It Started By A Game [Part 3]

Halooo…kembali dengan Princess Kitana aka Lee Ang Hyeon & Liu Kang aka Cho Kyuhyun di fanfiction berjudul It Started By A Game!!!! Prok prok *gaya MC* Mian yaa lama..kemaren aku kelarin Blind Date Part 1 dulu trus sibuk latian ngedance ama Yunho oppa *abaikan*…ngga sih emang lagi ada latian dance n nyanyi buat perpisahan kelulusan sama latian perform gitu… uda gitu mana pake acara ada ujian International Finance Management sama Management Audit yang bikin mabok, bad mood mendadak & nangis darah ToT trus ada kuliah value plus tiap malem (curcol) jadi tiap hari aku kuliah 12 jam (bayangpun!) untung value plus nya udah berakhir dengan bahagia…Sebagai permintaan maaf, aku bakal bikin part ini lebih panjang dari part-part sebelumnya..Seperti biasa, maaf kalo ada typo..aku ngetik digangguin mulu ama Kyu..*kaburrr* Buat yang belum baca part sebelumnya klik aja disini

It Started By A Game Part 1

It Started By A Game Part 2

Kyuhyun bangkit lalu berjalan untuk membuka pintu. Ada seorang namja yang berdiri membelakanginya. Namja itu berbalik mendengar pintu dibuka. Yang pasti ini bukan ahjussi penjual jajjangmyeon tadi, batin Kyuhyun. Namja itu masih muda, lumayan keren, walaupun masih kalah keren dengannya.

“Jogiyo, apa benar ini apartemen Lee Ang Hyeon atau dia sudah pindah?” tanya namja itu pada Kyuhyun.

“Benar, ini apartemen Lee Ang Hyeon,” jawab Kyuhyun dari balik pintu. Sebenarnya namja ini siapa?

“Nugu?” tanya Hyeon dari balik tubuh Kyuhyun. Kyuhyun memiringkan tubuhnya membuat Hyeon bisa melihat namja yang datang.

“Lee Joon Oppa!!!” ia melemparkan dirinya ke pelukan Lee Joon.

It Started By A Game Part 3

Lee Joon memeluk dongsaeng kesayangannya dengan erat. Belum genap dua bulan ia meninggalkan yeosaengnya itu untuk bekerja tapi ia sudah merasa sangat kangen dengan dongsaeng satu-satunya itu. Wajar saja, mereka sempat terpisah selama 3 tahun karena ia harus kuliah di Seoul sementara Hyeon pindah ke Inggris. Saat Hyeon menyusul untuk kuliah di Seoul ia malah mendapatkan tawaran bekerja di Jerman. Mereka hanya sempat tinggal bersama selama dua bulan saja.

Ia melepaskan pelukannya lalu mencium pipi kanan, kiri dan kening Hyeon. Mereka beradu hidung, kebiasaan yang selalu mereka lakukan sejak kecil. Sementara itu Kyuhyun melongo melihat pemandangan itu. Ia penasaran siapa namja yang bisa begitu mesra dan akrab dengan Hyeon.

Kyuhyun POV

Aduh, kenapa jantungku terasa seperti diremas begini? Sebenarnya siapa namja ini? Kenapa dia bisa seakrab itu dengan Hyeon? Aku saja baru dua kali menciumnya. Namja itu sudah memeluk, mencium kedua pipinya, dan keningnya, masih beradu hidung sedekat itu? Hah membuatku kesal saja! Eh? Tapi kenapa aku harus kesal? Apa dia oppa nya? Atau dia teman masa kecilnya? Ah tidak mungkin! Oppanya kan ada di Jerman, sedangkan yeoja itu selalu berpindah-pindah rumah. Kemungkinan dia bisa bertemu dengan teman masa kecilnya jika kuhitung berdasarkan rumus permutasi atau kombinasi (=.=??)sangatlah kecil.

Kulihat senyum namja itu menghilang lalu menatapku seakan baru teringat akan keberadaanku. Ia menoleh pada Hyeon,”Nuguya?” tanyanya.

“Ah ya oppa, kenalkan, nae chingu Cho Kyuhyun. Kyu oppa, kenalkan ini Lee Joon, oppaku yang bekerja di Jerman,” jawab Hyeon. Entah mengapa segenap beban di pundakku terasa terangkat dan napasku sepertinya lebih lega. Kenapa denganku? Aku menggelengkan kepalaku lalu mengeluarkan senyum terbaikku.

“Chonun Cho Kyuhyun imnida,” kataku sambil mengulurkan tanganku.

Ia menjabat tanganku lalu balas tersenyum,”Lee Chang Soon imnida. Panggil saja aku Lee Joon,” kami melepaskan jabatan tangan kami. Ia tampak mengerutkan keningnya berpikir.

“Cho Kyuhyun? Kebetulan saja atau kau memang Cho Kyuhyun anggota Super Junior?” tanyanya. Ah! Dia tau aku ternyata, tidak seperti yeosaengnya yang kuper ini.

“Oppa eoddeohge arraseoyo? Aku saja tidak mengenalnya lho waktu pertama kali bertemu sampai tadi siang,” tanya Hyeon heran. Tentu saja dia mengenalku. Hanya yeoja gua seperti Hyeon yang tidak mengenal penyanyi bersuara emas paling tampan di Korea, ah ani, di seluruh dunia.

Lee Joon menyentil kening dongsaengnya itu,”Aku sudah tinggal di Korea selama 3 tahun sebelum kau pindah sayang, masa aku tidak bisa mengenali anggota boyband paling popular di Korea? Apalagi aku juga berteman dengan Sungmin hyung dan Teukie hyung dari Super Junior,” jelas Lee Joon membuatku terkejut. Ini kebetulan sekali!

“Jinjjayo? Kalau begitu mainlah ke dorm kami kapan-kapan. Sungmin hyung dan aku tinggal di lantai 11 sementara Teukie hyung tinggal di lantai 12,” kataku ramah.

“Wah kebetulan sekali. Kalau begitu aku akan berkunjung kapan-kapan,” kata Lee Joon sambil tersenyum bersahabat. Sepertinya dia orang yang menyenangkan.

“Ya ampun, kenapa kita tidak berbicara di dalam saja?” Hyeon baru menyadari kalau sedari tadi kami ngobrol di luar pintu apartemen.

“Ah ya, mari kubantu membawa kopermu masuk Lee Joon-ssi,” tanpa menunggu persetujuan Lee Joon, aku mengangkat kopernya dan meletakkannya di ruang tamu. Kulihat Lee Joon berjalan masuk di belakangku dengan membawa tas plastic yang sangat besar, mungkin seukuran Shindong hyung, diikuti Hyeon yang menutup pintu dibelakangnya.

Aku mengecek jam tanganku, ini sudah cukup malam. Aku harus pulang ke dorm.

“Aku harus kembali ke dorm sekarang. Sampai jumpa Lee Joon-ssi. Annyeong Kitana,” kataku berpamitan.

“Oh, sampai jumpa Kyuhyun-ssi,” jawab Lee Joon sambil tersenyum.

“Daa Liu Kang,” Hyeon melambaikan tangannya.

Aku keluar dari apartemen Hyeon lalu berjalan menuju lift. Ada banyak yang harus kutanyakan pada Sungmin hyung kali ini. Seperti misalnya, kenapa aku merasa jantungku teremas saat melihat Hyeon dengan Lee Joon tadi? dan…..kenapa aku menciumnya lagi? Apa kalian tau? Dua pertanyaan itu masih merupakan misteri bagiku. Aku sudah berusaha mencari pemecahannya di setiap lipatan rumus matematika yang tersimpan di otakku yang luar biasa cerdas ini tapi tidak menemukannya juga.

Author POV

Lee Joon menunggu sampai pintu kembali tertutup lalu menoleh pada yeosaengnya dengan ekspresi bertanya,“Kitana? Liu Kang? Ada hubungan apa kalian dengan mortal kombat?” tanya Lee Joon yang waktu kecil memperkenalkan Hyeon pada game itu. Jika Hyeon sekarang menjadi maniak game, itu karena ia terlalu dekat dengan oppanya. Mereka dulu biasa bermain bersama. Satu-satunya game yang tidak mau Hyeon mainkan dan pelajari adalah sepak bola. Hyeon suka menonton sepak bola tapi tidak suka bermain game sepak bola. Tapi ia hebat dalam game-game yang lain.

“Nanti saja kuceritakan selengkapnya,” jawab Hyeon. Oppanya ini punya penyakit penasaran yang akut.

Lee Joon mengangkat bahunya lalu menghempaskan tubuhnya ke sofa. Hyeon memilih untuk membongkar plastic bawaan oppanya itu yang benar saja tebakannya berisi makanan ringan. Berbagai macam snack dimasukkan ke dalam plastic sebesar badan Shindong? Hyeon heran oppanya itu bisa punya perut six pack dengan kegemarannya ngemil itu.

Hyeon mulai mengeluarkan snack-snack itu dari plastic dan menatanya di lemari di atas kompor.

“Jadi, ceritakan padaku apa saja yang terjadi setelah aku pergi? Kenapa saat aku pulang aku mendapati yeosaengku bersama seorang namja di apartemennya dengan penampilan yang jauh berbeda?” tanya Lee Joon langsung.

Hyeon menghela napasnya. Tuh kan? Lee Joon tidak akan berhenti bertanya sampai semua rasa penasarannya terpenuhi. Ia hanya terlalu sayang dengan dongsaeng satu-satunya ini. Dulu saja ia sempat hampir menolak penawaran kerja di Jerman itu sampai Hyeon memarahinya dan memaksanya untuk menerima kesempatan langka itu.

