Listen To My Heart

Title: Listen to my heart

Author: Kyuma

Genre: Romance, sad

Cast: Kyuhyun, Rae In

~

Aku mencintainya. Aku mulai menyukainya saat pertama kali aku melihatnya. Namun… aku harus menerima kenyataan pahit dari orang yang kucintai. Ia membenciku. Ia membenciku saat pertama kali mengenalku. Ia bahkan tidak ingin melihatku dan mendengarku. Dan apa pun yang kulakukan ia tetap membenciku. Andai aku bisa, aku ingin berlari darinya, berlari dari kenyataan yang membuatnya membenciku. Tapi aku tidak bisa. Aku tidak bisa lari dari semuanya bahkan dari tatapan bencinya padaku yang membuat hatiku terasa sakit. Dan… aku tidak bisa lari dari rasa cintaku padanya seberapa pun ia membenciku.

@@@

Rae In sedang berdiri di depan sebuah apartement, tangan kanannya membawa sebuah kotak makanan. Ia hanya memandangi pintu kamar yang ada di depannya tanpa memencet bel. Ia terlalu takut untuk masuk ke dalam apartement tersebut. Karena ia tahu betul, bagaimana pemilik apartement tersebut sangat membencinya. Tapi ia juga tidak bisa mundur.

Tidak lama kemudian setelah menarik nafas panjang, Rae In memencet bel. Kemudian pintu terbuka, dan munculah sesosok namja dari balik pintu. Namja tersebut menatap Rae In tajam seolah memperjelas betapa ia membenci Rae In. Dan mau tidak mau Rae In harus terbiasa dengan tatapan benci namja tersebut padanya.

Dan semua itu berawal dari acara kemarin malam…

Flash back

Rae In berjalan bersama appanya memasuki sebuah acara di sebuah restorant. Acara ulang tahun perusahaan teman appanya dan juga acara pertunangannya. Ya, malam ini ia akan tunangan. Dengan orang yang bahkan tidak pernah ia lihat. Ia melakukannya hanya untuk membantu appanya. Perusahaan appanya hampir saja bangkrut namun seorang teman appanya memberikan bantuan pada mereka.  Lalu teman appanya meminta pada appanya untuk menjodohkan Rae In pada anaknya. Rae In pun tidak bisa menolak walaupun appanya tidak memaksanya. Tapi ia tahu appanya juga menginginkannya dan ia juga ia ingin balas budi dengan teman appanya tersebut.

Saat appanya dan teman appanya sedang bicara. Rae In tidak sengaja melihat seorang namja yang menarik perhatiannya. Seorang namja yang memakai kemeja putih dengan jas hitam. namja tersebut  sedang mengobrol dengan teman-temannya. Rae In tanpa sadar tersenyum melihat tawa lepas namja tersebut yang selama ini ia rindukan. Namun senyumnya menghilang, saat menyadari bahwa sebentar lagi ia akan tunangan. Bukan saatnya untuk mengagumi namja tersebut.

Dan… Rae In seolah tak percaya saat melihat namja yang akan menjadi tunangannya adalah namja yang dari tadi ia perhatikan. Ia seharusnya merasa senang dengan hal itu, tapi melihat tatapan benci namja tersebut padanya, Rae In pun merasa sedih. Apalagi saat namja tersebut mengatakan sesuatu padanya setelah ia dan namja tersebut bertukar cincin.

“ Aku tidak pernah menginginkan pertunangan ini. Jadi, jangan harap aku akan bersikap baik padamu” Kata namja tersebut lalu pergi meninggalkannya.

 Flash back end

“ Untuk apa kau datang ke sini?” Kata Kyuhyun dingin pada yeoja di depannya.

“ Ahjumma menyuruhku, membawa makanan ini untuk oppa” Kata Rae In sambil menyodorkan kotak makanan pada Kyuhyun. Ia berusaha untuk tersenyum meski terasa sangat sulit baginya.

Kyuhyun memandangi kotak makanan tersebut dan Rae In secara bergantian. Saat melihat tatapan tajam Kyuhyun, Rae In langsung menunduk.

Kyuhyun masih menatap tajam Rae In, tanpa mengambil kotak makanan tersebut. Kyuhyun benar-benar membenci yeoja di depannya tersebut. Karena yeoja tersebut, ia harus bertunangan dengan orang yang tidak ia cintai. Dan ia tambah membenci yeoja tersebut, saat tahu pertunangan itu dilakukan untuk menolong perusahaan appa yeoja tersebut

“ Kau tahu? Kau terlihat seperti pembantu bagiku daripada seorang tunangan. Kau mau-maunya di suruh oemmaku membawa makanan itu” Kata Kyuhyun dengan sinis.

“ Terserah apa kata, oppa. Aku hanya membantu ahjumma karena tidak bisa membawa makanan ini pada oppa” Kata Rae In yang tetap menyodorkan kotak makanan tersebut pada Kyuhyun.

“ Cih… kau benar-benar membuatku jijik padamu” Kata Kyuhyun sambil mengambil kotak makanan tersebut. Dan lagi-lagi Rae In hanya bisa menerima kata-kata kasar dari Kyuhyun.

“ Baiklah, kalo begitu aku pamit dulu, oppa” Kata Rae In membungkuk lalu berjalan pergi.

Kyuhyun hanya memandangi Rae In yang berjalan pergi.

“ Yeoja tidak tahu malu” Gumam Kyuhyun kesal.

@@@

Kyuhyun menatap berkas-berkas di atas mejanya dengan tatapan kesal lalu ia meletakkan berkas tersebut dengan kasar di atas meja. Ia benar-benar tidak konsen bekerja hari ini. Semua itu karena pertunangan bodohnya dan yeoja tidak tahu malu tersebut. Sungmin dan Donghae teman kerjanya sekaligus sahabatnya saling bertatapan melihat tingkah Kyuhyun yang aneh.

“ Apa kau benar tidak bisa menerima pertunangan tersebut, Kyuhyun-ah?” Tanya Sungmin.

“ Apa kalian bisa menerima pertunangan dengan yeoja yang sama sekali tidak kalian kenal?” Kata Kyuhyun yang balik bertanya.

“ Mungkin aku bisa, apalagi yeojanya seperti Rae In. Kau tahu, dia sangat manis” Kata Donghae yang tidak bisa mengabaikan yeoja cantik. Mendengar jawaban Donghae, Kyuhyun mendengus kesal.

“ Coba saja dulu. Kulihat Rae In orangnya baik, mungkin suatu saat kau bisa menyukainya” Nasehat Sungmin.

“ Menyukai yeoja sepertinya? Aku tidak sebodoh itu menyukai yeoja yang menjual dirinya hanya karena tidak mau jatuh miskin” Kata Kyuhyun sinis.

“ Apa maksudmu?” Kata Sungmin dan Donghae heran.

“ Aku mencari tahu tentangnya. Dan aku baru tahu perusahaan appanya mau bangkrut. Dan aku tidak tahu bagaimana caranya ia merayu orang tuaku sehingga ia bisa bertunangan denganku.Yang penting.  Jelas-jelas ini adalah rencananya supaya perusahaan appanya tidak bangkrut” Jelas Kyuhyun.

