Behind The Scene atumnsnowers’s FF [ChangHee Couple] + ATTENTION!!

Author     :: autumnsnowers

Genre      :: Romance + Cuap”

Rate          :: General

Cast          ::

  • Shim Changmin
  • Kim Heera
  • Cho Kyuhyun

Note         :: Untuk reader yang pernah baca FF ku, silahkan baca postingan ini karena aku akan ngebahas keberlangsungan FF ku. Gamsahamnida^^             

 

~Story Begin~

Seorang gadis duduk termenung di salah satu sudut yang tersembunyi dari keramaian cafe. Menopang dagu dengan tangan kiri sedangkan tangan kanannya menelusuri pinggiran cangkir latte art yang tadi dibuat olehnya, memandangi latte itu tanpa menyentuhnya sedikit pun. Sesekali gadis itu menghela nafas berat saat menoleh pada laptop dan note yang teronggok di atas meja, seolah-olah dia sedang mengambil keputusan yang berat.

Gadis itu mengalihkan pandangannya dari secangkir latte art di hadapannya, menyambar note kecil dan pena yang teronggok di atas meja. Manik matanya bergerak secara teratur membaca catatan-catatan yang dia buat di note miliknya, sesekali dia menggerak-gerakan pena yang berada di tangannya dengan dahi mengernyit, sibuk mempertimbangkan yang dia baca. Dia mengayunkan pena miliknya dengan pasti, mencoret tulisan yang dirasanya kurang tepat.

Wajahnya sangat serius hingga secara tiba-tiba dia melemparkan notes kecil dan pena yang berada di tangannya ke atas meja tanpa perasaan. Gadis itu menghempaskan punggungnya pada sandaran kursi dengan kasar, memijat pelipisnya dan subuk mengatur deru nafasnya yang terasa berat.

Lalu tiba-tiba dia merasakan sepasang kekar yang melingkar di bahunya, memeluknya dari belakang. Gadis itu tak perlu berbalik agar mengetahui siapa orang yang memeluknya karena dia sangat hafaal pemilik tangan itu.

“ Ra-ya~ gwaenchanayo?” tanya orang itu sambil menyandarkan dagunya di atas kepala gadis itu.

“ Hmm” gadis itu menjawab dengan gumaman dan mata terpejam, berusaha mencari ketenangan yang biasa dia peroleh hanya dengan menghirup aroma parfume pria itu.

Pria itu melepas rangkulannya dan menarik kursi yang tepat berada di dekat gadis itu, menelusuri lekuk wajah gadis di hadapannya yang masih memejamkan mata. Tak ada kata yang terucap dari mereka berdua, seolah-olah dengan keberadaan satu sama lain itu sudah cukup. Tersenyum. Hanya itu yang dilakukan pria itu, tak ada kata-kata yang mampu menggambarkan perasaanya saat melihat keberadaan gadisnya dan kenyataan bahwa gadis itu masih berada di sisinya.

“ Kenapa terus-terusan memandangi ku oppa?” gadis itu bertanya tanpa membuka matanya yang terpejam.

“ Hahaha ketahuan ya? sudah berapa lama kau ada di sini dan mengabaikan latte kesukaan mu?” tanya pria itu sambil menyentuh secangkir latte milik gadis itu yang sudah dingin.

“ Hmm 2 jam… atau 3 jam? Entahlah.” Jawab gadis itu masih dengan mata terpejam, seolah tak mau melihat salah satu makhluk indah ciptaan tuhan yang berada di hadapannya.

“ Kau di sini sudah selama 4 jam 39 menit 27 detik bodoh.” Ujar sesosok namja lain yang baru menghampiri mereka sambil menarik ke dua pipi gadis itu dengan kekuatan penuh.

“ Aish sakit bodoh!!!” umpat gadis itu yang langsung membuka matanya dan memukul tangan namja yang menarik pipinya.

“ Hahahaha… memangnya apa yang kau pikirkan hah? Selama 4 jam duduk diam di sini, apa kau terpikat oleh ku?” tanya pria itu sambil duduk di kursi di sebelah pria yang pertama.

