My Lovely Fat Part 8a

Title         ::  My Lovely Fat Part 8a

Author   ::  autumnsnowers

Genre      ::  Romance, Friendship, Little bit Comedy

Rate          ::  PG 17

Length   ::  1 – ?

Cast          ::

  • Kim Heera
  • Shim Changmin
  • Choi Jonghun
  • Choi Sooyoung, and you’ll find the others cast

Note  :: makasih banget buat Fina eonni dan Rachel eonni krn udh mau dengerin curhatan dan hayalan ku tentang MLF hingga selesai dan udh jdi beta readers ku🙂 love you eonnideul :*

Mau tahu tentang Diet Golongan Darah?? cek ajj… aku udh kasih link WP ku di akhir ff ini🙂

 

Previous >> MLF 1 || MLF 2 || MLF 3 || MLF 4 || MLF 5 || MLF 6 || MLF 7a || MLF 7b

 

~Story Begin~

Di sebuah meja di salah satu sudut cafe yang cukup besar dengan interior yang tidak bisa dipandang sebelah mata telah berkumpul orang-orang yang sangat mempesona. Mereka terlarut dalam kesibukan masing-masing.

“ Ya!! Pelayan!!! Mana pesananku!!!” teriak seorang pria yang tak pernah bisa diam, untung saja suasana di cafe yang biasanya ramai ini kini sedang lengang, Lee Hyukjae.

“ Ck lama sekali. Padahal cafe ini sudah masuk dalam daftar cafe terTOP saat ini.” gerutunya.

PLAK

“ Ya,, appo hyung.” Umpat pria itu meringis sambil mengusap kepalanya yang dipukul dengan daftar menu oleh lelaki tampan nan cantik di hadapannya.

“ Kau saja yang tidak tahu terima kasih. Saat ini kau di sini gratis, tapi tetap saja bertingkah. Jika aku kesal, kau akan ku jadikan tukang cuci piring di dapur.” Sungut pria tampan nan cantik itu, Kim Heechul.

“ Ne, selama 1 bulan sepertinya cukup hyung,” sahut seorang lelaki tampan mendukung ucapan Heechul tanpa mengalihkan perhatiannya pada benda mati yang sedang di pegangnya, Cho Kyuhyun.

“ Mana dia? Lama sekali.” Lelaki bertampang charming bersuara, mengedarkan pandangannya kesekelliling. Mengabaikan ke 3 orang yang kini tengah asik saling mengumpat.

“ Sabar hyung. Butuh waktu lama untuk menyelesaikan itu semua.” Jawab seorang lelaki tampan tanpa mengalihkan perhatiannya dari kamera yang sedang dipegangnya, memeriksa kembali hasil bidikannya.

“ Aish baiklah hyung. Kau dapat menjadikanku tukang cuci piring di cafe ini karena kau ada- ” Hyukjae tak sempat menyelesaikan ucapannya karena ada suara seorang pria yang menginterupsinya.

“ Annyeonghaseyo. Lama tidak bertemu dengan kalian.” Sapa sesosok lelaki jangkung nan tampan ynag kini tengah berdiri tak jauh dari mereka.

Semuanya terdiam melihat kedatangan lelaki itu, lelaki yang tak terduga akan kehadiranya. Tak ada seorang pun yang membuka suara terlebih dahulu.

“ Max, bergabunglah dengan kami.” Tawar Heechul memecahkan keheningan yang kaku tadi.

“ Apa yang kau lakukan di sini Max?” tanya Kyuhyun.

“ Hanya ingin refreshing.” Jawab Changmin singkat dan matanya terpaku pada sesosok pria yang beberapa hari lalu di lihatnya bersama gadis yang diduga sebagai Heera kini tengah berkumpul dengan para sahabatnya.

“ Nuguya?” tanya Changmin tanpa mengalihkan tatapannya sedangkan orang yang ditatapnya masih berkutat dengan kamera di tangannya.

“ Choi Jonghun, sahabat baru ku.” Jawab Miyoung datar.

Mendengar namanya disebut, pria itu mengangkat wajahnya yang kini dapat terlihat jelas oleh Changmin. Sedangkan Changmin terpaku akan 3 hal, nada suara Miyoung, ucapan Miyoung, dan ternyata memang pria itu merupakan pria yang dilihatnya beberapa hari yang lalu.

“ Kau memanggilku Youngie?” tanya Jonghun pada Miyoung yang duduk tak jauh darinya.

“ Kenalkan, ini Changmin. Teman kami.”

“ Hai. Choi Jonghun”

“ Shim Changmin. Panggil saja Max”

Mereka berdua berjabat tangan lalu suasana pun kembali hening. Semua orang bingung akan memulai pembicaraan dengan topik apa.

Tak berapa lama munculah sesosok gadis yang membawa nampan, wajahnya menunduk sibuk  memperhatikan langkah kakinya dan nampan yang dibawanya agar tidak jatuh.

“ Pesanan dataaaang~” ujarnya riang sambil meletakkan cangkir-cangkir itu di meja tanpa mendongakkan wajah. Sedangkan ada sesosok pria yang tak berhentinya menatapnya dengan berbagai emosi, masih bungkam karena keterkejutannya.

“ Ini untuk Hyukjae oppa”

“ Ini untuk Jonghun oneesan.” Paparnya sambil meletakkan cangkir-cangkir itu, tetap tanpa mendongakkan kepalanya.

“ Ya!! kenapa milikku seperti ini?!! sedangkan milik Jonghun bagus!! Dan dia mendapat lebih banyak dari kami?” pekik Hyukjae syok tak terima melihat Jonghun mendapatkan 3 latte art.

 

Latte art milik Hyukjae

 

 

 

 

 

 

 

 

Latte art milik Jonghun.

 

 

“ Tentu saja berbeda. Kau itu gratisan sedangkan aku memang akan menunjukkan 2 kreasi terbaru ku kepada- ” ucapan gadis itu tak terselesaikan saat dia mendongak dan terkejut mendapati seseorang yang dia hindari selama ini kini tengah berada dihadapannya, sedang menatap lekat ke arahnya.

“ Ra-ya” suara Changmin tercekat. Dia seakan bermimpi jika sekarang dihadapannya berdiri seseorang yang dia rindukan tengah menjelma menjadi sesosok gadis cantik.

“ Changmin” lirih gadis itu. Sedikit bersyukur karena dia mampu mengeluarkan kata-kata di saat tenggorokannya terasa tercekat.

Lagi-lagi semua terdiam. Terhanyut dalam keheningan yang tidak mengenakan, tak ada satu pun dari mereka yang membuka suara. Changmin hanya menatap lekat gadis yang berdiri dihadapannya, terlalu banyak kata yang tak mampu dia ucapkan. Seolah waktu tak akan cukup untuk melontarkan semua kata-kata yang telah berada dalam pikirannya. Sedangkan gadis itu hanya berdiri mematung, tangannya sibuk meyelusuri tepian meja, enggan menatap pria itu.

“ Hee-chan duduklah,” ucap Jonghun yang kini telah berdiri dan menarikkan kursi untuk gadis itu tepat disebelah kursinya. Gadis itu hanya menurut, duduk dengan manis tanpa ada celotehan yang keluar dari bibirnya.

“ Ra-ya kau sudah lama kembali ke Korea? Satu minggu?” Changmin membuka suara, memecah keheningan dengan pertanyaan yang mengusiknya.

“ Aku sudah lebih dari satu minggu di sini,” jawab gadis itu menatap Changmin sambil tersenyum tipis.

“ Begitukah?” ujar Changmin sambil mengedarkan pandangan tajam nan memojokan pada para sahabatnya yang dia yakini menyembunyikan ini semua darinya.

Pura-pura sibuk.                                                                                                                                              Itulah yang mereka lakukan sekarang, tak ada satu pun yang berani membalas tatapan tajam milik Changmin. Mereka bingung harus menjawab apa jika pria itu bertanya.

“ Kyaaaaaaa!!!!!!!!! Apa yang kau lakukan oppa?!!!!” teriakan Heera membahana, memecahkan keheningan yang telah berulang kali terjadi.

Gadis itu terpaku syok menatap latte art buatannya untuk Hyukjae kini telah terkoyak. Tidak masalah jika terkoyak karena pria itu menyesapnya, tapi dia malah menusuk-nusukan garpu pada latte art bergambar monyet lucu itu. Hyukjae hanya tersenyum lebar memperlihatkan gusi nya seperti anak kecil yang tertangkap basah dengan keisengannya.

“ Kau lihat? Dia seperti Kyuhyun kan? Berjerawat. Baguskan?” ujar Hyukjae mencoba berkilah dengan menunjuk latte art bergambar monyet yang telah ditusuk-tusuk dengan garpu di bagian pipinya.