“ Kau tidak boleh mengatakan seperti itu, Kyuhyun. Kau belum kenal dia bagaimana bisa kau menilainya seperti itu” Bela Sungmin.

“ Aku tidak mengada-ada. Dia adalah yeoja terlicik yang pernah kukenal” Kata Kyuhyun penuh amarah. Sungmin dan Donghae hanya bisa menggelengkan kepala mleihat kemarahan Kyuhyun.

Lalu sebuah telpon dari ponsel Kyuhyun menghentikan pembicaraan mereka. Kyuhyun mengangkat telpon tersebut dengan malas.

“ Kenapa aku harus menjemput yeoja tidak tahu malu itu” Kata Kyuhyun kesal setelah menutup telponnya yang ternyata dari oemmanya yang menyuruhnya untuk menjemput Rae In di kampus.

@@@

“ annyeong, Kyuhyun oppa. Apa kau masih ingat aku? aku So jin sahabat, Rae In” Kata So jin saat Kyuhyun datang menjemput Rae In.

“ Oh… ne” Jawab Kyuhyun singkat yang sedang berada di dalam mobilnya. Ia tersenyum pada So jin. Rae In hanya diam melihat mereka.

“ Aku duluan dulu, ya” Kata Rae In pada So jin yang dibalas So jin dengan anggukan.

Kemudian Rae In masuk ke mobil Kyuhyun. Ia melambaikan tangannya pada So jin saat mobil Kyuhyun meninggalkan So jin.

Di perjalanan mereka sama diam-diam, sampai kemudian Kyuhyun bicara…

“ Apa aku sopirmu yang harus menjemputmu ke kampus, ah?” Kata Kyuhyun dengan nada kesal tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan.

“ Kalo oppa tidak suka, oppa tidak perlu menjemputku” Kata Rae In sesopan mungkin.

“ Aku memang tidak suka. Tapi aku tidak bisa menolak permintaan oemmaku. Dan aku yakin kau tahu itu, karena itu kau memanfaatkan kebaikan oemmaku”

“ Apa maksud oppa?” Kata Rae In sambil menatap Kyuhyun.

“ Kau tahu apa maksudku” Kata Kyuhyun tanpa melihat Rae In.

Rae In tak bicara lagi. Karena jika ia bicara, akan ada lagi kata-kata kasar yang keluar dari mulut Kyuhyun. Ia langsung melihat ke samping, berusaha menahan air matanya. Ia merasa hatinya sangat sakit mendengar kata-kata Kyuhyun yang seolah menganggapnya seperti yeoja murahan. Mungkin ia hatinya tidak akan terlalu sakit mendengar kata-kata namja lain tapi Kyuhyun adalah…

@@@

Kyuhyun terbangun dari tempat tidurnya saat mendengar suara berisik-berisik di apartementnya. Saat ia keluar dari kamarnya, matanya membelalak saat melihat Rae In sedang membersihkan apartementnya.

“ Apa yang kau lakukan? Bagaimana kau bisa masuk di apartementku?” Bentak Kyuhyun membuat Rae In takut.

“ Aku membersihkan apartement oppa. Ahjumma yang memberi tahuku password apartement oppa” Jawab Rae In.

“ Siapa yang mengizinkanmu masuk dan mengotak-atik apartementku?”

“ Kata ahjumma, oppa akhir-akhir ini sangat sibuk jadi tidak sempat membersihkan kamar oppa. Jadi, aku menawarkan diri untuk membersihkannya”

“ Aku tidak suka orang asing masuk ke apartementku. Dan asal kau tau, aku lebih suka apartementku berantakan daripada melihatmu di sini” Kata Kyuhyun lalu masuk ke kamarnya.

Rae In hanya bisa menahan air matanya mendengar kata-kata Kyuhyun. Ia harus bersabar menghadapi Kyuhyun. Sekasar apa pun kata-kata Kyuhyun ia harus bisa menerimanya. Ia tidak ingin membuat orang tuanya sedih.

Saat Kyuhyun keluar dari kamar, Rae In telah selesai membuat sarapan. Tapi dengan cueknya, Kyuhyun pergi begitu saja, tanpa menghiraukan panggilan Rae In yang mengajaknya sarapan.

Rae In hanya memandangi kepergian Kyuhyun dengan sedih. Lalu ia melangkah ke kamar Kyuhyun bermaksud untuk membersihkan kamar Kyuhyun.

Rae In terduduk di sisi tempat tidur Kyuhyun lalu ia mengambil tiga bingkai yang terdapat fofo Kyuhyun yang berada di atas meja kecil samping tempat tidurnya. Yang pertama, foto Kyuhyun dengan kedua orang tuanya, mereka terlihat sangat bahagia terlebih Kyuhyun, ia terlihat tersenyum bahagia. Kedua foto Kyuhyun dengan dua orang namja yang Rae In kenal bernama Sungmin dan Donghae, mereka terlihat sangat bahagia, Kyuhyun bahkan terlihat tertawa bahagia.

“ Aku juga ingin membuatmu tertawa bahagia. Tidak bisakah kau menerimaku di hidupmu oppa meski itu hanya sedikit?” Kata Rae In sambil memeluk foto Kyuhyun yang sendiri, sedang tersenyum. Lalu air mata Rae In membasahi pipinya.

@@@

Suatu malam, orang tua Kyuhyun mengajak Kyuhyun dan Rae In makan bersama. Kyuhyun memang tidak serumah dengan orang tuanya. Ia ingin mandiri bahkan ia juga tidak bekerja di perusahaan milik appanya. Sebenarnya appanya Rae In diundang tapi karena suatu pekerjaan appanya tidak bisa datang.

“ Bagaimana hubungan kalian selama ini?” Tanya appanya Kyuhyun saat mereka makan.

“ Biasa saja” Jawab Kyuhyun dengan nada malas.

“ Oemma pikir kalian sudah saling jatuh cinta, selama ini kan kalian sudah sering bersama atau jangan –jangan kalian masih malu-malu?” Kata oemma Kyuhyun sambil tersenyum.

Baik Kyuhyun maupun Rae In hanya terdiam. kedua orang tua Kyuhyun saling berpandangan heran.

“ Kalian baik-baik saja kan?” Tanya oemmanya Kyuhyun. Tapi mereka tetap diam.

“ Kyuhyun, kau tidak melakukan apa-apa kan pada Rae In? Kau memperlakukannya dengan baik kan?” Kali ini appanya Kyuhyun tampak curiga.

“ Aku hanya melakukan apa yang harus kulakukan padanya” Jawab Kyuhyun dengan nada kesal. Kedua orang tua Kyuhyun tampak kaget dan terlihat marah mendengar kata-kata Kyuhyun.

“ Oppa memperlakukanku dengan baik kok, ahjumma, ahjussi” Kata Rae In yang berusaha mencairkan suasana.

Kedua orang tua Kyuhyun langsung tersenyum bahagia mendengar kata-kata Rae In. sedangkan Kyuhyun tambah kesal.

“ Dasar… yeoja penjilat” Kata Kyuhyun dengan suara pelan di telinga Rae In.

