My Lovely Fat Part 11/END

Title       ::  My Lovely Fat Part 11/END

Author  ::  autumnsnowers

Genre   ::  Romance, Friendship, little bit humour

Rate       ::  PG

Cast       ::

  • Kim Heera (OC)
  • Shim Changmin
  • Choi Jonghun “FT.Island”
  • Kim Heechul, and some SUJU members

Disclaimer          :: FF ini murni dari pemikiran saya yang geje.

Note ::  Halloooo!!! Taraaaaaa!!!! Tinggal 1 part lagi dan ini adalah THE LAST PART!!! Dan maaf jika typo bertebaran… biasa~ males ngedit :p

 

~STORY BEGIN~

Heechul duduk di sofa berwarna krem yang berada di ruangannya, memijit pelipisnya pelan. Bingung akan sikap pria yang duduk di hadapannya.

“ Membosankan. Jadi Heera menerima Changmin semudah itu? ck jika seperti itu kenapa semuanya berbelit-belit,” ucap pria itu sambil menyilangkan tangan bosan.

“ Cho Kyuhyun bodoh. kau ingin melihat sahabat mu itu semakin tersiksa hah?!!” umpat Heechul geram. Dugaannya yang akan menghirup nafas lega karena percintaan adiknya telah selesai kini belum benar-benar terjadi. Kyuhyun malah tiba-tiba datang menemuinya hanya untuk protes? PROTES karena Heera dengan cepat menerima pernyataan cinta Changmin setelah sebelumnya masalah percintaan mereka terlalu berbelit-belit.

“ Nan molla. Hyung aku lapar, aku pesan pasta dan lemon tea,” ujarnya enteng sambil membuka majalah yang berada di atas meja. Membolak-balikan halaman perhalaman majalah itu tanpa memperdulikan Heechul yang menatapnya tajam.

“ Ya!! kau pikir aku ini pelayan hah?!!” bentak Heechul dan Kyuhyun hanya mengangkat bahu tak peduli.

“ Aish Cho Kyuhyun sialan!!! Hyorim-ah… buatkan pasta dan lemon tea lalu bawa keruangan ku.” rutuk Heechul tapi pada akhirnya tetap memesankannya pada pegawainya.

~~~****~~~

Heera memasukkan hasil masakannya ke dalam keranjang rotan. Memastikan –entah untuk kesekian kalinya- bahwa penampilannya terlihat rapi lalu berangkat menuju kantor Changmin, membawakan bekal makan siang untuk kekasihnya itu.

Dia melenggang dengan santai memasuki kantor Changmin. Senyum ramah selalu menghiasi wajah cantiknya hingga senyumnya semakin merekah saat berdiri di depan ruangan Changmin.

Heera mendorong pintu itu pelan, melongokkan kepalanya untuk memeriksa ruangan bergaya minimalis itu. Dia melihat Changmin yang duduk di balik meja kerja dengan kacamata yang membingkai wajahnya, menunduk terlarut dalam tumpukan berkas-berkas.

“  Psstt… psst…” ujar Heera membuat Changmin mendongak menatapnya. Menatap aneh pada Heera yang masih melonggokkan kepalanya. Lalu dia mengedikkan kepalanya, menyuruh gadis itu masuk.

“ Ige. Makan siang!!” Heera berkata sambil mengangkat keranjang itu tinggi-tinggi dan menaruhnya di atas meja yang berada di ruangan itu lalu berjalan menghampiri meja kerja Changmin, menyender pada meja kerja Changmin.

“ Nanti saja, aku  belum lapar. Lagi pula masih banyak berkas yang harus ku urus.” Perkataan Changmin sukses membuat Heera membulatkan matanya antara terkejut dan marah.

“ Ya!! andwaeyo!! Aku sudah bersusah payah membuatkan mu makan siang. Dan sejak kapan kau menolak makanan hah?!! lagi pula apakah kau mau sakit?!! Kau harus makan!!” omel Heera membuat Changmin menarik kedua sudut bibirnya, tersenyum.

Changmin melepas kacamata yang dia kenakan lalu beranjak dari duduknya. Melingkarkan tangannya di bahu Heera, memeluk gadis itu dari belakang dengan dagu yang disandarkan pada kepala gadis itu dan mendorongnya untuk berjalan ke sofa yang ada di ruangan itu.

“ Kimchi, Jjangmyeon” ucap Changmin setelah membuka keranjang makan siang itu.  Ia menoleh menatap Heera lalu terkekeh saat tahu bahwa gadis itu masih memberengut kesal.

“ Sepertinya lezat, kau mau memakannya bersama ku?” tanya Changmin namun Heera hanya membuang muka.

“ Aku pasti akan menghabiskan masakan mu seperti biasanya,” tutur Changmin sambil mengambil sumpit, bersiap untuk memakan bekal makan siang itu.

Heera menoleh, ia tak kuasa menahan senyum saat melihat Changmin makan dengan sangat lahap melebihi biasanya seperti orang yang sudah tidak makan selama 1 minggu.

“ Hahaha santailah sedikit Tuan Shim, lihat… jadi belepotan seperti ini. Seperti anak kecil.” Heera terkekeh sambil membersihkan noda di pipi Changmin dengan tisu.

“ Dengan begini kau tidak cemberut lagikan?” ujar Changmin dan sukses membuat Heera mengulum senyum malu.

~~~****~~~

Akhirnya harapan Miyoung untuk melakukan double date terkabul. Dia tidak peduli pada akhirnya Heera akan bersama siapa tapi yang pasti dia senang karena bisa melakukan double date.

Kini mereka berempat sedang berada di salah satu restaurant Cina yang tersohor di sana. Mereka duduk berhadapan, menghabiskan waktu dengan mengobrol dan berkelakar. Mengenang masa-masa kebersamaan mereka.

“ Kalian mau mengikuti sebuah permainan?” usul Kyuhyun sambil menyeringai tipis.

“ Ya, kau jangan macam-macam Cho Kyuhyun.” Desis Heera saat merasa bahwa ide Kyuhyun pasti berbahaya untuk keselamatan jiwa dan raganya mengingat sifat pria itu sama saja seperti Heechul.

“ Ayolah Ra-ya… hanya sebuah permainan,” bujuk Miyoung antusias.

Heera menoleh ke arah Changmin yang duduk di sebelahnya, menatap pria itu sebelum mengangguk pasrah menyetujui usul Kyuhyun.

***

Cho Kyuhyun sialan!!! Awas kau kubunuh nanti!!! Rutuk Heera dalam hati. Mengikuti langkah Changmin dengan sangat pelan tak bertenaga.

Mereka berdua keluar dari restaurant, berdiri di jalan di depan restaurant itu yang cukup ramai dengan orang yang berlalu lalang.

Changmin dan Heera berhadapan, sesekali Heera menoleh ke arah restaurant. Menatap tajam pada Kyuhyun dan Miyoung yang menyeringai mengawasi mereka dari dalam sana.

“ Changmin-ah” lirih Heera sambil memberengutkan wajah.

“ Tidak apa, ayo lakukan.” Changmin menjawab dengan tenang, membuat Heera menghela nafas panjang sebelum berjinjit untuk mengalungkan lengannya di bahu Changmin.

Heera meletakkan dagunya di bahu pria itu lalu secara perlahan dia memundurkan wajahnya. Menatap wajah Changmin dalam dan dengan ragu-ragu mendekatkan wajahnya pada wajah Changmin, mencium pria itu.

Heera memejamkan matanya, tak berhenti menghitung dalam hati. Kenapa? Karena Kyuhyun memintanya berciuman hingga hitungan ke 300.

Heera melepaskan pagutanya tepat saat hitungan ke 300, dia masih mengalungkan lengannya ke leher Changmin. Menatap pria itu, berpura-pura tak menyadari jika mereka menjadi tontonan anak sekolah karena memang dearah itu banyak di kunjungi oleh anak sekolah.

Salah satu tangan Changmin merangkul pundak Heera dan tangan satunya diletakkan di lipatan lutut gadis itu, membopongnya ala bridal style saat kembali memasuki restaurant itu.

Heera hanya mengalungkan lengannya di leher Changmin, menyembunyikan wajahnya yang merona karena malu pada bahu pria itu.