“ Menyebalkan,” rutuk Heera memberengut dan langsung merebut cangkir milik Hyukjae, meneguk latte art pria itu hingga habis tak bersisa. Membuat sang pemilik cangkir hanya menganga tak percaya.

“ Ra-ya… buatkan 1 cangkir lagi untuk Max” Heechul membuka suara, merasa tak enak dengan pria itu. Dengan enggan gadis itu beranjak untuk menuruti perkataan kakaknya, tapi gerakannya terhenti karena Jonghun menahannya.

“ Tidak perlu. Pakai milik ku saja,” ujar pria itu sambil tersenyum. Menawarkan salah satu latte art-nya untuk Changmin yang kini tertegun menatap kedekatan Heera dan Jonghun.

~~~****~~~

Kini mereka kembali berkumpul ditambah dengan kehadiran Jonghun. Berkumpul untuk mengantar kepergian Donghae dan Hyosun. Sepasang kekasih yang kini akan meninggalkan Korea dengan tujuan pesawat yang berbeda, Donghae pergi ke Jerman untuk mengurus perusahaannya di sana dan Hyosun juga pergi ke Inggris untuk urusan bisnisnya.

“Hyosun-ah jeongmal bogoshipo” ucap Heera sambil memeluk erat Hyosun, sosok kakak perempuan yang tak pernah dimilikinya.

“ Jangan kembali menjadi gadis gendut lagi, arraso? Aku  menunggu kau dan Miyoung di Inggris,” ucapnya sambil tersenyum lebar.

Heera membalas senyuman Hyosun lalu beralih menatap Donghae yang kini sedang berbincang dengan yang lain. Dia menghampiri Donghae lalu mencubit pinggang pria itu hingga membuatnya meringis.

“ Ya!! kau mencari gara-gara hah?” tanya Donghae dengan sedikit galak.

“ Ne, waeyo? Kau melarangnya hmm?” tantang Heera dan langsung dirangkul oleh Donghae.

“ Baru saja aku kembali bertemu dengan mu, kau pulang dan kini giliran aku dan Hyosun yang pergi,” ucap Donghae lalu memeluk Heera dan berbisik, ‘Tentukanlah takdir mu.’ Lalu melepaskan pelukannya dan mengedip  genit.

“ Hyosun-ah!!! Donghae oppa menggoda ku!! Aish belum berangkat saja sudah menggoda gadis lain,” sungut ku berteriak memanggil Hyosun.

“ Aish gadis ini!!” ujar Donghae mengacak rambut Heera gemas.

Donghae melirik jam tangan yang ada di pergelangan tangannya, 10 menit lagi jadwal keberangkatannya tapi Changmin belum juga menunjukkan batang hidungnya.

Heera sedang bercengkrama bersama mereka, tapi gerakan tangannya yang akan melayangkan cubitan ke tubuh Hyukjae terhenti di udara. Matanya terpaku terhadap satu titik, sorang pria yang dia kenal tengah menarik koper hitam dengan seorang gadis cantik yang berjalan disampingnya. Shim Changmin dan Choi Sooyoung.

“ Noona… ku rasa kau satu flight dengan Soo” ujar Changmin setelah sampai dihadapan mereka.

Hyosun menolehkan wajahnya, menatap Sooyoung untuk beberapa saat lalu tersenyum tipis.

“ Kau akan pergi ke Inggris juga?” tanya Hyosun pada Sooyoung ynag mengenakan pakaian casual.

“ Ne,” jawab Sooyoung dan tersenyum singkat.

“ Kajja. Kita harus pergi,” Donghae mengingatkan dan melangkah pergi dengan langkah mundur bersama Hyosun.

Heera menatap kepergian Donghae dan Hyosun dengan mata berkaca-kaca lalu tatapannya beralih pada sosok Sooyoung yang memeluk Changmin dan berjalan menjauh, menyusul Hyosun yang satu flight dengannya.

Mereka yang tersisa beranjak pergi, berniat kembali kepada rutinitas mereka hingga yang tertinggal adalah Heera, Changmin dan Jonghun.

Mata gadis itu terbelalak kaget saat merasakan masing-masing tangannya ditarik dari 2 arah. Jonghun menarik tangan kanannya dan Changmin menarik tangan kirinya, bukan hanya gadis itu yang terbelalak kaget… tapi kedua pria itu pun tampak kaget.

“ Hee-chan?” panggil Jonghun membuat gadis itu menoleh padanya, seakan mengatakan ‘ Ayo pergi.’

“ Ra-ya…” kali ini Changmin memanggil namanya, membuat gadis itu menoleh padanya.

Heera hanya terdiam, dia berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman ke dua pria itu tapi dia tidak bisa. Cengkraman mereka terlalu kuat untuknya.

“ Bisakah aku mengajaknya pergi? Kami baru bertemu, banyak hal yang ingin ku bicarakan dengannya.” Ucap Changmin kepada Jonghun dengan wajah serius, membuat pria itu berfikir sejenak.

“ Baiklah. Jangan pulang terlalu malam, jangan sampai lelah. Hee-chan… nanti malam aku akan menghubungi mu,” ucap Jonghun sambil melepaskan cengkramannya pada tangan Heera, mengijinkan gadis itu untuk pergi bersama Changmin.

“ Di waktu seperti biasa? Baiklah, hati-hati oneesan” sahut Heera sambil tersenyum dan melambai pada sosok Jonghun yang berjalan meninggalkannya.

Hening.

Lagi-lagi hanya keheningan yang terjadi, entah apa yang membuat mereka akhir-akhir ini suka dalam suasana hening.

“ Bisakah kau lepaskan tangan ku?” tanya Heera saat menyadari Changmin masih mencengkram tangannya erat.

“ Kajja. Aku akan mengajak mu ke suatu tempat,” ajak Changmin sambil tersenyum senang.

Heera hanya berjalan disamping pria itu dalam diam hingga perlakuan Changmin membutanya termenung. Pria itu berlari mendahuluinya menuju mobil hummer miliknya, membukakan pintu samping kemudi untuk Heera. Sepanjang perjalanan gadis itu tertidur, mungkin terlalu lelah karena sibuk mengurus caffe miliknya.

~~~****~~~

Mata Heera mengerjap secara perlahan saat semilir angin menerpa wajahnya, membangunkan dirinya yang tertidur dan membuatnya membelalakan mata.

“ Kau sudah bangun? Maaf karena aku tak membangunkan mu. Kau tidur dengan lelap dan aku enggan untuk membangunkan mu, jadi aku menggendong mu hingga ke sini.” Papar Changmin yang kini sedang menyender pada pagar pembatas.

Heera masih belum pulih dari syok nya. Mereka sekarang berada di atap sebuah gedung dan Changmin menggendongnya sampai sini? Betapa kebluknya(?) gadis itu.

Kini mereka sedang berada di taman yang ada di atap gedung perusahaan milik keluarga Changmin. Heera duduk di kursi kayu yang ada di sana, terdiam menikmati angin yang berhembus cukup kencang. Mahari tak menampakkan sinarnya, bersembunyi di balik awan hitam yang  menggantung di langit seakan bersiap memuntahkan hujan kapan pun.

“ Kenapa kau pergi begitu saja? Dan kenapa kau tidak memberitahu ku saat kau  kembali? Bahkan kau mengganti nomor ponsel mu tanpa memberitahu ku.” Papar Changmin yang kini berdiri menjulang di hadapan Heera, rambutnya sedikit acak-acakan tertiup angin.

“ Kau yang saat itu tidak bisa dihubungi, jangan salahkan aku atau siapa pun. Lalu tentang kedatangan ku, maafkan aku karena aku memang sengaja menutupinya.” Jawab Heera sambil mengalihkan pandangannya.

“ Apa alasan mu? Jika kau marah pada ku bilang sejujurnya, beritahu aku jika aku mempunyai salah pada mu.” Ucap Changmin dengan nada mengintimidasi.

“ Ada alasan yang tak perlu ku ucapkan.”

“ Apa hubungan mu dengan Jonghun?” tanya Changmin penuh selidik, mencari tahu akan pertanyaan yang menghantuinya.

“ Bukan urusan mu.”

“ Tentu saja itu urusan ku!! Semua hal yang berhubungan dengan mu menjadi urusan ku!!” bentak Changmin dengan nada tinggi.

“ Aku merindukan mu Ra-ya… sangat merindukan mu.” Sambung Changmin dengan suara melunak ditemani tetesan air hujan yang mulai turun menghujami bumi, membuat gadis itu mendengus.

“ Omong kosong. Lalu bagaimana dengan Sooyoung eonni? Dan saat kalian masuk ke toko perhiasan. Bisakah kau menjelaskan itu semua?” cibir Heera dan menatap Changmin dengan tajam, tatapan tajaam seperti yang dimiliki Heechul.