Walaupun Rae In mendengar dengan jelas kata-kata Kyuhyun, tapi ia tetap bersikap tidak mempedulikannya. Kyuhyun yang melihatnya jadi kesal. Ia tidak habis pikir kenapa ada yeoja yang tidak tahu diri seperti Rae In. ia bahkan rela dihina hanya supaya ia tidak jatuh miskin.

@@@

Rae In sedang membuat minuman untuk Kyuhyun dan kedua temannya. Tiba-tiba saja ia menjatuhkan sebuah gelas bergambar bunga tulip, gelas kesayangan Kyuhyun. Rae In pun terlihat ketakutan. Dengan cepat ia memungut pecahan gelas tersebut.

“ Apa yang kau lakukan?” Tiba-tiba Kyuhyun muncul dengan wajah penuh amarah.

“ Mia… mianhe… oppa… aku tidak sengaja” Kata Rae In gemetaran. Donghae dan Sungmin terlihat kasihan melihat Rae In.

“ Kau tau betapa berharganya gelas itu bagiku? Dan kau.. beraninya kau menghancurkannya” Kata Kyuhyun. Sungmin memegang pundak Kyuhyun untuk menenangkannya. Ia tahu gelas itu sangat berharga baginya karena dari Soo young, yeoja yang ia cintai. Tapi bukan berarti Kyuhyun memarahi Rae In seperti itu.

“ Kau adalah yeoja yang paling menyebalkan yang pernah kukenal. Dan sialnya, aku harus tunangan dengan yeoja sepertimu yang rela menjual dirinya hanya karena takut miskin. Kau pasti senang karena bisa mendapatkan hati kedua orang tuaku, tapi jangan pernah berharap aku akan luluh padamu. Kau sama saja dengan appamu memanfaatkan orang untuk mencapai ambisinya” Kata Kyuhyun.

Plak!!! Tiba-tiba sebuah tamparan langsung mendarat di pipi Kyuhyun. Sungmin, Donghae, terlebih Kyuhyun sangat terkejut dengan yang dilakukan Rae In.

“ Jangan pernah menghina appaku” Kata Rae In penuh amarah. Kyuhyun hanya terdiam, ia terlalu shock dengan apa yang dilakukan Rae In.

“ Aku masih terima oppa mengatakanku yeoja murahan, licik, penjilat, dan apa pun itu. Tapi, jangan pernah menghina appaku. Appaku tidak seperti itu. Aku yang mau tunangan dengan oppa, appa tidak pernah memaksaku. Oppa pikir aku senang melakukannya? Ani… seandainya sebelum ahjussi memintaku untuk bertunangan dengan oppa, aku tahu oppa tidak suka dengan pertunangan ini, aku juga tidak mau” Kata Rae In marah.

“Seandainya aku bisa lari dari semua ini… aku juga ingin… sangat ingin. Tapi aku tidak bisa… aku tidak bisa mengabaikan keluargaku dan keluarga oppa” Rae In tampak sedih

Setelah mengatakan hal tersebut, Rae In langsung pergi. Saat membelakangi Kyuhyun, air matanya langsung turun begitu saja. Sungmin yang melihatnya kasihan melihat Rae In yang selama ini harus menanggung semuanya sendirian. Kyuhyun tak bicara bahkan tak bergerak sedikit pun. Tiba-tiba di dalam hatinya ia merasa bersalah pada yeoja tersebut.

@@@

Sejak hari itu Rae In tak pernah lagi ke apartement Kyuhyun. Tiap disuruh ke tempat apartement Kyuhyun, Rae In terus beralasan dengan jadwal kuliahnya yang padat dan tugas-tugas kuliah yang menumpuk. Ia belum sanggup bertemu Kyuhyun. Ia masih marah dengan perkataan Kyuhyun hari itu.

Begitu pun Kyuhyun, tiap disuruh untuk menjemput Rae In ia terus saja beralasan sedang banyak proyek.

Hingga suatu hari, Kyuhyun sakit dan Rae In diminta untuk menjaga Kyuhyun karena kedua orang tua Kyuhyun sedang berada di luar negeri. Mau tidak mau, Rae In pun datang juga.

Saat berada di depan apartement Kyuhyun, lagi-lagi Rae In hanya mematung di depan pintu. Sampai kemudian setelah kekuatannya terkumpul semua, ia pun memberanikan diri memencet bel.

Tidak lama kemudian, Kyuhyun muncul. Wajahnya terlihat sangat pucat. Kyuhyun benar-benar sakit. Kyuhyun sangat kaget saat melihat Rae In di depannya. mereka terdiam cukup lama, tak satu pun yang bicara.

“ Aku disuruh ahjumma untuk menjaga oppa selama kedua orang tua oppa di luar negeri” Kata Rae In memecah keheningan.

Kyuhyun tak bicara, ia hanya menggeser tubuhnya sedikit sehingga Rae In bisa masuk. Rae In pun masuk. Kemudian Rae In memasak untuk Kyuhyun. Tidak ada yang saling bicara. Kyuhyun hanya memandangi Rae In sebentar lalu masuk ke dalam kamarnya.

“ Makanlah sebelum dingin” Kata Rae In sambil meletakkan makanan di samping tidur Kyuhyun.

Lagi-lagi Kyuhyun tak bicara apa-apa. Ia hanya memandangi Rae In sampai Rae In keluar dari kamarnya. Melihat sikap Rae In yang begitu dingin padanya, membuatnya merasa bersalah. Tapi ia juga tidak tahu dan tidak bisa mengatakan apa pun padanya.

Dalam tiga hari Rae In terus ke apartement Kyuhyun, ia baru pulang kalo Kyuhyun sudah makan malam. Walaupun begitu mereka tetap saja saling diam. Mereka baru saling bicara jika ada yang sangat perlu.

@@@

Suatu hari saat Kyuhyun sedang di apartementnya, tiba-tiba seseorang memencet bel. Tadinya ia kira Rae In. Tapi saat membuka pintu Kyuhyun tampak kaget saat mendapati seorang yeoja yang selama ini ia rindukan tiba-tiba berdiri di depannya.

“ Soo young?!” Hanya kata tersebut yang mampu Kyuhyun ucapkan. Soo young hanya tersenyum.

Kyuhyun tak bergerak sedikit pun dari tempatnya. Ia belum percaya Soo young tiba-tiba ada di depannya. Ia masih ingat terakhir kali ia melihat yeoja yang ia cintai tersebut, saat itu Soo young pamit padanya karena ingin melanjutkan kuliahnya di luar negeri. Saat itu, Kyuhyun melarangnya karena ia tidak ingin jauh dengan Soo young apalagi dalam waktu yang sangat lama. Tapi Soo young tetap memilih impiannya. Kyuhyun bahkan tidak mengantarnyake bandara karena marah. Dan bahkan sampai sebelum Soo young muncul di depannya, Kyuhyun masih membencinya. Tapi, setelah melihat senyuman yang sangat ia rindukan dari yeoja tersebut tiba-tiba amarahnya memudar, ia menyadari bahwa rasa cintanya jauh lebih besar dibandingkan rasa bencinya.

“ Aku merindukanmu… sangat merindukanmu. Kyuhyun-ah” Kata Soo young yang lalu memeluk Kyuhyun.