“ Aish, kau benar-benar narsis Cho Kyuhyun!!!” umpat gadis itu sambil mendelik kesal, sedangkan ke dua namja itu hanya terkekeh geli.

“ Sudahlah, selesaikan urusan mu. Jangan keluarkan aura kelam mu di sini, bisa-bisa kona beans akan suram karena aura mu.” Ucap pria yang bernama Kyuhyun tadi sambil beranjak pergi meninggalkan mereka, memulai rutinitas baru nya sebagai cashier.

Gadis itu menunduk, tak berani atau lebih tepatnya tak ingin menatap pria yang berada di dekatnya. Menyibukkan diri dengan menyelusuri cangkir latte art dihadapannya dengan jari-jari lentiknya.

“ Ya, kau kenapa? Aku sudah jauh-jauh datang ke sini dan kau malah mengabaikan ku, malah kau tak mau untuk sekedar menatap ku. Apakah secangkir latte art itu lebih menarik dari ku?” papar pria itu panjang lebar seraya menarik secangkir latte art itu menjauh dari hadapan gadis nya.

Gadis itu mendongak, menatap tepat di manik mata pria yang berada di dekatnya. Tak ada sepatah kata pun yang meluncur dari bibir gadis itu, tapi manik mata gadis itu berkata lain. Banyak emosi yang terlihat di manik mata bening gadis itu, banyak kata yang tak mampu dia ekspresikan dengan kata-kata. Pria itu hanya diam, berusaha menyelami manik mata gadis yang berada di hadapannya, berusaha mencari emosi-emosi yang tercermin jelas di manik mata yang dia sukai.

“ Ada apa? Katakan semuanya pada ku. Dari manik mata mu aku melihat… kesedihan, kemarahan, kebingungan dan bahkan ketidak berdayaan mu. Kau bisa mempercayai ku Ra-ya~ ” tutur pria itu dengan menggenggam jemari tangan gadis itu, menatapnya lembut.

“ Aku… aku hanya…” ucap gadis itu terbata, ada keraguan dalam suaranya. Pria itu terdiam menunggu kelanjutan ucapan gadisnya itu.

“ Aku minta maaf jika perkataan ku akan menyakiti mu di hari ulang tahun mu. Aku tahu jika ini bukan waktu yang tepat, hanya saja aku sudah tak sanggup untuk membendung perasaan ku.” Pria itu mendengarkan dengan baik ucapan gadis yang kini telah berbicara dengan lancar.

“ Aku… ingin kita break.” Ucap gadis itu lirih, dia menundukan wajahnya, berusaha menyembunyikan kristal-kristal bening yang dapat bergulir dengan seketika.

Tubuh pria itu menegang. Dia memperkuat genggaman tanggannya pada jemari gadis itu, menenggelamkan buku-buku tangan mungil gadis itu dalam genggamannya..

“ Apa alasan mu? Ku rasa kita tak memilik masalah.” Jawab pria itu dengan suara berat.

“ Yang menjadi masalah adalah perasaan ku oppa!!” gadis itu berteriak, tapi teriakannya tak cukup untuk mengusik para pelanggan di cafe itu. Dada gadis itu naik turun tak beraturan, menandakan ledakan emosi tak stabil yang dipendamnya.

“ Aku merasa aku tak pantas dengan mu. Kau dan aku berbeda oppa, kita berada di jalan yang berbeda. Aku… aku…” ucap gadis itu hingga tak mampu untuk menyelesaikan ucapannya, gadis itu menangis. Butiran-butiran kristal itu mengalir di pipi nya, menangis dalam diam. Pria itu termenung melihat gadisnya menangis karena dirinya. Keduanya terdiam, terlarut dalam pikiran masing masing, hanya suara isakan yang terdengar.

“ Kenapa kau lakukan ini?” hanya pertanyaan itu yang mampu meluncur dari mulut pria itu.

