YY TOGETHER : my ‘old’ husband part 3

Cheolyong POV

            CERAI ? yang benar saja. Mereka yang menjodohkan aku dengan Yeonji dan sekarang mereka ingin kami bercerai? Apakah kalian tidak berpikir bahwa mereka sedang ‘sakit’ ? yang pasti, aku tidak akan pernah menceraikan istriku yang sedikit pembangkang itu. Meskipun dia pembangkang tapi aku mencintainya. Hohoho

Mereka menggunakan alasan yang SANGAT KONYOL untuk menyuruh kami bercerai. Dari awal aku kira mereka sudah tahu bahwa keadaan yang tidak memungkinkan untuk kami segera memiliki anak. Tapi kenapa mereka sekarang mengungkit-ungkit hal itu?

Kalian penasaran siapa yang memenangkan pertarungan ini? Ya ya, aku yang memenangkannya. Aku sudah tidak mau hidupku diatur oleh mereka setelah perjodohan yang mereka lakukan. Aku sudah terlanjur mencintai istriku, dan aku tidak akan mau menceraikannya selama dia masih ingin hidup bersamaku.#baguusss J

Setelah beberapa jam berdebat dengan mereka, mereka akhirnya mengerti dan membatalkan niat buruk mereka. Tidak, mereka tidak bercanda ataupun mengetes kami. Mereka serius dengan ucapan yang mereka lontarkan. Sial !

Orang tua kami mengatakan bahwa perjodohan yang mereka lakukan tidak seharusnya terjadi, karena hidupku dan hidup Yeonji adalah milik kami. Tidak seharusnya mereka ikut campur dan mereka mengatakan ini karena sebelum Yeonji terlanjur hamil, lebih baik bercerai.

Kenapa mereka tidak menyesal dari awal? Sekarang aku dan Yeonji sudah saling mencintai dan sekarang seenak mereka mengingkan perceraian kami. Oh God ! mereka sudah tidak waras. Jangan harapkan aku akan menuruti permintaan mereka lagi.

Tapi mengenai cucu, mereka tidak bercanda. Apa aku harus mengabulkannya? Bukannya aku takut atau apa, karena aku masih harus melajutkan karierku bersama MBLAQ dan Yeonji yang harus kuliah. Aku tidak ingin, disaat teman-temannya masih bisa bersenang-senang diluar sana tapi Yeonji sudah harus mengurus anak.

Alasan yang paling penting, aku masih tidak ingin membagi istriku meskipun kepada anakku sendiri. Hahaha . .. bukankah aku calon appa yang keren ?? setelah orang tuaku dan mertuaku pulang, aku segera masuk kekamr dan merebahkan tubuhku. Ya Tuhan, rasanya hari ini aku telah berolahraga sangat keras. Sampai-sampai kepalaku mengeluarkan asap(?)

Lee Yeonji POV

            Setelah kemarin adalah hal yang merepotkan, hari ini semoga semuanya baik-baik saja. Tapi kenapa suamiku masih saja sulit untuk dibangukan? Sepertinya masalah utama dalam rumah tanggaku adalah MEMBANGUNKAN SUAMIKU YANG TIDUR SEPERTI SEEKOR KELEDAI. Hahaha …

Sudahlah, aku terlalu bosan untuk membangunkannya. Aku langsung berangkat kuliah dan bertemu dosen yang tampan itu. Saat aku sampai didepan gerbang kampusku, aku tiba-tiba berbalik dan menjauh dari kampusku. Aku menuju sebuah taman yang terletak tidak jauh dari area kampusku.

Setelah aku menemukan tempat duduk yang nyaman, aku mulai memikirkan apa yang diucapkan oleh orang  tuaku tempo hari. Sebenarnya aku juga ingin memiliki anak, tapi aku masih sadar bahwa suamiku harus melanjutkan kariernya bersama MBLAQ dan aku juga harus melanjutkan kuliahku.

Aku merasakan ponselku bergetar, Cheolyong meneleponku? Belum aku sempat menyapa, suamiku sudah berteriak keras ditelingaku. Sial !

“  yak ! pulang kau! Kau sudah berapa minggu tidak memasakkan sarapan untukku huh?”

Seminggu ? aish, kenapa dia berlebihan sekali sih. Meskipun aku tidak membuatkannya sarapan toh nyatanya dia masih hidup dengan sehat.

“ kau tidak tahu aku sedang ada kelas!” jawabku kesal.

“ bodoh ! jika kau ada kelas, mana mungkin kau bisa menjawab teleponku?!”

Ck ! kenapa sekarang dia bertambah pintar saja? Atau aku yang semakin bodoh? Aku tidak tau, okey Cheolyong. Kau menang ! setelah sampai dirumah, aku segera masuk dan langsung menuju dapur untuk memasakkan untuk suamiku yang terlihat tua daripada umurnya.