“Begini oppa…” lalu Hyeon menceritakan tentang Seungri, ketertarikannya pada namja itu, reaksi namja itu mendengar pernyataan sukanya, syarat yang diberikannya, tak lupa diselingi makian yang selama ini ia pendam di depan Seungri. Ia lalu menceritakan tentang pelampiasan emosinya di game center, lalu ia bertemu dengan namja aneh yang mengajaknya taruhan dan menang yang ternyata adalah Cho Kyuhyun, seorang artis yang tidak ia kenal. Ia juga menceritakan bagaimana Cho Kyuhyun menawarkan untuk membantunya dan mengajaknya taruhan atas hasil Absolute Model. Tidak lupa ia menceritakan juga bahwa Kyuhyun datang membawakan makanan untuknya saat ia sakit. Lalu ia menutup ceritanya dengan menceritakan kejadian hari ini saat ia bertemu Seungri dengan yeojachingunya dan Kyuhyun yang membawanya mengubah penampilannya.

“Aahhhh..jadi begitu…sama-sama maniak game ya…Lagipula kenapa kau begitu bodoh? Bagaimana bisa kau menyukai namja seperti Seungri itu tanpa mengenalnya dengan baik terlebih dahulu? Lalu kenapa kau beraninya menyatakan perasaanmu padanya? Apa ini gara-gara pengalamanmu dengan Jongki hyung?” tanya Lee Joon beruntun.

“Aish oppa! Kenapa membahas hal itu lagi!” bentak Hyeon kesal.

“Salahmu sendiri bertindak bodoh. Kuberitahu ya. Aku ingat saat kau bilang kau menyukai Jongki hyung karena dia sangat baik dan menyenangkan dan kuakui dia memang namja yang baik. Aku juga tau kau sangat shock waktu dia memperkenalkan yeojachingunya pada kita padahal kau belum sempat mengatakan kalau kau menyukainya. Aku ingat kau benar-benar marah dan kecewa saat itu tapi bukan berarti kau bisa menyatakan perasaan sembarangan pada orang yang baru saja kau kenal kan!” omel Lee Joon panjang lebar membuat Hyeon teringat pada masa lalunya.

“Neee…oppa. Kau ini semakin lama semakin mirip eomma saja. Lagipula aku kan sudah bilang kalau aku langsung ilfeel dengan Seungri. Aku kan hanya ikut audisi SM untuk membuktikan bahwa ia salah meremehkanku,” Hyeon mengomel balik.

“Eh? Tunggu sebentar, SM Entertainment?” tanya Lee Joon lalu otomatis mengubah posisi tidur di sofa menjadi duduk. Sepertinya ia mengingat sesuatu.

“Eoh, waeyo oppa?” tanya Hyeon bingung.

“Bukankah itu adalah kantor management yang menaungi Super Junior juga?”

“EEEEHH? Jinjjayo? Pantas saja ia tau tentang audisi itu,” gumam Hyeon sambil mengangguk paham.

“Tapi dia baik sekali ya mau menjagamu saat kau sakit. Aku sudah cemas saat meninggalkanmu tinggal sendiri disini. Sekarang aku bisa sedikit lega. Aku akan bertanya pada Sungmin hyung tentang Kyuhun itu, kudengar mereka sangat dekat,” kata Lee Joon lalu merebahkan tubuhnya lagi di sofa.

Hyeon memilih mengabaikan ocehan oppanya. Seperti biasa, setiap kali ia mulai dekat dengan seorang namja, oppanya akan memeriksa namja itu sampai ia yakin kalau namja itu adalah namja yang baik. Pengecualian untuk Seungri karena oppanya sedang ada di Jerman saat ia bertemu dengan Seungri. Ia membuka lemari sebelahnya lalu menata snack lagi. Ya ampun, banyak sekali snack yang diberi Lee Joon, seperti mau camping satu tahun saja. *lebay*

“Ngomong-ngomong soal tinggal sendiri, kenapa oppa tiba-tiba pulang?” tanya Hyeon penasaran akan kepulangan tiba-tiba oppanya. Bukannya tidak berharap oppanya pulang, tapi ia memperkirakan oppanya akan ke Seoul kalau sudah sekitar setahun lebih bekerja.

“Eomma meneleponku dan mengatakan kalau tiba-tiba perasaannya tidak enak dan dia mencemaskanmu. Katanya kalau dia meneleponmu langsung pasti kau akan mengatakan kalau kau baik-baik saja apapun yang terjadi. Makanya ia memintaku untuk melihatmu. Untung saja atasanku tidak keberatan,” jelas Lee Joon yang bersantai di sofa sambil memejamkan matanya.

“Lalu oppa mendapat ijin untuk pulang ke Seoul?”

“Hmm..aku kan karyawan yang sangat berbakat, jadi aku memperoleh hak istimewa dari atasanku,” kata Lee Joon bangga,”lagipula itu juga gara-gara eomma khawatir kau sakit dan benar saja kan?” lanjutnya.

“Eomma hebat sekali bisa tau kalau aku sakit?hehehe…” kata Hyeon kagum.

“Feeling seorang ibu. Kau telepon lah eomma sesekali agar dia tidak khawatir. Tahu begitu aku tidak akan meningalkanmu jauh-jauh ke Jerman,”

“Oppa!” tegur Hyeon. Ia tidak mau oppanya menyesali keputusannya untuk menerima pekerjaan di Jerman hanya gara-gara dia,”Aku benar-benar baik-baik saja disini. Kau kan bisa lihat sendiri,” kata Hyeon galak. Ia menutup lemari dengan keras lalu berjalan ke sofa dan menduduki perut oppanya.

“Aish berat Hyeon-ah! Arraseo! Arraseo! Aku mau mandiiiii,” keluh Lee Joon sambil mendorong punggung Hyeon agar dia berdiri tapi gagal.

Hyeon mengangkat tubuhnya,“Sana mandi, aku mau ganti baju,” kata Hyeon lalu pergi ke kamarnya dengan tangan bersedekap karena kesal.

“Sekalian bongkar dan bereskan koperku Hyeon-ah!” teriak Lee Joon lalu langsung kabur ke kamar mandi sebelum Hyeon melemparnya dengan lampu meja.

***

Kyuhyun mengetikkan kode apartemennya lalu masuk dan langsung bergegas menuju kamarnya. Ia membuka pintu kamarnya dan melihat Sungmin yang sedang asik dengan gitarnya. Ia duduk di tepi tempat tidurnya berhadapan dengan Sungmin. Sepertinya ada yang berbeda dengan kamarnya.

“Hyung, apa kau baru saja beres-beres?” tanya Kyuhyun pada Sungmin. Sungmin menghentikan permainan gitarnya dan mengangkat kepalanya,”Eoh, tadi aku mengganti sprei, wae?”

“Aniyo, hyung,” sementara Kyuhyun lebih terfokus pada masalah yang ada di kepalanya. ”Ada yang ingin kutanyakan. Hari ini aku mengajak Kitana untuk pergi mengubah penampilannya. Kau harus lihat dia sekarang hyung. Dia tampak sangat cantik dan mengesankan kalau sedang diam, tapi kalau sedang bawel kecantikannya tidak bisa menutupi kesadisannya. Aish bicara apa aku ini? Kembali ke pokok permasalahan, sepulang dari salon kami kembali ke apartemennya dan memesan jajjangmyeon. Kami pun menunggu jajjangmyeon datang sambil main game. Lalu tadi saat kami selesai main game, aku tidak ingat persis bagaimana awalnya tapi….aku tiba-tiba menciumnya lagi,”

“Mwo?” tanya Sungmin terkejut. Baru dua hari yang lalu Kyuhyun mencium Kitana, sekarang sudah menciumnya lagi? Sungmin meledak tertawa. Ia tidak menyangka kalau dongsaengnya ini akan bertindak seimpulsif itu.

“Ya hyung!” rajuk Kyuhyun melihat reaksi hyungnya yang menertawainya.

“Hahaha mian…lalu apa yang terjadi selanjutnya?” tanya Sungmin sambil berusaha menahan tawanya.

“Lalu tidak sampai sedetik kurasa, bel berbunyi dan jajjangmyeon pesanan kami datang. Setelah kami makan tiba-tiba bel berbunyi lagi dan aku bergegas membukakan pintu. Aku melihat seorang namja lalu ia langsung memeluk dan mencium Hyeon di pipi kanan, kiri dan keningnya. Membuat jantungku tiba-tiba terasa seperti diremas saja. Tapi entah kenapa aku merasa lega saat tau kalau dia adalah oppa nya. Kenapa ya hyung?” tanya Kyuhyun polos.

Babi eh babo!

“Kau ini memang bodoh atau pura-pura tidak mengerti atau tidak mau mengakuinya? Kau menyukainya. Sesederhana itu,” kata Sungmin to the point.

Kyuhyun tertegun. Shock. “Tapi bagaimana mungkin hyung? Aku kan baru mengenalnya?” tanya Kyuhyun bandel.

“Apa kau merasa nyaman sekaligus berdebar-debar saat dengannya?”

Kyuhyun mengangguk.

“Apa kau merasa kalau kau ingin berlama-lama di dekatnya dan selalu merindukan melihatnya walaupun sekedar bertemu dan menyapa atau bertengkar sekalipun?”

Kyuhyun butuh waktu yang lebih lama untuk berpikir tapi akhirnya ia mengangguk juga.