“ Oh… kalian sangat romantis~” ujar Miyoung dengan hiperbolis tapi Heera masih sempat melihat seringai tipis di senyuman sahabatnya itu.

“ Aish diam kau Park Miyoung. Untuk apa kita kembali masuk lagi ke sini? Aku malu, Kyuhyun sialan.” Desis Heera pada kedua sahabatnya itu.

“ Wae? Pengalaman yang menyenangkan bukan?” tanya Kyuhyun dengan wajah polos tanpa dosa.

“ Ya, tadi ada anak kecil yang berusia 5 tahun dan kau tahu apa yang terjadi? Ibunya menutup mata anak itu dan berkata, ‘ jangan di contoh. Itu perbuatan anak nakal.’ Belum lagi banyak anak SMA yang menghabiskan waktu di sekitar sini. Kau puas hah?” umpat Heera pelan. Sedikit memerosotkan duduknya berniat untuk bersembunyi dari beberapa pengunjung restaurant yang menatapnya.

“ Hahahahaha wajah mu merah seperti tomat busuk Heera!!” ledek Kyuhyun dengan tawa pecah, membuat Heera semakin berniat membunuh pria itu secepatnya.

“ Berhenti menjahili gadis ku Kyuhyun-ah. Kau mau pulang? Kajja, atau kau mau ku gendong seperti tadi?” Heera menatap Changmin sinis. Pada awalnya pria itu memang membelanya dari Kyuhyun, tapi pada akhirnya? Dia juga ikut mengolok-ngoloknya, dasar pria tak konsisten.

~~~****~~~

Heera berjalan dengan sangat perlahan saat melihat Heechul yang tertidur di sofa. Seringai tipis tersungging di bibirnya lalu beranjak ke dapur.

Gadis itu membekap mulutnya rapat-rapat menahan tawa dengan satu tangan sedangkan tangan yang lainnya sibuk menggelitiki hidung Heechul dengan sehelai bulu yang diambilnya dari kemoceng membuat hidung kakaknya bergerak-gerak. Tawa Heera pecah saat dia berhasil membuat Heechul bersin.

“ Ya!! apa yang kau lakukan hah?” tanya Heechul curiga.

“ Aku? Aku baru saja datang dan kau bersin secara tiba-tiba, tentu saja itu lucu.” Heera mencoba berkilah setelah berhasil menyembunyikan bulu kemoceng itu sebagai barang bukti, dia menduduki bulu itu.

Heechul hanya terdiam tak memberikan adiknya itu pelajaran walaupun dia tahu kalau Heera tadi menjahilinya. Dia hanya ingin diam tak bersuara. Heechul meraih amplop yang teronggok di meja lalu menyerahkannya pada Heera, membuat gadis itu tergesa-gesa membaca surat itu dan berhambur memeluk Heechul.

“ Wuaaah!!! Oppa!!! Aku senang!!! Aku senang!!! Semoga project ini berhasil!!” gumam Heera sambil mempererat pelukannya, membuat Heechul sesak nafas.

“ Aku mencintai mu oppa~ muah muah muach” gumam Heera lalu mendaratkan kecupan di pipi kakaknya itu bertubi-tubi sebelum berlari ke kamarnya dengan girang sambil menciumi amplop yang dia terima tanpa henti.

~~~****~~~

Saat ini Heera sedang berkunjung ke rumah Changmin. Dia hanya terdiam menemani Changmin yang sedang mengerjakan pekerjaan kantornya. Ya, sekarang pria itu sangat sibuk di perusahaannya.  Lalu dia beringsut mendekati Changmin yang duduk di lantai dengan laptop yang berada di meja di depannya.

“ Istirahatlah. Aku tahu kau  lelah,” ujar Heera sambil mengalungkan lengannya di bahu Changmin, memeluk pria itu dari belakang.

“ Cepat ganti AC, masa seorang GM kepanasan di dalam rumahnya?” omel Heera karena tahu AC di rumah Changmin sedang bermasalah sedangkan pria itu hanya tersenyum saat jemari lentik Heera menyentuh wajahnya, menghapus peluh yang menetes di pelipisnya.

“ Ada apa Ra-ya~? hm?” tanya Changmin tanpa menoleh menghadap Heera yang kini menyenderkan dagunya pada bahu Changmin.

“ Besok aku akan pergi ke Jepang. Aku harus pergi selama 3 bulan,” ujar Heera sambil mengetuk-ngetukkan jemarinya di bahu Changmin.

“ Mwo?!! Kenapa mendadak dan kau baru memberitahu ku?!!” seru Changmin terkejut seraya menoleh menatap Heera yang balik menatapnya dengan tatapan polos.

“ Kau tahu bahwa restauran keluarga ku dan Jaejoong oppa berkerja sama dan akan menerbitkan sebuah bukukan? Aku akan mengurus itu,” papar Heera dengan mata berbinar-binar.

“ Baiklah. Ku rasa aku masih bisa bertahan jika 3 bulan, tapi sepertinya aku akan sekarat.” Ujar Changmin sambil menghela nafas berat.

~~~****~~~                        

Changmin mendekap Heera dalam, seakan tak ingin melepaskan gadis itu. Takut jika gadisnya tak akan pernah kembali ke sisinya lagi.

“ Sampai jumpa Changmin-ah… saranghae,” pamit Heera sambil tersenyum manis.

“ Jaga diri mu baik-baik Ra-ya~, untuk ku.” Changmin berkata dengan pelan dan mengangguk saat Heera akan berbalik pergi tapi tiba-tiba dia menarik pergelangan tangan gadis itu, menenggelamkannya ke dalam pelukannya lagi.

“ Jangan pernah menatap pria lain,” ujar Changmin lalu mengecup bibir Heera singkat sebelum mendorong gadis itu menjauh.

Changmin hanya menatap punggung Heera yang semakin menjauh, tetap berdiri di sana walaupun gadis itu telah menghilang di balik kerumunan orang yang berlalu lalang.

Sekuat tenaga Changmin menahan keinginannya untuk menahan Heera tetap di sini, di Korea, bersamanya. Tapi dia masih menghargai keinginan gadis itu untuk mencapai sebuah mimpi yang telah dirajutnya.

Changmin merogoh saku celananya, meraih ponselnya yang berdering.

“ Hahahahaha selamat menjadi pria-pria kesepian Changmin-ah… baru saja kau mengalami kehangatan sebuah hubungan selama beberapa hari  tapi saat ini kau ditinggalkan Heera selama 3 bulan, hahahahah” ucap sebuah suara di sebrang sana, meledek Changmin.

“ LEE HYUKJAE!!!! Diam kau!! Setelah kau menghilang berminggu-minggu dan akhirnya kau memunculkan batang hidung mu tapi kau hanya menghubungi ku hanya untuk meledek ku hyung?!!” geram Changmin pada sang penelpon, Hyukjae.

“ Ahahaha calm down honey… tampaknya aku salah telah mengganggu orang yang kesepian,” sahut Hyukjae enteng dan dia menutup sambungan telpon sebelum Changmin sempat membalas perkataan pria itu.

Changmin melesakkan ponsel miliknya ke dalam saku celana dengan geram. Memikirkan bagaimana bisa dia bertahan memiliki sahabat sekaligus yang dianggap menjadi hyung nya selama ini padahal Hyukjae memiliki sikap abstrak? Bukan hanya Hyukjae, tapi semuanya. SE-MU-A-NYA.

~~~****~~~

Pria itu, Shim Changmin, tersenyum lebar dan tak pernah bosan menatap kalender kecil  yang ada di atas meja kerjanya.

Hari ini tepat 3 bulan Heera pergi ke Jepang. Seperti dugaanya, dia tak bisa melakukan apapun dengan benar jika tanpa melihat keberadaan gadis itu.

Dia benar-benar jarang berkomunikasi dengan Heera, hanya sesekali saling menelpon dan berkirim pesan dan hanya itu yang menjadi alasan Changmin untuk semangat menjalani hari demi hari dan berharap agar Heera cepat kembali.

Tapi tidak kali ini. Changmin hanya menatap kalender dengan tatapan kosong. Sudah 1 bulan lebih dari waktu yang ditentukan tapi Heera belum kembali ke Korea. Dia tidak bisa menghubungi Heera, gadis itu seolah-olah tertelan bumi.

