Mr. Simple (Part 4) [FREELANCE]

 

Title : Mr.Simple (Part 4)

Author: KyuMa

Genre : Funny, romance

Cast:

Dong hae and Kyuhyun: personil mr.simple

Rae In

Support cast:

Leeteuk : appanya Rae In ‘n manajer Mr.simple

Heechul and Eunhyuk: personil mr.simple

Hwa mi : adiknya Rae In

Semoga chingu nggak ngantuk baca ffku yg mungkin rada aneh…atau ngebosenin (?)

Mian untuk fansnya Heechul oppa krn di ff Mr.Simple oppa akan sedkt banyak di siksa *nunduk dgn muka b’salah

Hbs… di ff yg p’nah kubaca Heechul oppa yg trus menyiksa org…hehehe… jd d sn ak buat kebalikanx hehheheh…*tanpa muka b’salah

Oh iya, utk fansx Kyupa dan t’lebih KyuPa… mian…krn membuat KyuPa minum… *rahasia

tp biar bagaimana pun…ak tetap fansmu kok oppa… *t’tunduk malu

Ok…. Semoga chingu setia pada ff ku… Gomawo…. *nunduk ala jepang

Dan gomawo juga untuk chingu… yg nggak kapok nerbetin ffku…. *senyum tulus

 

Donghae POV

Aku berjalan menuju kamarku. Senyum di wajahku tak bisa kututupi membuat Leeteuk hyung dan Hwa mi yang sedang menonton televise terheran. Kejadian tadi benar-benar membuatku tak bisa berhenti tersenyum, saat aku dan Rae In berdua di dapur. Rae In… dia benar-benar yeoja yang polos dan menggemaskan.

“ Yaaak… hyung… kenapa kau jadi gila begitu?” Teriak Eunhyuk yang langsung kuberi “hadiah” jitakan di kepalanya.

“ Berani-beraninya kau memanggilku gila”

“ Kalo orang yang senyum-senyum sendiri tidak jelas. Apa coba kalo bukan dipanggil gila?” Kata Eunhyuk masih tak terima “hadiah” dariku.

“ Sudahlah. Aku tak ingin berdebat denganmu” Kataku lalu masuk ke kamarku meninggalkan Eunhyuk dengan muka begonya.

Saat kubuka pintu. Aku terheran melihat tingkah Kyuhyun yang aneh. Ia sedang bermain game. Nggak aneh ya? Memang. Tapi bukan itu, ia meletakkan PSP kesayangannya di atas meja dengan wajah yang sulit kujelaskan mungkin sedang bimbang, bingung, aku tak mengerti. Masih belum aneh? Sekarang ia sedang mengerjakan soal matematika tapi baru beberapa detik ia berhenti. Belum aneh lagi? Sekarang ia mondar-mandir di kamar. Llau ia melihat keluar jendela dengan tatapan kosong. Kemudian ia menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan wajah frustasi. Dan menurutku yang PALING ANEH adalah Ia tidak menyadari kehadiranku. Kutekankan KEHADIRANKU di kamar yang bisa dibilang sempit ini.

“ Yaaak… Kyuhyun ada apa denganmu?” Teriakku frustasi. Kurasa aku lebih frustasi darinya.

“ Mwo?” Kyuhyun melihat ke arahku dengan wajah polosnya yang penuh keheranan.

Aish… aku bisa gila melihat Kyuhyun yang seperti ini. Aku tahu dia memang aneh. Tapi, keanehannya bukan “tidak bisa diam”. Itu sich keanehannya Eunhyuk.

“ Kenapa kau mengikuti keanehan Eunhyuk?”

“ Apa maksud, hyung?” Kyuhyun masih memandangiku dengan wajah herannya.

Dengan wajah kesal, aku menghampirinya. Aku duduk di sampingnya yang tetap dalam posisi tidur memandangku dengan wajah polosnya. Melihatnya seperti ini membuatku ingin memeluknya. Aku suka sekali melihat wajah polosnya yang seperti anak kecil tanpa dosa beda saat sifat evilnya muncul.

“ Dari tadi kau bersikap aneh. aku melihatmu main game terus berhenti, mondar-mandir tidak jelas sampai menjatuhkan dirimu di atas tempat tidur. Ada apa denganmu?” Kataku dengan suara lembut.

