cute boy or bad boy?? {11.A part}

ehm…. aloha readers sekalian…. adakah yg nunggu ff ini??? hehe aku gak yakin deh ada yg nunggu -_-

maap beeribu maap yah saia baru muncul, kehidupan di dunia nyata banyak menguras waktu saia… jadi sekarang saia jarang sekali berkecimpung di dunia maya

ini aja curi-curi waktu pas tengah malam buat ngepost lanjutan cb3 ini

saia harap part yg ini bisa memuaskan rasa penasaran kalian semua, langsung aja dibaca… ^^

===================>>

Title : cute boy or bad boy ??

author : suviLs

genre : family, friendship, romance, sad, angst

rating : PG 16 (maybe)

main cast pairing:

  • kim raemi_kim kibum/key
  • choi jewoo_lee taemin
  • park hyeshi_lee jinki
  • lee soori_kim jonghyun

other cast:

  • choi minho
  • raeyeon umma
  • kim minjung

backsound::  hana’s eyes by maksim, saranghajimayo by ft.island, tha name i love by onew, like a rose by a1, don’t cry my lover by TVXQ

~~~~~~

tik!

dalam satu gerakan ia berhasil membuka kancing atas kemejaku itu. ciumannya di leherku kian turun…. semakin turun….semakin turun… dan….

“baiklah aku pulang” ujarku pada akhirnya

mendengar itu key menhentikan aksinya, ia menatapku dan tersenyum

“kau kalah” ujarnya lalu bangkit dari atas tubuhku

aku segera membenarkan posisi dudukku dan mengancingkan bajuku. dengan kesal aku menatap key!

tapi key seperti tidak menghiraukannya dan segara menarikku bangkit. dan tanpa berkata apa-apa lagi kami keluar dari rumahku…dan masuk ke mobil key

“bukankah kau membenci ku key? lalu kenapa kau mau mencariku” tanyaku saat kami sedang dalam perjalanan pulang

“memang aku membencimu! jangan salah paham, aku mau repot-repot mencarimu demi appa” jawabnya ketus tanpa mengalihkan pandangan dari jalan di hadapannya

aku hanya menhela nafas panjang mendengarnya… setelah itu kami berdua hanya terdiam di sepanjang jalan sampai pada akhirnya kami tiba di rumah keluarga kim

#####

>>>>>>PART 11.A<<<<<<

-AUTHOR POV-
Peluh dingin mengalir dari pelipis raemi saat kini dia harus menghadapi introgasi dari mr.kim dan mrs.kim atas perbuatannya

ia duduk dengan gelisah sambil memainkan jemari kukunya, kepalannya menunduk, seakan tidak berani menatap mr.kim dan mrs.kim yg duduk di hadapannya dengan tampang yg menurutnya menakutkan

“jadi jelaskan pada kami kenapa kau pergi?” ucap mr.kim mulai bertanya. Namun raemi tidak menjawabnya, ia masih duduk terdiam sambil memikirkan jawaban yg tepat

“hm. . .aku rindu rumah. . . ” jawab raemi pelan tanpa menatap mr.kim

mr.kim terlihat menghela nafas panjang mendengar jawaban raemi

“jika kau memang rindu rumahmu, kau seharusnya bilang pada kami, kami pasti akan memberi izin padamu, tidak seperti ini! Kau pergi tanpa berpamitan dan membuat semua orang panik, kau perlu ingat raemi!, kami di sini adalah pengganti orangtuamu, appa dan ummamu sudah menitipkan kau pada kami, jadi kau harus mematuhi kami seperti kau mematuhi orangtuamu, bla bla bla bla~~~”

mr.kim masih terus melanjutkan ceramahnya, sedangkan raemi yg diceramahi hanya menunduk, entah dia mendengar yg mr.kim katakan atau tidak

selama hampir 1 setengah jam keadaan itu berlanjut. raemi menggerutu dalam hati, bahkan orangtuanya pun tidak secerewet mr.kim (-_”-)

ceramah itu baru selesai ketika mrs.kim mengingatkan bahwa hari sudah cukup malam dan besok raemi harus pergi ke sekolah.

Mr.kim menyudahi acara ceramahnya, meski terlihat jelas dari raut wajahnya, beliau masih belum cukup meluapkan emosi atas tindakan raemi

