerima cintanya kembali, finally happy ending for gamers lovers couple Liu Kang Princess Kitana. Great storu author

  15. mau jadi pacar y kyuhyun…..
    padahal q dah bimbang sama hyeon tuh pa dia nerima joongki pa nolak tau y dia nolak joongki n malah nerima kyuhyun….
    asik happy ending……

  16. end nya keren,,juara 2 y akhirnya haahahahahha tp untung sama kyuu bkn jooongki oppa ..kasian kyuu sempet ngegalau gr2 hyeon..suka sama happy end nya..dr smalem d ksh tau br sempet baca tepar lagiii gr2 lemburan..ciyee yg udh ngerasa tua en kerja,,gmn rasanya?? mdh2an msh sempet nulis ff lagii yah..hwaiting!! d tggu vol nya yah..

  17. kkkkk~ seungri begitu hyeon udah jadi angsa cantik dia malah ungkapin perasaan, waktu masih jd itik buruk rupa malah di ejek, dasaaaarrr…
    senangnya hyeon pilih kyu
    daebak ceritanya…

  18. Aa.. T’nyata hyeon milih kyu.. Q kira dia bakal milih joongki..
    Yuu juara.. Yeah.. Chukkae..
    Chukkae jg bwt yg bru jadian..

  19. Sedikit lama nunggunya. Tapi puas sama hasilnya! Kyuhyun sekali-kali harus dikasi scene galau, haha. Bakal ada After storynya kan? Ditunggu ya. Yang blind date jugaaa!😀

  20. sayang udah end,,, pdhal aq suka bgt ff ini…
    stidaknya hyeon sama kyu laaaah😀
    suka deh endingnya seungri agak2 frustasi gitu,,, hha

  21. kyaaaa chukkae kyu, walaupun agak galau sih
    kkekeke suka sama ending nya, kyu pasti ngambek
    afstor nya ditungguuuu

  22. yeyeyei happy ending buat kyu🙂
    kirain hyeon bakalan milih Joongki oppa ,haha
    enak bgt sih jadi Hyeon diperebutkan ama 3 cwo ganteng , jadi mupeng #plak.hoho

  23. kyaaaa

    aq terlambaaaaatttt,
    unni kog ga bilang klo udah ada last part’x,

    aq sangaaattt menanti2 ff ini, eh udah ending,.
    -,-

    hARUS ADA SEKUELNYAAA
    *NUNTUT*

    aq masih penasaran sama afstorx unni,

    saya selaku keluarga presiden korea mengucapkan :
    selamat kepada Jung Yuuri a.k.a Ideafina atas kemenangannya*plok.plok*

    eh, trus apa tanggapan jongki saat hyeon tolak? Kan dy masih ngebet sama hyeon..

    Ada typo tuh*godain eon*

  24. ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• yaa uda mau menunggu dengan sabar
    ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
    Ksian ya ama seungri?
    Joongki..enaknya dikemanain yaa?
    Hehe

  25. endingnya lucu, kyu dibwt esmosi dlu, haha
    akhirnya mrka brsatu..
    traktirannya mna nih *eh?*

    eonni, bkin sequelnya ya? pnsaran ma jwbn hyeon tentang seungri, seungri dibwt malu gtu, hehe

    kurang panjang eonni, hehe tp good ff🙂

  26. Untung akhirnya ang hyeon memilih kyuhyun juga hehe🙂

    Dasar seungri gag tau diri , mentang2 ang hyeon udah cantik dia seenaknya aja , ngajak ang hyeon pacaran –”

  27. wah akhirnya tamat juga dan happy ending,ceritanya menarik dan gak bikin bosen,thans bt author yang udah mempermudah reader untuk melihat part sebelumnya jadinya gak susah deh kalau mau baca part sebelumnya

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s