“Apa kau merasa cemburu jika ada namja lain yang dekat dengannya?” tanya Sungmin untuk ketiga kalinya.

Bayangan Hyeon dekat dengan namja lain seperti saat ia melihat Hyeon dengan Lee Joon tadi menghantui pikiran Kyu. ‘Andwae! Aku tidak suka!’ batin Kyu yang akhirnya membuatnya mau tidak mau mengangguk juga.

“Lalu kenapa kau menciumnya menurutmu?”

Kyu diam kali ini. Enggan menjawab.

“Karena kau menyukainya Kyunnie,” kata Sungmin lebih lembut kali ini. Ia tahu Kyuhyun bukan namja yang mudah jatuh cinta. Ia memang dekat dengan banyak yeoja seperti Seohyun atau Vic tapi hanya menganggap mereka sebagai sahabat baik.

Kyuhyun merenungkan perkataan hyungnya itu. Mungkin ada benarnya juga. Tapi apa yang harus ia lakukan kalau begitu? Apa fakta yang baru disadarinya ini akan mengubah sesuatu? Apa Hyeon memiliki perasaan yang sama dengannya?

“Aarrrgghh!!” teriak Kyuhyun frustrasi sambil mengacak rambutnya. Bagaimana dia bisa jatuh cinta pada yeoja yang baru 2 minggu lebih dikenalnya? Yeoja yang tidak feminin sama sekali, maniak game dan super cuek. Yang benar saja? Sungmin hanya tersenyum geli melihat tingkah dongsaeng kesayangannya itu.

“Aku mau main game saja!” kata Kyuhyun lalu bangkit hendak memilih salah satu game dari koleksi kaset PS nya. Ia kaget setengah mati mendapati koleksi kasetnya telah menghilang dari rak nya. Pantas ia merasakan ada yang aneh dari kamarnya saat ia masuk ke kamar tadi tapi ia tidak begitu memperhatikan karena ingin segera bercerita dan bertanya pada Sungmin.

“Hyung?” panggil Kyuhyun tanpa mengalihkan pandangannya dari rak kaset game nya.

“Hmmm?” jawab Sungmin sambil kembali memainkan gitarnya.

“Kemana kaset-kasetku?”

“Molla. Saat aku pulang sudah tidak ada. Makanya tadi aku heran saat kau tidak mempermasalahkannya. Kupikir kau sudah melihatnya tadi,”

Kyuhyun berpikir keras. Siapa yang berani mengambil semua kaset PSnya? Sekelebat bayangan monyet yang memamerkan senyum bergusi di lift menghampiri otaknya.

“HYUKJAEEEE!!!” teriaknya. Ia segera keluar dari kamarnya dan menggedor kamar sebelahnya. “YA!! Kembalikan kaset PS ku!” teriaknya.

Eunhyuk membuka pintu lalu nyengir kuda melihat Kyuhyun berdiri di depan pintu dengan wajah super kesal.

“Wae?” tanyanya pura-pura polos.

“Jangan pura-pura tidak tau. Apa yang kau lakukan pada kaset PS ku monyet gunung!!” bentak Kyuhyun.

Pletak!

“Panggil aku hyungnim,” Eunhyuk menjitak kepala Kyuhyun dengan tenang.

“Shireo! Kembalikan kasetku Hyukie!”

Pletak! “Kau mau kaset PS mu kembali?” Eunhyuk tersenyum puas.

“Apa maumu HYUNG? Ppali, aku sedang tidak mood!” kata Kyuhyun malas.

“Pertama, kembalikan koleksi filmku yang berharga. Kedua bantu aku untuk mendekati kakakmu itu maka aku akan mengampuni kesalahanmu di Cyworld dan Twitter. Kalau tidak…”

“SHIREO!!” kata Kyuhyun. Masa ia harus membantu monyet ini mendapatkan noonanya tercinta? Andwae! Noonanya terlalu berharga untuk dipasangkan dengan monyet gunung macam Kunyuk ini.

“Kalau tidak…aku akan mengatakan dengan jelas pada Princess Kitana yang tinggal di lantai 17 itu kalau kau menyukainya dan menceritakan betapa salah tingkahnya kau setiap kali setelah bertemu dia!”

“YAK HYUNG!!!!” Kyuhyun melotot pada Hyukie yang hanya balas senyum-senyum sendiri dan tentu saja, memamerkan gusinya. Ia tau ia akan menang kali ini.

“Aish! Arraseo! Mana laptopmu?”

***

Setelah mandi Lee Joon masuk ke satu-satunya kamar di apartemen itu dimana dongsaengnya sedang duduk bersila di lantai dan melipat semua bajunya dengan rapi. Ia berjalan dan duduk di tepi tempat tidur sambil mengeringkan rambutnya yang basah. Hyeon melirik kearah oppanya yang hanya mengenakan celana panjang berbahan kaos yang santai digunakan untuk tidur dan handuk di bahunya.

“Aish oppa! Tidak usah pamer six pack!” kata Hyeon lalu kembali berkutat dengan koper Lee Joon yang berantakan.

Lee Joon hanya terkekeh geli,“Kau ini seperti baru tau saja kalau oppamu ini adalah oppa yang paling keren sedunia. Tidak heran kan banyak yeoja tergila-gila padaku,”

Hyeon memutar matanya. Oppa nya ini memang punya tingkat kenarsisan yang hampir setara dengan Cho Kyuhyun.

“Oppa, berapa lama kau akan ada disini?” tanya Hyeon sambil memasukkan sebagian baju oppanya ke lemarinya yang masih setengah kosong.

“Wae? Kau mau mengusirku pergi lagi?” tanya Joon.

Hyeon melemparkan salah satu kaus Lee Joon tepat ke wajahnya.

“Ya!” teriak Lee Joon sambil mengambil kausnya dan mengenakannya.

“Ne, aku ingin mengusirmu pergi! Serius oppa, kapan kau kembali ke Jerman?” Hyeon menoleh kearah oppanya yang kini bersandar di kepala tempat tidurnya.

“Dua minggu lagi. Sudah kubilang, atasanku baik sekali. Saat aku bilang kalau dongsaengku satu-satunya sakit di Korea dia bilang aku boleh tinggal sampai dua minggu di Seoul. Ngomong-ngomong soal mengunjungi, Kyuhyun itu baik sekali ya kepadamu? Memang kalian ada hubungan apa?” tanya Joon penasaran.

“Obseoyo oppa, kami hanya teman,” sanggah Hyeon. Ia memasukkan sisa baju oppanya ke lemari lalu mengambil tas kertas berisi baju-baju barunya yang ingin ia rapikan sekalian di lemari.

“Jinjja? Kurasa dia menyukaimu. Sepertinya dia peduli padamu,” kata Lee Joon membuat Hyeon teringat pada ciuman Kyu. Dua kali Kyuhyun menciumnya. Pipinya memanas. Untung ia duduk membelakangi oppanya. Kalau oppanya tau pipinya memerah, oppanya akan menggodanya habis-habisan.

“Dia hanya membantuku agar bisa memenangkan taruhan oppa,” kata Hyeon tapi tidak sepenuhnya yakin. Sebenarnya kenapa Kyuhyun membantu yeoja yang sebenarnya baru dikenalnya? dan kenapa namja itu menciumnya?

“Jinjja? Aku tidak yakin. Tapi ya sudahlah kita lihat saja nanti. Aaah, aku lelah sekali. Aku mau tidur ah,” Lee Joon merebahkan tubuhnya di tempat tidur.

“Oppa! Tidurlah di sofa!” teriak Hyeon.

“Aish! Tega sekali kau!” Lee Joon pun bangkit dan keluar dari kamar Hyeon.

***

Setelah membetulkan laptop Eunhyuk, Kyuhyun menelepon noonanya untuk mengajaknya makan siang bersama besok. Ia mengatakan kalau Sungmin dan Eunhyuk akan ikut makan siang bersama mereka. Hyukie pun mengembalikan kaset PS Kyuhyun dengan pesan peringatan

“Kalau kau macam-macam denganku lagi aku akan menggoda Princess Kitana,” ancamnya.

Kyuhyun memilih untuk tidak peduli dan mengembalikan kaset-kaset itu ke kamarnya. Saat meletakkan kasetnya ia tiba-tiba teringat sesuatu.

“Minnie hyung?”

“Hmm?”

“Oppanya Hyeon bernama Lee Joon. Katanya ia kenal denganmu,” kata Kyuhyun pada Sungmin yang sedang tiduran sambil membaca buku tentang Wine. Gitarnya tergeletak rapi di samping tempat tidurnya.

Sungmin menutup bukunya, tertarik dengan topik ini,“Lee Joon? Jinjja? Kebetulan sekali! Sudah lama aku tidak ketemu dia,” kata Sungmin antusias.

“Kau akrab dengan dia hyung?” tanya Kyuhyun melupakan kekesalannya gara-gara kaset PS nya diambil tadi.

“Ne, kami sama-sama kuliah di SNU dan satu klub taekwondo. Tapi beberapa bulan yang lalu, setelah lulus dia langsung mendapat pekerjaan di Jerman. Dia seumuran denganmu sepertinya,” jelas Sungmin.

Kyuhyun mengangguk paham. “Apakah dia baik hyung? Maksudku…” Kyu ragu.

“Apakah dia akan menerimamu?” sambar Sungmin geli. “Aku tidak tau. Mungkin saja jika dia merasa kau akan dapat menjaga dongsaengnya dengan baik dia akan menerimamu,” kata Sungmin menenangkan dongsaengnya.