“ Dia hanya sepupu ku. Adik ibu ku merupakan ibu nya, tidak lebih.”

“ Hah, bukankah saat SMA dia mendekati mu.”

“ Dia tidak mendekati ku, dia hanya menemui ku untuk membicarakan perusahaan kakek kami yang akan segera diurus oleh kami. Demi tuhan Heera… dia hanya sepupu ku. Bagaimana mungkin aku menikahi sepupu ku. Okey… toko perhiasan, aku hanya mengantarnya untuk memilih cincin pertunangannya. Dia telah memiliki kekasih, bahkan aku sempat mengacaukan acara yang telah dipersiapkan olehnya. Kim Juno, dia kekasih Sooyoung. Orang yang sibuk dan sulit untuk mengatur waktu disela-sela kesibukannya tapi aku malah membatalkan acara makan malam mereka. Makan malam yang telah dipersiapkan dengan matang oleh Sooyoung, saat itu seharusnya aku bertugas menggantikan Sooyoung untuk menggantikannya dalam presentasi mendapatkan tender besar karena dia akan makan malam. Tapi aku tidak datang karena terlarut dengan berkumpul dengan para hyung. Sooyoung marah karena dia harus mempresentasikan untuk tender itu dan akhirnya makan malan mereka pun gagal,” Papar Changmin panjang lebar.

“ Aku tak peduli apakah Sooyoung eonni pernah marah pada mu atau tidak. Tapi semua tingkah kalian berbeda, sama seperti dugaan ku dan Miyoung,” jawab Heera sarkatis, mengabaikan hujan yang kini turun dengan lebat dan membuat dirinya basah kuyup.

“ Demi tuhan Kim Heera!!! apa yang harus ku lakukan agar kau percaya pada ku?!!”

“ Tidak perlu. Aku tidak perlu penjelasan dari mu,” ucap Heera lalu beranjak pergi.

Baru beberapa langkah tapi pandangannya semakin memudar lalu tubuhnya limbung dengan tiba-tiba, dia kehilangan kesadaran. Untung saja Changmin segera menahan tubuh gadis itu.

~~~****~~~

Bugh.

Sebuah tinju kini mendarat tepat diwajah Changmin untuk kedua kalinya. Pria itu dihajar oleh Jonghun yang berada di rumah Heera saat melihat Changmin mengantarkan Heera yang tak sadarkan diri ke rumahnya.

Changmin tersungkur, pria itu hanya mengusap ujung bibirnya yang berdarah dengan ibu jarinya. Hanya terdiam menanggapi perlakuan. Diam bukan berarti tidak bisa melawan, dia hanya membenarkan perkataan Jonghun.

“ Kau mengajaknya kemana hah?!! Kenapa dia bisa basah kuyup seperti itu?!! Sudah ku katakan agar dia jangan terlalu lelah!! Tubuhnya saat ini lemah, kau lihat? Dia sekarang pingsan!!” bentak Jonghun untuk kesekian kalinya.

“ Sudahlah Jonghun-ah… Max, semuanya baik-baik saja. Kau pulanglah,” lerai Heechul dan berkata seakan untuk menjawab keresahan hati Changmin akan keadaan Heera.

Channgmin memacu mobilnya meninggalkan kediaman Kim. Berbagai pikiran berkecambuk dalam hatinya, tapi yang paling menyita aperhatiannya adalah Siapa Choi Jonghun sebenarnya untuk Heera?

~~~****~~~

Heera menggeliat pelan dalam pingsannya yang kini telah berubah menjadi tidurnya, merasa terusik dan samar-samar dia mendengar suara Jonghun, “ Apa yang kau lakukan hyung?”

“ Kyaaaa!!!” pekik Heera seraya membelalakkan mata, terkejut karena sensasi  dingin ynag dia rasakan di kakinya.

“ Sudah ku bilang… ini sangat berguna,” jawab Heechul sambil tersenyum penuh kemenangan menatap adiknya yang kini tengah terduduk dengan cemberut.

Ya… Heechul kembali mengerjai Heera. Dia menggulung celana panjang yang dikenakan Heera hingga memperlihatkan betisnya lalu dia menggosokan batu es yang dibawanya pada betis Heera yang mulus, menggosokan es batu itu layaknya sedang menyetrika pakaian lecek dan sesekali menempelkannya pada telapak kaki Heera.

“ Ya ya ya!! apa yang kau lakukan oppa? Sialan. Ya!!! siapa ynag mengganti baju ku?!!” pekik Heera sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada.

“ Tentu saja Hana ahjumma dasar pabbo. Kami tak berminat melihat tubuh mu, merusak mata.” Jonghun hanya tertawa mendengar ucapan Heechul yang membuat Heera semakin mengerucutkan bibirnya.

“ Yeoja gendut…” ucap Heechul membuka pembicaraan.

“ Aku bukan yeoja gendut lagi.” Ralat Heera menatap sebal pada kakaknya.

“ Baiklah, yeoja menyebalkan. Aku harus membantu appa dan eomma di Jepang selama beberapa waktu, mereka kewalahan menangani bisnis di sana. Jadi aku akan pergi… baik-baiklah di sini, sesekali kau harus mengontrol Applephard okey?” papar Heechul dengan santai, berpamitan pada adiknya.

“ Kapan kau pergi?” tanya Heera setelah tertegun cukup lama, baru saja dia tiba di Korea tapi beberapa orang malah meninggalkan Korea dan sekarang kakaknya.

“ 1,5 jam lagi,” jawab Heechul santai.

“ MWOYA?!!! Aish Kim Heechul kau menyebalkan!!! Aku akan ikut mengantar mu!!” pekik Heera langsung turun dari tempat tidurnya dan menyambar coat putih miliknya, membuat Heechul mencibir memandangnya.

“ Kau akan mengantarku dengan mengenakan piyama? Yang benar saja, kita akan ke bandara. Bandara… pasti akan banyak orang di sana. Lagi pula kau sedang sakit, kau di rumah saja. Benarkan Jonghun?”

“ Ne,, dari pada kau pingsan dengan tiba-tiba,” sahut Jonghun menyetujui.

“ Kau akan menggendong ku~” jawab Heera dengan manja dan mengeluarkan puppy eyes andalannya.

“ Aish… baiklah. Cepat bersiap-siap,” sahut Jonghun selalu kalah dengan Heera.

“ Ya Choi Jonghun!!! Kau ini…” teriak Heechul geram menatap Jonghun yang hanya mengendikkan bahu.

***

Air mata tak dapat dibendung olehnya, kini telah mengalir sungai di kedua pipinya. Heera menangis saat mengantar kepergian Heechul, membuat wajahnya yang sedikit pucat semakin bertambah pucat.

“ Oppa jangan lama-lama,” rengek gadis itu sambil menarik-narik ujung mantel Heechul.

“ Kau saja sampai lama di sana,” sahut Heechul acuh.

“ Oppa~” rengek Heera dengan air mata yang semakin mengalir deras.

“ Ne, gadis bodoh. Jonghun-ah… aku menitipkan Heera pada mu. Jaga diri baik-baik, sampai jumpa Ra-ya” ucap Heechul sambil mengecup puncak kepala Heera, lalu mengacak rambut gadis itu.

“ Kua tenang saja hyung,” sahut Jonghun dengan pasti, lalu Heechul beranjak pergi meninggalkan mereka.

“ Ayo,” ajak Jonghun pada Heera yang masih menatap punggung Heechul yang semakin menjauh dan akhirnya menghilang di tengah kerumunan.

Jonghun hanya tersenyum kecil melihat tingkah gadis yang berjalan di sampingnya, berjalan dengan menghentak-hentakkan langkah sebal.

“ Kau kenapa?” tanya Jonghun saat menyadari Heera tertinggal beberapa langkah di belakangnya, terlihat mengatur nafas.

“ Aku lemas,” lirih gadis itu, membuat Jonghun menghampirinya dan sedikit berjongkok di hadapannya.

“ Piggy back?” tanya Heera memastikan.

“ Tentu saja,” sahut Jonghun dan membuat Heera langsung mengalungkan tangannya pada leher pria itu, menyenderkan dagunya pada pundak Jonghun.