Changmin menyambar jas kerjanya, berjalan gontai menuju mobilnya dan memacunya menjauh menuju kediaman Kim.

***                                   

Heechul hanya menatap kasihan pada pria yang duduk di sofa di hadapannya, Shim Changmin yang terlihat frustasi. Dalam hati dia berniat akan memarahi adiknya karena telah membuat pria yang benar-benar mencintainya seperti ini.

“ Dia kemana hyung? Apakah masih di Jepang? Apakah dia masih sibuk?” tanya Changmin bertubi-tubi sambil mengacak rambutnya gusar. Dia hampir dibuat gila oleh gadis itu. Jika boleh memilih, Changmin tak ingin menjadi seperti ini tapi ia memang benar-benar tidak bisa berpaling dari gadis itu.

“ Dia tidak berada di Jepang,” jawab Heechul setelah menghela nafas dalam.

“ Mwo? Ke mana dia? Ini sudah lebih dari 3 bulan dan dia belum kembali. Di mana dia hyung? Aku sudah memaklumi jika dia sedikit lebih lama untuk berada di Jepang lagi, mungkin ada sesuatu yang belum selesai. Tapi ini? ini sudah lebih dari 1 bulan dari waktu yang dia katakan pada ku hyung” Rentet Changmin tanpa henti.

“ Aku tak dapat memberitahu mu,” sahut Heechul singkat.

“ Hyung beritahu aku di mana dia!!” pinta Changmin dengan sungguh-sunggu tapi tak mampu juga untuk mengorek informasi dari pria itu.

Changmin telah menelpon Sungmin, bertanya apakah Heera berada di sana tapi jawabanya tidak. Gadis itu tak berada di sana. Dia menelpon Siwon, Maeri dan Soora tapi hasilnya tetap saja, Heera tak bersama mereka. Bertanya pada Jonghun?  Pria itu sedang sibuk.

~~~****~~~
Changmin berjalan memasuki Cho corporation, penampilannya terlihat baik dan tak sekacau saat mengunjungi Heechul.

Dia menghentikan gerakan tangannya untuk mendorong pintu ruang kerja Kyuhyun saat mendengar sesuatu, Miyoung sedang berbincang dengan… Heera? Changmin memperhatikan melalui celah pintu yang tidak tertutup rapat, Miyoung tengah berdiri memunggungi pintu masuk dengan ponsel yang menempel pada telinganya.

“ Kapan kau akan kembali ke sini hah? Jika kau tidak kembali juga aku akan ke sana menjemput mu Kim Heera, atau kau akan-” ucapan Miyoung terhenti saat dia berbalik dan mendapati pintu yang kini menjeblak terbuka dan Changmin yang berdiri di sana.

“ Changmin-ah? Kau sudah lama?” tanya Miyoung sambil menutup flip ponsel miliknya.

Changmin hanya diam, tak menjawab pertanyaan Miyoung namun dia mendekati Miyoung dengan langkah lebar.

“ Kau berbicara dengan Heera? di mana dia?” tanya Changmin.

“Dia tidak ingin bertemu dengan mu,” jawab Miyoung singkat, sedikit tidak tega sebenarnya untuk  mengatakan itu pada Changmin.

Ucapan Miyoung tak dihiraukan oleh Changmin, pria itu langsung merebut ponsel milik Miyoung dari genggaman gadis itu dan mendial nomor yang baru saja dihubungi oleh sahabatnya itu.

Tubuh Changmin mematung saat mendengar suara itu, suara Heera. Secara perlahan dia bernafas dengan normal, tidak seperti tadi saat nafasnya menderu.

“ Ra-ya~” panggil Changmin pelan dan kini giliran Heera yang dibuat terdiam tak bersuara.

“ Changmin-ah?” suara Heera terdengar ragu.

“ Kau di mana? Cepat kembali ke sini atau aku akan menyeret mu pulang saat aku tahu di mana keberadaan mu.”

“ Ak.. aku… aku ingin kita break. Aku sudah tak seperti dulu Changmin-ah… aku malu bertemu dengan mu, aku sudah tak pantas dengan mu,” jawab Heera tanpa menjawab pertanyaan Changmin.

“ Kenapa? Aku tak peduli. Bagimana pun keadaan mu aku tetap mencintai mu Heera. Aku akan menerima mu apa adanya.”

“ Kau yakin?” lagi-lagi suara Heera terdengar ragu.

“ Jika kau ingin kita putus. Berikan aku alasan yang kuat agar aku melepas mu.” Ujar Changmin penuh keyakinan walaupun dalam hati dia sedikit gentar.

“ Katakan kau sekarang di mana?” tanya Changmin saat Heera tak juga bersuara menjawab pertanyaannya.

“ Aku ada di London. Di apartement Hyosun eonni,” ujar Heera pada akhirnya memberitahukan keberadaanya pada Changmin.

“ Baiklah. Aku akan ke sana hari ini.” Changmin menutup sambungan telpon dan mengangsurkan ponsel itu pada sang pemilik sambil tersenyum, Park Miyoung yang sekarang hanya menganga tak percaya.

“ Kau tahu? Sejauh apapun dia menghindar tapi pada akhirnya dia kan berhenti sehingga aku dapat mengejarnya,” ujar Changmin sambil tersenyum dan berlalu meninggalkan Miyoung. Tidak jadi untuk menemui Kyuhyun karena dia akan berangkat ke London.

~~~****~~~

Heera hanya menatap ponselnya dengan pandangan kosong. Dia tak percaya bahwa dia baru saja berbicara dengan pria itu, Shim Changmin. Mengabaikan Donghae dan Hyosun yang sejak tadi mengajaknya berbicara.

Untuk kesekian kalinya Heera didera rasa bingung. Haruskah ia meras senang karena Changmin memang akan menyusulnya ke sini? Ataukah seharusnya dia merasa khawatir akan reaksi pria itu?

Donghae hanya mengacak rambut Heera gemas. Menatap pada gadis yang terlihat begitu gelisah, menatap Heera lembut tapi ada seberkas sendu yang terpancar di sinar matanya.

“ Tenanglah. Semuanya akan baik-baik saja jika dia benar-benar mencintai mu,” hibur Hyosun yang duduk di samping Heera sambil berusaha tersenyum menenangkan.

“ Tapi eonni… bagaimana jika dia me-”

“ Diamlah. Percayalah pada kami, dia akan menerima mu. Jika tidak, ku rasa Jonghun akan bersedia menggantikan posisinya. Tunggu di sini, apakah kalian tidak mendengar suara bel?” Donghae memotong ucapan Heera dan berlalu menuju pintu depan, membukakan pintu untuk seseorang. Meninggalkan Heera yang hanya menatap penuh tanya ke arah Hyosun sedangkan orang yang ditatapnya hanya menepuk-nepuk pelan punggung tangan Heera.

Heera beranjak dari duduknya, berdiri mematung saat kembali melihat sosok itu, sosok Changmin yang berdiri tegap di ujung ruangan. Tubuhnya menegang saat Changmin dengan tergesa menghampirinya, mendekapnya erat.

“ Akhirnya aku melihat mu Heera, aku bertemu dengan mu” ucap Changmin dengan seulas senyum, senyum yang tak dapat dilihat Heera tapi dapat dilihat oleh Donghae dan Hyosun.

“ Kenapa kau menghindari ku? Walau bagaimana pun kau tetap sama di mata ku Ra-ya” lanjut Changmin sambil melepaskan pelukannya, kini melepas rindu dengan Donghae dan Hyosun.

“ Hmm? Kau belum menjawab pertanyaan ku,” ujar Changmin saat kembali menghampiri Heera yang masih diam tak bergeming.

“ Changmin-ah… aku.. akku… ha-” Changmin merunduk menyetarakan wajahnya dengan wajah Heera, mendengar dengan serius kata-kata yang meluncur dari bibir gadis itu.