“ Aku… aku hanya merasa tak pantas untuk mu oppa. Aa- akku tak bisa melakukan apa pun yang dapat membuat mu bangga. Dan jika para fans mu tahu, mungkin mereka menolak kehadiran ku di sisi mu. Aku tak berguna oppa. Aku hanya ingin kau mendapatkan wanita yang pantas untuk mendampingi mu.” Gadis itu semakin menundukkan wajahnya.

Pria itu bangkit dan menggebrak meja dengan sangat keras, dan meluapkan amarahnya.

“ Kau tak perlu memikirkan ucapan orang lain!!! Hanya aku yang boleh menilai apakah kau pantas untuk ku atau tidak!! Hanya aku!! Tidak orang lain bahkan diri mu sendiri!!” bentak pria itu dengan rahang mengeras. Gadis itu tetap menundukkan kepalanya, menggigit bibir bawahnya karena ia tak bisa membendung air mata yang seakan-akan tak akan berhenti mengalir.

Kyuhyun yang berada di belakang meja cashier menoleh ke arah mereka berdua. Dirinya langsung menahan para pengunjung cafe yang terusik dengan gebrakan meja dan suara pria itu. Kyuhyun langsung bertepuk tangan meminta perhatian pengunjung di Kona beans.

“ Jangan dihiraukan. Itu hanya suara drama yang sedang ditonton Sungjin, menonton drama telah menjadi hobinya akhir-akhir ini. Ayo silahkan nikmati cofe anda. Dan aku akan membawakan sebuah lagu untuk menghibur anda semua.” Ucap Kyuhyun seraya memperlihatkan senyum mempesona miliknya dan mulai menyanyi, mencoba mengalihkan rasa ingin tahu pengunjung dan memberi isyarat dengan lirikan mata pada pria itu agar membawa pergi gadisnya melalui pintu belakang.