Jonghun hanya tersenyum simpul saat menyadari Heera terlelap dalam gendongannya, berjalan mengabaikan tatapan orang-orang yang memandang mereka dengan rasa ingin tahu.

~~~****~~~

Sejak tadi Heera mondar-mandir melayani pelanggan, ya… sekarang dia ikut membantu di cafe miliknya yang sedang ramai ini.

“ Yoboseyo… Kyuhyun-ah bisakah kau membantu ku? Datang ke caffe yang kemarin, di sini sangat ramai penggunjung.” Rentet Heera saat sambungan telpon telah tersambung.

“ Mwo? Kau menyuruh ku menjadi pelayan hah?”

“ Ayolah… hari ini kau sedang di rumah kan? Palli,”

“ Game konsole?” tawar Kyuhyun seperti biasa.

“ Aish tidak pernah berubah. Ne, game konsole,” sahut Heera sambil memutar memutar matanya kesal.

***

“ Apa yang akan anda pesan?” tanya Kyuhyun menghampiri salah satu meja penggunjung sambil menatap notes kecil dihadapannya, terlihan sedikit malas-malasan.

“ Kyuhyun-ah? Sedang apa kau di sini?” Kyuhyun mendongak saat mendengar namanya disebut oleh seseorang. Changmin menatapnya heran, melihat seorang Cho Kyuhyun menjadi pelayan caffe dadakan.

“ Oh hai Max… seperti yang kau lihat, menjadi asisten nona Kim” sahut Kyuhyun sambil mengedikkan kepalanya ke arah Heera yang tengah melayani pesanan di meja sebelah.

“ Jangan mengobrol di saat bekerja, kerja yang benar atau game konsole mu hilang. Hai Changmin-ah… Ada yang bisa saya bantu?” ucap Heera menghampiri mereka.

“ Aldreda?” ucap salah satu teman Changmin.

“ Ne,, ada yang ingin kalian pesan?” tanya Heera sambil tersenyum ramah.

“ 2 Moccaccino dan 2 Cappuccino,” pesan Changmin dan langsung dibrondong pertanyaan oleh teman-temannya saat Heera dan Kyuhyun pergi.

“ Kau mengenalnya? Aldreda? Kenapa  kau tidak menceritakannya pada kami? Dia cantik, aku tak menyangka akan melihatnya secara langsung,” rentetan pertanyaan serupa meluncur dari mulut teman-temannya sedangkan Changmin hanya tersenyum simpul, tak menyangka Heera kini memiliki banyak penggemar.

***

Changmin beranjak menemui Heera yang telah memasuki ruangannya di dekat pantry. Mengetuk dan masuk secara perlahan, menyender pada tepi pintu menunggu respon dari gadis itu.

“ Apa aku mengganggu?” tanya Changmin dan membuat gadis itu menoleh.

“ Changmin-ah… duduklah,” Heera mempersilahkan Changmin duduk pada sofa yang berada di ruangan itu.

Changmin mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan, nyaman, tapi ada satu titik yang menyita pandangannya. Pada bingkai di atas meja kerja Heera yang dapat dilihat dengan jelas dari tempat dia duduk, foto Heera dengan Jonghun.

“ Hahaha jangan pandangi foto itu, itu saat aku masih gendut” ucap Heera saat tahu arah pandangan Changmin.

“ Kau kenapa? Kau berkelahi?” tanya Heera saat melihat sudut bibir Changmin yang luka dan beranjak ke salah satu sudut.

Changmin hanya terdiam saa Heera membersihkan luka itu padahal luka itu sudah dibersihkannya. Matanya tak bisa beralih dari wajah Heera yang sangat dekat dengannya, gadis itu membersihkan luka dengan sangat serius.

“ Apa hubungan mu dengannya?” tanya Changmin sambil mencengkram tangan Heera, membuat kegiatan gadis itu terhenti.

“ Mwo?” tanyanya sambil mendongak, mempersempit jarak diantara meraka.

“ Hubungan mu dengan Jonghun,” ulang Changmin sambil menatap intens tepat di manik mata Heera.

“ Bukan urusan mu,” jawab Heera ketus dan melepaskan tangannya dari cengkraman Changmin.

Changmin mengurungkan niatnya untuk memberitahu Heera bahwa luka di sudut bibirnya merupakan pukulan dari Jonghun saat dirinya mengantar Heera pulang dalam keadaan pingsan, tidak ingin jika gadis itu memuja Jonghun.

~~~****~~~

Jonghun hanya memperhatikan Heera yang sibuk membongkar isi lemarinya hanya untuk mencari sebuah gaun.

“ Yang ini? bukan, terlalu bagus” ucap Heera menilai gaun yang digenggamnya dan melemparkannya ketempat tidur.

“ Yang ini? terlalu terbuka,”

“ Yang ini? terlalu mewah… argh aku bingung,” rutuk Heera setelah hampir setengah isi lemarinya telah dia keluarkan.

“ Apakah kau ingin tampil menawan?” tanya Jonghun karena tingkah gadis di hadapannya yang sibuk memilih gaun dan gadis itu hanya menggeleng pelan.

“ Pakailah yang casual, yang santai dan membuat mu nyaman,” ujar Jonghun sambil berlalu meninggalkan kamar Heera.

***

Heera menuruni tangga demi tangga, berhenti di hadapan Jonghun yang duduk di ruang keluarga dan memutar tubuhnya seolah-olah meminta penilaian dari pria itu. Membuat Jonghun memperhatikan dengan seksama penampilan gadis itu.

“ Bagus. Untuk cocktail party kan?” tanya Jonghun dan hanya mendapat anggukan dari Heera.

“ Kau pergi dengan siapa?” Jonghun kembali bertanya sambil membuka majalah fotografi yang ada di pangkuannya.

“ Aku akan menemani Changmin.” Ucapan Heera sontak membuat Jonghun terpaku untuk beberapa saat, pria itu langsung menutupmajalah yang ada di genggamannya dan langsung menarik Heera untuk kembali ke kamarnya.

“ Aku tunggu di luar. Ganti gaun mu, itu terlalu pendek. Cepat,” perintah Jonghun yang hanya membuat Heera menganga tak percaya.

Tak lama Heera keluar dengan gaun baru.

“ Ganti. Terlalu terbuk.” ucapan Jonghun sontak membuat mata Heera membulat terkejut, dia hendak protes tapi  Jonghun mendorong tubuh Heera kembali mamasuki kamarnya.

“ Awas jika kali ini kau menyuruh ku untuk berganti gaun lagi. Kau nampak seperti seorang appa yang merang anaknya.” Tandas Heera dari balik pintu sebelum menunjukkan gaun yang dia kenakan.