Setelah kurang lebih dua jam aku bergelut dengan dapur, akhirnya aku bisa duduk manis di kursi meja makan dengan meilhat hasil masakanku yang tidak terlalu buruk. Kemana namja itu? dia yang menyuruhku untuk pulang dan memasakkan sarapan, tapi kenapa dia tidak juga turun?

Dengan tidak sabar aku menuju kamar dan menemukan suamiku yang masih bergelut dengan selimutnya. Aku mendekat dan duduk di sisi ranjang, sekilas aku memperhatikan wajanya. Tapi kenapa semakin lama wajannya semakin banyak keriput? Tapi anehnya kenapa aku semakin mencintainya ? oh Tuhan, aku pikir aku sudah semakin gila.

“ Yong~aaaaa, cepat bangun. Kau ingin makan atau tidak?”

“ yeobooo, beri aku morning kiss dulu setelah itu aku langsung makan.” Ucapnya dengan mata yang masih tertutup.

Tanpa babibu aku langsung menciumnya sekilas dan kemudian keluar dari kamar untuk menuju meja makan. Mungkin aku sedang tidak mood untuk berdebat dengannya, oleh karena itu aku langsung mengabulkan permintaannya. Apa salah jika seorang suami meminta morning kiss kepada istrinya ?

Tidak lama kemudian aku sudah melihatnya sudah duduk di kursinya dengan manis. Setelah beberapa waktu menghabiskan waktu untuk makan, suamiku mengajakku untuk duduk di kursi belakang rumah.

“ Ji~a, ?”

“ apa ?”

“ apa kau memikirkan apa yang dikatakan orang tua kita?”

“ tidak, karena memang itu belum saat untuk kita.”

“ tapi aku takut kau kecewa padaku?”

“ kecewa apa ? apa selama ini aku menuntutmu untuk segera membuatku hamil dan memiliki anak darimu ?” tanyaku.

Dia hanya bisa diam, kenapa keadaan yang tercipa sangat tidak nyaman seperti ini.

“ aku hanya merasa takut, seadainya kau tidak menikah denganku. Mungkin kau sekarang sudah mengedong seorang bayi.”

“ Yong~a, apa yang kau katakan? Kenapa kau selalu menyebalkan sih? Memang kenapa jika sampai sekarang kita belum memiliki bayi?” tanyaku mulai kesal.

“ jika aku tidak menikah denganmu, mungkin benar aku sudah memiliki bayi. Tapi mungkinkah aku masih bisa merasakan menjadi seorang mahasiswa dengan bahagia jika aku sudah memiliki bayi ?” ucapku serius.

“ Ji~a, mianhae.”

“ KAU SALAH APA ? KENAPA KAU MINTA MAAF YONG~A ! aku bodoh bisa menikah dan mencintai namja bodoh tua sepertimu!” marahku kemudian meninggalkannya.

Saat ini aku benar-benar dalam keadaan mood yang sangat tidak  baik. Apa dia pikir aku tidak berpikir tentang hal itu? apa aku juga tidak ingin memiliki seorang bayi darinya? Aku ingin, tapi aku mengerti bagaimana kondisi rumah tangga kami.

Aku segera menuju kamar dan merebahkan tubuhku. Seharian ini aku sudah sangat lelah dalam hal batin. Ya Tuhan . . .

Cheolyong POV

            aku masih terduduk di kursi belakang rumah, aku masih bingung kenapa yeoja itu tiba-tiba berteriak keras padaku. Aku hanya mengutarakan apa yang ada di otakku. Aku segera menyusulnya ke dalam ke rumah, aku tahu pasti dia sekarang berada dikamar. Aku menuju kamar, tepat di depan pintu terdapat sebuah kertas yang tertempel dan berbunyikan “ YAK KELEDAI TUA ! MALAM INI KAU TIDUR DI SOFA, JANGAN HARAP KAU AKAN TIDUR DI RANJANG BERSAMAKU DAN INGAT ! AKU TIDAK AKAN MEMBERIKAMU SARAPAN KARENA AKU SEDANG MARAH BESAR KEPADAMU!”

kalian tahu, aku membaca pesan pintu(?)nya sedikit marah dan sedikit geli. Bagaimana bisa dia menyuruh suami yang mencarikan nafkah untuknya malah disuruh tidur disofa? Yang paling menggelikan adalah kenapa dia bilang kalau dia sedang marah besar padaku? Seharusnya dia mendiamiku atau tidak mempedulikan aku lalu aku akan minta maaf padanya dengan romantis. Ciss, dia benar-benar bodoh.

Aku mencoba untuk tidak mempedulikan peringatannya, aku mencoba membuka pintu tapi hasilnya adalah pintu itu terkunci dari dalam. Sial !