Pria itu paham maksud lirikan Kyuhyun dan langsung memasukkan semua barang-barang gadis itu yang berada di atas meja ke dalam tas dan menarik tangan gadis itu untuk pergi melalui pintu belakang. Sedangkan Sungjin yang berada di dalam pantry hanya menggeram kesal mendengar perkatan Kyuhyun dan merutuk, “ Sialan kau hyung!! Sejak kapan aku hobi menonton drama?!!” Apakah Sungjin akan mengatakannya langsung pada Kyuhyun?? Tentu saja tidak. Dia masih menyayangi nyawanya untuk di serahkan pada evil seperti Kyuhyun.

~~~****~~~

Kini pria itu telah menghampiri mobil hummer miliknya. Membukakan pintu di samping kemudi sedangkan gadis itu tetap berdiri tak bergerak, enggan untuk masuk ke dalam mobil pria itu. Pria itu hanya berdecak frustasi, akhirnya dengan sedikit paksaan kini gadis itu duduk di samping kemudi. Di sepanjang perjalanan dia hanya memandang ke luar jendela, tak  memperhatikan kemana arah pria itu memacu mobilnya.

Pria memarkirkan hummer miliknya di  depan sebuah rumah mewah yang sudah pasti dikenal dengan baik oleh gadis yang duduk di sampingnya, ya… rumah gadis itu.

Mereka memasuki rumah yang tampak lengang itu. Yang menempati rumah itu hanya gadis itu dan kakaknya, pengurus rumah yang datang setiap 2 hari sekali, sedangkan orang tua gadis itu tinggal di Inggris.

Gadis itu duduk di ujung sofa, mencoba menjaga jarak dengan pria yang berada di sampingnya. Dia masih menunduk dan memilin-milin ujung coat yang dia gunakan. Sebenarnya gadis itu masih ingin tetap menangis walaupun butiran-butiran kristal bening itu sudah berhenti mengalir, entahlah… mungkin persedian air matanya sudah terkuras habis.

Pria itu duduk di ujung sofa yang lain, kedua siku nya berada di atas lututnya dan jari jemarinya saling menaut. Masih berusaha mengatur nafas dan datak jantungnya yang menggila karena tingkah gadisnya.

“ Apa yang kau mau?” pria itu mengulang pertanyaan yang sama dengan emosi yang sudah berhasil dia kontrol.

“ Break. Aku ingin kita break.” Jawab gadis itu pelan tanpa mau membalas tatapan pria itu yang kini tengah menatapnya dalam.

“ Aku tidak mau dan tak menyetujuinya.” Ucap pria itu tegas.

“ Aku tak perlu persetujuan dari mu.” Jawab gadis itu, berusaha membuat pria itu membenci diirinya.

“ Kau egois Heera. Kau mengungkapkan ini semua di saat hari yang paling berharha dalam hidup ku hanya karena alasan yang konyol.” Pria itu berkata dengan tenang tapi dengan nada yang mengancam dan berbahaya. Apalagi dia sudah memanggil gadisnya dengan nama gadis itu, hal yang dia lakukan jika sedang emosi.

“ Konyol untuk mu, tidak untuk ku.” Ujar gadis yang dipanggil Heera tersebut sambil menolehkan wajahnya, menatap lekat pada manik mata pria itu.

Jujur hatinya merasa sakit dan teriris saat melihat ekspresi pria yang dia cintai. Ekspresi tenang tapi manik mata itu mengatakan hal lain, kekecewaan dan kesedihan yang terlihat secara jelas. Gadis itu memalingkan wajahnya ke arah lain, menyembunyikan matanya yang kini sudah berkaca-kaca dan siap akan mengalirkan butiran butiran kristal bening lagi.

Pria itu beranjak dari duduknya, berjalan secara perlahan dan berlutut di hadapan gadis itu. Menenggelamkan buku-buku jari gadis itu dalam genggaman tangannya, menyentuh dagu gadis itu dengan jari telunjuk dan ibu jarinya, membuat agar gadis itu menoleh dan menatap ke arahnya. Secara perlahan ibu jari pria itu mengusap kristal beningyang mengalir di pipi gadis itu.

“ Aku tak peduli jika kau menganggap bahwa hubungan ku dengan mu break atau apalah  itu namanya, yang pasti aku akan selalu menganggap mu kekasih ku.” Ucap pria itu mantap. Mata mereka saling bertatapan, berusaha saling menyelami satu sama lain.

“ Aku tak peduli. Dan yang pasti kau tidak akan jatuh ke pria lain karena aku akan meminta bantuan dari kakak mu.” Ucapnya lagi seraya beranjak dan mengecum kelopak mata gadis itu yang sembab karena menangis.

~~~****~~~

Mungkin karena lelah menangis dan luapan perasaan dan emosi yang dia rasakan, kini gadis itu,Heera, tengah terlelap di sofa. Sedangkan pria itu hanya mengamatinya dari sofa yang tak jauh dari sofa tempat gadis itu terlelap. Pria itu beranjak menghampiri gadisnya, secara perlahan mengangkat kepala gadis itu, duduk di sofa yang sama dengan gadis itu dan meletakkan kepala gadis itu di atas paha nya.

Matanya menyelusuri wajah gadis cantik yang kini tampak lelah dan frustasi. Jemari tangannya menyelusuri lekuk wajah gadis itu, menyingkirkan anak rambut yang menjuntai menutupi wajah gadisnya. Pria itu menundukan wajahnya untuk mengulang apa yang sudah dia lakukan, mengecup kelopak mata yang kini terpejam dan sembab itu.

Gadis itu menggeliat kecil dan kelopak matanya membuka secara perlahan. Matanya terbelalak sempurna saat mendapati manik mata yang kini tengah menatapnya lembut.

“ Tidurlah, kau pasti lelah karena tangis mu. Dan aku yakin ada sesuatu hal yang belum kau sampai kan pada ku. Tapi kau tenang saja, aku akan menunggu mu untuk berbicara.” Ucap pria itu sambil tersenyum dan mandapatkan balasan senyuman dari gadis itu.

“ Bagaimana project FF mu?” pertanyaan pria itu membuat senyum gadis itu sirna seketika.