Kyuhyun tidak bergerak sedikit pun. Ia terlalu kaget dan sedikit tak percaya dengan kehadiran Soo young. Sampai kemudian perlahan tangannya memeluk tubuh Soo young. Saat itu pun ia sadar bahwa ia sangat merindukan yeoja tersebut.

@@@

Rae In sedang membuat makan siang untuk Kyuhyun, tiba-tiba seorang yeoja masuk ke dalam apartement Kyuhyun tanpa permisi. Rae In tampak kaget begitu pun yeoja tersebut.

“ Onnie… cari siapa?” Tanya Rae In ramah sambil melihat yeoja tersebut dengan wajah heran.

“ Kyuhyun. Apa dia ada?” Tanya Soo young yang masih terlihat heran ada seorang yeoja di apartement Kyuhyun bahkan dengan santai memasak di dapur Kyuhyun.

“ Kyuhyun oppa belum pulang dari kantor. Apa onnie temannya?”

“ Ah… itu… kalo boleh tahu kau siapa? Kau apanya Kyuhyun?”

“ Oh… Rae In imnida. Saya tunangannya Kyuhyun oppa. Sepertinya onnie teman lamanya Kyuhyun oppa? Kalo begitu, onnie tunggu saja, Kyuhyun oppa sebentar lagi akan pulang”

Soo young sangat terkejut mendengar kata-kata Rae In. Ia bahkan tak menjawab pertanyaan Rae In. Ia terlalu kaget dengan pernyataan Rae In. Melihat ekspresi Soo young, Rae In tampak heran.

“ Soo young… apa yang kamu…?” Kata Kyuhyun yang baru datang.

Kyuhyun langsung berhenti bicara saat melihat Rae In. Rae In yang melihat Kyuhyun dan Soo young tambah dengan dengan ekspresi mereka. Kyuhyun terlihat khawatir saat melihat ekspresi Soo young yang tampak kecewa. Ia yakin, Soo young pasti tahu tentang Rae In.

“ Ini… tidak seperti yang kau pikirkan… “

“ Kau pembohong, Kyuhyun!” Kata Soo young sambil menatap Kyuhyun tajam lalu pergi sambil menangis.

Kyuhyun langsung mengejar Soo young, berusaha menjelaskan semuanya. Rae In tak mengerti permasalahannya, mengikuti kedua orang tersebut yang tengah bertengkar di depan apartement Kyuhyun.

“ Kau… sudah lupa dengan janjimu. Kau bilang… hanya aku yeoja yang kau cintai… tapi apa? kau malah tunangan dengan yeoja lain” Kata Soo young di tengah tangisnya. Rae In tampak terkejut dengan kata-kata Soo young.

“ Ani… Soo young…”

“ Kau bohong, Kyuhyun. Kau pembohong. Aku benci padamu” Kali ini Soo young berlari pergi.

Kyuhyun ingin mengejar Soo young, tapi langkahnya terhenti. Dan sekarang ia sedang menatap Rae In penuh amarah.

“ Puas? Puas kau sudah menghancurkan segalanya? Apa kau senang sekarang? Kau senang melihat hidupku hancur?” Kata Kyuhyun dengan wajah marah dan sedih.

Rae In hanya terdiam menatap Kyuhyun sedih.

“ Aku… aku tidak tahu lagi bagaimana caraku menghadapimu. Aku membencimu Rae In. Kau harus ingat itu, Aku sangat membencimu. Kau adalah orang yang paling kubenci di dunia ini” Kata Kyuhyun lalu berlari mengejar Soo young.

Rae In lagi-lagi hanya terdiam di tempatnya. Tiba-tiba air matanya turun membasahi pipinya yang semakin lama semakin banyak. Hatinya terasa sakit sampai ia sulit bernafas, mendengar kata benci dari namja yang selama ini ia cintai. Ia pun menangis terisak.

Sampai kemudian ia menyadari ada seseorang yang dari tadi berdiri di depannya, menatapnya dengan tatapan sedih.

“ Appa?!”

Appa Rae In memandangi anaknya dengan tatapan sedih dan bersalah. Tadi ia tidak sengaja mendengar Kyuhyun membentak Rae In.

“ Mianhe… mianhe… appa telah membuatmu seperti ini. Ini tidak akan terjadi lagi. Appa janji” Kata appanya Rae In sambil memeluk Rae In. Rae In tak berkata apa-apa, ia hanya menangis dalam pelukan appanya

@@@

Kyuhyun masuk ke dalam apartementnya dengan perasaan gundah. Ia tidak bisa mengejar Soo young karena Soo young keburu naik taksi. Akhirnya ia memutuskan untuk bicara pada Soo young setelah Soo young lebih tenang. Kyuhyun merebahkan tubuhnya di sofa, ia merasa lega karena tidak lagi melihat Rae In. Tadinya ia mulai menerima Rae In di hidupnya walaupun ia tak bisa menerimanya sebagaia tunangannya, tapi setelah Rae In menghancurkan hubungannnya dengan Soo young, amarah Kyuhyun kembali muncul.

Tiba-tiba Kyuhyun melihat buku tulis bersampul warna putih milik Rae In, ia mengangkat buku tersebut bermaksud melemparnya. Tapi ia mengurungkan niatnya saat melihat beberapa makanan di meja makan yang dibuat oleh Rae In. Perlahan Kyuhyun meletakkan buku tersebut. Tiba-tiba ia merasa bersalah pada Rae In karena selama ini Rae In telah menjaganya dan merawatnya dengan baik. tapi ia selalu saja memperlakukan Rae In dengan buruk. Walau begitu Kyuhyun juga tak bisa berhenti membenci Rae In. karenanya, ia harus melakukan pertunangan yang tidak ia inginkan hingga akhirnya hubungannya dengan Soo young hancur. Mungkin… seandainya Rae In masuk di hidupnya bukan sebagai tunangannya, ia akan sangat menyayangi Rae In seperti dongsaengnya sendiri.

@@@

Keesokan harinya. saat Kyuhyun mau pergi ke kantor, tiba-tiba langkahnya terhenti saat melihat kedua orang tuanya muncul dari balik pintu. Kyuhyun langsung merasakan sesuatu yang aneh saat melihat wajah kedua orang tuanya yang tampak tegang.

“ Appa… oemma… ada apa?” Tanya Kyuhyun.

“ Kita harus bicara” Kata Appanya Kyuhyun. Kyuhyun tambah heran mendengar nada suara appanya yang terdengar dingin.

Kemudian Kyuhyun mengikuti kedua orang tuanya yang kini sedang duduk di ruang tamunya. Kyuhyun tampak was-was saat duduk di depan appanya. Apalagi appanya menatapnya dengan tajam.

“ Jawab appa. Apa appa pernah mengajarmu berlaku kurang ajar sama orang lain?” Kata appanya Kyuhyun.

“ Ani, appa” Jawab Kyuhyun yang masih bingung.

“ Apa appa pernah mengajarmu berkata kasar sama orang lain?”

“ Ani, appa. Sebenarnya kenapa appa bertanya seperti itu?”