“ Aman. Kau boleh pergi, jangan pulang terlalu malam okey?” ucap Jonghun yang sempat terpaku akan penampilan Heera, menelan kembali kata-kata yang akan melarang gadis itu mengenakan gaun itu. Jujur dia sedikit tidak rela jika gadis itu mengenakan gaun yang sekarang, membuatnya terlihat semakin manis.

~~~****~~~

Changmin hanya menatap penuh kekaguman pada gadis yang kini berdiri di sampingnya, Heera terlihat manis dalam balutan gaun itu. Gadis yang menemaninya untuk menghadiri cocktail party yang di adakan oleh salah satu relasi bisnisnya.

“ Sampai kapan kau akan terus menatap ku hmm?” tanya Heera tanpa menoleh menatap Changmin, sesekali menyesap segelas wine miliknya. Nampaknya sesuatu yang sudah melekat pada keluarga Kim adalah tingkat kenarsisan mereka.

“ Selama yang aku ingin, jinjja yappeuda. Ah… apakah kau berpenampilan seperti ini karena akan pergi menemani ku?” ucap Changmin menggoda Heera.

“ Hahahaha kau terlalu percaya diri, tentu saja bukan. Tuan Im juga merupakan kenalan kedua orang tua ku, jadi aku tidak mungkin mengahadiri pestanya dengan pakaian compang-camping kan?” ujar Heera untuk menjawab kenarsisan temannya itu, sedikit bersyukur karena dia tidak jadi menggunakan gaun yang pertama karena pasti Changmin akan semakin besar kepala. Entah disadari atau tidak seberkas perasaan senang atas pujian Changmin menelusup ke dalam hatinya.

“ Selamat malam tuan Shim… anda tidak bersama nona Sooyoung? Biasanya kalian tak terpisahkan hahaha” tanya seorang lelaki paruh baya berkepala plontos yang menghampiri mereka sambil terkekeh.

“ Selamat malam Tuan Jung… senang bertemu anda. Tidak, Sooyoung sedang mengurus perusahaan yang berada di Ingris,” jawab Changmin sambil tersenyum,  tak menyadari jika gadis di sampingnya mencengkram gagang gelasnya dengan erat.

Heera pergi meninggalkan Changmin, tak peduli jika dia dianggap tidak sopan oleh lelaki paruh baya itu. Bersyukur karena dia telah menemui pasangan Jung karena dia akan meninggalkan pesta ini saat juga.

“ Ra-ya!!!!” Heera mempercepat langkahnya saat mendengar pemilik suara itu mengejarnya.

“ Ra-ya!!! tunggu!!” Changmin berlari mengejar Heera, mencengkram pergelangan tangan gadis itu yang kini tengah berada di luar ruangan pesta.

“ Apa?” tanya Heera datar.

“ Kau kenapa?” Changmin bertanya dengan nada khawatir.

“ Aku kenapa? Kau yang kenapa?!! Kau berkata jika kau dan Sooyooung hanya sepupu tapi kau dengar perkataan pria yang tadi, seperti ada sesuatu. Benarkan dugaan ku?” Heera menatap Changmin dengan tajam.

“ Demi tuhan kau hanya salah paham. Aku hanya selalu menemaninya karena Choi ahjussi meminta ku,”

“ Aku tak peduli karena ada fakta yang ku lihat dengan mata kepala ku sendiri,” ujar Heera sambil berusaha melepaskan tangannya.

Changmin menarik pergelangan tangan Heera yang sedang dia pegang hingga membuat tubuh gadis itu terhuyung ke depan. Heera membelalakan mata saat menyadari jika Changmin menciumnya, her first kiss!!!

“ Apa yang kau lakukan hah?!!” pekik Heera tak terima.

“ Membuktikan bahwa aku mencintai mu. Ayo pulang,” ujar Changmin sambil menggenggam jemari Heera tapi gadis itu hanya diam tak berkutik.

“ Aish kau ini,” umpat Changmin lalu membopong Heera ke pundaknya, terlihat seperti penculik.

“ Lepaskan aku!!! Lepaskan!!!!” teriak Heera sambil menghujami pukulan bertubi-tubi ke punggung Changmin.

“ Aku tak mau mengambil resiko membiarkan mu pulang sendirian.” Ucap Changmin serius sambil menghempaskan Heera ke kursi samping kemudi.

“ Aku tak mau jika ada orang asing yang menyentuh mu. Ra-ya… aku mencintai mu, masih mencintai mu. Apakah kau masih meragukan ku?” ucap Changmin namun dia tak mendapat jawaban apa pun dari gadis itu.

Mobil hummer milik Changmin berhenti di depan gerbang kediaman Kim. Saat Heera akan turun dari mobil, Changmin menarik tangan gadis itu secara tiba-tiba. Dia merengkuh wajah Heera dengan kedua tangannya, mendaratkan ciuman untuk kedua kalinya. Ciuman yang sarat akan rindu, perasaan, dan kesedihan.

Heera hanya diam, tak membalas ciuman Changmin. Dirinya tak bisa berkutik karena salah satu tangan Changmin menahan tengkuknya agar tak melepaskan ciuman itu, hanya tangannya yang memukul-mukul punggung Changmin. Akhirnya Changmin melepaskan pagutan bibir mereka dan tanpa buang waktu Heera keluar dari mobil dan berlari menuju gerbang rumahnya, berlari dengan sambil mengusap bibirnya dengan punggung tangan hingga tubuhnya terhenti karena menabrak sesuatu, lebih tepatnya seseorang. Jonghun menahan pundak gadis itu, menatap penuh selidik.

“ Ada apa?”

“ Tidak ada,” jawab Heera enggan menatap wajah pria itu.

Jonghun mendongakan wajah Heera, memperhatikan bibir Heera yang sedikit bengkak dan itu membuktikan apa yang tadi dia lihat dari jendela.

Dengan secara perlahan ibu jari Jonghun mengusap bibir Heera, lalu dia meraih jemari Heera dan berjalan menghampiri mobil Changmin yang maish berada di sana, dia menggedor kaca mobil.

“ Kau tidak boleh menyentuhnya jika dia tak mau. Haruskah aku memperlihatkannya di depan mata mu?” ucap Jonghun saat kaca jendela mobil terbuka.

Dengan serta merta Jonghun meletakkan salah satu tangannya di tengkuk Heera, menempelkan bibirnya dengan bibir pink cherry Heera. Ciuman yang singkat tapi mampu membuat tangan Changmin mengepal, dia lalu ke luar dari mobilnya dan menarik Heera secara paksa. Menjauhkan Heera dari Jonghun, memposisikan gadis itu berada di belakangnya.

“ Jaga tingkah mu!!” Changmin meneriaki Jonghun.

“ Seharusnya kau yang menjaga tingkah mu!! Untuk apa kau menciumnya padahal dia tidak mau!!” bentak Jonghun.

Bugh.

Changmin melayangkan tinju pada wajah Jonghun, membuat pria itu sedikit oleng.

“ BERHENTI!!!!” teriak Heera menghentikan mereka sebelum terjadi baku hantam, untung jalan lengang.

“ Changmin-ah… pergilah,” ucap Heera lirih dan menarik lengan Jonghun agar mengikutinya ke dalam rumah, membuat Changmin menendang ban mobilnya untuk melampiaskan kekesalannya sebelum memacu mobilnya menjauh dnegan kecepatan tinggi.

“ Hee-chan…” panggil Jonghun saat mereka tiba di ambang pintu, membuat gadis yang berjalan di depannya menghentikan langkah.

Jonghun hanya terdiam saat Heera secara tiba-tiba berbalik dan memeluk dirinya, mengusap pelan rambut gadis itu saat dia merasakan kausnya basah karena sesuatu, Heera menangis.

“ Apakah kau ingin aku menginap di sini? Kau menangis karena tak mau ku tinggalkan?” ucap Jonghun sambil tersenyum jail walaupun Heera tidak dapat melihatnya.

“ Aish percaya diri sekali,” jawab Heera sambil melepaskan pelukannya dan mendaratkan tinju di lengan pria  itu.

“ Kau baik-baik saja jika aku tinggalkan?” tanya Jonghun sedikit  menunduk untuk menatap wajah Heera.

“ Molla, yang paling ringan mungkin aku akan mati.” Jawab Heera dengan wajah serius.

“ Tentu saja tidak. Aku akan menekan dial 2 jika terjadi sesuatu,” sambung Heera dengan senyum lebar. Dial 1 untuk Heechul sedangkan dial 2 untuk Jonghun.

“ Baiklah. Selamat malan Hee-chan,” pamit Jonghun sambil mengacak rambut Heera pelan.

Heera hanya terdiam melihat sosok Jonghun yang berjalan menuju lamborgini putih miliknya, melambai saat mobil itu meninggalkan pekarangan rumahnya.

~~~****~~~

‘ Aish Kim Heera bodoh!! kenapa kau menolak ajakan Chaeyoung untuk pulang bersama? Kenapa mobil ku mogok?!!’ merutuki kebodohannya sendiri dengan langkah yang dihentak-hentakkan.

Sesekali Heera selalu celingukan untuk memastikan keadaan di sekitarnya, mengumpat dalam hati kenapa jalan yang dia lalui ini sangat lengang. Dia merogoh ponsel miliknya yang berada di dalam tas, menimangnya selama beberapa saat. Menelpon Jonghun? Tapi tadi pagi pria itu pergi ke Busan dan besok pagi baru akan kembali, menelpon Miyoung? Rumah gadis itu jauh. Menelpon Kyuhyun? Perlu berfikir ratusan kali untuk mengganggu orang itu tengah malam seperti ini. Menelpon Heechul? Itu sama saja menjerumuskan diri ke kandang singa. Akhirnya dia kembali melesakkan ponsel miliknya ke dalam tas.

Ini sudah pukul 11 dan jalanan sepi. Sejak tadi dia menunggu taksi, tapi tidak ada satu pun yang lewat. Heera berjalan sendirian dengan langkah tegap dan wajah biasa saja, padahal dalam hati dia merasa takut bukan main.

Rumahnya masih jauh dan awan mendung menutupi langit bertabur bintang disertai angin yang kencang membuat semakin sedikit orang-orang yang berkeliaran di malam hari.

Di tikungan depan ada 4 orang pria. Jujur perasaan takut merayapi hati gadis itu, saat dia sebentar lagi mendekati kumpulan pria itu, Heera memejamkan mata mempersiapkan keberaniannya.

Heera semakin mempercepat langkahnya saat melewati gerombolan itu. Dan sialnya pergelangan kirinya digenggam oleh salah satu dari mereka, membuat ku berbalik dan menatap mereka. Ahjussi-ahjussi mabuk.

“ waegeure? Ada apa? Aku tak ada waktu untuk meladeni kalian.” Ucap Heera terdengar berani, padahal lututnya lemas seakan tak mampu menopang tubuhnya.

“ Ya agashi. Santailah sedikit. Hmmm kau cantik juga.” Jawab ahjussi yang memakai kemeja kotak-kotak sambil mengangkat dagu Heera dengan ujung telunjuknya.

“ Ya!! Singkirkan tanganmu dari ku!!” Hardik Heera sambil menepis tangannya dengan tangan kanannya.