Gadis itu berbalik memiringkan tubuhnya, melingkarkan tangannya pada pinggang pria itu dan membenamkan wajahnya pada pria yang dia cintai.

“ Aku akan berhenti. Maksudku, aku akan berhenti untuk beberapa saat.” Jawab gadis itu sambil tetap membenamkan wajahnya pada perut pria itu.

“ Ya, apa maksud mu?” tanya pria itu sambil menarik bahu gadis itu agar menatapnya.

“ Maksud ku, aku tak akan melanjutkan FF ku selama beberapa waktu tuan Shim Changmin yang terhormat.” gadis itu menulang jawabannya sambil menatap tepat di manik mata pria yang bernama Shim Changmin itu, lalu kembali menenggelamkan wajahnya pada perut pria itu.

“ Ya Kim Heera, apa-apaan maksud dari semua ini huh?” tanya Changmin sambil menarik bahu Heera, membuat gadis itu kembali menatapnya. Tapi itu tak bertahan lama karena Heera kembali membenamkan wajahnya pada perut six pack Changmin.

“ Ya,, ya,, ya,,” ujar Changmin sambil kembali berusaha menarik bahu Heera agar menatapnya, tapi usahanya sia-sia karena gadis itu semakin mengencangkan pelukannya pada pinggang pria itu.

Changmin terpaku untuk beberapa saat saat merasakan basah di bagian perutnya. Gadis itu kembali menangis.

“ Waegeure? Apa alasan mu sebenarnya? Kau membuat ku bingung.” Tanya Changmin sambil mengusap-ngusap rammbut Heera, berusaha agar membuat gadis itu tenang.

“ Ak- akku merasa FF buatan ku kurang berhasil. Aku tidak bisa membuat karakter mu menjadi menarik oppa, semuanya flat. Ditambah sekarang sudah berbagai ide cerita yang menumpuk di kepala ku tapi aku tak dapat menuangkannya dalam tulisan. Aku frustasi oppa… banyak ide cerita yang ku punya tapi aku tak bisa menuangkanya secara baik. Aku sedih oppa, kecewa akan diri ku sendiri.” Heera menjelaskan apa yang dia rasakan. Changmin merasakan kaosnya di bagian perut semakin basah, Heera semakin menumpahkan air matanya. Dia kembal mengusap-ngusap rambut Heera.

“ Memangnya ide apa saja yang kau punya? Lanjutan untuk FF mu yang sebelumnya?” tanya Changmin sambil mengecup kepala gadis itu.

“ Hanya ada beberapa lanjutan untuk beberapa FF yang lama dan kebanyakan aku memiliki ide untuk FF baru.” Jawab Heera sesengkukan, dia telah berhenti menangis.

Pletak.

“ Huaaaaa hiks hiks hiks kenapa kau menjita ku opaa?” Heera yang tangisnya telah mereda itu kini kembali menangis karena Changmin menjitak kepala gadis itu, menjitaknya padahal sebelumnya pria itu mengecup lembut kepala gadis itu.

“ Aish kau ini. Selesaikan FF mu yang sebelumnya dulu, baru kau mengeluarkan yang baru.” Changmin memberikan pendapat dengan raut wajah yang sedikit kesal entah karena alasan apa.

“ Sudah ku bilang aku hanya memiliki beberapa lanjutan untuk beberapa FF lama. Ide ku buntu oppa, saat aku memiliki ide tapi aku tak bisa menuangkannya. Kau pikir itu sesuatu hal yang mengenakkan?? Tentu saja tidak.” Rutuk Heera yang kini tengah bangkit dan duduk di samping Changmin dengan bibir mengerucut.

“ Aish terserah apa kata mu, aku tak tahu karena aku belum pernah menjadi penulis seperti mu. Tapi yang kau harus ingat adalah… kau harus menyelesaikan ff mu dulu baru ff baru. Awas saja jika kau lepas tangan tentang kelanjutan FF-FF mu itu, aku akan mewakili para readers untuk membunuh mu. Dan alasan yang utama adalah aku tak rela jika ff mu menggantung, apalagi kau dipairing bersama Cho Kyuhyun di ff Angel and Demon, dan apa-apan itu di My Lovely Fat? Kau dekat dengan Jonghyun. FF mu harus tamat semua. Arraso?” ucap Changmin dengan tegas dan sedikit cemberut karena sebal mengingat FF buatan kekasihnya itu.