“ Kalo begitu. Kenapa kau dengan berani membentak anaknya orang sampai membuatnya menangis?” Kata appanya Kyuhyun dengan nada tinggi.

“ Apa maksud appa?”

“ Kemarin Mr.Kim datang dan ia menceritakan kejadian kemarin saat kau membuat Rae In menangis. Kau tahu, appa sangat malu mendengarmu bicara seperti itu. Selama ini appa tak pernah mengajarmu seperti itu, tapi kenapa kau melakukan itu dengan anak teman appa?” Kata appanya Kyuhyun. Kyuhyun hanya menunduk mendengarnya.

“ Kalo kau tidak setuju dengan pertunangan itu, seharusnya kau bicara baik-baik denganku, bukannya memperlakukan Rae In seperti itu. Mereka selama ini baik tapi kau malah memperlakukannya sangat buruk. Aku benar-benar malu punya anak sepertimu.” Lanjut appanya Rae In.

“ Dari awal aku memang tidak setuju dengan pertunangan itu. Appa juga tahu itu. Jadi jangan salahkan aku melakukan itu semua. Aku masih baik masih mau menerima yeoja itu. Appa pikir aku senang dengan tunanganku yang bertunangan denganku supaya ia bisa menolong perusahaan appanya. Asal appa tahu, aku sebenarnya sangat marah, marah karena dimanfaatkan olehnya, marah karena appa menjadikan hidupku alat untuk membantu teman appa” Kata Kyuhyun

“ Apa yang kau katakan, Kyuhyun?” Kata appanya Kyuhun heran dan marah begitu pun oemmanya yang terlihat kaget.

“ Aku tahu kalo perusahaan Mr.Kim mau bangkrut. Dan aku tidak tahu bagaimana cara mereka sehingga appa mau membantu mereka dan membuat appa mau menjadikan Rae In menantu appa”

“ Tutup mulutmu!” Bentak appanya Kyuhyun penuh amarah. Kyuhyun tampak kaget baru kali ini ia melihat appanya begitu marah padanya.

Oemmanya Kyuhyun memegang pundak suaminya mencoba menenangkan suaminya yang kini sangat marah.

“ Ne, Appa yang salah. Karena memaksamu melakukan pertunangan yang tidak kau suka ” Kata appanya Kyuhyun yang tampak lebih tenang.

“ Tapi… Kyuhyun. Kau harus tahu satu hal. Mereka adalah keluarga yang baik, sangat baik. Di berita memang memberitakan kebangkrutan mereka, tapi yang sebenarnya adalah perusahaan kita yang sebenarnya mau bangkrut. Dan kenapa perusahaan baik-baik saja, karena Mr.Kim. Ia mengorbankan perusahaannya untuk menolong kita. Ia membantu menutupi hutang-hutang appa dan memberikan beberapa proyek pada appa hingga akhirnya ia tidak menghasilkan apa-apa” Jelas appanya Kyuhyun membuat Kyuhyun kaget mendengarnya.

“ Dan setelah perusahaan appa kembali membaik, appa mengajaknya kerja sama. Karena merasa apa yang appa lakukan tidak sebanding dengan yang ia lakukan, appa pun meminta pada mereka untuk mengajak Rae In bertunangan denganmu mereka sebenarnya tidak setuju tapi appa yang memaksa mereka. Karena appa pikir kau pasti bisa menjaga Rae In dengan baik. Tapi ternyata… appa salah”

Kyuhyun hanya terdiam mendengar kata-katanya appanya. Ia merasa sangat bersalah pada keluarga Rae In terlebih pada Rae In.

“ Mereka orang baik Kyuhyun begitu pun Rae In. Rae In tak pernah sedikit pun menceritakan hal yang buruk tentangmu. Bahkan sampai kemarin. Ia tidak menceritakannya. Tapi appanya sendiri yang mendengar kau membentak anaknya” Kata oemmanya Kyuhyun lembut membuat Kyuhyun semakin merasa bersalah.

“ Walaupun Mr.Kim telah memaafkanmu dan tidak menyalahkanmu. Tapi alangkah baiknya kau minta maaf pada mereka setidaknya pada Rae In. Biar bagaimana pun kau telah keterlaluan padanya. Appa juga meminta maaf. Appa juga tidak akan lagi memaksamu melakukan hal yang tidak kau inginkan”

Kemudian kedua orang tua Kyuhyun meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam di tempatnya. Kyuhyun menunduk memegang kepalanya. Apa yang sudah ia lakukan?

Tiba-tiba sebuah sms masuk di Hpnya.

@@@

Kyuhyun sedang duduk di sebuah kursi panjang yang berada di sebuah taman. Dari tadi ia merasa tidak tenang. Setelah membaca sms dari Rae In, Kyuhyun langsung menuju taman tempat Rae In mengajaknya untuk bertemu.

“ Mianhe… aku sedikit terlambat oppa” Kata Rae In sambil tersenyum.

“ Ani, tidak apa-apa. Aku yang kecepatan” Kata Kyuhyun.

Rae In hanya tersenyum singkat. Lalu ia duduk di samping Kyuhyun dan sedikit menjaga jarak. Kemudian mereka terdiam sambil memperhatikan orang-orang yang sedang berada di taman tersebut. Sampai kemudian Rae In mengeluarkan sebuah kotak kecil. Ia mendorongnya kea rah Kyuhyun. Kyuhyun tampak heran lalu membukanya. Ternyata isinya adalah cincin pertunangan mereka.

“ Kurasa oppa sudah tahu semuanya. Tentang pertunangan kita yang dibatalkan. Aku mengajak oppa ke sini untuk mengembalikan itu” Kata Rae In. Ia sebenarnya sangat berat mengucapkan itu semua. Tapi, ia harus mengucapkannya.

Kyuhyun hanya terdiam memandangi cincin tersebut. Ia tak sanggup mengucapkan apa-apa apalagi menatap Rae In.

“ Mianhe… karena selama ini aku membuat oppa tersiksa dengan perjodohan itu”

“ Ani, aku yang salah. Aku telah memperlakukan sangat buruk. Mianhe… Rae In” Kata Kyuhyun sambil menatap Rae In.

Rae In hanya tersenyum. Kemudian ia melihat ke depan. Ia merasa tak sanggup melihat mata Kyuhyun. Hatinya terasa sakit… bukan karena perlakuan namja tersebut selama ini tapi karena ia akan melepaskan namja yang ia cintai.

“ Aku juga sudah menjelaskan semuanya pada Soo young onnie, kurasa dia sudah mengerti. Hanya itu yang bisa kulakukan untuk menebus kesalahanku karena telah menghancurkan hidup oppa” Kata Rae In yang berusaha menahan air matanya. Ia sudah mempersiapkan ini semua untuk tidak terlihat sedih di depan Kyuhyun, tapi tetap saja hatinya terasa sangat sakit.

Kyuhyun membuka mulut mau bicara. Tapi tak ada satu pun kata-kata yang bisa keluar dari mulutnya. Hingga akhirnya, ia hanya bisa menatap yeoja di sampingnya dengan wajah bersalah.

“ Baiklah oppa. Aku harus pergi sekarang karena aku ada kuliah” Kata Rae In sambil berdiri. Lagi-lagi Kyuhyun hanya bisa menatatpnya.