“ Aku ha- ha- hatchi!!” mata Changmin terpejam saat Heera bersin tepat di hadapan wajahnya.

~~~****~~~

Heera hanya terdiam, tak melibatkan diri dalam obrolan ke tiga orang berada di dekatnya itu. Hanya memilin ujung pakaian yang dia kenakan dengan pandangan kosong.

“ Ya Hyung, sedang apa kau di sini? Perusahaan yang kau urus kan bukan di Inggris?” tanya Changmin sambil menyesap kopi yang dibuatkan Hyosun.

“ Waeyo? Apa salah jika aku mengunjungi calon isteri ku?” ucap Donghae sambil merangkul pundak Hyosun mesra dan sontak membuat Changmin membulatkan matanya terkejut.

“ Jinjja?!! Kenapa kalian tak memberitahu kami?”

“ Belum saatnya Changmin-ah” jawab Hyosun pelan.

“ Noona… apakah kau tahu? Aku kira saat ucapan Heera yang terbata-bata dia akan mengatakan bahwa dia hamilm, ternyata dia hanya bersin mengenai wajah ku.” Ucap Changmin sambil mencondongkan tubuhnya pada Hyosun dan berbisik pelan.

Bugh.

Changmin mengusap pelan kepalanya saat sebuah bantal sukses mendarat di kepalanya. Pria itu hanya meringis pelan sambil menatap sebal pada Heera, gadis itu yang melemparkan bantal sofa pada Changmin.

“ Ya!! kau kira aku tidak dapat mendengarnya huh?!! Neo jinjja michyeoso!!” umpat Heera sambil menatap sinis pada Changmin, membuat pria itu hanya tersenyum meringis tanpa membalas perlakuan gadis itu. Setidaknya semuanya sudah seperti semula, itu semua sudah cukup.

~~~****~~~

Entah apa yang membuat orang-orang yang lalu lalang di bandara Incheon pasti menoleh pada pasangan itu. Apakah sangat aneh dan lucu jika melihat sepasang manusia yang tampak seperti angka 10?

Ya, kini Changmin telah kembali ke Korea bersama Heera. Changmin berjalan dengan santai dengan tangan yang menggenggam erat  tangan Heera, mengabaikan orang-orang yang sesekali menatap mereka aneh. Berbeda dengan Heera, gadis itu hanya menundukkan wajahnya seakan tak sanggup menyadari tatapan dari orang-orang itu.

Langkah Changmin terhenti saat salah satu tangan Heera menahan lengannya, membuatnya menoleh pada gadis itu. “ Kau yakin?” tanya Heera dengan ekspresi tak percaya menatap Changmin.

“ Sangat yakin. kajja,” sahut Changmin sambil menarik tangan Heera untuk kembali berjalan.

“ Tunggu, apakah kau tak malu bersama ku?” tanya Heera sambil menarik lengan Changmin dengan tangannya yang bebas, berusaha menghentikan langkah pria itu lalu menunduk memperhatikan penampilannya sendiri.

“ Tak ada yang salah dengan mu. Kau tetap Heera ku,” ujar Changmin yakin.

“ Aku berubah Changmin-ah… aku kembali seperti dulu, menjadi yeoja gendut. Aku tak sanggup jika mendengar ucapan-ucapan para yeoja, aku takut seperti dulu. Suara mereka bagaikan dengungan ribuan lebah.” Tutur Heera sambil menggigit bibir bawahnya.

Ya, kini Heera kembali menjadi yeoja gendut. Selama 3 bulan berada di Jepang dia menghabiskan waktunya dengan mencicipi berbagai masakan yang dibuat oleh Jaejoong dan chef-chef handal yang ada di restaurant milik keluarganya juga restaurant milik keluarga Jaejoong membuatnya kembali menjadi yeoja gendut. Tapi itu sesuai dengan hasil yang di dapat karena buku resep mereka dan project kerja sama mereka berjalan dengan sukses.

“ Aku mencintai mu bukan karena fisik mu. Sejak di bangku sekolah aku sudah menyukai mu, sejak kau masih dalam keadaan gendut. Jadi jangan khawatir, kau tetap Heera yang sama untuk ku. Aku tak akan membiarkan satu orang pun menyakiti mu,” papar Changmin sambil merangkul pundak Heera, mengajak gadis itu berjalan-jalan.

***

Heera’s POV

Changmin mengajak ku ke Lotte World, mencoba semua wahana yang berada di sana. Aku tersenyum, aku tertawa di hadapan Changmin dengan berusaha mengabaikan para yeoja yang berbisik-bisik dan sesekali menunjuk kami.

Ya, ternyata dugaan ku benar. Kejadian dulu terulang lagi, para yeoja di sekitarku berbisik-bisik bagaikan dengungan ribuan lebah.

‘ Coba kau lihat gadis itu, apakah dia pacar pria tampan itu? Cih, yang benar saja.’

‘ Apakah pria itu buta? Seperti tidak ada gadis lain saja padahal dia bisa memilih gadis yang serasi dengannya.’

‘ Untuk apa dia disuapi permen kapas itu? Bertingkah manja, menjijikan.’

Aku mendengar itu semua, mendengarnya membuat ku merasakan deja vu. Dengan perlahan aku mencoba beringsut menjauhi Changmin saat yeoja-yeoja itu melontarkan kata-kata yang semakin membuat kuping panas tapi tingkah ku ini ketahuan oleh Changmin, lalu Changmin meraih tangan tangan ku, dan merangkul ku erat.

“ Nona-nona manis… berhentilah mengomentari hal-hal yang tidak ada urusannya dengan kalian, dan jaga ucapan kalian karena dia adalah pacar ku. Kalian keberatan bila gadis ini merupakan pacar ku? Itu bukan menjadi urusan ku. Jaga ucapan kalian, percuma saja kalian tampil cantik jika tingkah kalian seperti ini.” tegur Changmin pada para yeoja itu lalu menarik tangan ku pergi menjauh dari tempat itu.

Walau pun hati ku seperti kembali terhujami oleh kata-kata yang dilontarkan para yeoja itu layaknya pisau, aku masih bisa tersenyum tipis. Tersenyum tipis saat menyadari bahwa Chnagmin meneapati janjinya untuk membela ku dari para yeoja itu, tidak seperti saat insiden di game centre saat SMA dulu. Tapi tetap saja, semua ini tetap menyakitkan walaupun dulu aku pernah mengalaminya.