“ Ne, arraso. Aku akan tetap melanjutkan ff ku tapi tidak dalam waktu dekat ini. Kyuhyun? Jonghyun? Tak masalah untuk ku, aku bosan dipairing dengan mu.” Ujar Heera cuek, mengabaikan ekspresi Changmin yang ditimbulkan oleh perkataannya.

“ Sialan kau. Kau sudah membuat ku menjadi sosok yang pervert di ff Our Story dan kau berkata seperti itu?!!” geram Changmin tak terima.

“ Salahkan Reina yang telah membuatkan sequel ff itu.” Heera mengelak, tak terima dengan ucapan Changmin.

“ Tapi tetap saja kaau yang memulainya!! Kau yang membuat ff Our Story dan Reina yang membuat Our Wedding sebagai sequel dari ff itu. Dan semakin pervert lah aku di ff itu?!!! Cih membayangkannya saj sudah membuat ku geli, lihat saja tubuh mu. Aku tak berminat.” Ucap Changmin sambil mencibir.

Buk. Lemparan bantal demi bantal mengenai tubuh pria itu. Heera menghujani tubuh Changmin dengan sofa bantal yang bisa dijangkaunya.

“ Ya ya ya!! hentikan.” Ujar Changmin sambil menyilangkan tangannya, menghalau bantal-bantal itu agar tak mengenai wajahnya.

“ Berhenti Kim Heera!!! Kau bisa merusak wajah tampan ku!!!” teriak Changmin karena gadis itu masih terus menghujnainya dengan pukulan dan lembaran bantal.

Akhirnya Changmin bisa menghentikan aksi Heera, dia mencengkram tangan gadis itu dengan kuat. Mentap manik mata yang paling disukainya di dunia ini.

“ Ada yang ingin ku tanyakan. Apakah kau benar-benar ingin hiatus?”

“ Sejujurnya aku masih bimbang. Aku tak ingin hiatus tapi aku juga tak bisa mengeluarkan lanjutan ff ku dalam waktu dekat. Jadi dari pada membiarkan readers menunggu dalam ketidak pastian, aku membutuskan untuk mengumumkan diri hiatus. Tapi aku akan tetap melanjutkan ff My Fiancee karena itu bukan murni ide ku, itu ide Reina. Dan aku juga akan tetap melanjutkan ff Blind Date, ff kolaborasi ku dengan Rachel eonni <ang11rach>. Sudah membaca Blind Date? Part pertama itu hasil tulisan Rachel eonni, sangat hebat bukan? Dan aku harus berusaha membuat part 2 nya dengan baik. Lalu hutang ff ku pada Ayu eonni <ikerAyyu> yang tertunda.” Heera menuturkan dengan panjang lebar.

“ Hmm arraso. Lalu bagaimana dengan kita? ChangHee?”tanya Changmin sambil mengedipkan matanya.

“ Untuk beberapa saat aku tak akan menuliskan cerita tentang ChangHee. Aku harus menemukan feel dan kepercayaan diri ku dalam menulis karakter mu oppa.” Jawab Heera yakin.

“ Baiklah. Kau berjanji nanti kau akan melanjutkan FF mu?” tanya Changmin sambil menyodorkan jari kelingkingnya.

“ Yakso.” Jawab Heera sambil menautkan jari kelingkingnya dengan senyuman yang membingkai wajahnya.

“ Baiklah. Aku rasa tak masalah jika ChangHee story berhenti untuk beberapa saat. Kita bisa melanjutkannya walaupun tidak dalam FF buatan mu.” Jawab Changmin sambil tersenyum lebar dan mendekatkan wajahnya secara perlahan.