 

Heera’s POV

“ Sudahlah. Jangan terlalu cepat pulang ke rumah, bagaimana jika kau menemani kami dulu?” Ahjussi yang memakai kemeja garis-garis langsung menyeretku ke sebuah gang sempit yang ada di dekat sini. Aku tak bisa meloloskan diri karena tubuhku juga didorong dari belakang oleh 3 orang. Andwae. Aku tak mau seperti ini. Tuhan… tolong aku.

Tubuhku di hempaskan ke dinding bata itu sehingga aku merasakan rasa sakit di punggungku. Salah satu dari mereka ada yang membelai wajahku, aku yang tak terima langsung menampar orang itu. Lalu yang terjadi kemudian adalah kedua tanganku di pegang oleh 2 orang.

 

Aku memejamkan mata, tak ingin melihat bajingan-bajingan ini. Kurasakan seseorang mencium bibirku dengan kasar, aku membelalakan mata karena terkejut. Lalu 1 orang lagi mengelus pahaku yang tertutup celana denim panjang.

“ Ya!!! Jauhkan tangan kotormu itu dari ku!!!” Teriakku tak terima dengan perilaku mereka. Tapi yang ada malah sebuah tamparan keras mendarat di pipiku, kurasakan sudut bibirku mengeluarkan darah.

Orang yang tadi menciumku secara kasar kini secara perlahan mulai membuka kancing kemeja ku. Aku hanya memejamkan mata, merasa kesal karena diriku yang tidak bisa melakukan apa-apa. Oppa… oppaa.. tolong!! Tolong aku, ku mohon. Aku memanggil-manggil Heechul oppa. Berharap dia ada di sini.

Tangan bajingan itu menyentuh perutku. Lalu ku dengar ada suara hantaman.

“ Ra-ya!!!” aku tersentak mendengar seseorang menyeruakkan namaku.

Aku membuka mata dan melihat Changmin tengah menghantam 2 orang yang tadi menggerayangi tubuhku. Lalu orang-orang yang sejak tadi memegangi tanganku maju menghadapi Changmin.

Aku hanya memekik saat melihat pukulan salah satu dari mereka tepat mengenai rahang Changmin. Sekarang Changmin terdesak oleh mereka, tapi itu tak bertahan lama karena Changmin dapat mengatasi mereka.

“ Bajingan!! Jangan ganggu gadisku!!!” Teriak Changmin sambil mendaratkan pukulan bertubi-tubi pada salah seorang dari mereka.

Deg. Jujur aku terpaku mendengar ucapannya, gadis ku?

Changmin langsung berlari menghampiriku setelah berhasil melumpuhkan ke 4 orang tersebut. Aku berdiri menyender pada dinding di belakangku, tubuhku gemetaran. Lutuku lemas seakan tak mampu menopang diriku untuk berdiri.

Aku hanya mampu menangis dalam diam, merasa ketakutan dan menyalahkan diriku kerena tidak bisa mempertahankan diri.

“ Ra-ya… gwaenchana?.” Tanya Changmin panik sambil melepaskan jaket yang dia pakai lalu memakaikannya padaku.

Aku hanya diam tak bersuara. Hanya air mataku yang terus mengalir, menangis dalam diam. Changmin langsung merengkuh tubuhku dalam pelukannya saat menyadari bahwa tubuhku gemetaran.

Aku semakin membenamkan wajahku pada dada bidangnya, menghirup aroma perfume yang menyeruak dari tubuhnya yang mampu membuatku merasa tenang. Aku merasa hangat dan aman dalam dekapan Changmin, pelukan yang selalu membuat ku tenang.

 

“ Ssst…. Uljimma. Kau baik-baik saja, ada aku di sini.” Ucapnya sambil mengusap-ngusap rambutku, merengkuh tubuhku lebih dalam dalam dekapannya.

Sekarang aku merasa menyesal karena selalu menolak jika ditawarkan berlatih untuk mempertahankan diri oleh Park adjussi, asisten ayahku. Untung saja aku sekarang memakai kemeja dan celana panjang denim, tidak menggunakan dress yang selalu ku kenakan. Aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika saat ini aku menggunakan dress.

~~~****~~~

“ Apa?!! Kau baik-baik saja kan Hee-chan?” tanya Jonghun yang telah kembali dari Busan.

“ Aku baik-baik saja oneesan,” jawab ku dengan suara lemas.

“ Aku tidak akan meninggalkan mu lagi. Ini semua cukup untuk menjadi pelajaran bagi ku.” Aku menatap Jonghun yang kini sedang menatap ku dengan serius.

~~~****~~~

Author’s POV

Heera sekarang sedang menemani Jonghun yang berkunjung ke cafe miliknya, seperti biasa di sofa di ujung ruangan dekat jendela besar.

“ Aku tak mengira kau akan mahir membuat latte art,” ucap Jonghun sambil menyesap kreasi baru buatan gadis yang duduk di hadapannya.

“ Hahahaha… ini semua karena Maeri eonni. Aku sering datang ke cafe miliknya, melihat dan berlatih membuat latte art. Sesuatu yang tidak pernah ku bayangkan sebelumnya,” jawab Heera sambil tertawa lepas, mengingat masa-masa saat dia di Jepang.

“ Kau tahu oneesan? Kau sangat menyebalkan. Mengacuhkan ku seolah-olah aku tidak terlihat,” sungut Heera mengingatkan Jonghun akan pertemuan mereka sebelum mereka dekat seperti sekarang.

“ Hahaha… kau yang merubah ku Hee-chan,” sahut Jonghun sambil tersenyum lembut.

“ Ah.. aku baru mendapatkan e-mail dari Heechul oppa,” ucap Heera sambil membuka e-mail dari Heechul.

“ Restaurant keluarga kita akan menerbitkan sebuah buku dan yang akan menjadi fotografer hasil masakan kita adalah Jonghun. Kalian harus ke Paris menemui appa yang sedang berada di sana dan kalian akan ditemani oleh salah satu orang dari perusahaan penerbit, orang itu adalah….” ucap Heera membacakan isi e-mail Heechul kepada Jonghun, sedikit menggantungkan kalimatnya karena dia harus menscroll keypad nya kebawah karena Heechul memberikan space yang panjang.

“ Changmin?” ucap Heera lirih dengan nada tak percaya, mengalihkan pandangan pada Jonghun dengan sedikit menganga tak percaya.

~tbc~

Gimana??? Abstrak yaaa??? MIANHAE *bow* kalo ini semakin lama semakin kacauu… maaf-maaf aj yaaa u,u trus publish nya lamaa… mf bgt😥

ADA YANG MAU TAHU MENU DIET GOLONGAN DARAH GA??? Cek this out

Babay!! nantikan MLF part 8b

 

 

75 thoughts on “My Lovely Fat Part 8a”

  1. salah pahamnya msh blom terpecahkan jg,,y ampunnn heera koq keras kepala bgt siyy!!!! kasian minnie..-_______-” *tarikchangmnjauh2*..part barunya akhirnya kluar jg..tapii msh pnasaran sm klanjutannya..jgn lama2 next chapt ny..

    1. yak,, ngapain tarik” changmin???? *gered changmin*
      mungkin selain kenarsisan dari Heeppa, dy jg nurun sikap keras kepalanya dr orang tuanya :p

      sippoooo,, diusahain ga lamaa🙂
      mksh udh baca+komen^^

  2. aaaaa~ kenapa hyosun hrus jauh ma haaeeee~??
    apakah hyosun hrus cri brondong di inggris?? *bow*

    ah~ ak kq lebih sk heera ma jonghun yaaa?? kliatan melindungi dan penyayangnya… suka❤

    1. kan biar so sweet gti mommy… terpisahkan jarak yg membentang O,o /dihajar
      muahaha brondong inggris… di sini jg banyaakk

      Hidupp Heera Jonghun!!!!! uyeee uyeee *jingkrak-jingkrak*
      tp kan yg nolong heera dr ahjusi mabuk kan changmin.. ga ngelirik dy nih??