Heera’s POV End

~~~****~~~

Jonghun mengarahkan lensa kamera miliknya pada orang yang berlalu lalang di hadapannya, dia menurunkan kameranya saat dia melihat sesuatu dari balik lensanya.

Gadis itu, Shin Hyun Young, gadis yang bernah menjadi objek bidikannya selain Heera kini tengah bertengkar hebat dengan seorang pria di gang yang sepi. Berbagai pertanyaan berputar dalam pikiran Jonghun, tapi dia tak mempedulikan pikiran-pikiran yang berkecambuk itu saat dia melihat pria itu menampar Hyun Young.

Jonghun berlari dengan cepat, menghentikan gerakan tangan pria itu yang akan kembali menampar Hyun Young.

“ Jangan pernah sakiti dia!!” teriak Jonghun sambil menahan tangan pria itu lalu menghempaskan tangan pria itu kasar.

“ Memangnya kau siapanya huh?” tanya pria itu dengan nada menantang.

“ Dia kekasih ku. kau paham?!!”

“ Hah, kekasih kata mu? Berikan aku bukti jika kau kekasih wanita jalang ini,” ucap pria itu membuat Jonghun mengepalkan tangannya.

Jonghun berbalik menatap Hyun Young dan berkata, “ Maafkan aku… tapi aku harus melakukan ini.” lalu merengkuh tengkuk gadis itu dan mendaratkan sebuah ciuman, mengabaikan Hyun Young yang masih membelalakkan matanya karena terkejut.

“ Bagimana? Apakah itu cukup?” tanya Jonghun pada pria itu sambil mengusap ujung bibirnya dengan ibu jari, memberikan kesan bahwa dia benar-benar melakukan ciuman panas dengan Hyun Young.

“ Cih, ternyata kau memiliki kekasih selain aku? Aku bersyukur telah memutuskan mu.  Jangan temui aku lagi wanita jalang,” ucap pria itu sambil menatap Hyun Young sinis lalu sebuah bogem mentah dari Jonghun mendarat di pipi pria itu hingga membuatnya terjatuh.

“ Jangang pernah menyebutnya wanita jalang!!!!” bentak Jonghun sambil menendang tubuh pria itu.

Jonghun menarik tangan Hyun Young pergi meninggalkan tempat itu, mengabaikan Hyun Young yang sesekali menengok untuk melihat pria itu.

***

Sudah hampir 1 jam mereka di sini, berada di caffe milik Heera. Jonghun sengaja mengajak Hyun Young ke caffe ini karena interior dan dekorasi yang membuat hati dan pikiran menjadi nyaman, berusaha memberikan kenyamanan pada gadis yang duduk di hadapannya namun belum ada satu pun kata yang keluar dari bibir gadis itu.

“ Apakah kau berfikir jika aku wanita jalang?” Jonghun mendongak menatap gadis itu, gadis yang sedang menatap ujung-ujung jarinya yang bergerak di pinggiran gelas.

“ Tidak.” Jonghun menjawab singkat dan pasti, membuat Hyun Young hanya terkekeh.

“ Kau saja berfikir seperti itu Jonghun-ssi… tapi dia? Dia pacar ku, ah ani, he’s my ex-boyfriend. Dia menyebutku wanita jalang karena saat aku ke Korea untuk menemuinya aku membawa seorang balita. Dia menuduhku yang tidak-tidak, kata-kata yang tidak pantas ditujukan untuk seorang wanita. Dia tak pernah mau mempercayai penjelasan ku. Dia tetap menganggap bahwa balita itu anak ku karena wajahnya sangat mirip dengan ku padahal sudah ku katakan ratusan kali jika balita itu – Raein- hanya keponakan ku.”

“ Orang tuanya meninggal dalam kecelakan dan otomatis keluarga yang dia miliki hanya aku. Dia menjadi tanggung jawab ku. Dan aku memang merupakan saudara kembar indentik dengan ibunya, jadi tak heran jika wajahnya mirip dengan ku. Tapi dia, laki-laki bajingan itu tak mau mendengar penjelasan ku, tak mau membantu ku untuk merawat Raein” Ucap Hyun Young panjang lebar, menatap kosong pada jendela besar yang menampakkan langit senja.

“ Aku akan menggantikan posisi mu jika memang itu yang di perlukan,” ucap Jonghun dan membuat Hyun Young menoleh menatapnya, menatap tak mengerti akan maksud ucapan Jonghun.

“ Maksud ku, aku akan membantu mu jika kau memerlukan bantuan untuk mengurus Raein,”

“ Kau sangat baik Jonghun-ssi,” Hyun Young tersenyum tulus, membuat Jonghun ikut mengulas senyum.

“ Lupakan saja laki-laki bajingan seperti mantan kekasih mu itu.” ujar Jonghun dengan serius.

“ Ya, kau benar. aku akan melupakannya karena aku harus memprioritaskan Raein terlebih dahulu,” sahut Hyun Young sambil memperlihatkan sebuah foto balita pada Jonghun.

“ Ya, lupakan dia.”

Dan beralihlah pada ku, lanjut Jonghun dalam hati.

~~~****~~~
Changmin menatap Miyoung yang baru saja keluar dari kamar Heera. setelah jalan-jalan dia memang menyuruh Miyoun menemani Heera karena gadis itu sedikit menjadi murung.

“ Bagimana?” tanyanya saat Miyoung duduk di sampingnya.

“ Aku tak tahu apa yang akan terjadi. Dia tertekan,” jawab Miyoung singkat.

Changmin menghempaskan punggungnya ke sandaran sofa, dengan mata terpejam dia berkata, “ Pulanglah, hari sudah larut. Terima kasih Youngi, aku akan di sini sampai Heechul hyung datang”

~~~****~~~

Heechul sibuk merutuk dalam hati, mengumpat kenapa mobilnya mogok dan mengharuskan dia berjalan kaki karena tidak ada taxi yang lewat.

Dia berhenti di pinggir jalan, berharap ada taxi yang lewat karena dia sudah tak sanggup untuk berjalan. Bukan tak sanggup karena sudah tak bertenaga, tapi tak sanggup jika tubuhnya di basahi peluh dan membuat pesona ketampanannya berkurang.

Heechul menoleh ke sebelah kanan saat dia mendengar suara gaduh, beberapa meter di sebelah sana dia melihat sepasang kekasih yang sedang bertengkar. Dan Heechul mengabaikannya, tak aneh jika seorang Kim Heechul mengabaikan sesuatu yang tidak penting baginya.

Tapi ceritanya menjadi lain saat dia tanpa sengaja kembali menoleh ke arah pasangan yang sedang bertengkar itu. Pria itu mendorong seorang gadis yang diyakini Heechul sebagai kekasih pria itu hingga tersungkur ke tanah. Dan yang membuat Heechul terkejut adalah saat gadis itu meraba-raba tanah di sekitarnya, seperti mencari sesuatu hingga akhirnya gadis itu menemukan benda yang dia cari dan dia bangkit berdiri.

Walaupun pencahayaannya redup tapi Heechul yakin jika dia melihat gadis itu meraba-raba mencari sebuah tongkat. Apakah gadis itu… buta?

Heechul langsung menghampiri mereka saat dia melihat pria itu kembali mendorong tubuh gadis itu tapi dengan cepat Heechul menahan tubuh gadis itu hingga tak terjatuh.

“ Ya!!! Apa-apaan kau hah?!!” bentak Heechul pada pria itu.

“ Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan?!!”

“ Kau bodoh atau tolol hah?!! Jangan perlakukan wanita dengan kasar!!” bentak Heechul dengan tatapan menantang.

“ Hah, jangan membela wanita yang tak berguna seperti dirinya. Dia itu gadis buta!! Entah kenapa aku bisa berpacaran dengan gadis bodoh yang rela menggantikan posisi adiknya. Jika saja dia tidak menyelamatkan adiknya maka dia tidak akan menjadi buta seperti sekarang!! Menjadi gadis yang tak berguna!!!” maki pria itu dan membuat rahang Heechul mengeras.

BUGH.

“ Apakah salah jika seorang kakak bermaksud untuk melindungi adiknya hah?!! Atau kau yang benar-benar gila jika tidak tahu hal yang semacam itu!!” umpat Heechul sambil melayangkan tinju tepat di hidung pria itu.

“ Tentu saja itu salah!! Dia jadi tidak bisa bekerja maksimal dan hanya memberiku uang dengan jumlah sedikit dari hasilnya mengajar. Aku ingin putus dengannya!!” pria itu kembali berbicara dan semakin meyulut emosi Heechul.

“ Kau benar-benar bajingan!!!! Kau tetap memanfaatkannya walaupun tahu kondisinya yang seperti ini?!! seharusnya kau mati!! Manusia terkutuk!!” maki Heechul sambil terus melayangkan tinjunya, membuat pria itu tak berkutik.

Sedangkan gadis itu hanya terdiam tak mampu bersuara, tak mampu melihat apa-apa, hanya debaran kekhawatiran melandanya.

Jangan mencari gara-gara dengan seorang Kim Heechul karena jika dia sudah bertindak, maka kau akan kalah dan dapat dipastikan akan masuk rumah sakit.

***

Heechul hanya menatap sebuah bangunan mungil yang berada di hadapannya. Sebuah tempat les piano, tempat bekerja sekaligus tempat tinggal sementara gadis itu.

Diam. Hanya itu yang bisa Heechul lakukan, terdiam mendengarkan saat Geulrim –gadis itu- bercerita, ah ani, lebih tepatnya dipaksa bercerita.

“ Adik ku bernama Gaeul, dia anak yang sangat aktif dan ceria. Aku berusaha menyelamatkan Gaeul yang hampir tertabrak sebuah mobil saat akan menyebrang dan membuat ku menjadi buta. Namun pada akhirnya takdir berkata lain, Gaeul tetap meninggal. Dia mengalami pendarahan hebat di otak karena benturan keras mengenai trotoar. Aku tahu pasti kau berfikir kenapa aku tidak menggunakan kornea adik ku, saat itu ada anak seusia Gaeul… dia pemain piano dan biola yang handal dan mengalami kecelakaan dan kebutaan hingga membutuhkan kornea,”

“ Jangan katakan jika kau mendonorkan kornea adik mu pada anak itu.” Heechul memotong ucapan Geulrim.

“ Kau benar. Aku mendonorkannya, karena sejujurnya Gaeul memiliki impian dalam biola, aku ingin bagian dirinya hidup dalam diri anak itu. Menatap penonton dari atas panggung. Ah sudahlah aku tak mau berlarut-larut dalam kesedihan padahal sebentar lagi aku akan mendapatkan donor mata,”

“ Apakah anak yang kau tolong itu sesekali berkunjung pada mu?”

“ Tentu saja. Setiap ada kesempatan dia psti mengunjungi ku, membantu mengjari murid-murid ku,” jawab Geulrim cepat sambil tersenyum senang.

“ Apakah kau mau menjadi pacar ku?”

“ Hah?” Geulrim mengernyit heran.

“ Baiklah dengan ini kau resmi menjadi pacar seorang Kim Heechul,” Gaulrim kembali dibuat menganga tak percaya mendengar perkataan pria itu.