Jarak antara mereka semakin mendekat. “ Saranghae,” bisik Changmin saat hidung mereka hampir bersentuhan dan akhirnya bibirnya mengecup bibir Heera. Menciuman ringan yang lembut dan tidak menuntut.

“ Berikan laptop mu. Aku ingin membaca beberapa ff yang sedang kau kerjakan  berulang-ulang.” Ucap Changmin setelah melepaskan ciuman mereka dan langsung membokar tas Heera dan mengambil laptop milik gadis itu.

“ Ya Kim Heera!!! apa-apaan ini?!!! Lee Donghae!!! Choi Minho!! Dan Cho Kyuhyun?!!!! Siapa lagi yang menjadi cast mu hah?? Lama-lama ku banting juga laptop mu ini.” teriak Changmin frustasi.

“ ANDWAEYO!!!!” pekik Heera panik saat melihat Changmin melakukan ancang-ancang untuk membanting laptop putih miliknya.

~End~

 

Note    :: Otthe?? FF nya geje kan?? Bukannya bikin yang happy happy buat ultahnya nae yeobbo malah posting yang beginian u,u

Okee… seperti yang telah kalian baca. Aku akan hiatus untuk beberapa saat. Kalau kalian masih penasaran akan alasannya, kalian bisa baca ulang FF ini, ada percakapan antara ChangHee yang ngebahas kenapa aku hiatus.

Sumpah aku galau. Ide numpuk tapi ga bisa nuangin itu sangat… membuat stress. Aku putusin buat ngasih pengumuman hiatus karena aku ga mau readers nunggu” lanjutan ff ku *pedeee gilaaaa* /ditendang

Kalian boleh nganggep aku author baru banyak gayaaa karena baru jadi author tapi udah maen hiatus ajaa u,u  tapi aku beneran, aku hiatus bukan karena apa-apa… aku ga mau readers nunggu” ff yang ga tahu bakal keluar kapan.

Doa kan semoga aku bisa nuangin ide” cerita yang sudah menumpuk ini ke dalam tulisan, sumpah ini semua bikin migren :[ 

Dan untuk My Fiancee, Blind Date aku ttp berusaha buat ngelanjutin J dan lagi on writing Sequel nya Songsaenim, saranghae!! loooh… tapi ga tau di publish kapan… bisaa ajj mingkin besok atau lusaaa atau kapan aj bakal aku publis ;p   *author stress ga konsisten*  /ditendang.

 

Babay semuaaa nyaaa!!! Dadaaaah!!! See you sampai batas waktu yang tak ditentukan!!!

Semoga ajj ini Cuma sebentar yaaa…

 

Love yaaaaa :*

23 thoughts on “Behind The Scene atumnsnowers’s FF [ChangHee Couple] + ATTENTION!!”

    1. Apaaaaa???

      hiyaaaaah aneh ni anak T^T lucu dari manaaaaa????? abstrak gini kok -________-”

      endingnya lucu kah?? yaiyalah… jgn smpe laptop kenapa” aset berharga tuh… kumpulan video, mp3, foto dari jaman mereka beberap tahun yg laluu u,u

      mksh yaaaa…. kmu slh satu reader setia ku lohh😉
      jeongmal gomawoyo^^

      1. Emang iyaa, eonni~ apalagi yg ada kyu n sungjin diKona Beans -__-” kyu ngejailin sungjin pas max mkul meja dngan blang ”itu suara sungjin sdang mnonton drama” *gubrraaaakkk*

        Lucu tau eonni,, ^^~

        Cheonmaneyoo~~^^

  1. Saeng..km berlebihan..
    Tulisan aku ga sebagus itu kok
    Ini punya km bagus
    Real
    Tulis aja sesuai gaya kamu
    Ga usah patokan sama gaya aku nulis
    Aku jg pernah kok kaya gitu
    Ngga mood nulis, ga punya ide
    Takut ngecewain reader..
    Pokoknya kurang aja
    Rehat aja say, gpp kok kita tungguin
    Drpd km stres
    Dadaahh…