“ Oh…itu. Tidak ada apa-apa, hyung” Kata Kyuhyun setelah terdiam, ia mengalihkan wajahnya dariku sepertinya ia menyembunyikan raut mukanya.

“ Arasseo. Kalo kau tidak ingin cerita, tidak apa-apa. Tapi, jangan kau lakukan itu lagi. Cukup Eunhyuk saja yang memiliki keanehan itu” Kataku lalu berdiri di dekat jendela memandangi halaman depan rumah hyung.

 

Author POV

Kyuhyun memandangi punggung Donghae yang sedang melihat ke luar jendela. Ia ingin sekali menceritakan ke Donghae tentang apa yang ia rasakan pada Rae In. Tapi setelah ia pikir-pikir, ia belum siap menceritakannya. Biarlah ia sendiri menyimpan perasaannya dulu.

Kyuhyun sendiri bingung kenapa bisa jatuh cinta pada yeoja tersebut yang seharusnya ia menganggapnya sebagai adik. Padahal ia sendiri sudah bertekad untuk tidak jatuh cinta setelah apa yang dilakukan oleh Ha ra padanya. Ha ra, yeoja yang meninggalkannya karena namja lain dan membuatnya benar-benar sangat kecewa dan sedih.

Tapi… saat bertemu Rae In, ia seperti melihat sebuah harapan. Harapan yang ia sendiri takut untuk menggapainya. Kebaikanbya, ketulusannya, wajah polosnya, mata bulatnya, dan senyum tulusnya seolah menghapus kesedihannya selama ini. Kyuhyun menarik nafas panjang. Ia terlalu sulit untuk menata kembali harapannya yang selama ini hancur.

Sedangkan Donghae yang sedang menatap keluar jendela sedang memikirkan kejadian di dapur tadi masih teringat jelas di otaknya.

Wajah Rae In yang tampak merah saat ia mendekatkan wajahnya pada yeoja tersebut. Masih ia ingat dengan jelas. Saat itu, ia sendiri sebenarnya juga deg-degan. Tapi, sifat jahilnya bisa menutupi rasa itu. Sebenarnya ia ingin sekali mencium yeoja tersebut. Tapi melihat wajah Rae In yang sangat polos. Ia mengurungkan niatnya, ia tak ingin melakukan itu pada Rae In, yeoja yang dulu ia anggap sebagai adik tapi tiba-tiba berubah ia malah menganggapnya seorang yeoja. Yeoja yang patut dicintai. Mungkin ia bisa melakukannya pada yeoja lain. Tapi entah kenapa ia tak ingin melakukannya segampang itu pada Rae In sebelum ia sendiri yakin bahwa perasaannya benar-benar tulus, beda dengan yeoja yang selama ini yang hanya untuk mengisi kekosongan hatinya.

Untuk menutupi perasaannya Donghae memencet hidung Rae In. Saat itu Rae In langsung kaget dan bingung. Ia memegang hidungnya yang merah karena Donghae sambil menggerutu pura-pura kesal dengan kelakuan Donghae. Donghae hanya tersenyum menggodanya.

Donghae kembali tersenyum mengingat kejadian tadi.

Kyuhyun dan Donghae sama-sama terdiam, sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Dan tanpa mereka sadari mereka memikirkan satu objek yang sama. Rae In.

 

Heechul POV

Hari ini aku akan pergi ke lokasi syuting. Kalo kalian bertanya untuk apa? Tentu saja karena aku mau syuting. Sebelum ikut Mr.Simple, aku sudah beberapa kali bermain dalam drama, ya… walaupun hanya sebagai pemain pembantu dan peranku benar-benar sedikit. Aku masih ingat drama pertamaku di mana aku menjadi mantan namjachingu pemeran utama yang hanya  bicara kurang dari 5 menit dan hanya tampil dua kali.

“ Heechul hyung, kau harus pulang cepat. Jangan terlalu lama di lokasi syuting. Besok kita kan tampil. Jadi…”Eunhyuk mulai berceloteh lagi.

“ Arra… arra… kau tak perlu mengulangi kata-katamu terus. Aku pasti pulang cepat” Ucapku pada si dongsaengku yang cerewet ini.