“ Ji~a ! buka pintunya, cepat. Apa kau gila menyurug suamimu tidur di sofa yang bisa saja membuat punggungku harus dioperasi karena patah tulang hah!” teriakku.

Tidak ada respon sama sekali, oke. Malam ini aku akan tidur disofa, ah atau aku menginap di dorm saja? Hahaha … jika menginap didorm aku tidak perlu operasi punggung dan bisa sarapan dengan tepat waktu. Oh betapa pintar otakmu Ban Cheolyong !

***

Aku terbangun dari tidurku. Ya, punggungku selamat karena aku menginap di dorm. Aku masih ingat waktu hyung-hyungku menanyakan alasan aku menginap di dorm. Aku jawab karena ini dormku juga, mereka pikir ini dorm hanya milik pribadi mereka. Cuih, semena-mena sekali !

“ apa kau seharian akan disini padahal hari ini jadwal kita kosong Ban Cheolyong? Kau kemanakan istrimu itu?” tanya seungho hyung yang tiba-tiba membuka pintu kamar.

“ kenapa hyung suka sekali mengusirku?” tanyaku.

“ aku tidak mengusirmu, tapi kau harus mengatakan kalau kita akan ikut dalam reality show hello baby. Apa kau sudah bilang?”

“ huh? Ah, aku ingin bilang tapi penyakit pikunku datang dulu hyung. Ya, intinya aku belum mengatakannya.” Ucapku.

“ ingat, kau sekarang bukanlah namja lajang yang bisa melakukan hal sesukamu. Jika kau salah ataupun tidak, lebih baik kau meminta maaf terlebih dahulu. Jangan kau menunggu istrimu yang meminta maaf terlebih dahulu, itu tidak baik.” Ucapnya serius dan kemudian menutup pintu kamar.

“ HYUNG, APA MAKSUDMU?” teriakku. Ck

Setelah sarapan di dorm, aku langsung pulang. aku ingat apa yang dikatakan seungho hyung dan sepertinya memang seharusnya aku meminta maaf terlebih dahulu. Okey, aku sangat gentle kan?

Aku segera membuka pintu rumah dan menutupnya kembali. Aku langsung menuju kamar untuk yah, pintu sudah tidak terkunci lagi. Aku segera membukan dan menemukannya masih tidur di ranjang. Aku mendekat dan ikut berbaring disebelahnya.

Tanpa menunggu lama aku menarik tubuhnya kedalam pelukanku, kemudian aku mengelus-elus rambutnya.

“ Ji~a, apa kau belum bangun hah? Coba kau pikir, mana ada istri sepertimu yang bahkan belum beranjak dari ranjangnya padahal waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi?” ucapku seperti orang gila yang berbicara sendiri.

“ Ji~a, apa telingamu sudah tuli huh?” tanyaku lagi.

“ Yong~a, coba kau pikir mana ada suami macam dirimu yang bahkan cara membangunkan istrinya saja sangat tidak baik.” Ucapnya tiba-tiba.

Oh Tuhan, aku hanya bisa tersenyum mendengar perkataannya. Aku yakin dia sudah tidak marah lagi denganku.

“ mianhae, waktu itu aku membuatmu kesal.” Ucapku.

“ kau selalu membuatku kesal Yong~a, apa kau tidak tahu itu?” ucapnya dengan mata yang masih tertutup.

“ iya, tapi itu yang membuatmu semakin mencintaiku.”

“ YAK ! kenapa kau menendang kakiku?” teriakku ketika tiba-tiba istriku menendang kakiku.

“ itu salahmu karena berbicara romantis, kau tidak pantas berbicara seperti itu karena kau keledai tua yang jelek.”

“ ck, aku ini suamimu bukan keledai tua yang jelek.” Kesalku tapi tetap memeluknya.

Dia hanya diam tidak membalas ucapanku.

“ kenapa saat itu kau marah padaku?” tanyaku.

“ karena kau meminta maaf dan berbicara omong kosong padaku dan aku tidak suka itu.” ucapnya.

“ aku meminta maaf karena aku tahu aku sudah membuatmu kecewa.”

“ Yong~a, kau jangan memulai peperangan lagi. Aku masih lelah dan tidak punya tenaga untuk melawanmu.”

“ Ji~a, kau tahu reality show Hello Baby?”

Dia hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.

“ MBLAQ akan bergabung dalam acara itu.” ucapku.

Dia langsung bangun dari tidurnya.

“ APA ?” teriaknya.

“ kenapa kau sekaget itu sih?”

“ ck, bukannya seperti itu. aku takutnya nanti anak kecilnya bisa mati karena kau dan oppadeul lainnya tidak bisa mengurusnya dengan baik. Okey, aku hanya percaya Seungho oppa. Aku yakin hanya dia yang bisa melakukannya dengan baik.” Terangnya.