“ Oh iya, semoga oppa bahagia dengan Soo young onnie” Kata Rae In sebelum berbalik meninggalkan Kyuhyun.

Kyuhyun hanya terdiam memandangi Rae In dengan tatapan sedih. Melihat kepergian Rae In, entah kenapa hatinya terasa sangat sakit.

Saat berbalik meninggalkan Kyuhyun, air mata Rae In pun langsung jatuh. Rasanya hatinya sangat berat meninggalkan Kyuhyun apalagi mengakhiri hubungannya dengan Kyuhyun. Ia sadar bahwa ia tidak bisa membenci namja tersebut dan ia juga tidak bisa berhenti mencintainya. Tapi ia juga tidak bisa bersamanya melihat namja itu hancur karenanya. Inilah yang terbaik, melepasnya. Karena hanya itu yang bisa lakukan. Untuk orang yang ia cintai.

@@@

Kyuhyun melangkah menuju dapurnya, membuka kulkas. Ia hanya bisa mendengus kesal saat mendapati kulkasnya hanya berisi air minum. Kemudian Kyuhyun melihat ke sekeliling dapurnya. Tiba-tiba ia melihat Rae In sedang memasak dan menyiapkan makanan untuknya. Kyuhyun hanya terdiam memandangi Rae In. kemudian dengan langkah pelan takut mengagetkan Rae In, Kyuhyun mendekatinya. Saat ia mulai meraih pundak Rae In, tiba-tiba saja Rae In menghilang. Kyuhyun tampak kaget. Beberapa menit kemudian ia sadar bahwa itu hanya khayalannya. Setelah itu, tatapannya begitu sedih.

Dengan langkah gontai, Kyuhyun merebahkan dirinya di sofa. Akhir-akhir ini ia merasa tak bersemangat.

Hampir satu bulan setelah pertunangannya dengan Rae In dibatalkan, Kyuhyun tak pernah melihat Rae In lagi. Secara tidak langsung mereka telah sepakat untuk menjalani hidup mereka masing-masing seperti sebelum mereka saling mengenal. Tapi entah kenapa Kyuhyun tak bisa menjalani hidupnya seperti dulu lagi, ia merasa hidupnya terasa hampa. Dan hal gila apa yang ada di otaknya saat Soo young memintanya untuk memperbaiki hubungan mereka, dengan halus ia menolaknya. Kyuhyun tidak tahu kenapa ia menolak Soo young, tapi satu hal yang ia tahu, ia tidak mencintai Soo young lagi.

Lalu kemudian Kyuhyun teringat sesuatu. Kyuhyun mengambil sebuah buku putih dari tumpukan buku yang ada di atas meja kecil dekat sofa. Buku Rae In yang ia lupa. Lama Kyuhyun memandangi buku tersebut sampai kemudian ia memberanikan untuk membukanya. Yang ternyata adalah diary Rae In dan tiba- tiba sebuah foto jatuh dari buku tersebut.

Kyuhyun tampak kaget saat melihat foto tersebut. Foto dirinya yang memakai seragam sekolah. Foto saat ia masih sekolah di Seoul high school. Melihat tersebut, Kyuhyun yakin foto itu diambil secara diam-diam. Lalu terdapat tulisan kecil di pinggir bawah fotonya. Kyuhyun Oppa: My first love. Kyuhyun tampak kaget membaca tulisan tersebut. Jadi… Rae In sebenarnya mengenalnya sebelum pertunangan itu?

Kemudian Kyuhyun membalik foto tersebut. Terdapat tulisan. Sepertinya ditulis tidak bersamaan dengan tulisan di depan karena di sini tulisan Rae In tampak lebih rapi.

Aku mencintainya. Aku mulai menyukainya saat pertama kali aku melihatnya.  Namun… aku harus menerima kenyataan pahit dari orang yang kucintai. Ia membenciku. Ia membenciku saat pertama kali mengenalku. Ia bahkan tidak ingin melihatku dan mendengarku. Dan apa pun yang kulakukan ia tetap membenciku. Andai aku bisa, aku ingin berlari darinya, berlari dari kenyataan yang membuatnya membenciku. Tapi aku tidak bisa. Aku tidak bisa lari dari semuanya bahkan dari tatapan bencinya padaku yang membuat hatiku terasa sakit. Dan… aku tidak bisa lari dari rasa cintaku padanya seberapa pun ia membenciku.

Tiba-tiba saja air mata Kyuhyun jatuh membaca tulisan Rae In. Ia menyesal sangat menyesal telah menyakiti yeoja yang selama ini mencintainya. Mencintainya dengan tulus. Bagaimana bisa ia memperlakukan yeoja sebaik Rae In seperti itu. Ia membenci dirinya sendiri. Ingin rasannya ia berlari ke Rae In mengatakan padanya bahwa ia mencintainya. Tapi kenangan masa lalu menghalanginya, Ia merasa tak pantas mengatakannya bahkan memperlihatkan dirinya di depan Rae In. Ia tidak ingin lagi menggores luka yang dalam di hati Rae In.

“ Mianhe…” Ucap Kyuhyun lirih.

@@@

Rae In sedang berjalan-jalan di taman. Sudah hampir tiga bulan, pertunangannya dengan Kyuhyun dibatalkan, tapi ia belum juga bisa melupakan namja tersebut. Ia tidak tahu butuh berapa lama lagi untuk melupakannya. Setelah dulu tak bisa melupakannya.

Kemudian ingatannya kembali ke masa lalu. Saat ia kelas satu di Seoul high school. Saat itu ia sedang jatuh cinta dengan kakak kelasnya yang terkenal sangat pintar matematika. Hampir tiap hari ia memperhatikannya dan mengambil gambarnya secara diam-diam. Ia sangat suka melihat tawa lepas namja tersebut. Namun saat itu ia tak berani menyapa namja tersebut, hingga akhirnya ia tak pernah lagi melihatnya setelah namja tersebut lulus. Namun sampai kuliah, ia masih berharap bisa bertemu dengan namja tersebut.

Saat ia hampir melupakan namja tersebut, tiba-tiba sebuah takdir mempertemukannya dengan namja tersebut. Takdir yang selama ini tak pernah ia pikirkan. Ia dan namja tersebut tunangan. Seharusnya ia merasa senang, tapi kenyataannya tak seindah mimpinya. Namja tersebut membencinya karena namja tersebut ternyata tak pernah menginginkan pertunangan tersebut.

Rae In duduk di kursi panjang. Ia melihat kea rah sepasang kekasih yang sedang duduk di pinggir kolam. Mereka tampak bahagia, yeoja tersebut sedang menyandarkan kepalanya di bahu namja di sampingnya. Rae In tersenyum miris melihatnya. Memikirkan kapan ia akan merasa bahagia dengan seorang namja seperti yeoja tersebut.

Sampai kemudian, Rae In menyadari ada sesuatu di kursi yang ia tempati duduk. Di dekatnya terdapat sebuah buku. Rae In memandangi buku tersebut. Ia seperti mengenalnya. Saat ia mengambil dan membuka buku tersebut, ia yakin itu adalah diarynya. Diary yang selama ini ia cari. Rae In melihat ke sekelilingnya, mencari tahu siapa yang menemukan diarynya. Tapi, semuanya tampak sibuk dengan urusannya masing-masing. Ia kembali menatap bukunya.