Aku pun berjalan keluar kamar. Saat aku keluar rumah, tiba-tiba Rae In menghampiriku sambil berlari.

“ Oppa, ini bekal untuk oppa. Oppa kan belum sarapan” Kata Rae In sambil mengatur nafasnya.

Aku memandanginya dengan wajah heran sekaligus terharu. Ia bangun cepat hanya untuk memasak untukku dan berlari untuk memberikan bekal padaku. Rae In, dia benar-benar  malaikat, seperti yang sering Leeteuk hyung ceritakan padaku. Aku mengusap kepala Rae In lembut sambil tersenyum.

“ Gomawo, Rae In. kau memang adik yang baik” Ucapku tulus.

Setelah itu, aku pun pamit pada Rae In dan pergi menuju lokasi syuting di sebuah rumah seseorang dengan menggunakan motor dari hasil jerih payahku bermain drama. Motor yang cicilannya belum lunas. Hehehe…

@@@

Akhirnya selesai juga syuting, ini adalah syuting terburuk yang pernah kurasakan. Pemeran utamanya benar-benar menyebalkan. Beberapa kali dia memarahiku padahal dia sendiri yang salah dialognya. Aku tidak akan lagi ingin bermain dengannya.

Saat aku sedang istirahat, aku melihat sosok yeoja yang paling menyebalkan di dunia ini. Siapa lagi kalo bukan Yoona. Maksudku Yoona Noona. Dia sedang mewancarai Eun hoo, pemeran utama yang menyebalkan itu. Aku pernah mendengar, kalo dia bekerja sebagai wartawan di sebuah majalah. Dan menyebalkannya mereka berada di dekatku. Aku yang tadinya mau makan, langsung mengurungkan niatku. Aku pura-pura membaca naskah.

“ Hei… kau… bacakan dialogku yang halaman 112” Perintah Eun hoo membuatku membelalak tak percaya.

“ Mwo?”

“ Kau itu tuli ya, aku bilang bacakan dialogku” Bentak Eun hoo.

“ Kenapa aku harus melakukannya, ah? Memangnya aku asistenmu?” aku benar-benar tak terima diperlakukan seperti ini.

“ Berani kau membentakku? Kau mau kubuat tak pernah muncul lagi di televise?”

“ Memangnya kau siapa? Kau itu hanya seorang actor… tak jauh beda dariku. Hanya saja… kau actor bodoh yang tak bisa berakting dengan baik”

“ Mian… Eun hoo. Maafkanlah dia, dia tidak sopan” Kata Yoona Noona membuatku ingin menelannya habis-habis beraninya ia membela manusia menyebalkan itu dan mengataiku tak tahu sopan santun.

“ Kau mengenalnya?”

“ Ne. Dia tetanggaku, aku sudah menganggapnya sebagai adikku. Jadi, kumohon maafkanlah dia. Bagaimana kalo aku yang akan membacakannya untukmu?”

“ Adik? Kenapa kau bisa memanggilnya adik? Memangnya umurmu berapa?”

“ Aku 25 tahun”

“ 25? Berarti kau lebih tua dariku, padahal kukira umurmu belum cukup 20 tahun. Baiklah Noona, aku memaafkannya. Tapi, Noona apa kamu mau kencan denganku?” Eun hoo menampakkan wajah yang benar-benar membuatku jijik melihatnya.

“ Oh… soal itu, nanti kita bicarakan” Kata Yoona sambil tersenyum.

Mwo??? Yoona Noona masih bisa tersenyum pada Eun hoo yang jelas-jelas menatapnya dengan wajah yang penuh “minat” padanya. Apa dia benar-benar yeoja gila.

“ Kalo kau tak ingin pekerjaanmu hilang, bersikaplah baik walaupun di depan orang menyebalkan sekalipun” Bisik Yoona Noona di telingaku saat Eun hoo melihat kea rah lain.

Aku memandangnya dengan kesal. Kalo dia mau melakukan itu, terserah dia. Yang jelas, aku tak akan melakukan hal yang membuat harga diriku terinjak.