~~~****~~~

Changmin jatuh terlelap di sofa ruang keluarga saat menunggu Heechul pulang. Namun kini dia merasakan sebuah mimpi, mimpi yang terasa nyata baginya.

Dia bermimpi bahwa Heera menghampirinya, menyelimutinya dan menatapnya dalam sambil tersenyum manis tapi di mimpi itu Heera kembali menjadi sesosok yeoja yang kurus.

Tubuh Changmin berjengit pelan saat dia merasakan sesuatu yang berhembus di telinganya.

“ Ireonna~” samar-samar Changmin mendengar suara Heera. Dengan sedikit dipaksakan ia membuka matanya dan terbelalak kaget saat dia melihat Heera duduk di sampingnya, Heera dengan kondisi tubuh yang kurus.

“ Ra-ya?” tanya Changmin  tak percaya sambil mengucek-ngucek matanya, memastikan penglihatannya.

“ Ne, ini aku. Apakah kau tidak percaya? Baiklah…”

Cup.

Tubuh Changmin menjadi kaku saat Heera dengan tiba-tiba mengecup bibirnya. Dia tidak mimpi, gadis di hadapannya benar-benar Heera, hanya gadis itu yang mampu membuat darahnya berdesir.

“ Kau?” tanya Changmin sambil menatap penampilan Heera, kurus.

“ Aku menjahili mu hehehe… bagaimana? penyamaran ku bagus kan? Ini ide Hyosun eonni dan Donghae oppa… ingin menjahili mu, begitu kata mereka. Ah, apakah mereka terinspirasi dari IU yang memerankan tokoh Pilseuk dalam drama Dream High?” Heera berhenti berceloteh saat Changmin mendekap tubuhnya.

“ Jangan pernah menjahili ku lagi, kau membuat ku khawatir. Arraso?” tanya Changmin sambil menghirup aroma shampoo gadis itu, sedangkan Heera hanya mengangguk meng’iya’kan.  Merasakan kehangatan yang menjalar ke hatinya dan ke sekujur tubuhnya.

“ Berkatalah kau mencintai ku,” pinta Changmin.

“ Saranghae Changmi-ah”

“ Panggil aku oppa, aku lebih tua beberapa bulan dari mu.”

“ Shirro!!”

“ Ra-ya~”

“ Ne, ne, oppa~”

“ Berjanjilah bahwa kau tak akan berpaling dari ku, meninggalkan ku”

“ Aku berjanji,”

“ Aku akan mengikat mu di depan altar,”

“ Dengan senang hati oppa~ hahah” jawab Heera sambil terkekeh pelan.

Mereka terdiam dengan lampu yang temaram, terlarut dalam keheningan yang menentramkan. Heera menyender pada bahu Changmin, melingkarkan lengannya pada perut itu. Sedangkan Changmin menyenderkan pelipisnya pada kepala Heera, jari jemarinya memainkan rambut Heera yang tergerai.

Heera menguap. “ Changmin-ah aku mengantuk~” ujarnya pada Changmin.

“ Berbaringlah di sofa ini, atau kau mau kembali ke kamar mu?” tanya Changmin sambil beringsut berdiri, membiarkan Heera berbaring di sofa.

“ Di sini saja. Sini… kau juga tidur di sini,” ujar Heera sambil menepuk ruang kosong di sebelahnya. Memang Sofa itu lumayan besar, mampu untuk menapung 2 orang yang tertidur.

“ Apa kau tidak takut aku serang hmm??” tanya Changmin sambil berbaring, memiringkan posisinya menghadap Heera.

“ Tidak. Aku percaya pada mu oppa~” jawab Heera manja sambil menarik selimut lalu menggamit lengan Changmin.

“ Anak nakal,” ujar Changmin sambil mengacak rambut Heera lalu keduanya pun terlelap dengan saling berhadapan hingga sebuah suara menggelegar tiba-tiba membahana di seluruh ruangan, “ YA!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN HAH?!! SETIDAKNYA MENIKAH DULU!!!” umpat Heechul saat dia baru memasuki rumah dan melihat adiknya dan Changmin terlelap dengan posisi yang miring dan saling berhadapan.

~END~

Otthe?? Otthe?? Akhirnya FF ini…. TAMAAAAAAAT!!! >< maaf ya ceritanya ngalor ngidul gini u,u

terus Ending nya MAKSA hahahah xD maaf juga karena kalian mengikuti percintaan ChangHee dari jaman SMA sampe udah gede dan mereka baru pacaran sekarang -__________-“v

Silahkan kalian MAKI-MAKI saya tentang FF ini, entah kepanjangan atau bertele-tele atau apa pun itu u,u

Aku mau ngucapin MAKASIH BANYAK buat reders yang pernah komen di FF ini J baik yang di                    Obi mau pun di FFindo

 

BIG THANKS TO My Readers >>

angiefishy, LucifeRain, Yuuri_ideaFina, ang11rach, gerrardluvers, minkijaeteuk, nteph, ikerAyyu, July_ , Hyora Kim, nadeeia, tata, kim ririn, Lee Hae Ra, Hyun_Jae, Rini Susanti, Lee Reina,  gyuhae, hanieimnida, EcyMyeolchi26446, justkyu, dhawil, Just_mega, Mayleen, jin jihye, naranara15, deankey, cho sungmin, rezamoustache, rainkyu aisy, silviakamila27, dewiocha, Park Ae Ra (@ryeong27), tie, Jasmine Audrea, Jasmine_재스민 향수, pokeriiz, Michella, deftydefoo, mikankingdom, decsadaming, nee_agashi, tania, Song EunJae, Gusti Ayu Widiasih (@SinDee40786), ahjeong, karlinapn, HaeChul, vinz_b2wolz, sundari, DaniaPw, D SparKyu, Yuji, aick, Ahrazahra, Clouds_ELF, yoan as kim sora, Riziqiesyaf, tika ramadani (@Ros3_bl4ck), Amni, Lily Thorndike Dertamuso, gian, Regil, puja indah geani, Cho Yuji, angelbesidemey, KwonLady, HyeKyu, Madakycan, kim soo hwa, ningkumiko, KyuMa, virade, kim eun kyo162, Carol, song hye sun, Cindy Choi Misun, Minkyunickh, Nin_di88, klia, apus, NaraKim, fa, ShimRanAh, rista triana, rania, Shin Seul Byeol, Anna_93, naniddachibubu, Han JiRa, I LOVE K-POPS (@ChanRinPark), Asya Azman, SoniaElfCassieShawol, chan~, indah, Kimmi, Rista, cemoymoy, nice_dream, Gie, minhyunn, meeisclara, daifuran, monica, han sora, noverikey, Desi Echi, keysya, chanrinkpops, Kwek.kwek_nyasar, ShinMinYoung, Choi Hyo Ra, K-ellen, mrs.x , lee tha, Fira Jung, Yoora, dhiyasalsaaa, amalia, Kyusurh3, jinhye, sweetndah, Felisa, chomisun, sukmhaoruth, superddulz, kyunie, Mrs. Philtrum, park hye hee, woosays, dinaaa, dtprhl, Larasiwon, hanysangtae, nadnuno501, rofrita.