***

Bluk! Hyeon merasakan perutnya menjadi berat. Ia membuka matanya dan mendapati Lee Joon tertidur dengan damai di sebelahnya. Jadi ternyata tadi setelah ia tidur oppanya diam-diam masuk ke kamarnya dan tidur di sebelahnya? ‘Dasar!’ batin Hyeon

“Oppa! Kenapa kau tidur disini?” tanya Hyeon sambil menepuk pipi Lee Joon agar bangun.

“Hmmm….?” Ia menjawab masih dengan mata terpejam.

“Kenapa kau tidur disini?”

“Ranjang ini kan double. Cukup untuk kita berdua. Kau kan tau aku baru saja mengarungi benua dan samudera dan aku lelah sekali. Tidur di sofa membuat badanku pegal dan leherku sakit,” rengeknya.

“Aish! Berlebihan!” rutuk Hyeon. Tapi Hyeon kasihan juga kalau oppanya harus tidur di sofa. ‘Bukankah selama ini pun kami selalu tidur bersama setiap kali bertemu. Jarang-jarang kami bertemu dan aku juga merindukannya.’ batin Hyeon. Hyeon pun membiarkan oppanya tidur bersamanya.

*****************

Welcome To SM Entertainment Absolute Model First Day Audition

Hyeon melangkah dengan gugup bersama dengan peserta lainnya. Lee Joon mengawasi dongsaengnya masuk ke dalam gedung audisi dari dalam mobil. Ia sengaja mengantar dan menunggu audisi Hyeon. Sekalian mengendarai mobil kesayangannya ini. Sejak ia tinggal di Jerman, mobil ini harus ia tinggalkan dan jarang dipakai karena Hyeon lebih memilih untuk naik bus.

Sementara itu Kyuhyun ada jadwal syuting di tempat lain dan mau tidak mau harus menunggu kabar dari Hyeon apakah ia lolos audisi tahap pertama atau tidak.

Selamat datang para peserta audisi SM Entertainment Absolute Model. Pada hari ini anda akan menjalani 2 seleksi. Pertama adalah seleksi tinggi badan dimana minimal batas tinggi badan adalah 155 cm dan yang kedua adalah seleksi foto dimana anda diminta menggunakan kostum pada setting outdoor yang telah disediakan untuk berpose dalam sebuah foto yang akan diseleksi oleh juri kami. Kami akan mengambil 50 orang yang akan maju ke babak selanjutnya. Pengumuman dari seleksi hari ini akan dilaksanakan pada jam 7 malam nanti.”

Silahkan berbaris dengan rapi dan lepas sepatu anda semua. Mulai dari ujung sebelah kanan, silahkan berjalan di samping palang 1.55 meter yang telah kami siapkan,”

Hyeon berbaris dan menunggu gilirannya untuk berjalan. Tinggi badannya memang hanya 162 cm tapi itu pun sudah cukup. Ada sebagian peserta yang berusaha meninggikan badannya karena kurang sedikit tapi pengawas sangat teliti sehingga walaupun sudah diumumkan dalam pendaftaran bahwa syarat minimal tinggi badan adalan 155 cm, masih banyak yang tidak mematuhi syarat itu. Mungkin mereka pikir mereka masih bisa lolos atau mungkin mereka tidak berpikir kalau akan ada sleksi simpel seperti pemeriksaan tinggi badan seperti ini.

Kemudian peserta yang tinggi badannya memenuhi syarat dibagi menjadi kelompok yang beranggotakan 10 orang. Ada 15 buah kostum yang disediakan jadi mereka harus bergantian per 10 orang dan memilih dari 15 kostum itu untuk berfoto. Hyeon mendapatkan kelompok K yaitu kelompok ke sebelas. Ada 15 kelompok disini yang berarti 150 orang yang akan dikerucutkan menjadi 50 orang.

Hyeon mengenali Hye Bin diantara peserta yang lain. Yeoja itu memang sangat menonjol diantara peserta yang lain. Sepertinya Hye Bin mendapat kelompok sembilan. Ia sempat melihat pemotretan Hye Bin. Hyeon harus mengakui, yeoja itu benar-benar di atas rata-rata. Hyeon berani bertaruh, peserta kelompok J sampai O yang tersisa tidak akan berani memilih gaun yang dipakai Hye Bin tadi karena minder.

Hyeon harus menunggu sampai sore untuk giliran fotonya. Saat akhirnya giliran kelompoknya tiba ia membiarkan peserta yang lain untuk memilih baju duluan sementara ia memilih baju-baju diantara yang belum diambil.

“Sepuluh menit lagi!” teriak salah satu coordinator audisi ini.

Hyeon jadi hanya punya waktu sedikit gara-gara memberi kesempatan pada peserta lain untuk memilih duluan. Akhirnya Hyeon mengambil salah satu baju secara acak lalu mengenakannya. Dia mengulaskan make up tipis lalu segera bergegas ke ruang outdoor yang telah disiapkan. Ia memperagakan berbagai pose sampai akhirnya fotografer puas dengan pose terakhirnya.

Setelah pemotretan ia pergi ke ruang ganti untuk menganti pakaian dengan pakaian miliknya sendiri. Setelah keluar dari ruang ganti tiba-tiba seseorang menepuk bahunya dari belakang.

“Annyeong,” sapa seseorang dari belakang sambil menepuk bahu Hyeon. Hyeon membalikkan badannya dan melihat Hye Bin.

“Oh Hye Bin-ssi,” sapanya sambil mengeluarkan senyum terbaiknya.

“Sudah kukira itu kau. Tadinya aku sempat ragu dengan penglihatanku karena penampilanmu sangat berubah, tapi aku yakin kalau mataku ini bagus. Penampilanmu lumayan juga Hyeon-ssi. Aku tidak menyangka kalau kau akan berubah sedrastis ini. Memiliki teman dekat seorang artis sangat membantu kurasa,” Hye Bin hanya tersenyum meremehkan, sama saja dengan kekasihnya. “Kau benar-benar ikut audisi ini ternyata,” tambahnya sambil melipat tangannya dengan angkuh dan mengangkat dagunya dengan sok.

Hyeon hanya mengangguk. Malas untuk meladeni keangkuhan Hye Bin. Kalau yeoja itu menghampirinya hanya untuk meremehkannya lebih baik dia diam saja atau pergi sebelum ia berubah pikiran dan menonjok wajah cantik itu menjadi babak belur, memperagakan salah satu trik smackdown yang sering ia peragakan di Playstation.

“See you at grand final…or not…” Hye Bin melambaikan tangannya angkuh lalu berbalik pergi. Hyeon harus menggigit lidahnya untuk menelan makian yang hampir ia lontarkan. Ia menarik napasnya lalu mengambil tasnya. Ia keluar dan menemui oppanya yang sedang menunggu di mobilnya sambil mendengarkan music.

“Oppa,” ia duduk dengan cemberut.

“Wae? Apakah kau tidak lolos?” tanya Lee Joon.

“Aniyo. Belum ada pengumuman. Satu jam lagi. Aku hanya ingin mendengarkan music sambil beristirahat. Aku sedang bad mood,” kata Hyeon.

Lee Joon mengernyitkan keningnya melihat sikap Hyeon yang tidak biasa. Hyeon memang mudah marah tapi dia lebih sering melampiaskan kemarahannya langsung dengan teriak-teriak dan marah-marah daripada duduk diam sambil menutup mata seperti ini.

“Waegurae? Ceritakan padaku,”

“Aku bertemu si sombong Hye Bin. Itu oppa yeoja yang bersama Seungri saat aku sedang bersama Kyu oppa,” tambahnya melihat bahwa Lee Joon tidak tau siapa yeoja yang ia bicarakan. Lee Joon mengangguk paham,”lalu?”

“Seperti biasa, dia meremehkanku. Kata-kata terakhirnya adalah see you at finals or not…sial! Aku tau dia sangat cantik dan menonjol tapi kan tidak perlu sesombong itu. Masih untung aku tidak menendangnya dengan tendangan Hwoarang atau menyabetnya dengan rambut Sindell!” omel Hyeon kesal mengeluarkan unek-uneknya. Dia memang tidak suka orang yang sok dan angkuh, karena itulah dia langsung ilfeel pada Seungri begitu melihat sikap aslinya.

Lee Joon hanya tersenyum. Sepertinya saat ini dongsaengnya sudah lebih bisa menjaga sikap dan menahan emosinya. Ia mengacak rambut Hyeon dengan gemas lalu mencubit pipi Hyeon yang chubby.

“Aish oppa!”

***

Baik, semua peserta silahkan membuka amplop kalian masing-masing,” perintah coordinator.

Semua peserta dengan tidak sabar membuka amplop bertuliskan nama mereka yang tadi diberikan saat mereka masuk ke dalam ruangan pengumuman. Ruangan mendadak dipenuhi dengan jeritan kegembiraan, desahan kecewa, tangisan, juga seruan ketidak percayaan dari peserta. Di dalam amplop itu terdapat hasil foto mereka yang dibaliknya terdapat tulisan lolos atau tidak. Hyeon terpaku pada posenya. Mulutnya menganga, keningnya berkerut, napasnya tertahan.

Selamat bagi kelima puluh peserta yang lolos ke babak selanjutnya. Audisi selanjutnya akan diadakan dua hari lagi ditempat ini. Kalian akan diberi kesempatan untuk bertemu langsung dengan artis binaan SM Entertainment yaitu Super Junior dan f(x). Sedangkan tantangan yang harus kalian hadapi adalah beradu acting dengan seorang actor muda yang saat ini sedang digemari, Song Joongki. Juri akan menilai kemampuan acting kalian dan mengerucutkan jumlah kalian menjadi 20 orang saja.”