Saat ia membuka lembaran demi lembaran, tiba-tiba dua buah foto jatuh. Rae In mengambil foto tersebut. Satunya foto Kyuhyun yang ia ambil secara diam-diam waktu sekolah dan satunya… Rae In tampak kaget mendapati fotonya yang sedang tersenyum bahagia. Sepertinya foto tersebut difoto secara diam-diam beberapa minggu yang lalu. Di foto tersebut tampak ia sedang tertawa bahagia. Rae In ingat saat itu So jin sedang menceritakan sebuah cerita lucu.

Rae In tampak heran, siapa yang mengambil fotonya tersebut dan mengembalikan bukunya. Lalu ia sadar bahwa ada sebuah tulisan di belakang foto tersebut.

Aku mencintainya. Aku mulai sadar aku mencintainya setelah ia pergi dariku. Setelah aku menyakitinya. Setelah aku menyadari bahwa aku tidak bisa hidup dengan baik tanpannya. Ya, aku telah menyakiti orang yang kucintai dan mencintaiku, aku telah membuatnya menangis dan lebih dari itu. Aku tahu aku telah menyakitinya, tapi aku masih berharap dia disampingku. Aku aku ingin bersamanya, aku ingin mengatakan aku merindukannya dan diatas semua itu aku ingin mengatakan bahwa aku mencintainya. Tapi… aku tidak bisa. Saat ini ia sudah bahagia dan aku tidak ingin menghancurkan kebahagian itu. Dan… yang bisa kulakukan saat ini hanya pergi darinya. Pergi dari kehidupannya. Meski kutahu sulit bagiku untuk hidup dengan baik tanpanya.

“ Rae In-ah?!” Tiba-tiba sebuah suara berat mengagetkan Rae In, membuat Rae In mendongakkan kepalanya dan betapa kagetnya ia saat melihat orang yang kini berdiri di depannya.

Kyuhyun tampak kaget menatap yeoja yang duduk di depannya yang menatapnya dengan tatapan terkejut juga. Tadinya Kyuhyun dari duduk di kursi tersebut, saat ia meninggalkan tempat tersebut. Tiba-tiba ia mengingat sesuatu, ia melupakan diary Rae In di kursi. Dan saat kembali, ia melihat Rae In membaca tulisan yang ada di foto tersebut.

Lama Kyuhyun dan Rae In saling menatap. Sampai salah satu dari mereka bicara.

“ Apa oppa yang menemukan diaryku?” Tanya Rae In sambil menatap Kyuhyun bingung.

“ Itu… aku menemukannya di apartementku” Kata Kyuhyun masih menatap Rae In. Mendengar kata-kata Kyuhyun, membuat Rae In tak mampu berkata-kata lagi. Rae In hanya tertunduk.

“ Mianhe” Ucap Kyuhyun yang terdengar seperti bisikan. Tapi Rae In bisa mendengarnya dengan jelas. Ia memberanikan diri menatap Kyuhyun.

“ Seandainya ada kata selain itu untuk menggambarkan kesalahanku selama ini. aku akan mengatakannya padamu. Seandainya ada yang bisa kulakukan untuk menebus kesalahanku. Aku akan melakukannya apa pun itu” Kata Kyuhyun menatap Rae In dengan tatapan bersalah.

“ Tapi… aku tahu itu tidak ada. Apa pun yang kulakukan tidak akan bisa mengembalikan semuanya. Walau begitu… aku tetap akan meminta maaf padamu. Walaupun aku sendiri sulit memaafkan diriku sendiri”

Rae In hanya diam menatap Kyuhyun. Melihatnya, Kyuhyun merasa sangat terluka. Kyuhyun tak tahu apa yang dipikirkan Rae In. Tapi ia yakin, yeoja tersebut pasti terluka dan mungkin membencinya.

“ Kurasa seharusnya aku pergi” Kata Kyuhyun beranjak pergi.

“ Apa oppa yang menulis di foto ini?” Kata Rae In yang akhirnya bisa mengatakan sesuatu. Setelah tadi ia tak bisa mengucapkan sepatah kata pun.

Kyuhyun kembali berbalik melihat Rae In. Rae In hanya menatapnya… menunggu jawaban. Kyuhyun menghelas nafas panjang, hingga akhirnya ia mengangguk pelan.

“ Aku tahu… seharusnya aku tak pantas mencintaimu setelah apa yang kulakukan. Tapi… aku tidak bisa menghilangkan rasa itu. Dan… kau tenang saja aku tidak akan mengganggumu. Aku akan pergi dari hidupmu. Aku tidak akan…”

Kata-kata Kyuhyun langsung terhenti saat Rae In melingkarkan tangannya di lehernya, memeluknya. Kyuhyun terlalu kaget sampai-sampai tubuhnya tak bisa bergerak.

“ Jangan pergi oppa… jangan pergi dari hidupku” Kata Rae In terdengar lirih.

Walaupun kata-kata Rae In terdengar pelan. Tapi Kyuhyun bisa mendengarnya. Dan itu sudah cukup untuknya. Bahwa ia masih berhak berada di samping yeoja tersebut. Perlahan Kyuhyun melingkarkan tangannya di tubuh Rae In. Ia tidak tahu apa ini salah atau benar ia tak memikirkannya lagi, karena saat ini yang ia pikirkan, ia tak bisa jauh dari yeoja tersebut. Tak bisa baik-baik saja tanpanya.

“ Aku juga… tidak bisa hidup dengan baik tanpamu oppa”

@@@

Kyuhyun memperhatikan yeoja yang sedang tertidur di atas tempat tidur. Senyumnya mengembang melihat yeoja tersebut tampak tenang dalam tidurnya. Perlahan Kyuhyun memegang pipi yeoja tersebut, mengelusnya dengan lembut.

“ Oppa?!” Kata Rae In sambil berusaha membuka matanya yang terasa berat.

“ Saranghae, yeobo” Kata Kyuhyun dengan senyuman manisnya. Rae In tersenyum. Sejak empat bulan lalu ia menikah dengan Kyuhyun, tiap pagi Kyuhyun terus menyapanya dengan mengatakan “saranghae, yeobo”

“ Sekarang jam berapa, oppa?” Gumam Rae In tanpa bangkit dari tidurnya.

“ Sudah mau jam 7”

“ Mwo??? Mianhe oppa. Aku kelelahan karena pekerjaan dari kantor tadi malam. Aku… aku memasak dulu untuk oppa” Kata Rae In yang dengan cepat bangkit membuat Kyuhyun sedikit terkejut. Tapi kemudian Kyuhyun menghadangnya sehingga Rae In tak bisa turun dari tempat tidur bahkan tak bisa bergerak.

“ Oppa.. jangan main-main kita bisa terlambat. Aku bisa dipecat sama appa nanti”

“ Yeoboku sayang, aku sudah memasak. Jadi kau tidak perlu memasak” Kata Kyuhyun sambil memegang kedua pipi Rae In.