Tidak lama kemudian, tiba-tiba Eun hoo mengambil bekalku. Aku berusaha mengambil bekal tersebut dari Eun hoo. Aku tak akan rela memberikan bekalku padanya. Rae In pasti sangat sedih, kalo tahu bekalnya tak kumakan. Tiba-tiba saja Eun hoo menjatuhkan bekalku dan dia sengaja. Aku menatap nanar pada makanan yang kini berhamburan di atas lantai.

“ Mian, aku tak sengaja” Eun hoo tersenyum licik.

“ Kau…”

“ Kau tak usah kaget seperti itu, aku akan membelikan makanan yang lebih baik dari itu. Lagipula sepertinya, makanan itu tak enak untung aku tak memakannya”

Aku langsung menatap Eun hoo tajam mendengar kata-katanya beraninya dia menghina makanan buatan Rae In.

Saat aku ingin memukul Eun hoo, tiba-tiba saja wajah Eun hoo dan pakaiannya basah. Dan Itu semua karena Yoona menyiram muka Eun hoo dengan jus yang ada di atas meja. Aku menatap  Yoona tak percaya, bingung, heran, kaget. Apa dia sudah gila, berani sekali dia menyiram Eun hoo?

“ Yaaak… apa yang kau lakukan?” Teriak Eun hoo penuh amarah.

“ Menyirammu dengan jus” Jawab Yoona Noona, santai. Bisa-bisanya ia bersikap santai setelah apa yang ia lakukan. Aku rasa ada yang salah di otaknya.

“ Kau… beraninya kau menyiramku?”

“ Tentu saja. Kenapa aku harus takut? Itu pelajaran buatmu supaya kau bisa menghargai orang. Aku benar-benar muak melihat namja sepertimu”

“ Kau pikir setelah apa yang kau lakukan, aku mau…”

“ Aku juga tak mau mewancara orang sepertimu. Kalo kau ingin melaporkanku pada bosku. Silahkan, ini kartu namanya.”

Setelah meletakkan sebuah kartu, Yoona pergi begitu saja. Aku, Eun hoo, dan beberapa orang yang melihat kejadian tersebut kaget dengan tingkah Yoona Noona. Aku rasa, dia benar-benar yeoja gila yang bertindak sesuka hatinya.

Kemudian aku berlari keluar dari lokasi syuting tersebut mengejar Yoona Noona dan juga bermaksud untuk pulang.

“ Apa Noona gila? Berani sekali Noona melakukan itu?” Kataku sambil menjajajari langkah Yoona.

“ Aku tak suka dengan sikapnya. Dia semena-mena dan yang paling tidak kusuka dia menghina masakan Rae In.” Kata Yoona dari wajahnya terlihat ia marah.

“ Darimana Noona tahu itu buatan Rae In?”

“ Aku melihat kalian tadi pagi.”

“ Apa Noona tidak takut dipecat?”

“ Dipecat?” Yoona lalu tertawa membuatku heran. Yeoja ini… sepertinya memang ada yang bermasalah di otaknya.

“ Bosku itu temanku sendiri. Dia tak kan memecatku hanya hal sepele seperti tadi. Dulu, bahkan dia pernah mengacaukan sebuah syuting drama dan membuat syuting tersebut tertunda sampai seminggu. Dia sendiri yang mengajariku untuk melawan kalo diinjak-injak sama artis” Kata Yoona sambil tersenyum.

“ Oh iya, apa kau mau mengantarku pulang?” Kata Yoona.

Aku mengangguk. Walaupun terkadang dia menyebalkan, tapi yang dilakukan tadi benar-benar menolongku kalau tidak aku pasti akan memukul Eun hoo. Akibatnya, mungkin aku akan dipenjara.

 

Eunhyuk POV

“ ANNYEONG HASEYO “ Sapaku dan member Mr.Simple yang lainnya pada para penonton yang berada di depan kami.

Saat ini kami sedang bediri di atas panggung dengan jumlah penontonnya puluhan ribu. Wah… ini benar-benar hebat. Walaupun di sini kami hanya boy band pelengkap saja, tapi tetap saja ini sesuatu yang ajaib. Apalagi kami berdiri di atas panggung yang sama dengan boyband yang sangaaaaaat terkenal dibelahan bumi mana pun, siapa lagi kalau bukan SUPER JUNIOR. Ini benar-benar menakjubkan kan?.