Hyeon menatap fotonya dengan tidak percaya. Ia lolos! Ia harus cepat memberitahu Kyuhyun dan oppanya. Ruang audisi pun semakin ramai dengan teriakan terkejut dan bersemangat peserta audisi. Setelah coordinator pergi, Hyeon segera pergi menemui oppa nya yang menunggu di luar ruang audisi.

“Oppa!” panggilnya.

Lee Joon menoleh mendengar suara yeosaengnya. Ia menghampiri Hyeon sambil tersenyum,”Bagaimana?” tanyanya.

“Aku lolos! Babak berikutnya akan dilaksanakan dua hari lagi. Jadwalnya adalah…emm..latihan ‎‎dance kurasa dan acting atau semacamnya…errr aku lupa detailnya Aku tidak begitu mendengarkan tadi karena terkejut melihat hasil fotoku,” kata Hyeon.

“Jogiyo, apa kau model?” tanya seorang ahjussi menyela pembicaraan mereka. Lee Joon dan Hyeon menoleh serentak lalu bertatapan bingung. Lee Joon lalu menggeleng dan menjawab,”Aniyo ahjussi,”

“Apa kau mau jadi model? Wajahmu itu cocok sekali untuk jadi model atau actor,” kata ahjussi itu lagi.

Ya ampun, aku yang ikut audisi tapi oppa yang ditawari jadi model. Sementara aku harus audisi, ia langsung ditawari dengan mudahnya. Oppaku ini memang terlalu keren. =.=’ batin Hyeon

“Lain kali akan kucoba ahjussi, aku hanya mengantar dongsaengku yang ikut audisi ini,” jawab Lee Joon ramah pada ahjussi itu.

“Ah, jadi ini dongsaengmu? Tadinya kukira ini yeojachingumu. Semua peserta sangat bersemangat dalam audisi tahun ini, apalagi dua hari lagi mereka akan bertemu dengan Super Junior dan Song Jongki,” kata ahjussi itu.

“Ne? Super Junior?” tanya Hyeon kaget.

“Iye. Beruntung sekali kan? Berlatih dance dengan Super Junior dan f(x) lalu ditantang untuk beradu acting dengan Song Jongki, actor yang sedang naik daun saat ini,” kata ahjussi itu lalu tersenyum.

“Katakan padaku kalau kau berminat menjadi model  dan actor ya?” kata ahjussi itu lalu pergi.

“Berlatih dance dengan Super Junior?” ulang Hyeon. Kyuhyun tidak pernah memberitahunya kalau ia akan menjadi bagian dari audisi ini. “Dan lagi siapa Song Jongki? Sepertinya aku familier dengan nama itu?” gumam Hyeon.

“Babo! Kau pasti belum tau kan kalau Jongki hyung menjadi actor disini?” tanya Lee Joon.

Hyeon menggeleng. Ia sama sekali tidak tau tentang Jongki sama seperti ia tidak tau tentang Kyuhyun awalnya.

“Jongki oppa yang kukenal? Kenapa oppa baru bilang kalau Jongki oppa ada di Korea?!” tanya Hyeon tidak percaya.

Lee Joon mengangguk. “Song Jongki yang sama. Aku tidak merasa itu hal yang penting tadinya,”

Kebetulan macam apa ini? Bertemu dengan Kyuhyun di audisinya? Beradu acting dengan cinta pertamanya? Kenapa semua orang yang ia kenal mendadak adalah artis? Jangan-jangan oppanya sebenarnya selama ini adalah artis juga selama tinggal di Seoul? (pemikiran bodoh)

“Oppa tunggu di mobil, aku harus menelepon seseorang,” kata Hyeon. Lee Joon mengangguk, mengacak rambut dongsaengnya lalu berjalan ke mobil.

Ia meraih ponselnya lalu menelepon. Terdengar nada sambung satu dua tiga empat kali.

“Yoboseyo Princess Kitana?”

“Oi Liu Kang,”

“Bagaimana? apa kau lolos?” tanya Kyu dari ujung telepon.

“Eoh, aku lolos. Ada yang ingin kutanyakan padamu, apa kau sedang sibuk?” kata Hyeon pelan.

“Chukae!!! Wae? Tanyakan saja,” kata Kyu yang kebetulan sedang break syuting.

Hyeon menarik napasnya,”KENAPA KAU TIDAK BILANG KALAU KAU AKAN ADA DALAM AUDISI INI???” teriak Hyeon sekluat tenaga membuat semua orang yang masih ada di sekitar gedung menoleh padanya dan menatapnya seakan dia ini yeoja gila. Hyeon tidak peduli, toh ia sudah sering mendapat tatapan seperti itu setiap kali ia bermain sambil teriak-teriak di game center.

“YA! KAU INGIN MEMBUAT TELINGAKU TULI HAH!” balas Kyu dengan berteriak di studio membuat semua member, kru dan elf menoleh dengan penasaran padanya.

“Lagipula salahmu sendiri, kenapa tidak bilang kalau Super Junior akan datang untuk jadwal latihan dance?” tanya Hyeon judes.

“Aku ini kan orang sibuk. Mana mungkin aku mengingat jadwalku satu per satu. Lagipula, kenapa juga aku harus bilang. Kau kan bukan fans Super Junior,” jawab Kyuhyun enteng. Kali ini suaranya lebih pelan

Hyeon menghela napasnya,”Aish! Terserah kau saja lah!” klik. Hyeon menutup teleponnya dengan geram.

Hyeon berjalan dengan lemas ke mobil. Bagaimana ia harus menghadapi lusa? Ia sendiri masih bingung akan perasaan anehnya terhadap Kyuhyun yang masih baru. Ia mengingat setiap ciuman mereka dan itu membuatnya pusing. Di sisi lain, Jongki adalah cinta pertamanya yang belum ia lupakan sepenuhnya bahkan saat ia mulai melihat Seungri. Bagaimana ia bisa bertemu dengan Joongki tanpa harus merasa gugup lusa?

Di tempat lain Kyuhyun mengumpat. Ia bingung menatap ponselnya. Yeoja itu bukannya senang akan bertemu dengannya tapi malah meneriakinya. Benar-benar yeoja yang aneh. Baru kali ini ada yeoja yang menutup teleponnya secara sepihak, apalagi tadi yeoja itu yang menelepon duluan juga. Ia kembali ke tempat duduknya dan menggerutu kesal. Ia menoleh melihat hyung-hyungnya. Leeteuk sedang menonton film Sora (lagi) di ipadnya. Shindong sedang menelepon Nari. Ia menoleh ke sisi satunya. Eunhyuk juga sedang menelepon seseorang. Kyuhyun cemberut. Semua orang sedang sibuk dengan yeoja idaman mereka sementara ia dibentak dan diabaikan oleh yeoja yang disukainya.

“Ne…Aku tau…benarkah? Kau serius? Baiklah aku akan menjemputmu besok. Sampai jumpa Ahra-ya,” kata Eunhyuk dengan wajah bahagia. Kyuhyun melengos sebal. Sejak makan siang kali itu noona nya benar-benar menjadi dekat dengan monyet gunung sialan itu. Ia harus mencari akal lain untuk mengerjainya lain kali.

*****

Bluk! Lee Joon menimpa Hyeon yang masih terlelap dengan tidak berdosa di pagi hari yang cerah ini.

“Oppa! Beraatt…” kata Hyeon masih dengan mata tertutup.

“Bangun pemalas! Ini sudah jam delapan pagi dan hari ini adalah audisi tahap dua,” kata Lee Joon mengingatkan dongsaengnya.

Hyeon memaksa dirinya untuk duduk. Masih dengan mata tertutup, ia berdoa agar hari ini dapat berjalan dengan baik. Ia mengucek matanya dan menepuk kedua pipinya. Lee Joon yang melihat kelakuan dongsaeng kesayangannya itu hanya tersenyum gemas lalu mencium pipi Hyeon dan bangun dari tempat tidur.

“Mandi sana! Akan kubuatkan chococheese banana dan risole egg,” kata Lee Joon sebelum keluar dari kamar.

Hyeon menyingkirkan selimutnya lalu berjalan menuju kamar mandi. Sementara itu Lee Joon menyiapkan sarapan untuk dongsaengnya. Ia mengambil empat buah pisang lalu memipihkan pisang-pisang itu. Setelah itu ia mengolesi teflon dengan mentega dan menggoreng pisangnya. Ia meletakkan pisang masing-masing dua di piring. Ia melumuri pisang dengan susu kental manis cokelat, menaburkan cokelat bubuk lalu menaburkan keju parut di atas pisang itu. Sederhana memang, tapi cukup enak dimakan di pagi hari.

Ia lalu mengocok telur dan sedikit garam. Lalu ia memasukkan telur itu ke dalam teflon. Ia memasukkan irisan sosis, wortel, dan kentang ke dalam telur yang belum matang itu. Perlahan, ia menggulung telur itu sehingga sosis, wortel dan kentang tadi terkumpul di tengah. Ia membolak-balik telur sampai telur itu matang. Setelah matang, ia memindahkan telur ke atas telenan dan mengiris telur menjadi berbentuk seperti sushi. Bulat dengan isian warna-warni yang lezat di dalamnya.