  3. Say aku blom sms in komen aku ke km yaa
    Maaf yaa
    ish! Bete deh ama changmin di awal..perasaan sepupuan ngga segitu nempelnya jg
    -_-
    Jonghuunnn
    *lovestruck*
    Hehehe aku suka banget
    *dijewer Yunho*

    Mereka bertiga pergi trus gmn yaa?
    Heechul iseng banget mpe emailnya di enter2in
    Latte art kunyuk lucuuuuu

    1. belom eon .__.
      gwanchana.. takutnya eon lg sibuk hehe🙂
      Dukung Jonghuuunn!!!!!

      tau deh mereka gmn ntr di paris hehe :p
      aku bingung pilih siapa x| /JEGER

      namanya juga Heechulie… ada aj tingkahnya *lap keringet inget tingkah oppa ku yg kece*

  4. Kereeeeennnn,,,,
    Waduh,,, makin penasaran ama lanjutannya,,,
    Bingung antara mau milih heera sama changmin ato sama jonghun aja,,, menggalau,, maunya changmin sama heera,, tp kan kasian jonghun nanti dia sama siapa,,,
    Penasaran berat sama lanjutannya,,, nextnya dipercepat ya,,

  5. aahhh akhirnya aku bisa onlen juga lewat lappy ..
    ahahha xD
    padahal semalem aku udah baca lewat hape, tp gak bisa koment. hiks *malah curhat*

    changmin oppaaaaaaaaa, bogoshippoyo >,<
    akhirnya kau kembali juga ke peredaran (?)
    wkwkwkk

    saeng~ah, aku sebel waktu jonghun nyium heera di dpn changmin😦
    aissshhh pengen aku getok itu si jonghun !!!
    tuh kaan, alhamdulilah yaa sooyoung cuma sepupu nya changmin😄
    ooohh come on heera, trust him ! trust changmin please !

    go changmin go changmin go !!!
    oppa FIGHTING ^^

    ditunggu next chapternya saeng …

    1. haloo eonni-yaa~!!!!

      kok sebel sm jonghun?? waeyo?? tp itu terserah sih…
      kenpa jonghun nya digetok?!!! o,O

      trust me dong eon,, aku kan yg nulis nya muahaha /jeger

      sipooo… mksh udh baca eon^^

  6. Latte art unyuk lucu >< monyet!!! Wkwkwkwkwk

    Heera kebluk? O_O *LOL

    Ya allah, kenapa ada adegan ciuman heera sama jonghun? T__T didepan max pula .___. aku kesel sama jonghun, dia nyium cewek orang T__T fyuuuhh.. untung cuman sepupuan, tapi bener kata heera dia nempel mulu -____- mwo? mwo? mwo? Keparis? Heera – Jonghun – Max O__O bakal ada perang dingin nih..

    Aku berharap changmin sama heera!!!! ChangHee not Jonghun *jahat*

    Pokoknya daebak eonni😄 *hug*

    1. akhirnyaaa… bisa baca juga diri muu😉
      kenpa pd kesel sm jonghun? ;___;
      tp gpp deh… berasa galunya deh tuh :3 /dihajar

      iya kan… mereka kyk perangko, kemn” bareng -____-”

      aku ngerasa part ini abstrak loh endeh -____-“

      1. Iyaaaaaaaaaa~~
        Aku udah beli pulsa :3 wkwkwkwk

        Yap!!! Eonni bener, kayak permen karet juga boleh..

        Ga kok eonni, ga abstrakkk😄

        Fighting buat part 8b-nya .___.v

  7. aku tdnya sempet bingung gmn sm penyelesaian masalai disini
    disebut masalah besar, nggak jg
    tp disebut masalah kecil susah buat diselesain
    bagus lah udh ada penyelesaian tntng sooyoung klo mereka sepupu
    wlwpn masalah diantara mreka b2 blm selesai2 amat
    yaah seenggaknya udh ada interaksi laah antara heera sm changmin
    lanjuut……….

      1. klo masalah ff bagus atw nggak kan tergantung dr reders
        selera tiap orng beda2 kok thor
        jd jgn ambil pusing komen 1 orng
        klo menurut author aku komen ga enak maafin aja yaaa
        tp aku mohon kasih akhir yg bahagia buat changmin thor
        plissssss

      2. aku ga masalah kok sm komen kamu, bener🙂
        setiap author itu seneng tiap baca komen dari readers nya… dari situ kita bisa introspreksi dan belajar, ngerasa klo tulisan kita dihargain.

        and you’re a good readers^^ trust me…

        akhir yg bahagia buat changmin?? kyk mau kemna aj LOL
        tenang… semuanya akan berakhir bahagia🙂
        so… tunggu ajj hehe

        mksh yaa… kmu slh satu good readers ku loh🙂

  8. wah ni ff keluar jufa udah lama nunggu y,,,, chingu.panggil aku MINKI ja ya???
    perasaan heera gmb sih sebener y dicium cwo dusaat yg bersamaan tp reaksi y setelah y diluar dugaan malah becand jonghoon??? bikin bingung nih sikap y klo cinta sama changmin tp dia nerima2 ja ciuman y jonghoon n agak nolak ciuman changmin….
    n pas kejadian pingsaan tu kan bertengkar ma changmin tp setelah beberapa hari ketemu lagi buasa ja kyk ngak kejadian apa2….
    changmin beneran depupuan ma sooyoung,,,berarti.ngak bener dong klo soo suka ma changmin….
    makin.sery cinta segitiga y udah.mulai nongol n main rebut2an…..
    Lanjut……

    1. haloo minki^^
      jiaaahhh tentang kisseu itu gmn yaa jelasinnya…. ya gitu deh, biarkan waktu yg menjawab hehe :p
      iyaaa si soo emang ga suka sm changmin… tu yg pas mreka sma beredar gosip yg ga bener klo soo suka sm max

      udah rebutan yaaa😉 tinggal tunggu yg di paris hoho XP
      sip… mksh yaaa^^

  9. Yak!!!
    Kim Heera, kamu i2 syg sama siapa sih??
    Kog aQ bingung,,

    hmmm
    kyk’x Heera udah syg sama Jonghyun, tapi krna Heera msh k’inget masa lalu sama Changmin, prasaan’x b’cabang*pohon kali b’cabang*,,

    Ekaaaa,,
    d’edit ga??

    Eh, Kyu ga ada pasangan’x? Sini sama aQ ajja..
    Hihhihihi…😛

    1. kyuhyun dari sma udh pacaran sm miyoung :p

      -____-” emangnya heera pohon ampe becabang gitu eon…

      ini di edit… cuma ngilangin bbrp part ajj,, aku ga ngedit buat meriksa typo muahaha😄 /duagh

      ini ga abstrak nih eon ceritanya??

      mksh eonni udh baca^^

  10. aigoo makin seru aja deh jalan ceritanya
    biarpun rada panjang tp ga buat bosen bacanya,,
    jd nebak” kira” hera bakalan milih siapa yah????
    d tnggu next partnya ^^

      1. eung..
        mian thor semalem abis baca ketiduran.. ㅎㅗㅎ

        kok ceritanya jd agak maksa ya menurutku.?
        yg part JongHee musti ke prancis sama Changmin..
        tp ttp penasaran sm kelanjutan mrka d Prancis ntar..😀

        trus yg Soo sm Max..
        itu beneran gda apa” gt??
        syukurlahhh..😀

        pasti Heera jd bingung deh. kekekekeke..

        Kyu kok dikit banget bagiannya dsni..
        dibanyakin dong Thor.. ya ya ya..😀

        trus makasih bgt buat artikel diet golongan darahnya.
        useful bgt walaupun gtau berhasil apa nggak.. –” #ehh

      2. gpp🙂

        agak maksa gmn maksud nya??

        max sm soo ga ada apa-apa🙂
        heera nya aja yg lebay… ato author nya?? xp /DUAGH

        kyuhyun?? bingung tu org kece mau di apa’in…
        aku usahan dy nongol deh yaa… dikit jg gpp,, yg penting ada hehe :p /ditabok

        mksh yaaa

  11. “ …..” teriak seorang pria yang tak pernah bisa diam, untung saja suasana di cafe yang biasanya ramai ini kini sedang lengang, Lee Hyukjae.

    “ ……..” Sungut pria tampan nan cantik itu, Kim Heechul.

    “ ……” sahut seorang lelaki tampan mendukung ucapan Heechul tanpa mengalihkan perhatiannya pada benda mati yang sedang di pegangnya, Cho Kyuhyun.

    “ ……” Lelaki bertampang charming bersuara, mengedarkan pandangannya kesekelliling. Mengabaikan ke 3 orang yang kini tengah asik saling mengumpat.

    “ ……” Jawab seorang lelaki tampan tanpa mengalihkan perhatiannya dari kamera yang sedang dipegangnya, memeriksa kembali hasil bidikannya.