setelah itu beliau menyuruh raemi kembali ke kamarnya dan segera istirahat. Raemi masih menunduk patuh dan mengucapkan selamat malam sebelum akhirnya melangkah keluar dari ruang kerja mr.kim dengan hati lega

#####

-RAEYEON POV-
“raemi. . .” ku panggil raemi yg baru saja akan memasuki kamarnya. Terlihat alisnya mengkerut begitu mendapti aku yg memanggilnya

“wae ajumma?”

aku berjalan mendekatinya kemudian mengelus lembut rambutnya

“raemi kau masih ingat dengan permintaan ajumma saat ajumma sakit waktu itu?”

“oh itu, ne aku ingat”

“lupakan permintaan itu, anggap saja ajumma tidak pernah memintanya padamu”

“eoh?”

raemi seperti kaget seraya membulatkan matanya mendengar ucapanku.
Ya, aku memang bermaksud menarik kembali permintaanku waktu itu, aku merasa raemi terbebani dengan permintaanku, sampai-sampai dia kabur dari rumah ini

meskipun tadi dia beralasan rindu pada rumah, tapi aku tau betul alasan ia kabur adalah kibum. Aku tidak mau membuat dia semakin terbebani dan akhirnya malah mencoba kabur lagi

“maksud ajumma???”

“ne ajumma tarik kembali permintaan itu, dan kau tidak perlu memikirkannya lagi”

raemi melebarkan senyumnya, terlihat sekali dia merasa senang. Kurasa keputusanku ini tepat

“sekarang sudah malam, cepatlah tidur”

raemi mengganggukkan kepalanya dengan semangat

“ne, gomawo ajumma. . . Jaljayo. . .”

“jaljayo raemi”

masih dengan senyum lebarnya raemi memutar kenop pintu kamarnya dan menghambur masuk

aku hanya dapat tersenyum melihat tingkahnya

“semoga ini yg terbaik. . .”

#####

-RAEMI POV-
“annyeong!” sapaku nyaring pada k3 temanku saat aku masuk ke kelas

tapi tidak seperti dugaanku kalau mereka akan menyambutku atau memelukku. Mereka ber3 hanya saling terdiam, bahkan tidak menatapku, ada apa ini?

“oh raemi kau sudah sembuh” ucap hyeshi yg sepertinya baru sadar dengan kedatanganku

“ne” jawabku sambil menyunggingkan senyum. Kemudian aku duduk di kursiku

kulihat ke belakang mejaku yaitu meja milik onew, ia sedang serius membaca buku. . . Ku ambil tiba-tiba buku yg ada di tangannya itu

“kau tidak mau menyapa temanmu yg sudah 3hari ini tidak masuk huh?”

onew tersenyum,,, mengambil buku yg aku rebut tadi seraya mengacak rambutku

“annyeong raemi-ah, syukurlah kau sudah sembuh”

“…..”

hanya itu??
Setelah mengucap kata singkat itu, onew malah berkutat dengan bukunya lagi (-_-)

kualihkan pandanganku dari onew dan melirik ke sampingku, tempat dimana meja jewoo berada. Yeoja itu terlihat tengah asik memainkan ponselnya dengan handseat yg terpasang di telinganya

“annyeong jewoo. . .?”

“……”

krik. . . Krik. . . Krik. . .

Tidak di jawab (-,-)!
uh sebenarnya ada apa dengan mereka??

Aku beralih melihat hyeshi yg duduk tepat di belakang jewoo. . . Dan yeoja itu sama saja! Sibuk dengan urusannya sendiri, melamun sambil memandang kearah luar jendela (T.T)

hmm. . . What’s wrong??

#####

-HYESHI POV-
“hey ayo kita ke kantin” ajak raemi saat jam istirahat telah berbunyi

“mian, aku harus menyerahkan tugas ini ke lee songsaengnim” ucap onew kemudian berlalu pergi sambil membawa tumpukan tugas yg tadi kami kerjakan

kulihat raemi mengerucutkan bibirnya

“jewoo hyeshi ayo kita ke kantin?” rajuknya

“mian raemi, hari ini aku yg bertugas menjaga perpustakaan” tolakku halus, sedangkan jewoo tidak menjawabnya dan masih sibuk dengan ponselnya

raut wajah raemi berubah kecewa

“raemi tidak perlu kecewa seperti itu, lihatlah ada yg menjemputmu” ucapku sambil mengarahkan telunjukku ke pintu kelas, tempat di mana minho berdiri