Sementara itu Hyeon keluar dari kamar mandi dengan berbalut handuk. Ia mencium bau makanan lezat lalu cepat-cepat mengenakan pakaiannya. Ia berjalan ke dapur dan duduk tepat di depan piring yang sudah disediakan oleh oppanya.

“Oppa sudah mandi?” tanyanya sambil mencomot sepotong risole egg.

“Ya! Cuci tanganmu! Tentu saja aku sudah mandi, aku kan bukan pemalas sepertimu,” kata Lee Joon membuat Hyeon cemberut. Ia mengambil satu risole lalu memasukkannya ke dalam saus sambal dan memakannya.

“Oppa..bagaimana aku harus bersikap saat bertemu Jongki oppa nanti?” tanya Hyeon serius. Ia meminum jus jeruk yang disediakan oleh oppanya.

“Memangnya kau masih menyukainya?” Lee Joon menusuk pisang cokelat kejunya lalu melahapnya dan menatap Hyeon menunggu jawaban.

“Molla. Aku benar-benar tidak tau. Rasanya gugup akan bertemu dengannya lagi. Aku tidak pernah bertemu dengannya sejak dua tahun yang lalu,” jawab Hyeon jujur. Ia memang gugup memikirkan pertemuannya dengan Jongki setelah sekian lama mereka tidak bertemu.

“Mungkin akan lebih baik kalau kau menyapanya dan bersikap seperti biasanya. Dia tidak tau tentang perasaanmu dulu kan?”

Hyeon menggeleng. Sebenarnya ia juga gugup memikirkan hadirnya Kyuhyun di audisi hari ini tapi ia tidak akan mengatakannya. Bisa-bisa Lee Joon menggodanya habis-habisan. Mereka menghabiskan sarapan lalu bergegas berangkat ke ruang audisi.

***

Selamat datang para peserta, kami mengucapkan selamat kepada peserta yang lolos sampai ke babak ini. Kami dari SM Entertainment mengucapkan welcome to Our Second Day SM Entertainment Absolute Model Audition!

Semua peserta bertepuk dengan riuh dan bersemangat.

Hari ini kita kedatangan tamu-tamu spesial. Sebagai penghargaan atas lolosnya kelima puluh peserta audisi ini, kami telah mendatangkan artis binaan SM Entertainment untuk berbagi pengalaman bersama kalian juga memberikan pelajaran dance eksklusif dari masing-masing hits mereka,”

Tepuk tangan diselingi jeritan kecil menggema dimana-mana.

Baiklah, mari kita sambut dengan applause, f(x) dan Super Juniooor!!!”

Suara tepuk tangan menggema di aula saat Sulli, Luna, Amber, Victoria dan Krystal muncul.

Tepuk tangan diselingi teriakan heboh semakin bergemuruh saat Leeteuk, Yesung, Shindong, Ryeowook, Donghae, Eunhyuk, Kyuhyun dan sungmin muncul di panggung sambil tersenyum dan melambaikan tangan mereka.

Kyuhyun mencari-cari wajah Hyeon diantara seluruh yeoja yang ada di aula. Ia mengenali yeoja, entah siapa namanya, yang tempo hari bersama Seungri saat ia dan Hyeon pergi ke optic. Yeoja itu tersenyum bersemangat kepada Kyuhyun. ‘Huff, sok kenal!’ batin Kyuhyun. Ia terus mengedarkan pandangannya sampai menemukan sosok Hyeon yang tidak sedikit pun melihat ke arahnya. Kyuhyun menatap kesal ke arah Hyeon yang bertepuk tangan dengan ala kadarnya.

“Aish! Memangnya dia tidak senang bertemu artis tampan dan multitalenta sepertiku?” gumamnya.

Eunhyuk tersenyum mendengar keluhan Kyuhyun,”Mungkin sekarang dia terpesona padaku jadi dia sebal bertemu denganmu,” bisik Eunhyuk di tengah riuhan applause untuk mereka.

Kyuhyun menahan dirinya untuk tidak menjitak kepala hyungnya maka ia berbisik,”Dia mungkin babo tapi dia tidak buta. Tentu saja ketampananku jauh diatas monyet gunung bergusi sepertimu,”

Eunhyuk tidak sempat membalas ejekan Kyuhyun karena ruangan telah menjadi sepi.

Kalian diperbolehkan mengajukan pertanyaan kepada setiap member dari f(x) dan Super Junior dalam waktu satu jam lalu mereka akan mengajarkan gerakan dance dari salah satu hits mereka,”

Silahkan dimulai,”

Pertanyaan-pertanyaan mulai mengalir. Mulai dari bagaimana rasanya menjadi superstar sampai bagaimana cara menghadapi skandal. Hyeon mendengarkan tanpa minat sedikitpun. Tapi mau tidak mau ia menegang saat salah satu peserta menanyakan mengenai kedekatan Kyuhyun dengan Victoria. Hyeon melihat salah satu yeoja berambut panjang berombak dan berponi tersenyum lalu menjawab dengan malu-malu,”Kami hanya bersahabat,”

Begitu pula Kyuhyun,”Kami sering menghabiskan waktu bersama juga dengan Changmin. Mungkin berada dalam satu manajemen membuat member Super Junior dengan f(x) maupun dengan DBSK atau SNSD dekat,”

Hyeon menyipitkan matanya melihat yeoja yang dimaksud. Cantik sekali. Kyuhyun terlihat sangat serasi dengannya, tidak seperti dengan Hyeon yang sama sekali tidak feminin. Sisa dari sesi pertanyaan itu sama sekali tidak menarik untuk Hyeon dan dia juga tidak berminat untuk menanyakan apapun. Lalu bergantilah menjadi sesi dance.

Giliran pertama adalah dance lagu Hot Summer oleh f(x). Hyeon mengikutinya dengan setengah hati. Dia berharap sesi ini bisa cepat berakhir. Lalu saat Super Junior memperagakan dance nya, Hyeon menganga. Ternyata seperti itulah Super Junior yang Kyuhyun banggakan. Mereka begitu keren. Pantas saja namja itu begitu narsis. Mereka memperagakan Mr. Simple dan mengajari step step dance mereka. Hyeon melihat bahwa Kyuhyun termasuk salah satu lead dancer Super Junior. Hyeon gemas melihat wajah Yesung dan Sungmin. Ia juga mengenali Eunhyuk yang tempo hari bertemu di lift apartemen mereka.

Sesi dance ditutup dengan acara makan siang bersama Super Junior dan f(x). Mereka duduk bersila di aula sehingga membuat suasana lebih akrab. Kyuhyun segera mencari Hyeon dan menemukannya saat sedang mencari spot untuk duduk. Kyuhyun beruntung, hyung-hyungnya memberi kesempatan padanya untuk mendekati Hyeon dengan cara mengalihkan perhatian peserta lain.

“Bagaimana? Aku keren kan?” tanya Kyuhyun mengagetkan Hyeon yang sedang membuka kotak makannya.

“Biasa saja. Aku justru lebih gemas melihat Yesung oppa dan Sungmin oppa. Tampangmu itu tampang tua, tidak imut seperti mereka,” kata Hyeon enteng. Ia tidak mau menunjukkan kalau ia tadi sempat kagum setengah mati melihat Kyuhyun. Kagum? Ani, terpesona lebih tepatnya.

“Aish! Seharusnya kau kagum melihat penyanyi bersuara emas yang tampan, cerdas dan pintar dance sepertiku,” jawab Kyuhyun lalu mengikuti Hyeon duduk di lantai.

“Kalau kau sekeren itu kenapa kau hanya duduk denganku sementara hyungmu dikelilingi para yeoja?” tantang Hyeon.

“Itu bukan karena aku tidak keren. Justru karena aku sangat keren maka hyung-hyungku takut kalau yeoja-yeoja itu tidak akan mau melepasku pergi,” kata Kyuhyun dengan wajah bersungguh-sungguh.

Hyeon memperagakan pose muntah yang paling hebat.

“Tapi kuperhatikan tadi dance mu lumayan juga. Apa kau pernah belajar dance dulu?” tanya Kyuhyun sebelum menyuapkan makanannya.

“Tidak pernah,” jawab Hyeon pendek.

“Kau lihat kan tadi, aku adalah salah satu dari lead dancer di Super Junior. Aku juga salah satu lead vocal disini. Aku sangat keren,” kata Kyuhyun percaya diri dengan pernyataan terakhirnya.

Hyeon memutar matanya bosan mendengar kenarsisan Kyuhyun. “Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau adalah bintang tamu di acara ini?” tanya Hyeon lalu menyuapkan kimchi.

“Kau sendiri tidak percaya kalau aku adalah artis pada awalnya. Mana mungkin kau percaya kalau aku adalah salah satu artis yang terlibat di kompetisi ini?” jelas Kyuhyun masuk akal. “Ya sudah sekarang kuberitahu, aku akan menjadi pengisi acara dalam final kompetisi ini menyanyi di Super Junior dan Super Junior KRY,” kata Kyuhyun memberitahu.

“Super Junior KRY? Apa itu?”

Kyuhyun mengacak rambutnya frustrasi. Lupa kalau yeoja kuper ini tidak mengenali artis Korea, bahkan yang super keren dan sangat berkharisma sepertinya.

“Super Junior KRY adalah subgroup dari Super Junior yang beranggotakan Ryeowook hyung, Yesung hyung dan aku yang merupakan penyanyi utama yang sering menyanyikan lagu ballad. Tapi nantinya kami akan tampil bersama Sungmin hyung di final,” jelas Kyuhyun sabar.