“ Oppa memasak? Memangnya oppa bisa? terakhir kali oppa masak, aku ingat mie ramen yang oppa buat banyak sekali airnya” Kata Rae In tak percaya.

“ Itu kan dulu. Sekarang aku sudah bisa masak. Apa kau tak percaya padaku?” Kata Kyuhyun lalu memalingkan tubuhnya dengan kesal.

“ Ya… chagi, jangan marah. Aku percaya” Kata Rae In sambil memeluk Kyuhyun dari belakang membuat Kyuhyun senang. Tapi ia tidak menunjukkannya karena ia tidak ingin Rae In melepas pelukannya.

“ Jadi… apa yang oppa masak?”

“ Banyak. Aku memasak sayur untukmu, tapi jangan paksa aku untuk memakannya. Aku juga memasak… aku tidak tahu apa namanya yang jelas itu bahannya dari seafood. Aku sekarang sedang mema…. Aigo…” Tiba-tiba Kyuhyun berdiri membuat Rae In terkejut.

“ Waeyo, oppa?”

“ Aku lupa mematikan kompor” Kata Kyuhyun panik

Dan tiba-tiba saja mereka mencium bahu hangus. Mereka saling berpandangan kemudian berlari menuju dapur. Saat Rae In mematikan kompor, makanan yang di masak Kyuhyun telah berwarna hitam.

“ Bagaimana bisa oppa lupa mematikan kompor? Oppa mau membakar rumah kita?”

“ Jangan salah kan aku. Itu semua karenamu”

“ Mwo? Aku?”

“ Ne, aku lupa mematikan kompor karena kau. Karena aku tidak bisa berhenti melihat wajahmu saat tidur. Siapa suruh kau tampak lucu dan menggemaskan saat tidur” Kata Kyuhyun dengan wajah cemberut dan malu-malu.

Mendengar kata-kata Kyuhyun, Rae In tampak kaget. Tapi kemudian ia tersenyum. Ia menatap Kyuhyun. Melihat tatapan Rae In, Kyuhyun langsung salah tingkah.

“ Mwo?” Kata Kyuhyun kesal bercampur malu.

Bukannya menjawab Rae In malah tersenyum jahil, tiba-tiba Rae In berjinjit dan mencium pipi Kyuhyun membuat Kyuhyun kaget.

“ Saranghae, chagi. Kau juga sangat menggemaskan apalagi saat ngambek seperti ini” Kata Rae In sambil tersenyum lebar.

Kyuhyun sedikit kaget dengan perlakuan dan kata-kata Rae In. Tapi ia kemudian tersenyum, senyuman evilnya. Dan tibat-tiba Kyuhyun mencium Rae In di bibirnya membuat Rae In kaget dengan kelakuan Kyuhyun yang tiba-tiba.

“ Satu sama” Kata Kyuhyun setelah melepas ciumannya. Rae In hanya terdiam tak bisa berkata apa-apa.

“ Aku harus mandi sekarang. Jadi, kau bersihkan sendiri dapur. Kita makan diluar saja” Kata Kyuhyun lalu berlalu meninggalkan Rae In.

Rae In langsung cemberut mendengar kata-kata Kyuhyun. Dengan malas ia melihat kea rah dapur. Matanya langusung membelalak saat menyadari dapurnya kini sama dengan kapal pecah. Piring kotor dimana-mana, alat-alat masak yang lain juga, sayur-sayuran dan bahan-bahan yang lain, bahkan lantai dapur kini tak berwarna putih lagi karena tumpahan kecap, sambal, minyak, dan yang lainnya.

“ OPPAAA… KAU MEMASAK ATAU PERANG SICH!!!”

-The End-

39 thoughts on “Listen To My Heart”

  1. so cute story.. finally happy ending Kyu oppa n Rae In. Akhirnya Kyu sadar betapa tulusnya cinta Rae In padanya..Good Story. Tks

  2. – pria sadis (Kyuhyun) pasti dapet balesannya, tapi karena cepat taubat (kyu) kebaikan dan kebahagian akhirnya menghampiri🙂
    – gadis sabar + baik hati + tulus (Rae In) pantas mendapatkan Happy Ending….🙂

    NB: walaupun tema fanficnya dah biasa, tp ga ngebosenin bahasanya, Good Job buat Mbak author d(^_^)

    1. KyuPa pria sadis????
      hahaahaha… lumayan jg
      tp ak lbh sk KyuPa dipanggil evil dr pd pria sadis. kl pria sadis kykx… t’lalu kejam

      ya… Rae In memang hrs bahagia…
      g tega biarin dia path ht selamax

      mbak author?? aneh kedengaranx

      tp gomawo

  3. Aku suka bangeeeeetttttt
    Serius
    Suka bangett
    Sakit atinya rae in berasa banget
    Uda gitu si kyu jahat banget awalnya
    Mpe sebel
    Kekeke
    *sebel ama kyupa g bs lama2*
    Bagus banget..endingnya kocak..

    1. Iya nih… KyuPa emang rada2 jahat d sn…

      tp tetp aja dia mempesona aplg saat dia jd baik dan perhatian

      gomawo… udh nyempetin baca

  4. Annyeong..
    Bwakakaka udh ada firasat janggal pas kyu bilang dia udh masak.. Alhasil dapur nya brantakan abis..palagi pake ada yg gosong.. Udh gtu yg disuruh beresin si rae in, Ngakak ngbayanginnya..
    Perjalanan cinta rae in sungguh menguras aer mata klo jd rae in.. Tp untungnya kyu jd sk jg ma rae in.. Jd klo ahrnya hepi ending begeneh.. I like it (bˆ ³ˆ)b

    1. hehehe… iya nih…
      sebenarx awalnya mau buat KyuPa beneran pintar masak
      tp kykx aneh deh.. oppa bs masak
      jd… akhirx ak buat ending kyk gt hahaha….
      gomawo…

  5. Awal2nya nyesek gak ketulungan, tapi berakhir dengan manis dan tak terduga.
    Waaaah…kyeopta couple. Kyu memasak?astaga…itu sama saja mengorbankan dapur demi sepiring hangang ramen kekeke~
    Rae in..bersabarlah. Meskipun suamimu tidak memiliki kualifikasi,tapi setidaknya dia sangat mencintaimu.

    1. hahaha…
      ketawa hbs baca komentmu chingu
      kau benar2 menjatuhkn harga tinggi (?) Kyupa sampai ke titik rendah.

      oh iya gomawo

  6. ya ampunn…
    awalnya nyesek pas baca kata”nya kyuhyun..
    pedesss….
    sedangkan rae in yang nerima itu semua…

    atapi akhirnya happy ending juga ya chingu.. ^_^
    aku suka banget sama ff ini…

  7. Aigo… si kyu emnk eviL, kata2 na aza pedeeesss kya cabe rawit 20 biji *aLamaakk*
    Tp cerita na so sweet…. brakhir dgn happy ending, yeeee….😀
    si kyu masak ramen pzti ramen “Legenda sungai Han” wkwkwk….

  8. Anyeong aku reader bru🙂
    keren ff nya awalnya bkin nyesek sampe hmpir mau nangis akhirnya bkin bhagia jad ga galau deh hehe
    good story

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s