raemi mengikuti arah telunjukku dan wajahnya kembali riang

“baiklah kalau begitu aku pergi dulu” ujarnya kemudian berlari kecil ke arah minho

aku segera bangkit dari dudukku, hendak menuju perpustakaan, namun tiba-tiba jewoo memanggilku

“hyeshi. . .”

aku menghentikan langkahku dan menengok ke belakang

“tolong jangan bersikap seperti ini padaku. . .” ujarnya lirih

aku hanya tersenyum menanggapinya, kemudian tanpa berkata apa-apa lagi, ku lanjutkan langkahku keluar kelas

yah memang akhir-akhir ini aku mengacuhkan jewoo, aku tidak menjenguknya saat ia sakit, tidak membalas pesannya, dan tidak mengangkat teleponnya

mian jewoo.. .bukan maksudku bersikap seperti ini padamu, tapi aku hanya perlu waktu

#####

-RAEMI POV-
“mereka aneh. . .” gumanku

“mwo? Siapa maksudmu?”

“onew, hyeshi, dan jewoo. . . Mereka aneh! Kau tau? Bahkan dari tadi mereka terlihat saling acuh”

“hmm. . .”

“minho, apa menurutmu ini ada hubungannya dengan kejadian 3 hari yg lalu?”

“mungkin”

“hah. . . Sudah kuduga, perkataanmu yg mengatakan ‘everything gonna be all right’ itu tidak dapat di percaya”

minho hanya diam mendengar ocehanku sambil menyerup jusnya.
Hey! Kurasa minho juga berubah aneh!

Melihat dia yg diam, aku pun memilih tidak bicara lagi. . . Ku fokuskan pikiranku pada makanan di hadapanku dan mulai memakannya

aku merasakan pandangan yg menusuk dari para yeoja di kantin yg melihatku makan berdua dengan minho. Namun aku tidak menghiraukannya, dan terus makan sambil sesekali melirik minho yg hari ini, err. . . Terlihat murung

setelah selesai menghabiskan makananku, tiba-tiba aku mengingat sesuatu

“minho?”

“ne”

“hm. . .kau ingat? Ini tepat 2 minggu perjanjian kita di pesta itu?”

“ne”

“baiklah, sesuai janji, bisa kau katakan siapa dirimu sebenarnya?”

minho menghela nafas berat, ia memandangku lembut tepat di manik mataku

“raemi. . . Kurasa belum waktunya aku memberitahukannya padamu”

“mwo? Apa maksudmu? Kau mau ingkar janji!”

“anio. . . Ini belum saatnya raemi, percayalah. . “

minho memandangku sendu, membuatku terheran-heran karena aku baru melihat minho yg seperti ini

“minho ada apa denganmu?”

minho lagi-lagi hanya diam. Ia meraih tanganku dan mengenggamnya dengan kedua tangannya

perlahan di elusnya luka jahitan di punggung tanganku itu

“luka ini adalah penyebab semuanya”

“mwo!?” alisku terangkat mendengar ucapan minho. Lukaku penyebab semuanya??

“mian raemi, aku juga tidak bisa menjagamu. . .”

“hey sebenarnya apa yg kau katakan minho?”

tidak ada jawaban~
kuperhatikan wajah minho saat ini benar-benar menyiratkan kesedihan
huh kenapa hari ini semua orang jadi aneh?! :-|

#####

-AUTHOR POV-
jewoo sedang duduk termenung di taman, masih sambil mengenakan headseat di telinganya, entah apa yg dia pikirkan. . . Matanya menerawang melihat langit biru yg nampak cerah hari ini

ia terlalu asik dengan yg di lakukannya, hingga tak menyadari kehadiran taemin yg langsung duduk di sampingnya……………….

~..~..~..~..~..~..~..~..~..~..~..~

 

7 thoughts on “cute boy or bad boy?? {11.A part}”

  1. ya allah thor kayaknya aku nunggu ff ini udh setahun yah??? wkwkwk nggak tau ding nggak tak ituk#hloh
    pendek amat, lama lagi#bawel#di pukl author pake pantat panci
    wohoho daebak, ayoo thor lanjutannya cepet yah!!!! hhehehe

  2. Wew…
    Kurang panjang cerita’x thor, trus kurang menarik..

    Mending di satuin aja sama yg part B,,..
    Hehe

    tapi harus dilanjutin lho,,
    aq penasaran amat ama rahasia itu,.

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s