    1. haiii ceweknya bang unooo😀
      *sini bayar ceban… kn aku udh bilang eon sbg ce.y uno LOL

      heheh bukan gtu eon… cuma aku bingung, ada bbrp ide cerita tp aku ga bs nuanginya dan akhirnya numpuk jadi acak” smw ide yg ku punyaaa… jadi pusing sendiri @.@
      huaaaa mksh eonn :’) muach :* /lempar bang Uno /ditabok Finun deh sayaaa

  2. Authoorr..
    Bisa juga timbul ide kayak gitu d ff..
    Hmmm
    ide’x bagus n kreatif..

    Okok,
    bersemangat,
    aq nunggu kelanjutan my lovely fat, angel n demon, blind date, & my fiancee..

    Fighting..

    1. halooo….
      Just call me Eka🙂 i’m 93 lines *udh tuaaaa ;_____; *

      okee FIGHTING!!! makasih yaaaa… kmu slh satu good readers dan selalu komen di ff ku yg kmu bacaaa, selalu ngingetin akuu akan typo dan aku ttep paling males buat ngedit ulang -_______-

      gmn?? postingan ini ada typo nya ga??😀

      jeoangmal gomawo july^^

      1. Hahay…
        Ne, cheonma chingu.

        Hmmm
        masiihhh adaaa…
        Tapi, hanya sedikit aja kok,
        dibanding dgn yg lain ini udah sdikit b’ubah kok..

        Kamu mah msh muda, aq yg udah tua,
        aq 92’lines,
        *udah tua kan*
        hikz..hikzz..

  3. Yaa knpa author.a mau hiatus? Pdahal ak amat sangat nunggu ff”a author. Tpi gpp deh, ak ngerti ko. Ak bkal nunggu smpe author mncul lgi k prmukaan ^^
    Fighting eon!!!*sok kenal*

    1. Holaaaa….
      Wuaaaahh jinjjayo kmu nungguin ff ku?? *girang*
      mf yaaaa, aku mau hiatus duluu..

      mksh klo udh mau nunggu…. tapiiii
      buseeett dah ampe muncul kepermukaan gituu -__________-

      fighting!!!!! gpp sok kenal jugaaa… aku suka yg SKSD😀

  4. buset dah nih bocah. klo suntuk susah ngeluarin ide sih aku juga gtu, THSP changmin aja gk kelar2 tuh. pdhl udh byk kekacauan heera di kepalaku, tp kok susah ditulis y? ==”
    y mdh2an aku bisa brtahan utk gk hiatus deh. aku msh mw nyeritain storyku sm yeye, trus mw bikin readers mewek gra2 FON, trus bikin rachel girang bgt sm uno oppa. hehe~
    hwaiting saeng! onnie tunggu slalu MLFnya! tendang changmin, sm jonghoon aj! *dicekek changmin*😛

    1. aku bukan B.O.C.A.H haelmonie!!!!!! *ngambek*
      MWOYA??? finun jgn hiatus lohh…. Changheee changheee….. aku mau liat heera sbg yeoja pembawa cintaaaa ;p
      wuaaaaaahhhhh rachel eon sm uno ??? :3
      hayuuuuuuu eon,, aku menunggu in my camera, awas aj klo mogok *ngancem /sekap yeye
      MLF??? aigo @.@

      Mksh eonnii FIGHTING!!! eon jugaa yaaa😉

  5. Awl2 ud ky yg serius gt critany… Eh trnyata kacau d bag tengah mpe akhir wkwkwkwkkk… Hayooo bnr tu kt CM selesaikn dl ff yg lm.. Ntr mkin byk looh.. Fighting!

  6. Bwahaha..endingnya daebak, Changmin kebakaran jengot gara2 tau namja2 yg jadi cast epepnya Heera, Choi Minho, Lee Donghae, Cho Kyu Hyun? aturan tambah lagi atu, si ayang

    sebut aja Key kekekeke

    tapi Heera mau hiatus ya? yah sedih deh..pokoknya aq kan sabar menunggu, sesabar nunggu comebacknya SHINee yg mundur2 mulu

    FIGHTING😀

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s