Hyeon mengangguk-ngangguk paham. “Lalu hari ini sampai kapan kau akan disini?” tanya Hyeon.

“Hari ini jadwal kami hanya disini. Aku akan menonton audisi sampai selesai. Memantau perkembanganmu. Siapa tau kau kalah di babak ini yang mengharuskan aku mengabulkan permintaanmu,” kata Kyuhyun mengungkit perjanjian mereka. Kyuhyun akan mengabulkan permintaan Hyeon kalau Hyeon kalah sedangkan Hyeon akan mengabulkan permintaan Kyuhyun jika ia berhasil memenangkan kontes itu dan membuktikan pada Seungri kalau ia bukan yeoja yang bisa diremehkan.

Entah bagaimana tiba-tiba mereka berpandangan lalu suasana menjadi canggung. Mereka berdua teringat ciuman dua detik sebelum kedatangan Lee Joon ke apartemen Hyeon.

“Sepertinya kalian sangat dekat,” suara Hye Bin membuyarkan suasana.

Hyeon menoleh dengan malas. Hye Bin mendatangi mereka berdua dengan percaya diri.

“Kau mengingatku? Namaku Jun Hye Bin,” kata Hye Bin pada Kyuhyun sambil memamerkan senyum terbaiknya.

“Oh, yeojachingu Seungri itu?” tanya Kyuhyun sekadarnya.

“Kau mengingatku! Senang sekali,” kata Hye Bin. 100% mengabaikan keberadaan Hyeon diantara mereka.

Kesal, Hyeon berdiri lalu membuang kotak makanannya dan berjalan pergi. Kyuhyun cepat-cepat mengikutinya.

“Kyuhyun-ssi! Khyuhyun-ssi!” panggil Hye Bin yang diabaikan oleh Kyuhyun.

Baiklah, bagi peserta yang sudah selesai silahkan mengambil nomor undian di dekat panggung. Nomor itu akan menentukan giliran untuk melakukan tantangan hari ini yaitu beradu acting dengan Song Jongki!!”

Hyeon terus berjalan ke dekat panggung lalu mengambil nomor urut. Ia mendapat nomor 48, hampir terakhir. Sepertinya ia harus menunggu lama lagi hari ini. =.=

Dari kelima puluh peserta, kami akan mengambil 20 orang terbaik yang akan mengikuti acara final yang akan ditayangkan di KBS,”

“Kyu!” panggil Eunhyuk. Kyuhyun yang sedang mengikuti Hyeon menoleh pada Eunhyuk yang melambaikan tangannya dengan semangat yang kelewat mencurigakan.

Kyuhyun mengubah arah jalannya dan berjalan kearah Eunhyuk.

“Wae?” tanya Kyuhyun, setengah kesal karena panggilan monyet bergusi itu, setengahnya lagi sebal karena interupsi Hye Bin tadi.

“Ada telepon dari noonamu,” kata Eunhyuk nyengir bahagia.

***

Sungmin sedang berjalan-jalan mengisi waktu luangnya. Audisi acting belum dimulai dan dia sedikit bosan di dalam. Akhirnya dia melihat yeoja yang selama ini diceritakan oleh Kyuhyun. Yeoja itu menarik. Pantas saja Kyuhyun menyukainya.

“Sungmin hyung!” panggil seseorang.

Sungmin menoleh mencari sumber suara. Ia tersenyum menemukan asal suara dan balas melambai.

“Lee Joon-ah!”

***

Mari kita sambut bintang tamu yang akan membantu audisi kita. Song Jongki!

Untuk sepersekian detik, Hyeon melupakan kehadiran Kyuhyun di ruangan itu. Tadi saat ia berbalik ia sempat melihat Kyuhyun sedang menerima telepon entah dari siapa. Tapi kini, matanya focus pada sosok yang pernah mengisi masa lalunya. Sosok yang pernah begitu ia kagumi. Ia tampak begitu tampan dalam balutan jeans dan kemeja serta jas semi formalnya. Dengan wajah yang masih sama persis dengan yang pernah ia ingat dulu. Dengan senyum yang masih memberikan efek yang sama melelehkannya. Dengan mata yang masih sama jenakanya. Keseluruhannya masih sama. Song Jongki yang ia kenal.

tbc.

Gaje yah? Hahaha maaph mengecewakan. Tadinya mau bikin lebih panjang lagi dari ini tapi takut makin lama post nya.

Mian semakin abal saja ff saya ini…hahaha

Thanks buat reader yang masih setia dengan pasangan abnormal ini…Semoga sabar juga nunggu next part.

Aku usahain next part nya mpe Final Audition yaah…biar seru…

Dada,…….(melambai di pantai)

77 thoughts on “It Started By A Game [Part 3]”

  1. waaaa, jong oppa tr suka m hyeon ych! triangle love nch. tp aku pgn hyeon m kyuppa aj y chingu, hehee…
    next partnya d tunggu y. gomawo…

  2. ijun oppaaaaaaaa~ *yeye ngambek*
    kekeke~ trnyata hyeon nyadar juga kalo yesung itu lbh imut dr kyu.😛
    uwoowwwww kyu udh nyadar dy suka sm hyeon! kyu emg babi y, eh babo mksdnya. masa’ kyk gtu aja hrus nanya sm sungmin dulu. tp untgnya kebaboannya gk brlgsg lama. hehe~
    rachel, ntar klo aku muncul di part brktnya kasih aku ksmptn bwd ngejambak rambut hye bin y? gemeeeessss pengen ngebotakin tuh org! *siap2 bw gunting* tapi jgn bikin aku keeliminasi gra2 bikin keributan y *request yg aneh* ==”

    1. Oke aku sampein salam buat Joongki oppa
      ‎​♧=DH̲̣̣̣̥ɑ̤̈H̲̣̣̣̥ɑ̤̈=D♧
      Emang tuh si Kyu babo nya ga ketulungan
      ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
      Apa?
      Mo ngejambak Hye Bin?
      Aku juga pengen
      ‎​​​​​​Њαњααњαњααњαњαα.. =))
      Tenang aja
      Bsk ∂ķΰ bikinin spesial request nya
      Hahaha
      #ketawa evil bareng Fina#

  3. Hwaaa,, kintana sedang galauuu…

    Akhirnya muncul juga part ini setelah menunggu sekian lama…

    Lanjut ya min,,, makin penasaran nih,,, apalagi hadir cinta pertamanya

    1. Bener bangeeet
      Lagi galau
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Ditunggu yah
      ╔═ ♥ ══════════╗
      T h a n k Y o u
      ╚═════════════ ♥ uda komen

  4. huaaa . suka bgt ma part ini !
    gemees liat ke-babo-annya kyuhyun . haha . masa’ gt aja pke nanya sungmin .
    tp gpp . justru kyuhyun yg ky gt bkin gemes :p

    hyeon dsni apa adanya bgt ya . gk keGRan , ceplas ceplos , polos jg .
    aku pling suka klo hyeon aksi” pgn muntah saat dgr kenarsisannya kyu . hahaha
    ditunggu part yg nampilin kcmburuan kyuhyun dan prhatiaanny kyu ke hyeon , mskipun hyeon gk nyadar yaa😀
    hwaiting .

    1. ‎​♧=DH̲̣̣̣̥ɑ̤̈H̲̣̣̣̥ɑ̤̈=D♧ emang tuh
      BaboKyu! Masa mesti konsultasi ama Umin oppa
      (⌣́_⌣̀)
      ‎​.-̶̶•̸Ϟ•̸ tнǻnx чơu •̸Ϟ•̸-̶•. Uda komen yaaa
      ^^
      Ditunggu ya..
      Jealous2an ada di next part

  5. yey! Part 3 keluar xD
    puwas thor!, lumyan panjang critanya
    kyu, knapa dia mecahin msalah perasaa.n pke rumus mtematika, ckckck ngaka dhe bca.ny n kyu itu polos ato dodol yah
    jelas2 perasa.anny it perasa.an suka, mash tnya2 g yakin gt ke umin
    mwahaha!
    mwahaha!
    Next cpt publish thor, oteh
    kelhatnny bkal ada cinta segi 3 ini
    oh ya, hyuk ama ahra?? G bsa ngbygin gmana kalo 2 orang it jadian
    gyahahaha
    keren thor!😄

    1. Emang dodol abis tuh si Kyu
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Padahal pinter
      Mgkn gr2 trll pinter makanya jd odong gt
      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• yaa komennya
      Hyuk ama Ahra?
      ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
      Ga kebayang jg sih sbnrnya
      Haha

  6. yey! Part 3 keluar xD
    puwas thor!, lumyan panjang critanya
    kyu, knapa dia mecahin msalah perasaa.n pke rumus mtematika, ckckck ngaka dhe bca.ny n kyu itu polos ato dodol yah
    jelas2 perasa.anny it perasa.an suka, mash tnya2 g yakin gt ke umin
    mwahaha!
    mwahaha!
    Next cpt publish thor, oteh
    kelhatnny bkal ada cinta segi 3 ini
    oh ya, hyuk ama ahra?? G bsa ngbygin gmana kalo 2 orang it jadian
    gyahahaha!
    keren thor!😄

  7. Hwaaaaaa,
    akhir’x d publish juga,.
    Seneng banget deh..
    *nari2 pake tamborin*

    bener kan Lee Joon kkak’x,
    eh, ada yeoja’x nggak?

    Waahhh
    aq makin penasaran ama hasil akhir dri kompetisi tsb..
    Ayo Kitanaaa, kamu bisa!!!