“ kau menghinaku dan hyung-hyung lainnya?”

“ ayolah Yong~a, kau harus sadar diri.”

“ apapun katamu, MBLAQ tetap akan bergabung dalam acara itu.” kesalku.

“ okey, terserah. Yang terpenting jika ada masalah jangan kau libatkan aku.” Ucapnya.

“ tidak ada yang ingin melibatkanmu Ban Yeonji !”

“ ya sudah.”

Setelah itu aku kembali menariknya untuk berbaring disampingku dan aku memeluknya lagi. Aku tidak tahu, kenapa aku suka sekali memeluknya seperti ini.

“ Yong~a, kau tahu. Sebenarnya aku juga memikirkan apa yang dikatakan oleh orang tua kita dan jujur aku juga ingin memiliki anak. Tapi untuk sekarang, aku tidak mau menghancurkan karirmu dan kuliahku. Maka dari itu, jangan lagi membahas masalah anak.” Ucapnya tiba-tiba.

Lee Yeonji POV

“ Yong~a, kau tahu. Sebenarnya aku juga memikirkan apa yang dikatakan oleh orang tua kita dan jujur aku juga ingin memiliki anak. Tapi untuk sekarang, aku tidak mau menghancurkan karirmu dan kuliahku. Maka dari itu, jangan lagi membahas masalah anak.” Ucapku tiba-tiba.

“ mianhae, aku tahu aku sudah mengecawakanmu.”

“ ngg, kau masih ingat apa yang dikatakan orang tua kita waktu itu? masalah perceraian?” tanyaku.

“ iya, wae ?”

“ jujur, aku masih belum yakin sepenuhnya atas pernikahan ini. Ditambah kau adalah seorang public figure yang pastinya akan dikelilingi banyak yeoja. Aku juga tidak yakin kau dan aku akan selamanya menjadi pasangan suami istri.” Ucapku dengan menghembuskan nafas berat.

“ pasti nantinya ada perpisahan diantara kita, ntah itu karena kematian atau ada hal buruk lainnya. Aku juga tidak tahu, suatu hari nanti apakah aku akan menemukan namja lain yang aku cintai selain dirimu. Benar apa yang dikatakan orang tua kita tentang perceraian.” Ucapku lagi.

“ apa maksudmu dengan benar apa yang diakatakan orang tua kita tentang perceraian?” tanyaku.

“ mungkin kita memang seharusnya bercerai ?”

“ APA MAKSUDMU LEE YEONJI !

TBC …

Seperti biasa, saku mengemis jejak kalian readers. Nggg, ini sudah panjangkan? Hahaha… mian for typo

37 thoughts on “YY TOGETHER : my ‘old’ husband part 3”

  1. Authornya namjakan ya.. Agak sdikit ‘aneh’ aza baca FF karya namja.. Mungkn karena aku terbiasa bca FF karya yeoja kali y.. Tapi FFnya daebak deh.. Bahasanya enak dimengerti, alurnya juga pas.. Pas mantap dah.. Hehehe.. Next partnya ditunggu y.. Hwaiting..

  2. jiahhhh~~udh d suruh cerai j,,orangtua nya saiiiko~~hehhehehehhe
    blom cukup panjang tp seruuu koq jd baca nya singkat dan alurnya pas
    ga lama en ga kecepetan..cm crita nya konyol jadinya ga bkin bosen.

  3. hadeh alasannya g masuk akal. .
    masa gara2 menyesal perjodohan mereka akhirnya mereka disuruh cerai. .
    yeonji jg knp dy sampe punya pikiran pengen cerai dari cheolyong. .
    ditunggu part selanjutnya. .

  4. nangguuuungggg banget oppa nih,,…aduuh penasaran banget,,, yeonji kok beneran minta cerai…,, andwaee #plakk
    ntar dosennya ma aku ja..
    #pletakk

  5. Eiii???wae wae wae???aku begitu mnyukai sisi Mir sbg suami yg menarik dgn segala kurangnya, kkk~
    Itu yeonji becanda kn??jgn donk masa cerai..kasian Mir…
    Ayo lanjutin capten!!#maksamodeon

  6. si Mir uda mati2an biar ga cerai ..
    eh sang istri yg mnta cerai ..
    ckckck
    lnjutttttt,,
    entah knp masi terasa pendek

    1. hahaha, istrinya mungkin tergoda sama si dosen ?
      pendek ? ya tuhan, ini udah panjang loh kalau menurutku.
      nee, semoga bia lebih panjang lagi^^

  7. Aadduuhbh ini mireu bener2 ta! Meluk2 trus! Huuuaaa enppiiiii… Tp suka bgt bgian mireu meluk2 yeonji.. Sweet gmna gtu.haha… Ahhhh itu knpa lg yeonji minta cerai..ckck lets go to next chap.

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s