Kemudian Seo hyun, host terbaik dan tercantik di Korea meminta kami memperkenalkan diri kami masing-masing. Dan aku yang pertama, dengan gemetar aku berbicara. Ah… berdiri di depan banyak orang membuatku tak bisa berkutik.

“ ANNYEONG HASEYO… EUNHYUK IMNIDA… SAYA ADALAH…” Ucapku tanpa sadar teriak.

Tapi sebelum aku melanjutkan perkenalanku tiba-tiba seseorang melemparku dan semakin lama semakin banyak. Lalu lama kelamaan, tiba-tiba semuanya gelap.

Aku membuka mataku. Panggung tadi langsung berubah jadi kamar yang sederhana.

“ Yaaak… Eunhyuk kenapa kau suka sekali teriak-teriak saat tidur. cepat bangun. Kita sudah mau pergi” Teriak Heechul hyung dengan tatapan yang sadis.

“ Kemana hyung?” Tanyaku dengan setengah nyawaku. Sepertinya rohku belum kembali semuanya.

“ Aits… Kita kan mau tampil hari ini”

“ Memangnya sudah jam berapa hyung?”

“ Jam tiga”

“ MWO?????”

Aku langsung lompat dari tempat tidur. Aits… kenapa tadi aku tidur siang. Aku keluar dari kamar setelah menarik handuk yang ternyata handuknya Heechul hyung. Heechul hyung langsung berteriak memanggilku tapi aku tak peduli. Ini darurat, masa dia tidak merelakan handuknya sekali ini saja. Ia bahkan menarikku dan mengambil handuknya lalu memberikan handukku. Dasar namja terlalu bersih.

“ Ani… ani… aku tidak mau” Teriak Kyuhyun sambil berlari-lari di dalam rumah.

Donghae hyung mengejar Kyuhyun dari belakang sambil membawa gelas yang berisi cairan berwarna hijau. Aku yakin itu pasti hasil racikan Heechul hyung yang ia namakan JUS AMPUH. Yang maksudnya ampuh untuk jerawat dan kulit kusam tapi bagiku dan aku rasa Kyuhyun juga setuju kalo jus itu sangat ampuh membuat orang mual-mual seketika. Dan jus itu terdiri dari bahan-bahan yang paling Kyuhyun benci apalagi kalau bukan SAYUR-SAYURAN. Hahahaha… biar tau rasa dia. Siapa suruh tak suka makan sayur dan merawat kulitnya. Dan ia benar-benar sial hari ini, tadi pagi dimukanya tumbuh dua jerawat padahal sore ini kami mau tampil. Dan hal itu membuatnya harus mendengarkan nasehat panjang ala Heechul hyung selama dua jam. Hahaha… kasihan sekali kau Evil.

“ Ayolah Kyuhyun… ini enak kok. Kau pasti suka” Donghae hyung mencoba membujuk Kyuhyun. Dasar Donghae hyung payah, Kyuhyun mana mau mendengarmu. Sekalipun kau berjanji akan membelikannya mobil setelah ia menghabiskan jus itu, ia juga tak akan mau. Mungkin akan berbeda kalau aku yang ditawarkan. Hehehe…

“ Aniyo… jus itu sangat tidak enak”

“ Kyuhyun… Minum jus itu!!!” Teriak Heechul dari dalam kamar.

“ Shireo!!!. Kau saja yang minum racun itu” Teriak Kyuhyun.

“ Sepertinya kau harus di paksa” Kata Heechul hyung keluar dari kamar dengan aura hitam yang keluar dari tubuhnya…Serem banget…

Sepertinya Heechul hyung mau ikutan mengejar Kyuhyun. Dan itu berarti, Kyuhyun hanya punya peluang 0,00000000000000000001 % untuk bisa lolos dari minuman itu. Ini Pasti seru… melihat seorang Kyuhyun minum jus hijau. Tapi… sepertinya ada yang kulupa. Aaaah….. aku lupa mandi. Aits… padahal aku ingin liat wajah Kyuhyun minum jus itu. Tapi, akhirnya aku memilih masuk ke kamar mandi sebelum yang lainnya meninggalkanku.

Setelah mandi selama kurang dari 10 menit, aku keluar dari kamar mandi. Kyuhyun masih dikejar oleh Donghae dan Heechul. Jago juga Kyuhyun bisa lolos dari mereka sampai sekarang ini. Dan tanpa menunggu waktu lagi, aku langsung ke kamar untuk memakai pakaian.