 

69 thoughts on “My Lovely Fat Part 11/END”

  1. Kaget,tiba-tiba uda end,part 10 nya aku malah gatau😮 ga up to date banget aku yah…
    nanti aja deh aku bacanya hehe…ini ada sekuelnya ga ya?itu nyritain kisahnya jonghun apa heechul gitu,hhe..bagus ko endingnya😀

    1. KYAAAAA~~~~ >..<
      Heechul oppa jg heboh bnget.. bru ngeliat orng tdur breng d sofa aj udh teriak" heboh kyk gtu.. kan ChangHee gk ngelakuin apa" jga.. heran deho_O

      ada afstor.y gak??? ChangHee kn blom nikah,,, HaeSun jga blom,,, KyuMi jgaaa~~~…. Heechul sm Jonghun gmna??? #maksa.. heheh mian😀

      aigoo~~ kyk.y nih comment udh kpnjangan deh.. heheh😀
      overall…. T.O.P BGT dehhhh… kereeeeennn~~~~ ^^

  2. Cieeeeee thor keren endingnya!!!!
    Mau bikin sequelnya gak, thor? Aku penasaran sama hubungan heechul oppa😀
    Eh btw gomawo ya thor udah masukin aku di Thanks To ^_^

    1. beneran? ini alur nya dicepetin loh ._.a
      sequel? mungkin🙂 tp klo ada waktu yaaa hehehe
      aku juga penasaran sama heepa, tu kabar ce nya gimana?
      sama-sama sayang, mksh jg udh setia baca ff ku ini^^

      1. iya tau… ini sebenernya dipaksain buat tamat :c
        emang ga ngerasa agak ‘maksa’ gitu ceritanya? huhu
        aku pengen sekuel heechul!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! >///<wuah… pitnsh tuh, author yg kece beud? kyk.y salah alamat deh ._.a

        mksh ya yuji.. muach muach muach

      2. aftghqwxvdk O.o
        sequel ichul yaaa… aku pengen tau tu orang abstrak klo pacaran kyk gimana *pdhl aku yg bikin sendiri -________-*
        aku mau nyari ilham dulu muahahah xD

        ne~
        aku jg sayang sama reader setia :*

      3. iyaaaa! POKOKNYA YANG CHULLIE HARUS YA😀
        Sip deh, semoga author yang kece ini cepet dapet ilham biar makin cepet bikin sequelnya😀
        Sip deh :*

  3. Ohh jd gt endnya…jd cm pura2 ndut en msh tetep kurus..bwt nguji minnie apakah dia tetap setia ato tidak..ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ untung uri minnie setia soalnya kl ga bwt aq j *cipokminnie* come to noona minnie..ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ. . Tp kl boleh saran da epilog bwt chang-hee couple sampe married..trs da oneshot bwt heechul. . Pengen liat dia da pasangan!! Tp ni cm skedar usul yah hehehehe..d tggu ff baru nya yg laen..fighting!!

  4. huaaah tamat
    sbnrnnya agk ga rela jg hahahaa

    pas heera gendut lg agk ga terima
    perjuangan dia kan berat bgt buat kurus, untung cm pura2
    kisahnya heechul sm jonghun bs kali dilanjutin aja
    My Lovely Fat lanjutin doong
    buat jd one-shot aja

  5. Hua??? Tamat? End? Selesai? Sedih. Tp ok deh no problem yg pnting changhee tetap bersatu
    #bahasasayabikinmerindingsendiri
    tetap bikin ff yang keren ya.
    Oh ya klo mau,sempat,dan berkeinginan bikin sequelnya dong #reader ga tau diri

  6. hualaaaa, ga nyangka akhirnya tamat jg ini..tnyata changmin mmg mencintai heera apa adanya, ga peduli dy jd yeoja gendut ato tetep kurus..chukkae ^^
    astaga itu cara heecul cari pacar tp lucu jg de, maybe jatuh cinta pd kebaikan gadis itu..finally ga kesepian lg de dy..hahaha
    wow, hebring gt pas pulang kerumah, mmg bener2 namja cerewet tu heecul..kekeke
    mmg sih keliatan seperti dipercepat alurnya tp msh nyambung2 aja koq ceritanya..bakal merindukan ff ini de nantinya..dtunggu other ff nya😀

    1. asik deh…. cintanya changmin sedalam samudra klo gituu LOL
      cinta matiii diaa!!1 kyaaaaaaaaaaaaaa!!! >< *joget-joget*
      itu cara heeppa dpt pacar emang gaya heechul bgt yaaa -___-"
      ichul kan emang hebooh, selali SPEKTAKULER hohoh xD
      iyaaa, ini dipercepatbgt malah…. tp msih nyambung kan? syukur lah *lap keringet*
      mksh udh jd reader setia say, mf bru bles komen ._.v

  7. Asik
    Akhirnya ga ada salah paham lagi
    Berarti si kunyuk doank yah yg msh betah berduaan dgn pisangnya krn ga pny pcr? ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
    *ngetawain eunhyuk*
    Heechul mah abstrak bgt tau2 macarin anak org aja
    Kekeke
    Gimana cara nyamarnya yah jd ndud?
    Klo nyamar jd kurus bs ngga?
    ‎​​​​​​Њαњααњαњααњαњαα.. =))
    *ngarep*
    Bagus saeng
    Akhirnya kelar juga yah utang km yg ini
    ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
    Selamaat..

    1. eonni!!!
      Iyaaa.. Akhir.y kelar juga..
      Wkwk si hyuk kan ngetawain si max yg pas lg d bandara😄
      iyaaa.. Heechul sm kyk adek.y sm” abstrak -,-”
      blom lunas tau eon.. Afstor changhe, sidestory makhluk” gaje nan tampan itu.. Si kunyuk jg.. Ms dy ga d bikinin sidestory u,u
      alur.y kecepetan ga sih?? Aku paling ga puas sm part ini -,-

  8. Aish.. Heenim… Hahahaha.. Aku selalu ga tahan ketawa kalau dia udah mulai bertingkah.. Bner2 ga pke basa-basi.. Hahaha..
    ChangHee so sweet.. Kkk~
    Ah.. Udah end.. Ngga terasa.. Padahal ku seneng bgt sama ff2 ini..
    Good Job, chingu..
    Ditunggu karya berikutnya..

    1. heechul selalu spektakuler!!! *ga nyambung*
      huwaaaaa changhee so sweeet…. tp tergusur sama tingkah gentle heeppa nih :p
      mksh udh jd reader setia🙂 mff bru smpet bles kmomennya *bow*

  9. wahh, udh tamat ya MLF’a, iya sih mnurut qu agak kcepatan ending’a, tp gpp yg penting akhir’a ttp ChangHee *yipiiiii*

    bwt sequel’a dong eon, bwt lnjutin hbungan HaeSun & KyuYoung nyampe nikah

    trus msalah prcintaan heechul jg dong, ngajak pcran org cpet bgt, tp bgus sih sma” sayang ma adek’a, couple yg cocok

    jonghun jg dong dibwt masa cinta’a ngambang bgtu, kasian klo gak jonghun bwt qu ja, hehe*maksa*
    hyuk jg ksh psangan dong, ma qu ya, hehe
    bnyk ya prmintaan’a #maaf klo komen’a pnjang#
    lnjut eon🙂

  10. huaaaa happy end.,
    haha apaan tuh heechul treak2, ckckck nikahin aja langsung oppa kkekeke..
    huahaha bner2 deh, wah bnyak yg minta sequel tuh thor. seSujuuuu
    penasaran sama kisahnya heechul sama pasangan barunya, blom kyuyoung pasangan evil tuh, jonghyun juga, eh hae juga tuh #ngeborong. haha
    ya sih thor, agak sedikit ‘maksa’, tpi gpp laah yg penting changhee
    huehehe
    o ya btw gamsahae udh masukin daftar thanks to🙂

  11. aaaaaaaaaaaaaaaa,,,,, dach end ja deng,,, ga kerasa,,, ku pikir konfliknya msh panjang,,, suka dech happy ending,, semuanya punya psangn msg2,,, btw,, da sekuel psngan yg bru jdkah,,,???

  12. aku suka endingnya..^_^
    heera.. bikin orang penasaran ajah dah.. ternyata cuma pura” ajah endutnya..^_^
    ga nyangka sama heechul.. jantan juga ya..
    hheemmm.. akhir yang bahagia..

    chinguu..
    ada skuelnya ga..???
    penasaran sama kisahnya heechul n jonghun…

  13. Hahaha
    aQ jga pikir Heera mw blg Hamil *jadi pjg urusan’x tuh klo bneran*

    eh??
    Kirain beneran Heera Gndut, pasti nge’test Changmin..