    Hmmm
    ada typo tuh author..
    Hehehe

    1. *ikutan nari pake tamborin*
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Yeoja nya siapa?
      Maaph yah msih ada typo
      Uda males baca lagi
      •”̮•Нϱнϱhϱ •”̮•
      Thank you komennya
      Ditunggu yah

      1. Hihihi…

        Ne, mksd’Q pacar’x Lee Joon oppa,

        part brikut’x di kurangin tuh typo’x chingu..
        Hehe
        tapi nggak ngeganggu konsentrasi’Q saat baca,

        part 4’x kapan?

  8. hwuuuuaaaa,,, akhirnya ff ini muncul juga,,,,,,,,
    ceritanya makin seru,,, saingan kyu,, jongki,,
    penasaran berat sama lanjutannya,,,,,,
    postingnya dipercepat ya author,,,,,

    1. Yak anda benar!
      Kyu kedatangan saingan berat!
      Hahaha Hahaahaa (`▽´)-σ (evil.laugh)
      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• yaa komennya

  9. Duh author aku nunggu lama aja, tapi akhirnya publish juga, panjang lagi, senangnya😀, semangat buat author yg lagi super duper sibuk yah

  10. jiaaaahhhh….. aquwh rasa kau akan punya saingan kyuppa..!!!
    seruuuu eonn…. palagi hadirnya Song Jongki yang notabene First Love-nyaa Hyeon . . . wah.wahh..wahh… apakah akan ada cinta segitiga?????
    menarikk sekalii….🙂 plus tambah penasaaraaannn….
    di tunggu eonn part selanjudnya….. fighting yya… ^_^

    1. ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      ╔═ ♥ ══════════╗
      T h a n k Y o u
      ╚═════════════ ♥ komennya
      Cinta segitiga? Segi empat? Segi lima?
      Masih lom tau
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

  11. kyaaaaaa~~ authooooorrr~~!! >.<
    cepetan lagi part 4 nyaaaa *maksa
    aku ga sabar nih, penasaraaaaan~~
    kyk mna itu si hyeon ketemu ama jongkiiiiii
    aku pengen liat si hyebin kalaaaaah~~~

    authot jjang! ditunggu next partnya😉

    1. ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Aku usahain yah
      Tpi ga janji
      Minggu ini aja ada dua ujian
      Minggu depan jg
      Hiks tunggu yah
      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• komennya

  12. HUUUAAAAA bagus eonnie!!! Aku enjoy bgt bacanya ~(˚☐˚!!!~) \(˚☐˚!!!)/ (~!!!˚☐˚)~

    Yah, di bagian bawah kurang seru *kurang panjang maksudnya* *kena injek rachel eonnie*

    Akhirnya si makhluk narsong *bca: kyu* sadar juga kalo dia suka ama hyeon, huahahhaha kisseu mulu sih😀

    Oke eon, i’m waiting for next part (งˆ▽ˆ)ง

  13. Eonni, itu hye bin nya minta digetok! @.@ ksel banget sama hye bin ..

    Huft~
    Joon oppa, oppa yg baiiiiikkkkk~~ kkkkk~

    Eonni, itu kyu jealous yaaa? Mwahhahahaha, hyeon juga jealous ..

    Daebak, ditunggu next part nyaaa =)))

  14. Uwoow, org” ckep ada dsni smua ^^. Ada joongki oppa dan kyuhyun oppa, klo ak jdi hyeon ak bkal mlih eunhyuk oppa aj c.monyet gunungku*ngekk, mlh yg gda dplhan.hh
    tpi akhr.a hyeon sma kyu kan? Iya kn author?
    ak tnggu part slanjut.a ^^

    1. ╔═ ♥ ══════════╗
      T h a n k Y o u
      ╚═════════════ ♥ komennya yaah
      ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
      Hiaaa
      Km suka monyet gunung yah
      ‎​Hέ:)hέ:)hέ:)Hέ:)hέ:)hέ

  15. hyaa ada joongki-oppa!😀
    aktor korea favoritku~
    oh ya, tulisan namanya yg bner huruf ‘o’-nya double lho😉

    hyeon, kau benar. Yesung-oppaku *buagh* lebih imut dari kyu😄
    awal aku liat dia aku ngira dia seumuran wookie lho. Ga nyangka ia trmasuk yg tertua di Suju.

    lanjut yaa~
    smangat!😀

    .Michi.

    p.s: slm knal🙂

    1. Emang yeye itu imut banget
      *saingan ama Fina ntar*
      ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• yaa komennya
      Makasih jg koreksinya
      ‎​​​​​​Њαњααњαњααњαњαα.. =))
      Mian salah2 yah

  16. omo…
    kyu udah tau perasaannya ke hyeon tuh😀 wkwk sayangnya kekocakan member suju yg lain gk ada d part ini thor…
    hye bin tambah nyebelin aja. . ~.~
    dan wooow… foto audisi pertama hyeon cantik bgt ^^

    1. Iya tadinya mau aku masukin tapi takut kepanjangan
      ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
      Sekali2 bikin mereka keren lah
      ‎​​°•ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ‎​• ya komennya
      Ditunggu next part nya

  17. wah majin seru…..
    saingan yg buat kyuhyun cemburu setengah mati bakal nongol nih kyk y song joongki daebak…….
    enak bgt hyeon punya oppa kyk joon n mereka deket gt akrab bgt……
    Lanjut………

    1. ‎​•*˚*•(*) Îγα™ (*)•*˚*•‎​​​​​​‎​
      Thank you yah komennya
      ^^
      Emang tuh si Kyu bakal cemburu kayanya
      Hahaahaa (`▽´)-σ (evil.laugh)

  18. Kyaaa mkin seru aj..hye bin pengganggu nih.. Cihhh sebel. Pgn tw gmn si princess kitana in ktmu sm first love nya… Dtunggu next partny aah ga sabar –_____–

  19. seruuuu apalagi bagian si unyuk ribut mlulu sama kyu😀 benar2 keras kepala dua2nya..
    Well, sarapannya kitana sama oppanya bikin ngiler assliiiiiiiii, kekna author jago masak niy, kekeke….
    Next chapter jgn lama2 ya saennngggg😉

  20. hwahahahahahaha,,,,,,
    kereeennnn…makinn pnasaraann iniii….
    waduuhhh bkalan ktemuu ama cnta prtamaaa…. gmana ia reaksinya kyu klo tau joongki tu cnta prtamanya hyeon,,,,
    trusss jongki nya bkalan suka’ gak ia ama pnampilan bru si hyeon??wahhh kaya’nya si hyeon bkalann galauu inii hehehehhee…
    ayoo onniee ditunggu ia part lanjutnyaa moga’ cepet n panjanggg…..
    gak sbar nunggu lnjutannya,,,😀

    1. Gomawo komennya
      ‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
      Iya aku juga galau ga tau kapan nerusinnya
      Banyak ujian
      ‎​​(-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡ )

  21. Asikk panjang🙂
    Weiss kyu da mlai cmburu2an hhah
    Kitana udik jga trnyta haha #plakk

    Hye bin nyeblin bgt ==”
    Sok cntik bgt *mang cntik*

    Huaaa da jongki🙂
    Kitana enak d klilingi para artis huahuah

    Mau ngsh sran, tbc’na krang pas, jd krang bkin pnsran…

    lnjut, gomawo😉

    1. Sama
      Aku juga ngerasa ngga pas waktu tulis tbc disitu
      Ga kaya part2 selanjutnya
      Tapi apa daya
      Uda males mikir
      *plak* author macam apa itu
      Hehe

  22. akhirnya nongol juga ni lanjutannya..
    wah makin penasaran dengan apa ug bakal terjadi??
    adu akting bareng jongki oppa?? cinta pertama?? omg..

  23. 155?? Enak bgt -____-
    Coba kalo persyaratan jjd model di Korea di terapkan di Indonesia jg, pasti banyak cw2 sini yg jd model.. Di sini minim bgt 165.. Yampuunn *derita org semampai (semeter tak sampai) *abaikan!
    Hehehe.. Siwon qo gak ada nih?? Kemana?? Lagi ngabur yah hehehe
    Ahhh joon oppa, terlalu keren yah, sampe ditawarin jadi model wkwkwkwk
    Joongkii!!! Tdnya bingung knp ada muka joongki di cover, taunya mantan kesukaannya kitana tohh😀

    1. Makasih yaah komennya..‎​;)hє^_^hє;) ..;)hє^_^hє;) ..
      Iya dia masa lalunya Kitana
      Whoa nyari Siwon
      Doi kan emang suka sibuk sndiri
      Jadi ga dateng pas SM audition yg itu
      Tpi ntar pas final dateng kok

  24. huhuhuhu aku msh aja nih cemburu sama ahra😦 knp hyukie dibuat suka sama ahra??
    Aigoo ffnya bagus! Walaupun narasinya agak byk jd agak ngebosenin,tp ceritanya menarik🙂

  25. Ada song jongki oppa? wahh, tambah seru kyanya ada cinta sgitiga nih..
    enak bgt ya, pnya kenalan yg trnyta artis, ckck
    eunhyuk oppa cari kesempatan dlm kesempitan, haha😀

    seru crta’a, saya suka saya suka *ala mei”*

    author kuliah? salam kenal ya author eonni🙂

  26. Yaa ampun kyu masih juga gag sadar , padahal kelakuannya sudah nunjukin banget kalau dia suka sama lee ang hyeon , tp tetep aja gag mau ngaku

    Kalau ang hyeo udah ilang baru tau deh rasanya kehilangan

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s