“ Wah… aku tampan sekali” Pekikku saat melihat diriku di depan cermin.

Aku yang mengenakan kemeja hitam putih dengan jas hitam yang kupadukan dengan celana jeans hitam, tampak sangat tampan. walaupun pakaianku terkesan simple seperti lagu yang akan kami bawakan, tapi tetap saja aku terlihat sangat tampan. ya… kalo orang tampan biar pakai apa saja, tetap terlihat tampan. hahahaha…

“ Andwae… kumohon jangan paksa aku minum racun itu… donghae hyung tolong aku…” Terdengar jeritan Kyuhyun. Aits… orang itu mengganggu saja.

“ Yaaak… Donghae… cepat kau masukkan minuman itu di mulutnya. Ini juga demi kebaikannya jadi…kau tidak perlu kasihan padanya” Teriak Heechul hyung.

Sepertinya sekarang Evil itu sedang tertangkap. Hm… pasti Donghae hyung tidak tega melihat wajah Kyuhyun yang tampak memohon apalagi dibantu dengan ekspresinya yang benar-benar membuat siapa pun tak tega menyakitinya. Aku terkadang iri melihat muka bayinya itu. Tapi, siapa sangka wajah bayinya berbanding lurus dengan kelakuannya.

Aigo… kenapa aku memikirkan evil itu? Lebih baik sekarang aku merapikan rambut emasku yang sangat kubanggakan yang menambah ketampananku ini. hehehe…

Saat keluar dari kamar, wajahku yang tampan ini langsung berubah heran melihat pemandangan aneh di ruang keluarga. Kalo kalian berpikir, aku heran melihat ekspresi wajah si Evil yang seperti habis dijatuhi hukuman mati. Kalian salah besar. Aku heran karena ekspresi itu tidak hanya ada di wajah Kyuhyun tapi juga di Heechul hyung dan Donghae hyung. Oh… tidak… Leeteuk hyung juga begitu. Dan… Rae In dan Hwa mi juga tampak muram.

Ada apa ini?

TBC


13 thoughts on “Mr. Simple (Part 4) [FREELANCE]”

  1. haha…kyu dipaksa minum jus sayur..(gk kebayang mukanya)

    wah… kenapa pada muram semua tuh??
    jangan2 mereka gk jadi debut??/
    duh, penasaran!
    next part… ditunggu😀

  2. haahhaa , aku ketawa” nih baca ke-PD-annya eunhyuk😀
    ni ff complicated banget , ada lucunya , ada romantisnya , ada persahabatannya juga🙂
    suka deeh

    kyuhyun kasian disuruh minum jus sayur ,,
    biar evil , tetep aja takut sama sayur -__-
    yaaah , cepet banget tbc nya , ditunggu lanjutannya segera ya chinguu ^^

    1. goamwo ats pujiannya…seneng deh sepertix udh agak b’hsl membuat ff yg menurutku susah ini * t’senyum malu
      semoga nanti chingu g bosan ya

      oh iya di tunggu jg kritikannya
      gomawo….

    1. salah pake baju????
      hm,… entar diliat aja deh… g berani bocorin skrg….

      ok chingu… slmt penasaran…
      and gomawo udh nempetin …bc ff ku yg mungkn rada2 membosankan….

    1. g ada apa2 kok…
      palingan cuma t’jadi gempa d rumahx Rae In* Kyupa bengong membuatnya tambah lucu *author t’hipnotis…

      oh iya hampir lupa
      gomawo…..

  3. wah ada apa tuh?
    apa Kyuppa udh muncul tanduknya ? *ah bercanda kok Kyuppa ^^v #peluk Kyuppa*
    ff-nya bagus ,, apalagi pas baca bagian Eunhyuk menunjukan ke-PD-annya *ohoo Eunhyuk oppa tampanmu masih kalah dari Kyuppa*
    ditunggu next part-nya ya🙂

  4. Wew??
    Kenapa tuh wajah mereka jadi bg2??

    Nggak jadi manggungkah??

    Typo’x udah mulai b’kurang ya,,
    bguslah klo bg2..

    Next part dtggu yah…

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s