    “ ……..” Sapa sesosok lelaki jangkung nan tampan ynag kini tengah berdiri tak jauh dari mereka.

    hmhm….
    ak sengaja mencopy kata2 di ffmu.
    apa kau penasaran chingu???

    baiklah…
    ak hanya mau blg. apakh Eunhyuk oppa tdk tampan sampai2 kau tdk memberi kata “TAMPAN” saat mendeskripsikn seorg Eunhyuk?????? *menunduk sedh (gmn pun EUnhyuk oppa t’mask daftar t’atas yg kusk di suju)

    (untung saja kau menyebt KyuPa tampan) *sedkt lega

    baiklah….
    sekrg ke ceritax
    hm… ceritax bags chingu…. benar2 sush d tebak Heera bakaln milh yg mana…
    Changmin oppa atau Jonghyun oppa??? sm2 baik, perhatian, dan…hm… tampan.
    kl ak jd Heera dan… d tambah 1 pilihan lagi yaituu….. KyuPa
    tanpa nunggu detk beriktx lgsg pilh KYUPA *ngawur….

    oh iya, ff chingu g kacau kok. bgs malah… dan siapa pun yg diplh Heera ak setuju aja asal jgn KyuPa *ngawur lg
    yg penting semuax happy…. ya… happy ending

    mian…t’lalu panjg komentx chingu..hehehehe….*nundk ala jepang tanpa muka b’salah

    1. .__.v mianhaeyo.. aku ga sadar loh itu kata tampan bertebaran -___-”
      eunhyuk itu cakep qo, tp aku kepincut (?) sm dia karena tingkah ga mau diemnya ><

      *peluk kyuhyun krn udh nyelametin aku dr omelan kyuma?* LOL

      nah yaa… kamu ngusulin kyuhyun nih??😉
      ada PD III antara max sm kyu ntr…

      ga kacau nih?? syukurlah…
      tenang… semua nya bakalaan…. HAPPY ENDING!!!^^

      gpp komen aj sepanjang" panjangnya… aku seneng qo😀
      mksh udh komen^^

      1. AKU JUGA MW PROTES! UNYUK TUH TAMPAN TAU! UNTUNG UKURAN MONYET! #DIBAKAR JEWELS *pdhl aku sndiri jg jewels, bully tanda sayang! kekeke~😛

        wah eka ketauan nih sensian sm unyuk, masa’ gk ada kata tampan? bwahahaha~
        aku sih sbnrnya baca FF ni rada gimanaa gtu. cz aku rada krng sreg sih sm kata-kata yg trlalu byk pujian, ya sprti kata “tampan” yang bertebaran itu.
        tapi karena crtnya suka, ya dilanjut terus bacanya, trus skrg makin suka sm kebegoannya changhee! hoho~
        aku sih suka bgt sm jonghun, scra dy lbh cakep dr changmin, tp ya aku udah suka bgt sm couple changhee sih, jadi ya aku dukung CHANGMIN!
        Jonghun bwd aku aja! #plaak *inget jaeppa!
        oh ya, kpn nih Jaejoong-Yuuri muncul? gak sabar liat penampilanku disini. hihi~😉

      2. @Fina eon :
        eh??
        Eon udah cerai ya sama Yeppa, masa minta d munculin JaeRi sih??

        Ahaaaaa….
        Pantas ajja b2rapa hari yg lalu Yeppa nelpon aq, tapi aq ga s4 angkat,,
        hmmm
        mgkin mau curhat..
        Sinii oppaaa aq bujuk dgn kisseu.. 😛

      3. Oh iya yah,,
        tapi dibikin putus ajja,
        trus Kyu sama aq dh..

        *______*
        hahahaha

        ga abstrak Eka saeng,,
        malahan kebalikan dri abstrak, kongkrit ya??
        Ckckckck

        jjiiaaahhh
        dikembangkan Ekaaa,,

        eh, aq penasaran apa yg akan t’jadi d Paris nti, smga b’senang2 😛

        pasti Heera jadian sama Max, cz Max kan pmeran utama,,
        hmmmmm

  12. Seperti biasa always Daebak. mau dong jadi heera. Dikelilingi cowok2 nan tampan. Aigoo.
    Di tg lanjutannya ya thor..
    Disini aq blm ngerasa gregetnya.

    1. jinjjayo?? syukur deh yaaa….
      iya dong, heera idup ny aenak banget… berdedar di antara orang” kecee >< tp dy punya kk sekelas ichul -______-" jail nya ituu loh

      "Di tg" ?? maksudnya ap????
      blm greget yaaaa??? mianhaeyo..

      tunggu aj next part ny ayaaa😉

  13. akhrnya stlh sekian lama d tnggu2 nongol jg nh ep2..

    Sebel bgt d part ni m heera,sbnrnya dy suka sm siapa c,d cium jonghyun knp dy mau??apa dy suka sm jonghyun??trz c minnie gmn??klo heera gk mau,c max m ak aj dh..sni2 max ak peyuk,kekeke..

    Wah..ada info diet y,ok..ak lht ah..ak kn mau diet..mkch y thor..d tnggu next part,jgn lama2

  14. wwhhaatttt..
    jadi changmin sama sooyoung itu sepupuan…???

    makin penasaran ne chingu..
    kira2 heerea milih siapa ya…???
    changmin atau jongun..???

    waahhh…
    ada ada menu diatnya juga.. ^_^

    di tunggu next partnya chingu…

  15. Jd sbnrnya sooyoung itu bnrn sppu changmin ato gmn? Hahahahaa
    Trs heera itu suka sm siapa?
    Jonghun? Changmin?
    Part yg ini baguss.. Konfliknya jg ada.. Hehehe
    Smangat thor! Part 8b nya ϑĩ tnggu😀

  16. Akhirnya FF ini publish jua, dan saya bisa baca juga….
    hya….demi apa ini Heera poppo sama Jonghun? ga rela ga rela…Heera cuma buat Changmin….tidak….
    please…Heera cuma buat changmin, ditunggu next part ya say😀
    mian saya jd meledak2 ga nyante gini hehe

  17. Akhirny stlh sekian lama muncul jg ni ff… Awlny sempet lupa, tp stlh lanjut baca ooh ok, ingatan aq ttg ni ff balik lg hehehe.. Makin seru makin ga ktebak, makin pnassran jonghun itu siapany raya?

    1. hallo nteph… aku inget bgt, kmu slh satu readers setia ku😀
      oh iyaa… ff ini ga bakal di publish d ffindo lagi🙂
      jd bakal di publish di obi sm di wp ku😀 /ga ada yg nanya

      iyaaa… akhirnya aku berhasil menelurkan(?) ff ini :’)
      saking lama.y smpe lupa yaaa…. untung kmu langsung inget lgi ttg ff ini :’)

      ga ketebak nih??? horeeeee!!!! aku berhasil bikin readers prnasaran!!! ><

      dukung sp nih? changhee?? ato jonghee??
      kmu ga kesel sm heera??😛

      mksh udh bacaa :* /kisseu kyu

      1. wiiih knp ga d ffindo lg? tp obi jln kn..yaa gpp de msih bs baca >.<
        dukung changhee aj de, soale CM kasian gt ahahahaa.. si jong dkasi cewe lg aj tuh kekekeke..

      2. kan klo di ff indo itu yg ngepost’in di sana kan tmen aku, dy author di sana jg.
        kn pas awal” dy jd editor… berhubung dy sibuk, dy ga jd editor lg…

        di obi teteeeeep…
        CM??
        knp seolah-olah CM di sini nelangsa bgt T.T /duagh

  18. eh, kenapa heera bisa kiss sama jonghun? aigooo, sebenernya siapa sih yg disukai heera? dy msh suka changmin ga sih? kenapa smua kesalahpahaman ini ga berhenti? heera masih ga percaya klo sooyoung itu mmg cuma sepupunya saja..tp sbnrny itu pertanda cemburu bukan sih? changmin pdhl uda mengakui perasaannya tp heera gengsi (-___-“)
    waaa, brangkat barengan smua tuh..heera-jonghun-changmin? apa yg bakal terjadi ya? next part dibaca..hehehe😀

    1. hallooo…
      kmu nunggu nunggu ff ini di FFindo?? ya ampun.. kan ga di publish lg di sana…
      ff ini di publish di sana tuh krn ada temen kuyg jd author di sana + dia yg ngedit’n ff ini… tp berhubung dy sibuk dan ga bs terus”an ngedit… jd.y ff ini sama aku doang deh, ga di publish di ffindo.
      tapi tenang….. aku udh kterima jd author ffindo dan ff ini bakal lanjut di sana😀
      knp heera kissing sm jonghun? krn jonghun ga terima liat heera di cium max. muahahahah pokok.y liat next part deh xD
      mksh udh nunggu’n ff ini dan RC🙂 /author narsis

  19. owh, sooyoung ma changmin cuma sepupu, syukur deh..
    tp heera ga prcya ma changmin..

    wow cnta segitiga nih kya’a? kkk~
    qu bleh nyempil ga biar jd cnta segiempat*emang ada?* wkwkwk

    lnjut eonni🙂

  20. Cerita,a seru walaupun aku agak bingung sma cerita.a soal.a aku ga baca dri part 1 langsung ke sini aja ,,
    Aku reders baru salm kenal kya.a ff inu udah end yah aku mau baca part selanjut.a

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s