    Whaattt??
    Heechul jadian??
    Aneh jga tu oppa, kog bru ktmu udah tembak cwe,,

    typo?
    Aq sneng lho, typo hanya sdikit, dibanding part sblmx..

    Btw,
    slmt yah FF yg ini udah slesai*plok.plok*

    eh, ada NC’x ga?
    ChangHee..
    Hahaha

  14. Hyahaha..Kyu ada ada aja, bilang kalo Heera terlalu gampang nerima Changmin, ga inget bang dulu si Minnie sampe ngegalau gitu..
    Hihi..Hichul akgirnya punya yeoja chingu juga..mana nembaknya express gitu, noleh, liat,amati, nembak…uhui…suka yg cepet2 ye bang?

    HaeSun & KyuYoung wua,,,penasaran jug sama ni couple
    Hihi Heera ternyata usil juga ya, pake pura2 gendut lagi…dikira Changmin bakal berubah gitu?haha changmin setia lho..uda berani bela heera di depan umum juga😀
    happy end deh, ngakak juga pas part Heechul dateng, liat ChangHee bobo bareng…wkwkw bakal ngamuk tuh

    POkokny fighting ya say, ditunggu epep yg laen, my fiance juga😀

  15. huaaaaa chulie teriakan lo bisa bikin gw budek jg ini :p aku mau dong yg bagian jonghun sama heechul d ceritain percintaan’a hehe

    1. emang, suara dia spektakuler… apalagi yang di part berapa tuh aku lupa, dia teriak eh burung-burung yang di ada di pohon deket rumahnya pada kabur muahahahah xD /author sarap

      tenang yaa, rencananya sih mau diceritain… lg nyari waktu hehe

  16. Kya kya kya tamat.. Ga ikhlas my lovely fat tamat skrg.. Pnasaran sm prnikahan changmin sm heera trus hub prcintaan heechul n jg jonghun. Bkal ad after story kh? Mdh2n yaa…
    Ngmng2 namaku dsebuuut~~ kekekeke makasih jg ya ud bwt crita yg bgus^^ dtunggu ff slanjutny..

  17. huuuaaaaaaa, akhirx tamaaaat..
    Q ikut bahagia T.T *nangis terharu*
    stelah sekian lama akhirx pacaran, selamat yaaa…
    penantian panjang nich *ngelap keringet*
    psti Q akal kangen ma changhee lgi😦

    oiya, gomawo eonni namaQ dah ditulis *nunjuk k atas*
    ^^

    1. hallooooooo……..
      iya yaa, setelah bertahun-tahun dan terlalu berlarut-larut, mereka baru pacaran -___________-”
      nikahnya lama deh bisa-bisa :p

      baca ff ku ajaa, kebanyakan changhee kok😉
      /promo

      sama-sama sayang, kmu kan u dh setia baca+komen^^

      1. iyaaa, Q dah ubek” cma da 1 ff yg bleum Q baca. angel and demon,hehehe😛
        Q suka girl in the rain, co cwiit changminx #iri >< *g nyambung #pletak*
        Q tunggu kisah" changhee yg laenx saay ^^

  18. ak br sempet baca..
    Endingnya maksa bgt thor,hehe…apalagi yg heechul m geulrim..
    Kuharap ada sekuelnya thor..gmn klo wkt paz changmin m heera mau nikah godaan’y bnyk bgt,,nguji cinta mrk gt mksdnya..hehe
    btw..thanks bgt y thor udh bt ff sbaguz ni

    1. tuh kan emang bener. ini tuh m.a.k.s.a banget!!😥 lah wong sama aku dipaksain tamat @.@
      sequel? sip!!!

      lah emang yg pas heechul maksa bgt ya?? pdhl itu yg aku suka loh u.u

      buseeet. masa di uji lagi?? o.O nunggu mereka pacaran aj dari zaman SMA sampe udh gede, klo diuji lagi bisa-bisa mereka nikahnya pas ush tua!!! o.O /JEGER

  19. aku baru sempet bacaaa ~😦
    lagi asik baca tau” udah ending ajaa .
    sequel dong eonn , aku jd penasaran sama percintaannya heechul , heera dn changmin ..

    ditunggu ff selanjutnya yaa🙂

  20. Huaaa.. Uda lama gk update FF dsni.. Tau2 uda slsai aja.. Wkwkwkwkk
    Authorrr, bkin sequel nyaa donggg…
    Ttg heechul oppa, sm jonghun oppa!!!
    Yaaa yaaa yaaa yaaa??? (•̯͡.•̯͡) *puppy eyes*

    1. sequel??? paling sequelnya bukan tentang chaghee… kyk heechul sama jonghun doang hehe
      but…. kayaknya tiap couple ada sequelnya deh hehe
      tunggu aj yaaaa😉
      mksh udh komen^^

  21. Uwaaa..
    AKhirnya tamat juga u.u
    Wah, namaku nongol di atas *tunjuk tunjuk nama Felisa*
    Haiii..
    Aku baru baca nih
    Hoho
    Tapi kok rasanya udah pernah baca ya?
    Aha! Aku ingat, dulu aku bukanya via BB kakakku
    Hehe, jadi males komen
    Dan, sekarang.. Saya memutuskan untuk komen
    Karna saya gak tega menyia-nyiakan kerja keras kak AutumnSnowers (?) yang telah bersusah payah membuat FF ini dari jaman mereka SMA sampe udah tua-tua *plak
    And .. Great! Gak nyangka hubungan Jonghun-Heera ternyata cuman kakak-adik u.u
    Yeah~ Akhirnya . . Udah dag dig dug serrr pas bagian tengah tengah
    Juga galau di bagian Heera jadi gemuk, kasian😥
    Sebenernya banyaaakkk banget yang aku mau ungkapin, tapi aku kasian sama kak AutumnSnowers, ntar matanya pusing baca komenku yang kepanjangan😀
    Annyeong~
    Aku menantikan FF kakak selanjutnya~

    1. haloooo^^
      mksh krn udh mau bela-belain baca lagi ini FF dan komen? haha😀
      doeng~ jujur nih, aku malu tiap ada komen tentang ini >> ” FF ini dari jaman mereka SMA sampe udah tua-tua”
      muahahaha aku error banget yaa😄 /jeger
      makasih kmu udh ngikutin FF ini yg alurnya ga jelas, ngalur ngidul dan bahkan salah alamat *maksudnya ga fokus ke heera cahngmin*, alurnya lambat banget, dll hoho

      gpp tau. komen aj yg panjang. aku seneng kok xD
      mksh ya dek^^

  22. tamat??? akhirnya~~
    ff nya kereeeen (y)
    akhirnya changmin sama heera juga hehehe
    sequel dong eon, hmm sequel tentang heechul sama pacarnya yg mendadak itu aja ckckckckckckck heechul napsuan banget yah nembaknya padahal baru ketemu ehh udah langsung jadian aja hahaha

  23. Annyeong, salam kenal thor.. Aku baru ngikutin dari part 9.. Eh, ternyata mau tamat.
    Asik ceritanya. Kasian bgt ama Changmin oppa,, tp untungnya nasib berpihak sama Changmin oppa. Chukkae oppa..

  24. Huaaa d kirain aku heera beneran gendut lg ga tau.a cuma boongan salut sama changmin walaupun heera gendut tapi tetep cinta , kerenn bnngtt ennding nyaaa debakkk

  25. huh tamat deh ff y,,,, ternyata heera y bohongan jd gemuk lg n cuma ngerjain changmin lg,,, sblm y malah q pikir yg heera y ngak balik2 tu si heera y lumpuh or apa gt tau y dia kd gemuk lg n lg tu cuma kedok q kena dikibulin 2 kali nih…..
    seneng jonghun n heechul udah dapet pasangan,,,, heechul disini cwo y keluar ya pasti gagah bgt tuh…..
    happy ending…

    1. Tamaaaat… The End!!!
      iyaa si heera ngerjain si changmin tuh..
      hah? :O ga balik-balik krn lumpuh? sakit kronis aja sekalian :p

      asik asik… udh ngibulin orang 2x dalam satu FF >///< /PLAK
      Heechul cowo banget,kan? haruslah… tp ttp aja yeee, nyuruh-nyuruh u.u

      mksh udh setia selalu komen dr part awal :')
      jeongmal gamsahamnida^^

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s